{"id":45977,"date":"2020-02-03T11:51:18","date_gmt":"2020-02-03T04:51:18","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=45977"},"modified":"2020-02-03T11:56:37","modified_gmt":"2020-02-03T04:56:37","slug":"sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/","title":{"rendered":"AS Roma dan Penantian Juara yang Tak Kunjung Berakhir"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi sebagian orang, tahun 2020 mungkin akan menjadi tahun yang tidak begitu baik, dikarenakan adanya kemungkinan resesi ekonomi global.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian lainnya menganggap 2020 akan jadi titik awal dimulainya era industri 4.0, di mana kreativitas dan digitalisasi akan menjadi warna utama bagi seluruh sendi kehidupan di dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun bagi Romanisti, awal tahun ini adalah wujud kesetiaan dan kesabaran dalam mendukung <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/as-roma\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>AS Roma<\/strong><\/a> yang tak kunjung juara Serie A sejak dua dekade terakhir, atau tepatnya di musim 2000\/2001.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">20 tahun menanti gelar juara <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/serie-a\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Serie A<\/strong><\/a> adalah waktu yang cukup bagi seluruh Romanisti untuk mengklaim kesetiaan cinta dan kesabaran mereka dalam mendukung klub ini. Jika kekasihmu adalah seorang Romanisti, saya yakin kesetiaan mereka dalam urusan percintaan hanya bisa ditandingi oleh <em>fans<\/em> Liverpool.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesetiaan menunggu klub ini juara Serie A terkadang membuat kami takjub, saat mengetahui beberapa fakta yang ada tentang romantisme kami dengan klub berlogo serigala ini, selama 20 tahun terakhir.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahun terakhir ketika Roma meraih <em>scudetto<\/em>, RCTI merupakan stasiun TV resmi yang menyiarkan Serie A di Indonesia. Lucunya, tahun tersebut adalah tahun terakhir RCTI menyiarkan Serie A di Tanah Air. Setelah itu beberapa stasiun tv nasional maupun berbayar di Indonesia bergantian menyiarkan Serie A.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat tidak disiarkan RCTI, Roma belum meraih gelar juara Serie A lagi. Dua dekade berselang, RCTI kembali menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">official broadcaster<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Serie A di Indonesia musim 2019\/2020. Mungkinkah ini saatnya Roma meraih scudetto ke-empatnya? Nampaknya belum juga.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/17\/tabloid-sepak-bola\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Hari Jumat dan Tabloid Sepak Bola yang Keramat<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<figure id=\"attachment_45981\" aria-describedby=\"caption-attachment-45981\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-45981\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1202498680-800x534.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"534\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1202498680-800x534.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1202498680-400x267.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1202498680-250x167.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1202498680-130x87.jpg 130w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1202498680-560x374.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-45981\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Getty Images<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Tim yang keropos<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tim kesayangan Romanisti masih tercecer di peringkat ke-4, terpaut 12 poin dari Juventus sebagai pemuncak klasemen. Hal ini dapat dilihat dari upaya Roma yang tidak seserius pesaing-pesaing utamanya dalam menjalani sisa separuh kompetisi Serie A.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di saat tiga tim teratas Serie A berlomba memperkuat timnya, Roma malah membeli pemain muda yang bersifat investasi jangka panjang, dan beberapa pemain yang sudah berumur untuk menambal pemain inti yang cedera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fakta ini diperparah dengan inkonsistensi tim ketika berlaga. Dari 22 laga Serie A yang sudah dilakoni, tim ini hanya bisa meraih 11 kemenangan, 6 hasil seri, dan menelan 5 kekalahan. Terbaru,\u00a0<em>I Giallorossi\u00a0<\/em>dipermalukan Sassuolo dengan skor 4-2 di kandang lawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rentetan cedera pemain inti dan permainan yang tidak konsisten menjadi alasan mengapa Roma sulit bersaing dengan tiga klub papan atas lainnya, untuk meraih gelar ke-empatnya di Serie A musim ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada pertandingan terakhir ketika Roma meraih <em>scudetto<\/em>, terekam secara heroik bagaimana Francesco Totti, Vincenzo Montella, dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/01\/gabriel-batistuta-penyerang-ikonik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Gabriel Batistuta meluluhlantakkan gawang Parma<\/strong><\/a> yang dijaga Gianluigi Buffon.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah pertandingan yang begitu emosional, karena para penggawa Roma percaya bahwa puasa gelar Serie A dari tahun 1982 akan berakhir di Olimpico pada saat itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tiga gol dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tridente <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">P<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">asukan Serigala saat itu, terasa masih hangat sekali di ingatan para Romanisti saat ini. Namun, bukan kejayaan dan kenangan itu yang akan saya bahas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya ingin mengingatkan para Romanisti, bahwa di tahun yang sama, di saat Roma juara, ada nama Patrick Kluivert yang bermain bersama Barcelona di LaLiga. Kluivert merupakan salah satu penyerang yang begitu ditakuti di masa itu.