{"id":46134,"date":"2020-02-10T12:42:35","date_gmt":"2020-02-10T05:42:35","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=46134"},"modified":"2020-02-10T12:49:58","modified_gmt":"2020-02-10T05:49:58","slug":"than-quang-ninh-bangga-kedaerahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/","title":{"rendered":"Than Quang Ninh FC dan Rasa Bangga Kedaerahan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era sepak bola yang bergelut dengan industri, barang kali mudah menyebutkan perlunya cuan dari setiap usaha. Tidak ada yang mau merugi, apa lagi bergerak dengan dalih mencintai klub tanpa harus balas budi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak semua memang, namun hampir tidak ada. Banyak geraknya, pola dan perilaku, salah satunya adalah memindah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kandang<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> seenaknya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepak bola keadaerahan seakan \u201cdipermainkan\u201d dengan mudahnya. Loyalitas menjadi semu kala segenap jiwa membela suatu klub, esoknya klub tersebut hilang entah ke mana, melebur bersama daerah lain, panji-panji kedaerahan lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/asia-tenggara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Asia Tenggara<\/strong><\/a>, baru-baru ini, H\u00e0 T\u0129nh FC yang baru saja promosi ke V.League 1 adalah hasil pindahan dari Hanoi FC II.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu di Indonesia, tentu tidak perlu dicontohkan. Dari banyaknya relokasi dan pindahnya markas, nama daerah yang seakan diobral, memunculkan satu tanda tanya besar, apakah sepak bola sebagai lambang nasionalitas kedaerahan masih relevan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu klub asal Vietnam yang bernama Than Qu\u1ea3ng Ninh bisa menjadi alternatif jawaban dari pertanyaan yang bias tersebut.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/18\/vietnam-ekspor-pemain-ke-eropa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Pertama Kalinya, Vietnam Ekspor Dua Pemain ke Eropa<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<figure id=\"attachment_46139\" aria-describedby=\"caption-attachment-46139\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-46139\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/image-2.png\" alt=\"\" width=\"602\" height=\"401\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/image-2.png 602w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/image-2-400x266.png 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/image-2-250x167.png 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/image-2-131x87.png 131w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/image-2-560x373.png 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 602px) 100vw, 602px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-46139\" class=\"wp-caption-text\">Suporter Than Quang Ninh FC sedang melakukan Viking Clap | Kredit: thanhnien.vn<\/figcaption><\/figure>\n<h3><b>Sepak bola atas nama daerah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam peta sepak bola Vietnam bagian Utara, muncul klub-klub tradisional seperti The Cong dan Hai Phong. Seakan tak mau kalah, Provinsi Hong Quang juga mulai berbenah dalam bidang olahraga, khususnya sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terhitung pada April 1956, komite pemuda setempat melakukan seleksi dan membentuk klub dengan nama \u0110\u1ed9i b\u00f3ng \u0111\u00e1 Thanh ni\u00ean H\u1ed3ng Qu\u1ea3ng atau Klub Pemuda Hong Quang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahun 1967, Provinsi Hong Quang dan Provinsi Hai Ninh digabung, menjadi provinsi baru dan lebih luas dengan nama Quang Ninh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sinilah tonggak sejarah sepak bola Qu\u1ea3ng Ninh tercipta melalui serangkaian proses panjang. Melalui beberapa rentetan sejarah yang rumit, hingga pada 1990 mereka mendapatkan kesempatan pertama kali berlaga di kompetisi kasta tertinggi, dengan nama baru yakni <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">C\u00f4ng nh\u00e2n Qu\u1ea3ng<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Ninh<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau Quang Ninh Worker Club.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun itu hanya bertahan selama satu tahun lantaran edisi 1991, mereka degradasi dan membubarkan diri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun 1994 klub ini kembali dibangun dengan nama Ha Long Worker Club. Nama diubah, tetapi kandang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tetap. Nama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">worker<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> diusung lantaran kebanyakan pemain pada saat itu adalah pekerja tambang batubara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun 1996 mereka embali menggunakan nama provinsi dengan nama Qu\u1ea3ng Ninh Worker Club. Akan tetapi dikarenakan inkonsistensi dari kasta tertinggi hingga menukik ke kasta ketiga, klub memutuskan mengubah nama yang lebih sederhana, yakni Than Qu\u1ea3ng Ninh pada 2004.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/20\/asia-tenggara-tuan-rumah-piala-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Bisakah Asia Tenggara Jadi Tuan Rumah Piala Dunia?