{"id":46607,"date":"2020-03-02T10:00:41","date_gmt":"2020-03-02T03:00:41","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=46607"},"modified":"2020-03-02T10:00:41","modified_gmt":"2020-03-02T03:00:41","slug":"ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/","title":{"rendered":"PS Daygun dan Harapan Sepak Bola Lombok Utara"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jejak langkah itu bergelut dan menerjang lereng Rinjani tanpa ampun, menuruni tapak sunyi, menuju lapangan sepak bola yang entah kondisinya miring, bergelombang, beradu dengan belukar atau malah memanfaatkan embung yang mengering ketika kemarau.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepak bola adalah komoditi utama ketika sore, ketika pulang dari kerja entah berkebun maupun kantoran di daerah Tanjung maupun Gangga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukannya memilih menggunakan waktu istirahat untuk tidur, sebagian besar dari mereka malah memilih untuk main bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengisi dan memenuhi lapangan-lapangan seluruh penjuru Lombok Utara, Kayangan hingga Pamenang, tanpa terkecuali.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemuda desa menggunakan jersi kebanggaan mereka, lengkap dengan sepatu bola dan pul-pulnya yang menonjol seakan siap untuk menancap di tanah dingin khas pegunungan.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/26\/rb-leipzig-klub-kecil-mimpi-besar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">RB Leipzig, Klub Kecil dengan Mimpi Besar<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lapangan laksana rapat raksasa, para anak-anak menonton dengan riuh, ibu-ibu menyuapi anak-anaknya dan seakan menjadi medan magnet bagi para penjaja jajanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kala laga usai, di musim penghujan, tuak manis adalah teman. Kala kemarau datang, sate tanjung menjadi kawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukankah itu merupakan sebuah gambaran suasana sore yang sewajarnya terjadi di tanah Ibu Pertiwi ini?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lombok Utara adalah kabupaten termuda di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Lombok Barat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lahir pada tahun 2008, kabupaten ini terus memoles diri laiknya sebuah manusia yang baru lahir ke bumi. Melewati berbagai proses, mulai dari merangkak hingga kini menjadi berdiri dengan tegak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini seirama pula dengan perkembangan sepak bola di Kabupaten Lombok Utara. Ketimbang daerah lain, Lombok Utara bisa dikatakan jauh tertinggal ketimbang \u201csang kakak\u201d, Lombok Barat dengan Perslobar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada pula nun jauh di seberang pulau, Pulau Bima, dengan Persebi yang digdaya dalam rayon Nusa Tenggara Barat.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/21\/casillas-sebuah-nama-sebuah-cerita\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Iker Casillas: Sebuah Nama, Sebuah Cerita<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya keluhan serupa bukan hanya untuk Lombok Utara saja, melainkan keseluruhan hiruk-pikuk sepak bola Nusa Tenggara Barat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Merosotnya PS Sumbawa Barat pada \u201cpembantaian masal\u201d Liga 2 tahun 2017, praktis wakil provinsi ini yang mentas di divisi tersebut menjadi nihil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun ke tahun pun perkembangan tim-tim di daerah NTB tak kunjung memperlihatkan hasil. Bahkan, menyentuh Liga Nusantara Pra-Nasional pun terbilang sulit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan dari mereka, keok di Liga Nusantara Regional yang mempertemukan dengan juara-juara dalam wakil dari Nusa Tenggara Timur atau Bali.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak yang mengeluhkan sepak bola Lombok jauh dari kata maju. Jika dirunut dari awal, tidak kunjung majunya sepak bola NTB sesuai dengan prediksi dan ketakutan salah satu pandit sepak bola setempat, Safrudin, sesuai dengan penuturannya kepada <em>Radar Lombok<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sepak Bola<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada 2018 lalu, Safrudin mengatakan bahwa tidak terpilihnya Suhaeli yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">mencalonkan diri jadi gubernur<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, akan berimbas banyak\u00a0 pada sepak bola lantaran dirinya yang kini menjabat sebagai Bupati Lombok Tengah itu juga ketua Asprov PSSI NTB.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya keresahan hanya menjadi sekadar keresahan. Tidak akan menjadi penyelesaian jika tidak menjadi bahan koreksi dan evaluasi. