{"id":46900,"date":"2020-04-01T21:11:46","date_gmt":"2020-04-01T14:11:46","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=46900"},"modified":"2020-04-01T21:11:46","modified_gmt":"2020-04-01T14:11:46","slug":"jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/","title":{"rendered":"Jerman Barat dan Kisah Pilu di Piala Dunia 1982"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jerman Barat dikenal memiliki tim nasional sepak bola putra yang kuat dalam gelaran <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/piala-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Piala Dunia<\/strong><\/a>. Tercatat mereka telah memenangi 4 gelar dan 4 kali menjadi peringkat kedua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kisah sukses mereka merentang sejak puluhan tahun silam. Namun kontroversi pun pernah mengiringi perjalanan Jerman Barat dalam Piala Dunia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Piala Dunia 1982 berlangsung di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/spanyol\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Spanyol<\/strong><\/a>. Piala Dunia ini diikuti 24 tim dari 6 konfederasi. Meningkat dari sebelumnya hanya diikut 16 tim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pun untuk pertama kali perwakilan 6 konfederasi di bawah <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/fifa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>FIFA<\/strong><\/a> sukses masuk ke babak utama Piala Dunia.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jika-kakak-beradik-duel-di-tim-nasional-bagian-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Jika Kakak Beradik \u2018Duel\u2019 di Tim Nasional (Bagian 1)<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Turnamen ini sendiri berlangsung menggunakan 2 kali putaran babak grup. Putaran grup pertama terdiri dari 6 grup yang diisi masing-masing 4 tim. Dua tim teratas akan masuk ke babak putaran grup kedua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada babak ini, 12 tim yang lolos dibagi menjadi 4 grup dengan 3 tim di tiap grupnya. Masing-masing juara grup putaran melaju ke babak semi-final.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tim yang kalah akan masuk babak <em>playoff<\/em> peringkat ketiga dan pemenang babak semi-final melaju ke final. Penggunaan adu penalti pertama kali digunakan pada Piala Dunia ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jerman Barat melangkah ke Piala Dunia 1982 dengan memenangi babak kualifikasi Grup 1 Zona UEFA. Mereka sukses memenangi keseluruhan pertandingan Grup 1\u00a0 yang berjumlah 8 laga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rekor gol pun fantastis, memasukkan 33 gol dan hanya kemasukan 3 gol. Mereka lolos bersama Austria yang menjadi <em>runner-up<\/em>.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jika-kakak-beradik-duel-di-tim-nasional-bagian-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Jika Kakak Beradik \u2018Duel\u2019 di Tim Nasional (Bagian 2)<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat Piala Dunia 1982 digelar, Jeman Barat membawa Karl-Heinz Rummenigge, pencetak gol terbanyak babak kualifikasi Piala Dunia Zona UEFA sekaligus kapten tim,.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu ada kiper Toni Schumacher, bek Paul Breitner, gelandang Felix Magath dan Lothar Matthaeus, serta penyerang Horst Hrubesch. Josef &#8220;Jupp&#8221; Derwall masih menjadi pelatih Jerman Barat setelah memenangkan Piala Eropa 1980.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kiprah Jerman Barat diawali pada babak grup putaran pertama. Jerman Barat tergabung di Grup 2, yang uniknya kembali satu grup dengan Austria.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aljazair dan Chile melengkapi komposisi Grup 2 tersebut. Empat tim ini bersaing memperebutkan 2 tiket melaju ke babak grup putaran kedua.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/25\/hikayat-roberto-baggio-dan-21-pelatihnya-bagian-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Hikayat Roberto Baggio dan 21 Pelatihnya (Bagian 1)<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Babak grup putaran pertama di grup ini berlangsung sengit dan sedikit kontroversial. Pertandingan pertama Jerman Barat secara mengejutkan tumbang dari Aljazair dengan skor 1-2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara Austria sukses mengalahkan Chile dengan skor 1-0. Pada hari kedua, Jerman mengalahkan Chile dengan skor telah 4-1. Lalu Austria meraih kemenangan kedua atas Aljazair dengan skor 2-0.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada skema ini, Austria menjadi pemuncak grup dengan 4 poin. Posisi kedua diisi Aljazair dengan poin 2. Lalu Jerman Barat di peringkat 3 dengan 2 poin, sama dengan jumlah poin Aljazair. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara Chile menjadi juru kunci dengan 2 kekalahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai catatan, 1 kemenangan ketika itu diberi poin 2. Dengan kondisi tersebut, Austria cukup imbang agar lolos ke babak grup putaran kedua.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/25\/hikayat-roberto-baggio-dan-21-pelatihnya-bagian-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Hikayat Roberto Baggio dan 21 Pelatihnya (Bagian 2)<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jerman dan Aljazair yang memiliki poin sama harus menang untuk menjaga peluang, sambil berharap saingannya kehilangan poin penting.