{"id":46429,"date":"2020-02-20T09:53:34","date_gmt":"2020-02-20T02:53:34","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=46429"},"modified":"2020-02-20T09:53:34","modified_gmt":"2020-02-20T02:53:34","slug":"kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/","title":{"rendered":"Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sepak Bola"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suporter sepak bola sering kali diidentikkan dengan laki-laki, namun saat ini tidak hanya laki-laki saja yang menjadi suporter, bahkan perempuan sudah mulai banyak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belakangan ini menjadi fenomena yang menarik, karena hampir di setiap pertandingan sepak bola ditemui kehadiran suporter perempuan dan jumlahnya semakin meningkat dari waktu ke waktu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan penelitian Nielsen pada tahun 2013, data menunjukkan 32 persen jumlah suporter perempuan, yang berarti terjadi peningkatan signifikan pada suporter perempuan untuk menonton sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keberadaan kaum perempuan di tribun sudah \u201cmemberi sinyal\u201d bahwa dapat mewujudkan kesetaraan gender dalam sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-43377\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Suporter-Jepang-800x449.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Suporter-Jepang-800x449.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Suporter-Jepang-250x140.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Suporter-Jepang-400x225.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Suporter-Jepang-140x79.jpg 140w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Suporter-Jepang-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h3><b>Apa yang dimaksud dengan gender?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kata gender dalam istilah bahasa Indonesia sebenarnya berasal dari bahasa Inggris, yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u2018gender\u2019<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Sering kali gender disamakan dengan seks (jenis kelamin laki-laki dan perempuan). Padahal, seks berbeda dengan gender. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Seks bersifat biologis dan gender bersifat psikologis, sosial, dan budaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Istilah \u2018gender\u2019 pertama kali diperkenalkan oleh Robert Stoller untuk memisahkan pencirian manusia yang didasarkan pada pendefinisian yang bersifat sosial budaya, dengan pendefinisian yang berasal dari ciri-ciri fisik biologis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gender merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">behavioral differences<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (perbedaan perilaku) antara laki-laki dan perempuan yang dikonstruksi secara sosial, yakni perbedaan yang bukan ketentuan Tuhan melainkan diciptakan oleh manusia (bukan kodrat) melalui proses sosial dan kultural yang panjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan demikian, gender dapat berubah dari tempat ke tempat, dari waktu ke waktu, bahkan dari kelas ke kelas, sedangkan jenis kelamin (biologis) akan tetap tidak berubah.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/17\/sepak-bola-kok-nggak-boleh-ditonton\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Hey Piala Gubernur Jatim, Sepak Bola Kok Nggak Boleh Ditonton?!<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mansour Fakih dalam bukunya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Analisis Gender dan Transformasi Sosial<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (2013: 8), menyatakan suatu sifat yang melekat pada kaum laki-laki maupun perempuan dikonstruksi secara sosial maupun kultural.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Misalnya, perempuan dikenal lemah lembut, cantik, emosional, atau keibuan. Sementara laki-laki dianggap kuat, rasional, jantan, dan perkasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri dari sifat itu merupakan merupakan sifat-sifat yang dipertukarkan. Artinya ada laki-laki yang emosional, lemah lembut, keibuan, sementara juga ada perempuan yang kuat, rasional, dan perkasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan kesetaraan gender menurut Nugroho (2008: 29) adalah adanya kesamaan kondisi bagi laki-laki maupun perempuan dalam memperoleh kesempatan serta hak-haknya sebagai manusia, agar mampu berperan dan berpartisipasi dalam kegiatan politik, hukum, ekonomi, sosial budaya, pendidikan, pertahanan dan keamanan, serta kesamaan dalam menikmati hasil pembangunan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender ditandai dengan tidak adanya diskriminasi antara perempuan dan laki-laki dalam memiliki akses, kesempatan berpartisipasi, dan kontrol atas pembangunan serta memperoleh manfaat yang setara dan adil dari pembangunan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki akses berarti memiliki peluang atau kesempatan untuk menggunakan sumber daya dan memiliki wewenang untuk mengambil keputusan terhadap cara penggunaannya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Memiliki kontrol berarti memiliki kewenangan penuh untuk mengambil keputusan atas penggunaan sumber daya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keadilan gender adalah sebuah proses dan perlakuan adil terhadap kaum laki-laki dan perempuan. Dengan keadilan gender tersebut berarti tidak ada lagi pembakuan peran, beban ganda, subordinasi, marjinalisasi, dan kekerasan terhadap perempuan maupun laki-laki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesadaran akan kesetaraan gender telah menjadi wacana publik yang terbuka, sehingga hampir tidak ada sudut kehidupan manapun yang tidak tersentuh kesetaraan gender terkhusus dalam hal sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gender ini telah menjadi perspektif baru yang sedang diperjuangkan untuk menjadi kontrol bagi kehidupan sosial, sejauh mana prinsip keadilan, penghargaan martabat manusia dan perlakuan yang sama di hadapan apapun antara sesama manusia termasuk laki-laki dan perempuan.