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Jatuhnya malah bola liar yang menjadi spekulatif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sepak bola, dilihat dari perkembangannya hingga sekarang, perubahan dan kemajuan dapat diciptakan oleh siapa saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain campur tangan industri, keterlibatan orang-orang yang memiliki keahlian dalam bidangnya sangatlah mempengaruhi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sederhananya seperti ketika membutuhkan seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">goal getter <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dalam sebuah tim, maka secara naluriah membeli <em>striker<\/em> adalah kewajiban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti itulah posisi-posisi dalam petinggi dalam organisasi sepak bola harusnya diisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepak bola di tingkatan akar rumput tidak boleh berjuang sendirian. Dengan bantuan organisasi terkait dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">akar rumput <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang kuat, akan berjalan secara manunggal dan terarah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti yang telah disebut di awal, bahwa semua manusia dalam bumi NTB mencintai sepak bola, walau banyak olahraga lain di provinsi ini lebih berprestasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin kembali lagi ke konsep awal permainan yang hanya membutuhkan bola dan 11 pemain, maka sepak bola bisa dimainkan.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <\/strong>P<a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/16\/persiraja-gairah-yang-membuncah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>ersiraja: Gairah yang Kembali Membuncah di Ujung Sumatera<\/strong><\/a><strong><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas sepak bola menjadi semacam simbol yang menghadirkan arti lain seperti pengharapan dan pengakuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Individu-individu di NTB memang sudah berkeinginan untuk mewujudkan simbol-simbol tersebut. Mulai dari aka rumput<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">nya seperti membuat turnamen tarkam adalah pilihan sederhana bagi mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan terdapat guyonan seperti ini; dalam kompetisi tarkam yang berbeda dan pemenang yang berbeda, pemain-pemain yang mengisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">winning team<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tetap sama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya pemain-pemain yang mengisi tim tarkam yang juara adalah pemain-pemain yang \u201cdisewa\u201d dalam satu kompetisi saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebanyakan adalah pemain-pemain yang mentas di Liga Nusantara rayon NTB seperti Perslobar, PS. Mataram, Perslotim hingga di Pulau Bima seperti Persebi dan PS Sumbawa Barat dan lain-lain guna mengisi jeda kompetisi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak jarang, mereka juga mengundang secara langsung pemain kawakan dari Jawa seperti Yongki Aribowo, dan Desember lalu menghadiri Kades Sembalun Cup guna membela tim Sembahulun FC.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengerucut kembali kepada Lombok Utara perihal sepak bola, seakan merasakan kesepian di tengah keramaian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat Lombok Utara adalah kewajaran sebagaimana umat yang mencintai sepak bola pada umumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sama dengan tiap individu di kota sepak bola lainnya seperti Manchester, Barcelona, Surabaya, Malang, Jakarta, Bandung atau daerah lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bedanya, mereka menjadikan sepak bola seakan hanya terpatri dalam hal iseng belaka. Tidak ada yang bisa mereka dukung secara militan sebagaimana BCS untuk PSS, atau bercita-cita bahwa sepak bola dapat mengubah nasib mereka melalui jalur profesional.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/14\/alkisah-tevez-perkasa-lagi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Alkisah, Ada Nyonya yang Bikin Tevez Perkasa Lagi<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu hadirlah PS Daygun yang menjadi sintesis di antara keringnya harapan sepak bola Lombok Utara pada tahun 2011.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya ini telah direncanakan sejak lama, desas-desus di masyarakat pun merasakan keinginan serupa seperti daerah lain yang memiliki pemersatu berupa tim sepak bola kedaerahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini dijawab oleh hasil musyawarah para Pengurus Cabang Sepak Bola Kabupaten Lombok Utara. Bahkan perintisan logo pun dibahas dalam pertemuan tersebut dan diserahkan kepada Lalu Satriadi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain pembuat motto \u201cTioq Tata Tunaq\u201d dalam tubuh Kabupaten Lombok Utara, Lalu Satriadi menjabat sebagai direktur teknik PS Daygun<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Daygun merupakan akronim dari Dayan Gunung yang menjadi julukan Kabupaten Lombok Utara yang kental dengan