<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Than<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di sini memiliki arti batubara. Julukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Hero<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400;\">Miner<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> pun melekat, sebagaimana sejarah klub yang pernah berisikan para pemain sekaligus pekerja tambang. Pun batubara, bagi masyarakat Qu\u1ea3ng Ninh merupakan keberuntungan sekaligus \u201ckesialan\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sial lantaran kekayaan inilah yang mengundang perselisihan antardinasti di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/vietnam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Vietnam<\/strong><\/a>. Hidup di alam yang kaya, tapi kebanyakan dari mereka dipeluk mesra oleh kemiskinan dan tindak kejahatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya era dinasti saja, hal ini diperparah dengan datangnya Prancis yang hendak merebut area kaya raya tersebut. Prancis membuat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Soci\u00e9t\u00e9 Francaise des charbonnages du Tonkin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (atau disingkat dengan S.F.C.T) dengan tujuan monopoli menggunakan metode eksploitasi kapitalis, feodal dan gaya budak dengan taktik paksaan yang kejam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Qu\u1ea3ng Ninh seakan menjadi kawah candradimuka bagi pencerahan kesadaran kelas saat itu melalui serentetan sejarah panjangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Romantika sepak bola dengan kelas pekerja menghasilkan militansi kuat provinsi ini dengan Than Qu\u1ea3ng Ninh FC. Dibuktikan melalui basis suporter bernama C\u0110V Than Qu\u1ea3ng yang rela bersorak, bergembira, mendukung timnya.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/20\/le-huynh-duc-yang-bersinar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Le Huynh Duc, Ia yang Bersinar Sebelum Kemunculan Le Cong Vinh<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<h3><b>Logo klub dan panji-panji daerah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Klub yang bagus adalah klub yang memiliki perputaran uang yang baik. Uang dapat datang dari mana saja. Di Vietnam, kucuran dana segar bisa datang dari beberapa sumber, yakni pemilik klub, dana daerah (walau tidak semua klub), dan suporter mereka itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suporter yang akan menghabiskan uang di stadion, membeli <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">merchandise<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> resmi guna menyokong kekuatan finansial klub. Jika dirasa masih kurang, jawaban paling jitu\u2014atau wajib\u2014adalah dari sponsor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lama bersembunyi di ketiak Vinacomin, dengan logo klub yang mengadopsi logo perusahaan, pada tahun 2016 pihak klub memutuskan untuk mengubah hal-hal yang dianggap sepele, tapi dapat mengubah hal besar yang dinamakan semangat kedaerahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dilansir dari <em>The Thao<\/em>, pergantian logo ini memiliki dua maksud, menarik lebih banyak investor agar tidak melulu berpangku tangan pada Vinacomin, juga menghargai C\u0110V Than Qu\u1ea3ng dengan nasionalisme daerah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini berdampak baik. Nuansa baru seperti manajemen tim dan pemain-pemain hebat pun masuk. Sekaligus, banyaknya pinangan sponsor yang melihat bahwa klub ini memiliki masa depan yang baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Derasnya kucuran dana pun berimbas baik seperti renovasi C\u1ea9m Ph\u1ea3 Stadium yang semula berkapasitas 8.700, kini menjadi 16.000. Tribun utama pun dibuat tiga lantai. Dilansir dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Thao<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, pembangunan ini menelan biaya sekitar VND 163 miliar.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_46140\" aria-describedby=\"caption-attachment-46140\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-46140\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/image-1-1.png\" alt=\"\" width=\"602\" height=\"451\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/image-1-1.png 602w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/image-1-1-400x300.png 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/image-1-1-250x187.png 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/image-1-1-116x87.png 116w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/image-1-1-560x420.png 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 602px) 100vw, 602px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-46140\" class=\"wp-caption-text\">Stadion Than Quang Ninh | Kredit: The Thao<\/figcaption><\/figure>\n<h3><b>Sepak bola kedaerahan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal-hal yang mencatut nama sebuah daerah, panji-panji kebangaan daerah, dan beberapa nama yang membuat klub tersebut dikenal bermukim di suatu tempat, akan membuatnya disakralkan beberapa orang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya logo klub yang mengambil dari lambang provinsi, atau stadion yang mencatut nama pahlawan daerah. Sepak bola menjadi tataran kompleks ketika industri juga mengambil bagian yang kuat di dalamnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti sebuah perputaran yang berlangsung selamanya, di mana klub tetap harus hidup, industri berlangsung sehat, pun panji daerah tidak ternoda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukankah itu yang ideal? Namun, pada kenyataannya, ketika