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara Chile masih memiliki kemungkinan lolos jika mampu menang atas Aljazair sementara Jerman kalah dari Austria. Asumsinya 3 tim tersebut akan sama-sama memiliki 2 poin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertandingan hari ketiga tidak berlangsung bersamaan. Chile-Aljazair memainkan pertandingan terakhir lebih dulu daripada Jerman Barat-Austria.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika itu memang masih umum bila pertandingan terakhir dimainkan tidak bersamaan. Hasilnya, Chile akhirnya pulang kandang setelah kalah 3-2 dari Aljazair.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/27\/ketika-sampdoria-adalah-raksasa-serie-a\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ketika Sampdoria adalah Raksasa Serie A\u2026<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian Aljazair memiliki poin 4 yang sama dengan Austria, namun kalah selisih gol dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">head to head<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tinggal partai penentuan Jerman Barat-Austria. Jerman harus menang berapa pun skornya untuk lolos ke babak grup putara kedua, sedangkan Austria masih bisa lolos meski kalah dengan selisih 1 atau 2 gol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kontroversi lalu terjadi. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Disgrace of Gij\u00f3n<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> demikian pers menjuluki partai penentuan Jerman Barat melawan Austria tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jerman Barat unggul 1-0 atas Austria di menit ke-10. Kedua tim sadar bahwa mereka tetap lolos jika skor tersebut tidak berubah.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/14\/9-timnas-hilang-dari-muka-bumi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Barisan Timnas Legendaris yang Kini \u2018Hilang\u2019 dari Muka Bumi<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jerman Barat dan Austria akhirnya tidak lagi nampak bermain sunguh-sungguh di sisa waktu 80 menit permainan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya sesekali bola melewati garis tengah pertandingan dengan tidak banyak pula upaya serius untuk menjebol gawang lawan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya skor tersebut memang tidak berubah hingga peluit panjang permainan dibunyikan wasit. Jerman Barat lolos sebagai juara grup dengan Austria ada di peringkat kedua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Aljazair tersungkur di peringkat 3, meski memiliki 4 poin yang sama dengan Jerman Barat dan Austria. Mereka tersingkir setelah kalah selisih gol.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/04\/leverkusen-menjadi-neverkusen\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ketika Leverkusen Menjadi Neverkusen<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama pertandingan, komentator pertandingan Jerman Barat dan Austria memperingatkan penonton untuk menonton acara lain, sedangkan penonton di stadion sendiri tampak marah atas aksi tim Jerman Barat dan Austria tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua tim menolak adanya anggapan main mata. Aljazair melancarkan protes resmi. Termasuk mempertanyakan wasit yang tidak bisa melakukan apa-apa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">FIFA sendiri memilih tidak mengambil tindakan lebih lanjut. Secara teknis, tak ada aturan yang dilanggar kedua tim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kejadian yang kelak membuat pertandingan terakhir babak grup digelar bersamaan sejak Piala Dunia tahun 1986.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jerman Barat lalu masuk ke grup B babak grup putaran kedua. Mereka segrup dengan Inggris dan tuan rumah Spanyol.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/01\/26\/deportivo-dulu-perkasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Deportivo La Coruna: Dulu Perkasa, Sekarang Nyaris Terjun ke Divisi Tiga<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terdapat 3 pertandingan yang berlangsung. Pertandingan pertama, Jerman imbang melawan Inggris dengan skor 0-0. Pertandingan kedua, Jerman menang 2-1 atas Spanyol. Pertandingan terakhir, Spanyol dan Inggris berbagi hasil seri 0-0.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan hasil tersebut, Jerman Barat melaju ke babak semi-final.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Babak semifinal, Jerman Barat beradu dengan Prancis. Pertandingan berlangsung seru. Babak pertama, keunggulan Jerman Barat lewat gol Pierre Littbarski dibalas Prancis dengan penalti Michel Platini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Babak kedua pertandingan berlangsung dengan sejumlah peluang. Namun ada insiden saat pemain Prancis, Patrick Battiston, pingsan saat diterjang kiper Jerman, Harald \u201cToni\u2019 Schumacher.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Patrick Battiston yang baru masuk menit 50, ditarik keluar saat baru 10 menit di lapangan. Toni Schumacher sendiri tidak mendapat kartu akibat insiden keras tersebut.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/01\/17\/cerita-juara-dua-piala-dunia-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Cerita dari Para Juara Dua di Piala Dunia (Bag. 1)<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertandingan dilanjutkan dengan tendangan gawang untuk Jerman Barat. Babak kedua berakhir tanpa ada perubahan skor<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada babak tambahan waktu, Prancis unggul cepat 3-1 lewat gol Marius Tr\u00e9sor dan Alain Giresse. Jerman Barat segera menyamakan skor hingga 3-3 lewat gol Karl-Heinz Rummenigge dan Klaus Fischer.