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-19935\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/Perempuan-di-Arab-Saudi-Sudah-Bisa-Menonton-Sepak-Bola-Perempuan-di-Iran-Kapan-800x449.jpg\" alt=\"perempuan tidak boleh menghadiri kompetisi sepak bola\" width=\"800\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/Perempuan-di-Arab-Saudi-Sudah-Bisa-Menonton-Sepak-Bola-Perempuan-di-Iran-Kapan-800x449.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/Perempuan-di-Arab-Saudi-Sudah-Bisa-Menonton-Sepak-Bola-Perempuan-di-Iran-Kapan-768x431.jpg 768w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/Perempuan-di-Arab-Saudi-Sudah-Bisa-Menonton-Sepak-Bola-Perempuan-di-Iran-Kapan-350x197.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/Perempuan-di-Arab-Saudi-Sudah-Bisa-Menonton-Sepak-Bola-Perempuan-di-Iran-Kapan-677x380.jpg 677w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/01\/Perempuan-di-Arab-Saudi-Sudah-Bisa-Menonton-Sepak-Bola-Perempuan-di-Iran-Kapan-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h3><b>Mewujudkan kesetaraan gender dalam sepak bola<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mewujudkan kesetaraan gender dalam sepak bola sudah diawali dengan induk organisasi sepak bola di dunia, yaitu FIFA.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam hal ini, FIFA sudah <a href=\"https:\/\/www.fifa.com\/about-fifa\/who-we-are\/fifa-council\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>menambahkan jumlah representasi perempuan<\/strong><\/a> dalam posisi-posisi strategis yang ada di FIFA.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya penunjukan Sekjen FIFA bernama Fatma Samoura beserta enam perempuan yang menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">executive members <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">pada FIFA Council, masing-masing bernama Mahfuza Akhter Kiron (Bangladesh\/AFC), Maria Sol Munoz (Ekuador\/Conmebol), Nsekera Lydia (Burundi\/Confederation of African Football), Fulford Sonia (Turks&amp;Caicos Islands\/Concacaf), Evelina Christilin (Italia\/UEFA), Wood Johanna (New Zealand\/Oceania Football Confederation).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, FIFA juga secara aktif mempromosikan sepak bola perempuan di seluruh dunia melalui kompetisi agar meningkatkan posisi perempuan di masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/26\/jurnalis-perempuan-asal-brasil-banjir-pujian\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Jurnalis Perempuan asal Brasil Banjir Pujian Setelah Lawan Pria yang Berusaha Menciumnya di Rusia<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesetaraan gender dalam sepak bola dapat terwujud dari sebuah klub sepak bola, misalnya klub sepak bola Eibar yang berasal dari Negeri Matador yang kini merupakan satu-satunya klub sepak bola yang memiliki rasio 50 persen pekerja perempuan dalam posisi administratif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eibar merupakan kota di mana perempuan selalu memiliki peran yang sangat besar dalam setiap masyarakat, sejalan dengan klub sepak bola Eibar yang mempekerjakan seseorang berdasarkan kualitas tanpa mempertimbangkan jenis kelaminnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari rasio tersebut dapat disimpulkan bahwa kaum perempuan sudah bisa mengelola klub sepak bola yang sejatinya didominasi oleh kaum laki-laki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mewujudkan kesetaraan gender dalam sepak bola juga dapat diwujudkan dalam suporter sepak bola. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Suporter saat ini sudah tidak memandang usia, status sosial, bahkan gender. Semua orang yang hidup di dunia ini berhak menikmati pertandingan sepak bola baik laki-laki maupun perempuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Indonesia sendiri suporter perempuan sudah menjamur di berbagai daerah. Kehadiran suporter perempuan di tribun inilah salah satu faktor yang akan mewujudkan kesetaraan gender dalam sepak bola, karena sepak bola untuk dinikmati semua kalangan bukan hanya kaum laki-laki saja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ketika identitas gender masih dibawa-bawa dalam pertanyaan mengenai alasan menyukai sepak bola atau tidak, kesetaraan gender dalam sepak bola jelas belum terwujud.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai penutup dalam tulisan ini, penulis memberikan sebuah pendapat dari Mansour Fakih yang berbunyi \u201csemua hal yang dapat dipertukarkan antara sifat perempuan dan laki-laki, yang bisa berubah dari waktu ke waktu, serta berbeda dari tempat ke tempat lainnya, maupun berbeda dari suatu kelas ke kelas yang lain, itulah yang dikenal dengan gender\u201d.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/05\/17\/zhao-lina-yang-tolak-jadi-model\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Zhao Lina yang Tolak Kesempatan Jadi Model Untuk Majukan Sepak Bola Perempuan Cina<\/a><\/strong><strong><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/05\/13\/ketangguhan-dari-fran-kirby\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Belajar Ketangguhan dari Fran Kirby, Jagoan Perempuan dari Chelsea Ladies<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/05\/08\/shabnam-mobarez-kapten-afghanistan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kisah Shabnam Mobarez, Mantan Pengungsi yang Jadi Kapten Tim Nasional Perempuan Afghanistan<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>*Penulis bisa disapa di akun twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/fajaragusta_\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@fajaragusta_ \u00a0<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n<p>Barcelona resmi memboyong Martin Braithwaite dari Leganes senilai 18 juta euro. Berikut ini adalah cuplikan video gol Braithwaite ke gawang Real Murcia.