kita mencari sesuatu yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ideal<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, malah yang ada kita semakin menjauhi sebuah definisi &#8216;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang ideal&#8217;<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Vietnam kebanyakan klub mengambil logo sesuai dengan apa yang sponsor inginkan. Contohnya Hanoi FC, ketika masih dinafkahi oleh T&amp;T, dari 2006 sampai 2010 memiliki logo yang sama persis dengan perusahaan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitu pun dengan CLB SHB \u0110\u00e0 N\u1eb5ng dengan gamblangnya memakai logo SHB\u2014sponsor utamanya\u2014di tengah logo klub mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Juga entah sudah berapa kali Nam \u0110\u1ecbnh FC berganti logo berbarengan ketika sponsor baru datang menyapa mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu hal ini ada plus minusnya, alih-alih jika dilihat hal ini semacam monopoli sepak bola daerah. Hal ini tentu sesuai dengan kesepakatan dari pihak klub dan sponsor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Durasi, besar kecilnya dan berbagai catutan dalam kontrak pun dapat menjadi catatan baik bagi si klub. Nah, jika hal ini terjadi di Indonesia, bagaimana?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika klub di negara kita kebanyakan mengadopsi lambang provinsi, adanya kesepakatan pihak sponsor yang ingin memasukkan logonya dalam klub malah akan membuat masalah baru yang berkaitan dengan kedaerahan.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/01\/31\/polemik-nama-klub-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Polemik Nama Klub Indonesia: Antara Histori dan Materi<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya tidak hanya sebatas logo. Di Vietnam bahkan nama klub pun dapat berubah sesuai dengan kucuran dana yang diberikan oleh pihak sponsor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebut saja CLB SHB \u0110\u00e0 N\u1eb5ng yang disisipi nama SHB di mana itu merupakan nama perusahaan yang bergerak di bidang perbankan. Juga ada D\u01b0\u1ee3c Nam H\u00e0 &#8211; Nam \u0110\u1ecbnh yang memuat nama perusahaan farmasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dulu juga ada Hanoi T&amp;T. Imbuhan belakangnya itu bukan merupakan intimidasi terhadap lawan sebagaimana Dynamo yang melekat pada klub-klub Rusia, melainkan itu adalah nama sebuah perusahaan investasi dan perbankan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu hal yang terpenting, namun kadang disepelekan, yakni <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kandang klub<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Di sepak bola era industri, merupakan hal yang diwajarkan mengingat keuntungan adalah yang utama. Daerah dengan basis massa yang banyak, riuh dan militan, menjadi target utama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, tentu ada pihak yang kecewa, yakni para suporter klub sepak bola tempat itu semula berasal. Bayangkan saja bagaimana rasanya minggu kemarin datang ke stadion dan mendukung, esoknya klub tersebut sudah berada di pulau seberang nun jauh di sana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Than Qu\u1ea3ng Ninh sebisa mungkin tidak boleh melupakan dari mana ia berasal. Dari semua yang kini mereka pijak, ada para pejuang\u2014para pendahulunya\u2014yang memperjuangkan eksistensi klub di daerah Qu\u1ea3ng Ninh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan sokongan suporter yang selalu ada, pemilik klub yang tidak memikirkan cuan dan \u201ckuda tunggangan politik\u201d melulu, menghargai panji-panji kedaerahan dan merawat masa lalu yang penuh perjuangan, rasanya klub ini memang pantas masuk peta kekuatan baru di sepak bola Vietnam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bersiaplah Ceres-Negros, Svay Rieng, dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/bali-united\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Bali United<\/strong><\/a> di Grup G Piala AFC 2020!<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b><i>*Penulis adalah penggemar sepak bola Asia Tenggara, dengan diary pribadi di pukulrata-sepakbola.blogspot.com. Bisa disapa di akun twitter\u00a0<\/i><\/b><strong><a href=\"https:\/\/twitter.com\/Gustiaditiaa\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><i>@gustiaditiaa<\/i><\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJtbmROMDhhNSIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di era sepak bola yang bergelut dengan industri, barang kali mudah menyebutkan perlunya cuan dari setiap usaha. Tidak ada yang mau merugi, apa lagi bergerak dengan dalih mencintai klub tanpa harus balas budi. Tidak semua memang, namun hampir tidak ada. Banyak geraknya, pola dan perilaku, salah satunya adalah memindah kandang seenaknya.