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Skor 3-3 tersebut bertahan hingga selesainya babak tambahan, dan adu penalti pun digelar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prancis mendapat giliran pertama menendang. Alain Giresse mencetak gol lalu Manfred Kaltz menyamakan. Manuel Amoros membawa Perancis unggul, namun Paul Breitner membalas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prancis di atas angin saat Uli Stielike gagal mencetak gol, sedangkan Dominique Rocheteau menambah keunggulan Prancis 3-2 atas Jerman Barat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya Didier Six gagal mencetak gol untuk Prancis, dan Pierre Michael Littbarski memperpanjang napas Jerman, sehingga skor adu penalti kembali imbang 3-3.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/01\/18\/cerita-juara-dua-piala-dunia-2\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Cerita dari Para Juara Dua di Piala Dunia (Bag. 2)<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Platini kembali membawa keunggulan Prancis, namun dibalas Karl-Heinz Rummenigge. Selnjutnya Maxime Bossis yang menjadi penendang kelima Prancis justru gagal mencetak gol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Horst Hrubesch menjadi penentu kemenangan dramatis Jerman Barat atas Prancis dalam adu penalti pertama dalam Piala Dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Partai final Jerman Barat berduel dengan Italia. Sebelum Piala Dunia 1982 digelar, Italia terkena dampak skandal <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Totonero<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu pada babak kualifikasi, mereka lolos sebagai <em>runner-up<\/em> grup di bawah Yugoslavia. Babak putaran pertama grup, Italia bahkan lolos dengan hanya 3 kali hasil seri.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/01\/02\/jika-satu-tim-berisi-legenda-dengan-spesialisasi-khusus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Jika Satu Tim Berisi Legenda dengan Spesialisasi Khusus<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka pun lolos karena unggul dari Kamerun dalam hal mencetak gol, meski kamerun memiliki poin dan selisih gol sama dengan Italia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Barulah Italia menggila pada babak kedua putaran grup. Mereka sukse menjadi juara grup setelah mengalahkan juara dunia 3 kali Brasil. Pada babak semi-final, Italia sukses mengalahkan Polandia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Partai final Jerman Barat melawan Italia berlangsung di Madrid. Jerman Barat dan Italia sama-sama pernah 2 kali\u00a0 juara dunia. Siapa pun pemenang partai ini akan menyamai Brasil yang memiliki rekor 3 kali juara dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Babak pertama tak ada gol tercipta. Pada babak kedua, Italia tampil trengginas. Mereka sukses unggul 3-0 lewat gol Paolo Rossi, Marco Tardelli, dan Alessandro Altobelli. Sementara gol Paul Breitner tak bisa lagi ditambah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Italia sukses mengalahkan Jerman Barat dengan skor 3-1. Jadilah Dino Zoff, sang kiper dan pemain tertua sepanjang turnamen sekaligus kapten, mengangkat trofi Piala Dunia untuk Italia.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/12\/19\/serigala-elang-italia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Hikayat Serigala dan Elang Italia<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekalahan itu menjadi kekalahan kedua Jerman Barat dalam Piala Dunia setelah 1966 oleh Inggris. Dalam perjalanannya, Jerman Barat kembali tumbang dalam final Piala Dunia 1986 oleh Argentina.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pun kekalahan di final yang keempat terjadi, saat Jerman Barat telah bersatu dengan Jerman Timur, pada Piala Dunia 2002 oleh Brasil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jerman termasuk saat masih Jerman Barat memegang rekor sebagai negara yang paling banyak kalah di final Piala Dunia dengan 4 kekalahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beruntung Jerman masih memilki 4 gelar Juara Dunia dari edisi 1954, 1974, 1990 dan 2014.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/19\/alphonso-davies-mimpi-seorang-pemuda-dari-kampung-pengungsian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Alphonso Davies, Mimpi Seorang Pemuda dari Kampung Pengungsian<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/19\/sepak-bola-desa-satu-olahraga-aneka-cerita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sepak Bola Desa, Satu Olahraga Aneka Cerita<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/12\/manuel-neuer-dan-sisi-lain-kehidupannya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Manuel Neuer dan Sisi Lain Kehidupannya<\/a><\/strong><strong><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><em><strong>*Penulis merupakan seorang penikmat berita sepak bola dari medium dalam jaringan. Bisa disapa di akun twitter\u00a0<a href=\"https:\/\/twitter.com\/hilmi_masdar\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@hilmi_masdar<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJScWdZZDVEcyIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jerman Barat dikenal memiliki tim nasional sepak bola putra yang kuat dalam gelaran Piala Dunia. Tercatat mereka telah memenangi 4 gelar dan 4 kali menjadi peringkat kedua. Kisah sukses mereka merentang sejak puluhan tahun silam. Namun kontroversi pun pernah mengiringi perjalanan Jerman Barat dalam Piala Dunia.