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/09\/patrick-kluivert-buah-generasi-emas-ajax\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Patrick Kluivert, Buah Generasi Emas Ajax<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJJVFU5QjNJbCIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">20 tahun berselang, sang <em>striker<\/em> sudah gantung sepatu dari sepak bola, dan giliran anaknya, Justin Kluivert, yang bermain untuk AS Roma sebagai ujung tombak, sama seperti sang ayah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepanjang perjalanan karier sepak bola Patrick Kluivert hingga ia memiliki anak yang bermain untuk Roma sekarang, seteru abadi SS Lazio ini hanya mampu mencatatkan prestasi terbaik sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">runner-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terbanyak di Serie A.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada musim 2003\/2004, Roma harus puas finis <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">di urutan kedua di bawah AC Milan. Lalu, tiga tahun selanjutnya di 2006 sampai 2008, <em>I Giallorossi <\/em>berhasil <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hat-trick <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">runner-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di bawah Inter Milan. Setelah itu, di musim 2013\/2014, 2014\/2015, dan 2016\/2017, AS Roma kembali hanya mencatatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hat-trick <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">runner-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di bawah Sang Nyonya Tua, Juventus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sembilan kali menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">runner-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> selama 20 tahun terakhir jelas merupakan sebuah prestasi yang sulit disamai oleh klub-klub di belahan dunia manapun. Prestasi ini mungkin hanya bisa ditandingi oleh konsistensi timnas Indonesia menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">runner-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di Piala AFF sejak medio 1996 hingga 2018.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, mungkinkah ini saatnya Roma menghapus mitos <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">runner-up<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan meraih scudetto ke-empatnya? Mungkinkah ini saatnya Roma kembali meraih juara setelah puasa gelar 20 tahun lamanya? Nampaknya belum juga.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_45982\" aria-describedby=\"caption-attachment-45982\" style=\"width: 800px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-45982\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1183225556-800x533.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1183225556-800x533.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1183225556-400x266.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1183225556-250x167.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1183225556-131x87.jpg 131w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1183225556-560x373.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-45982\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Getty Images<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Faktor luar lapangan juga menghambat<\/strong><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain faktor di dalam lapangan yang sudah dijelaskan sebelumnya, faktor luar lapangan seperti manajemen klub dan dukungan suporter menjadi alasan lain mengapa Roma belum bisa juara tahun ini, atau hingga dua sampai tiga tahun lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sisi manajemen klub, sejak diambil alih oleh James Pallotta, klub ini tidak menunjukkan keinginan untuk \u201cmenjadi juara\u201d seperti ketika dipegang oleh keluarga Sensi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Latar belakang Pallotta yang seorang pebisnis, membuat keuntungan klub menjadi yang utama ketimbang prestasi yang bisa diraih tiap tahunnya. Menggunakan pendekatan ini, Pallotta tidak segan menjual pemain bintang Roma hanya demi \u201cprofit tinggi\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak roma dipimpin oleh Pallotta di tahun 2012, beberapa pemain hebat seperti Miralem Pjanic, Medhi Benatia, Kostas Manolas, Radja Nainggolan, Mohammed Salah, Antonio Ruediger, Alisson Becker, Kevin Strootman, hingga Alesandro Florenzi, dijual ke klub lain untuk memperoleh keuntungan fulus.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/melihat-miralem-pjanic-bekerja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Profil Taktik: Melihat Miralem Pjanic Bekerja<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalih memperoleh dana besar untuk membangun stadion baru pun terlihat palsu, dikarenakan izin membangun stadion tersebut belum disetujui oleh pemerintah kota Roma.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semangat untuk memiliki stadion sendiri agar bisa bersaing dengan Juventus, nampaknya makin suram dengan fakta di akhir tahun 2019 kemarin, James Pallota justru dikabarkan mencari investor baru yang mau membeli klub pemilik tiga gelar juara Serie A ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di masa kepemimpinan Pallotta, Roma tidak hanya gagal membangun\u00a0 stadion, tapi juga gagal membangun fondasi kuat bagi tim ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buruknya manajemen dalam mengelola klub, kemudian berdampak pada sepinya dukungan suporter yang datang ke stadion. Berkurangnya animo suporter di Stadion Olimpico bukan hanya berdampak pada berkurangnya pemasukan tim dari tiket pertandingan, tapi juga moril para pemain saat bermain di kandang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari 11 laga kandang musim ini yang sudah dilakoni Roma, tim besutan Paulo Fonseca hanya mampu meraih lima kemenangan saja. Hasil tersebut membuktikan bahwa kehadiran Romanisti di tribun begitu berarti bagi Roma dalam mencari kemenangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tanpa dukungan penuh dari Romanisti dan pengelolaan klub yang tidak berorientasi pada gelar juara, mustahil bagi Roma untuk meraih\u00a0<em>scudetto,\u00a0<\/em>baik di tahun ini atau tahun-tahun mendatang. Bersabarlah, Romanisti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Romanisti pun pastinya berharap, calon pemilik klub yang baru memiliki \u201ckeinginan juara\u201d yang lebih besar daripada pemilik-pemilik Roma sebelumnya. Sang pemilik baru harus berani mendirikan fondasi tim yang kuat, yang pada akhirnya akan berpengaruh pada performa tim dan hadirnya kembali dukungan penuh Romanisti di Stadion Olimpico.