adat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sini pula Wetu Telu sebagai adat tentang tiga siklus kehidupan semua makhluk yang hidup di muka bumi tumbuh<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan berbekal akan tradisi yang kokoh, kebersamaan yang guyub, menjadi pengharapan bahwa PS Daygun dapat memeluk seluruh Lombok Utara dalam balutan olahraga bernama sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini pula yang menjadi harapan bagi tiap anak muda bahwa ada secercah harapan dari apa yang dapat digali dari potensi yang dimilikinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketua umum PS Daygun saat ini adalah Raden Nuna Abriadi. Pun beliau adalah orang yang berjasa akan lahirnya PS Daygun lantaran pada 2011 silam, Nuna Abriadi menjabat sebagai Askab PSSI Lombok Utara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilansir dari <em>Lombok Post<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, Nuna Abriadi yang juga Wakil Ketua Kehormatan DPD PDIP NTB ini mengisyaratkan bakal maju sebagai calon bupati (cabup) Lombok Utara pada Pilkada 2020 mendatang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keputusannya ini tentu bergantung kepada revisi Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Persyaratan Calon Kepala Daerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perubahan itu akan mengacu kepada anggota DPRD tidak perlu mundur jika hendak maju sebagai bakal Cabup, cukup mengambil cuti saja.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/14\/9-timnas-hilang-dari-muka-bumi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Barisan Timnas Legendaris yang Kini \u2018Hilang\u2019 dari Muka Bumi<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Biarlah politik melebur dalam tubuh sepak bola sebagaimana industri merasuki dengan cara yang serupa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terpenting adalah eksistensi PS Daygun yang konsisten tampil di Liga Nusantara rayon Nusa Tenggara Barat saja sudah terbilang bagus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terakhir, dalam edisi 2019, mereka bercokol di dasar klasmen akhir Zona Pulau Lombok Grup A dengan rincian tidak pernah menang dalam tiga laga.\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang apa yang didapat oleh PS Daygun musim lalu dapat dijadikan menjadi evaluasi menengok usia mereka yang hendak menyentuh satu dekade dengan prestasi yang masih berjalan di tempat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, dengan segenap upaya mereka adalah jawaban doa dari masyarakat Lombok Utara akan sebuah tim sepak bola kedaerahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu doa yang dipanjatkan sama seperti tiap doa seorang <em>fan<\/em> untuk tim idolanya, semoga finansial dan politisasi tidak akan menjerat leher mereka secara perlahan, pula semoga dihindarkan dari kata musnah dan relokasi dadakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga saja obrolan di dalam Berugak \u2014cakruk khas Nusa Tenggara\u2014 tidak melulu membahas Bali United yang jauh di seberang pulau. Tidak terus-terusan Real Madrid dan Barcelona yang difavoritkan\u2014walau sebenarnya sah-sah saja, sih.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini agar suasana di lereng Rinjani menjadi hangat dengan obrolan seputar PS Daygun dan tuak di tangan kanan, decitan Berugak yang kian riuh dalam menampung sebuah perkumpulan, terselip sebuah kalimat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPS. Daygun itu harapan bagi anak cucu kita, merawat, mengawasi dan mendukung adalah kewajiban bersama.\u201d<\/span><\/p>\n<p><b><i>*Penulis adalah penggemar sepak bola Asia Tenggara, dengan diary pribadi di pukulrata-sepakbola.blogspot.com. Bisa disapa di akun twitter\u00a0<\/i><\/b><strong><a href=\"https:\/\/twitter.com\/Gustiaditiaa\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><i>@gustiaditiaa<\/i><\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJNMnN5b1dnQiIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jejak langkah itu bergelut dan menerjang lereng Rinjani tanpa ampun, menuruni tapak sunyi, menuju lapangan sepak bola yang entah kondisinya miring, bergelombang, beradu dengan belukar atau malah memanfaatkan embung yang mengering ketika kemarau.