\u00a0 Piala Dunia 1982 berlangsung di Spanyol. Piala Dunia ini diikuti 24 tim dari 6 konfederasi. Meningkat dari sebelumnya hanya diikut 16 tim. Pun untuk pertama kali perwakilan 6 konfederasi di bawah FIFA sukses masuk ke babak utama Piala Dunia. Turnamen ini sendiri berlangsung menggunakan 2 kali putaran babak grup. Putaran grup pertama terdiri dari 6 grup yang diisi masing-masing 4 tim. Dua tim teratas &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Jerman Barat dan Kisah Pilu di Piala Dunia 1982&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":46901,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[152,3595,122,598,263],"class_list":["post-46900","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-jerman","tag-jerman-barat","tag-slider","tag-suara-pembaca","tag-timnas-jerman"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jerman Barat dan Kisah Pilu di Piala Dunia 1982 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jerman Barat dikenal memiliki tim nasional sepak bola putra yang kuat dalam gelaran Piala Dunia. Tercatat mereka telah memenangi 4 gelar\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jerman Barat dan Kisah Pilu di Piala Dunia 1982 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jerman Barat dikenal memiliki tim nasional sepak bola putra yang kuat dalam gelaran Piala Dunia. Tercatat mereka telah memenangi 4 gelar\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-04-01T14:11:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/04\/Jerman-Barat-1982.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/01\\\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/01\\\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Jerman Barat dan Kisah Pilu di Piala Dunia 1982\",\"datePublished\":\"2020-04-01T14:11:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/01\\\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\\\/\"},\"wordCount\":1445,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/01\\\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/04\\\/Jerman-Barat-1982.jpg\",\"keywords\":[\"Jerman\",\"Jerman Barat\",\"Slider\",\"Suara Pembaca\",\"Timnas Jerman\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/01\\\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/01\\\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\\\/\",\"name\":\"Jerman Barat dan Kisah Pilu di Piala Dunia 1982 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/01\\\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/01\\\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/04\\\/Jerman-Barat-1982.jpg\",\"datePublished\":\"2020-04-01T14:11:46+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Jerman Barat dikenal memiliki tim nasional sepak bola putra yang kuat dalam gelaran Piala Dunia. Tercatat mereka telah memenangi 4 gelar\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/01\\\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/04\\\/01\\\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/04\\\/Jerman-Barat-1982.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/04\\\/Jerman-Barat-1982.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jerman Barat dan Kisah Pilu di Piala Dunia 1982 | Football Tribe Indonesia","description":"Jerman Barat dikenal memiliki tim nasional sepak bola putra yang kuat dalam gelaran Piala Dunia. Tercatat mereka telah memenangi 4 gelar","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jerman Barat dan Kisah Pilu di Piala Dunia 1982 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Jerman Barat dikenal memiliki tim nasional sepak bola putra yang kuat dalam gelaran Piala Dunia. Tercatat mereka telah memenangi 4 gelar","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-04-01T14:11:46+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/04\/Jerman-Barat-1982.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Jerman Barat dan Kisah Pilu di Piala Dunia 1982","datePublished":"2020-04-01T14:11:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/"},"wordCount":1445,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/04\/Jerman-Barat-1982.jpg","keywords":["Jerman","Jerman Barat","Slider","Suara Pembaca","Timnas Jerman"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/","name":"Jerman Barat dan Kisah Pilu di Piala Dunia 1982 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/04\/Jerman-Barat-1982.jpg","datePublished":"2020-04-01T14:11:46+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Jerman Barat dikenal memiliki tim nasional sepak bola putra yang kuat dalam gelaran Piala Dunia. Tercatat mereka telah memenangi 4 gelar","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/04\/01\/jerman-barat-dan-kisah-pilu-di-piala-dunia-1982\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/04\/Jerman-Barat-1982.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/04\/Jerman-Barat-1982.jpg","width":1200,"height":674},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46900"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46900\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46904,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46900\/revisions\/46904"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46901"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}