\u00a0 Sepak bola keadaerahan seakan \u201cdipermainkan\u201d dengan mudahnya. Loyalitas menjadi semu kala segenap jiwa membela suatu klub, esoknya klub tersebut hilang entah ke mana, melebur bersama daerah lain, panji-panji kedaerahan lainnya. Di Asia Tenggara, baru-baru ini, H\u00e0 T\u0129nh FC yang baru saja promosi ke V.League 1 adalah hasil pindahan dari Hanoi FC II. Lalu di Indonesia, tentu tidak perlu dicontohkan. &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Than Quang Ninh FC dan Rasa Bangga Kedaerahan&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":46136,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[122,598,4106,2731,3707,655],"class_list":["post-46134","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-slider","tag-suara-pembaca","tag-than-quang-ninh-fc","tag-timnas-vietnam","tag-v-league-1","tag-vietnam"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Than Quang Ninh FC dan Rasa Bangga Kedaerahan | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Di era sepak bola yang bergelut dengan industri, barang kali mudah menyebutkan perlunya cuan dari setiap usaha. Tidak ada yang mau merugi, apa lagi\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Than Quang Ninh FC dan Rasa Bangga Kedaerahan | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di era sepak bola yang bergelut dengan industri, barang kali mudah menyebutkan perlunya cuan dari setiap usaha. Tidak ada yang mau merugi, apa lagi\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-02-10T05:42:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-02-10T05:49:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/Than-Quang-Ninh.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/10\\\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/10\\\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Than Quang Ninh FC dan Rasa Bangga Kedaerahan\",\"datePublished\":\"2020-02-10T05:42:35+00:00\",\"dateModified\":\"2020-02-10T05:49:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/10\\\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\\\/\"},\"wordCount\":1338,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/10\\\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/02\\\/Than-Quang-Ninh.jpg\",\"keywords\":[\"Slider\",\"Suara Pembaca\",\"Than Quang Ninh FC\",\"Timnas Vietnam\",\"V.League 1\",\"Vietnam\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/10\\\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/10\\\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\\\/\",\"name\":\"Than Quang Ninh FC dan Rasa Bangga Kedaerahan | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/10\\\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/10\\\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/02\\\/Than-Quang-Ninh.jpg\",\"datePublished\":\"2020-02-10T05:42:35+00:00\",\"dateModified\":\"2020-02-10T05:49:58+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Di era sepak bola yang bergelut dengan industri, barang kali mudah menyebutkan perlunya cuan dari setiap usaha. Tidak ada yang mau merugi, apa lagi\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/10\\\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/10\\\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/10\\\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/02\\\/Than-Quang-Ninh.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/02\\\/Than-Quang-Ninh.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/10\\\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Than Quang Ninh FC dan Rasa Bangga Kedaerahan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Than Quang Ninh FC dan Rasa Bangga Kedaerahan | Football Tribe Indonesia","description":"Di era sepak bola yang bergelut dengan industri, barang kali mudah menyebutkan perlunya cuan dari setiap usaha. Tidak ada yang mau merugi, apa lagi","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Than Quang Ninh FC dan Rasa Bangga Kedaerahan | Football Tribe Indonesia","og_description":"Di era sepak bola yang bergelut dengan industri, barang kali mudah menyebutkan perlunya cuan dari setiap usaha. Tidak ada yang mau merugi, apa lagi","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-02-10T05:42:35+00:00","article_modified_time":"2020-02-10T05:49:58+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/Than-Quang-Ninh.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Than Quang Ninh FC dan Rasa Bangga Kedaerahan","datePublished":"2020-02-10T05:42:35+00:00","dateModified":"2020-02-10T05:49:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/"},"wordCount":1338,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/Than-Quang-Ninh.jpg","keywords":["Slider","Suara Pembaca","Than Quang Ninh FC","Timnas Vietnam","V.League 1","Vietnam"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/","name":"Than Quang Ninh FC dan Rasa Bangga Kedaerahan | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/Than-Quang-Ninh.jpg","datePublished":"2020-02-10T05:42:35+00:00","dateModified":"2020-02-10T05:49:58+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Di era sepak bola yang bergelut dengan industri, barang kali mudah menyebutkan perlunya cuan dari setiap usaha. Tidak ada yang mau merugi, apa lagi","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/Than-Quang-Ninh.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/Than-Quang-Ninh.jpg","width":1200,"height":674},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/10\/than-quang-ninh-bangga-kedaerahan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Than Quang Ninh FC dan Rasa Bangga Kedaerahan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46134","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=46134"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46134\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":46144,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/46134\/revisions\/46144"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/46136"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=46134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=46134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=46134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}