\u00a0 Sepak bola adalah komoditi utama ketika sore, ketika pulang dari kerja entah berkebun maupun kantoran di daerah Tanjung maupun Gangga. Bukannya memilih menggunakan waktu istirahat untuk tidur, sebagian besar dari mereka malah memilih untuk main bola. Mengisi dan memenuhi lapangan-lapangan seluruh penjuru Lombok Utara, Kayangan hingga Pamenang, tanpa terkecuali. Pemuda desa menggunakan jersi kebanggaan mereka, lengkap dengan sepatu bola dan pul-pulnya yang menonjol seakan siap untuk menancap di tanah dingin khas pegunungan. Lapangan laksana rapat raksasa, para &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;PS Daygun dan Harapan Sepak Bola Lombok Utara&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":44362,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[4121,4120,122,598],"class_list":["post-46607","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-lombok","tag-ps-daygun","tag-slider","tag-suara-pembaca"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>PS Daygun dan Harapan Sepak Bola Lombok Utara | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jejak langkah itu bergelut dan menerjang lereng Rinjani tanpa ampun, menuruni tapak sunyi, menuju lapangan sepak bola yang entah kondisinya miring\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PS Daygun dan Harapan Sepak Bola Lombok Utara | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jejak langkah itu bergelut dan menerjang lereng Rinjani tanpa ampun, menuruni tapak sunyi, menuju lapangan sepak bola yang entah kondisinya miring\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-03-02T03:00:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-98227237.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/03\\\/02\\\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/03\\\/02\\\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"PS Daygun dan Harapan Sepak Bola Lombok Utara\",\"datePublished\":\"2020-03-02T03:00:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/03\\\/02\\\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\\\/\"},\"wordCount\":1333,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/03\\\/02\\\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/10\\\/GettyImages-98227237.jpg\",\"keywords\":[\"Lombok\",\"PS Daygun\",\"Slider\",\"Suara Pembaca\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/03\\\/02\\\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/03\\\/02\\\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\\\/\",\"name\":\"PS Daygun dan Harapan Sepak Bola Lombok Utara | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/03\\\/02\\\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/03\\\/02\\\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/10\\\/GettyImages-98227237.jpg\",\"datePublished\":\"2020-03-02T03:00:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Jejak langkah itu bergelut dan menerjang lereng Rinjani tanpa ampun, menuruni tapak sunyi, menuju lapangan sepak bola yang entah kondisinya miring\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/03\\\/02\\\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/03\\\/02\\\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/10\\\/GettyImages-98227237.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/10\\\/GettyImages-98227237.jpg\",\"width\":1024,\"height\":640},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PS Daygun dan Harapan Sepak Bola Lombok Utara | Football Tribe Indonesia","description":"Jejak langkah itu bergelut dan menerjang lereng Rinjani tanpa ampun, menuruni tapak sunyi, menuju lapangan sepak bola yang entah kondisinya miring","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"PS Daygun dan Harapan Sepak Bola Lombok Utara | Football Tribe Indonesia","og_description":"Jejak langkah itu bergelut dan menerjang lereng Rinjani tanpa ampun, menuruni tapak sunyi, menuju lapangan sepak bola yang entah kondisinya miring","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-03-02T03:00:41+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":640,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-98227237.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"PS Daygun dan Harapan Sepak Bola Lombok Utara","datePublished":"2020-03-02T03:00:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/"},"wordCount":1333,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-98227237.jpg","keywords":["Lombok","PS Daygun","Slider","Suara Pembaca"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/","name":"PS Daygun dan Harapan Sepak Bola Lombok Utara | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-98227237.jpg","datePublished":"2020-03-02T03:00:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Jejak langkah itu bergelut dan menerjang lereng Rinjani tanpa ampun, menuruni tapak sunyi, menuju lapangan sepak bola yang entah kondisinya miring","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/03\/02\/ps-daygun-dan-harapan-sepak-bola-lombok-utara\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-98227237.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-98227237.jpg","width":1024,"height":640},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46607","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46607"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46607\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46610,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46607\/revisions\/46610"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44362"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46607"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46607"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46607"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}