<\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJGYUZMRVFWeSIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suporter sepak bola sering kali diidentikkan dengan laki-laki, namun saat ini tidak hanya laki-laki saja yang menjadi suporter, bahkan perempuan sudah mulai banyak. Belakangan ini menjadi fenomena yang menarik, karena hampir di setiap pertandingan sepak bola ditemui kehadiran suporter perempuan dan jumlahnya semakin meningkat dari waktu ke waktu. Berdasarkan penelitian Nielsen pada tahun 2013, data menunjukkan 32 persen jumlah suporter perempuan, yang berarti terjadi peningkatan signifikan pada suporter perempuan untuk menonton sepak bola. Keberadaan kaum perempuan di tribun sudah \u201cmemberi sinyal\u201d bahwa dapat mewujudkan kesetaraan gender dalam sepak bola. Apa yang dimaksud dengan gender? Kata gender dalam istilah bahasa Indonesia sebenarnya berasal dari bahasa Inggris, yaitu \u2018gender\u2019. Sering kali gender &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sepak Bola&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":46430,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[1076,122,598,687,719],"class_list":["post-46429","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-perempuan","tag-slider","tag-suara-pembaca","tag-suporter","tag-wanita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sepak Bola | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Suporter sepak bola sering kali diidentikkan dengan laki-laki, namun saat ini tidak hanya laki-laki saja yang menjadi suporter, bahkan perempuan sudah\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sepak Bola | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Suporter sepak bola sering kali diidentikkan dengan laki-laki, namun saat ini tidak hanya laki-laki saja yang menjadi suporter, bahkan perempuan sudah\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-02-20T02:53:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/20200218_114401.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"716\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/20\\\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/20\\\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sepak Bola\",\"datePublished\":\"2020-02-20T02:53:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/20\\\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\\\/\"},\"wordCount\":959,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/20\\\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/02\\\/20200218_114401.jpg\",\"keywords\":[\"Perempuan\",\"Slider\",\"Suara Pembaca\",\"Suporter\",\"Wanita\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/20\\\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/20\\\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\\\/\",\"name\":\"Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sepak Bola | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/20\\\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/20\\\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/02\\\/20200218_114401.jpg\",\"datePublished\":\"2020-02-20T02:53:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Suporter sepak bola sering kali diidentikkan dengan laki-laki, namun saat ini tidak hanya laki-laki saja yang menjadi suporter, bahkan perempuan sudah\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/20\\\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/20\\\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/20\\\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/02\\\/20200218_114401.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/02\\\/20200218_114401.jpg\",\"width\":1080,\"height\":716},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/20\\\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sepak Bola\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","description":"Suporter sepak bola sering kali diidentikkan dengan laki-laki, namun saat ini tidak hanya laki-laki saja yang menjadi suporter, bahkan perempuan sudah","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","og_description":"Suporter sepak bola sering kali diidentikkan dengan laki-laki, namun saat ini tidak hanya laki-laki saja yang menjadi suporter, bahkan perempuan sudah","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-02-20T02:53:34+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":716,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/20200218_114401.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sepak Bola","datePublished":"2020-02-20T02:53:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/"},"wordCount":959,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/20200218_114401.jpg","keywords":["Perempuan","Slider","Suara Pembaca","Suporter","Wanita"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/","name":"Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/20200218_114401.jpg","datePublished":"2020-02-20T02:53:34+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Suporter sepak bola sering kali diidentikkan dengan laki-laki, namun saat ini tidak hanya laki-laki saja yang menjadi suporter, bahkan perempuan sudah","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/20200218_114401.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/20200218_114401.jpg","width":1080,"height":716},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/20\/kesetaraan-gender-dalam-sepak-bola\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mewujudkan Kesetaraan Gender dalam Sepak Bola"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46429","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46429"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46429\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46440,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46429\/revisions\/46440"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46430"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46429"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46429"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46429"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}