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sabar, Romanisti. Mungkin tidak sebentar lagi&#8230;<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><b>*Penulis adalah abdi negara yang cinta sepak bola Italia. Bisa disapa di a<\/b><b>kun twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/abietsaputra\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@abietsaputra<\/a><\/b><\/em><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJLbE1zdWd0byIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi sebagian orang, tahun 2020 mungkin akan menjadi tahun yang tidak begitu baik, dikarenakan adanya kemungkinan resesi ekonomi global. Sebagian lainnya menganggap 2020 akan jadi titik awal dimulainya era industri 4.0, di mana kreativitas dan digitalisasi akan menjadi warna utama bagi seluruh sendi kehidupan di dunia. Namun bagi Romanisti, awal tahun ini adalah wujud kesetiaan dan kesabaran dalam mendukung AS Roma yang tak kunjung juara Serie A sejak dua dekade terakhir, atau tepatnya di musim 2000\/2001. 20 tahun menanti gelar juara Serie A adalah waktu yang cukup bagi seluruh Romanisti untuk mengklaim kesetiaan cinta dan kesabaran mereka dalam mendukung klub ini. Jika kekasihmu adalah seorang Romanisti, saya yakin kesetiaan mereka &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;AS Roma dan Penantian Juara yang Tak Kunjung Berakhir&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":45978,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[101,2676,131,763,122,598],"class_list":["post-45977","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-as-roma","tag-berita-as-roma","tag-serie-a","tag-serie-a-italia","tag-slider","tag-suara-pembaca"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>AS Roma dan Penantian Juara yang Tak Kunjung Berakhir | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bagi sebagian orang, tahun 2020 mungkin akan menjadi tahun yang tidak begitu baik, dikarenakan adanya kemungkinan resesi ekonomi global.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"AS Roma dan Penantian Juara yang Tak Kunjung Berakhir | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bagi sebagian orang, tahun 2020 mungkin akan menjadi tahun yang tidak begitu baik, dikarenakan adanya kemungkinan resesi ekonomi global.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-02-03T04:51:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2020-02-03T04:56:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1202498974.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/03\\\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/03\\\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"AS Roma dan Penantian Juara yang Tak Kunjung Berakhir\",\"datePublished\":\"2020-02-03T04:51:18+00:00\",\"dateModified\":\"2020-02-03T04:56:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/03\\\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\\\/\"},\"wordCount\":1089,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/03\\\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/02\\\/GettyImages-1202498974.jpg\",\"keywords\":[\"AS Roma\",\"Berita AS Roma\",\"Serie A\",\"Serie A Italia\",\"Slider\",\"Suara Pembaca\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/03\\\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/03\\\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\\\/\",\"name\":\"AS Roma dan Penantian Juara yang Tak Kunjung Berakhir | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/03\\\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/03\\\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/02\\\/GettyImages-1202498974.jpg\",\"datePublished\":\"2020-02-03T04:51:18+00:00\",\"dateModified\":\"2020-02-03T04:56:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Bagi sebagian orang, tahun 2020 mungkin akan menjadi tahun yang tidak begitu baik, dikarenakan adanya kemungkinan resesi ekonomi global.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/03\\\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/03\\\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/03\\\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/02\\\/GettyImages-1202498974.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2020\\\/02\\\/GettyImages-1202498974.jpg\",\"width\":1024,\"height\":683},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2020\\\/02\\\/03\\\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"AS Roma dan Penantian Juara yang Tak Kunjung Berakhir\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"AS Roma dan Penantian Juara yang Tak Kunjung Berakhir | Football Tribe Indonesia","description":"Bagi sebagian orang, tahun 2020 mungkin akan menjadi tahun yang tidak begitu baik, dikarenakan adanya kemungkinan resesi ekonomi global.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"AS Roma dan Penantian Juara yang Tak Kunjung Berakhir | Football Tribe Indonesia","og_description":"Bagi sebagian orang, tahun 2020 mungkin akan menjadi tahun yang tidak begitu baik, dikarenakan adanya kemungkinan resesi ekonomi global.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2020-02-03T04:51:18+00:00","article_modified_time":"2020-02-03T04:56:37+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1202498974.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"AS Roma dan Penantian Juara yang Tak Kunjung Berakhir","datePublished":"2020-02-03T04:51:18+00:00","dateModified":"2020-02-03T04:56:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/"},"wordCount":1089,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1202498974.jpg","keywords":["AS Roma","Berita AS Roma","Serie A","Serie A Italia","Slider","Suara Pembaca"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/","name":"AS Roma dan Penantian Juara yang Tak Kunjung Berakhir | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1202498974.jpg","datePublished":"2020-02-03T04:51:18+00:00","dateModified":"2020-02-03T04:56:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Bagi sebagian orang, tahun 2020 mungkin akan menjadi tahun yang tidak begitu baik, dikarenakan adanya kemungkinan resesi ekonomi global.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1202498974.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2020\/02\/GettyImages-1202498974.jpg","width":1024,"height":683},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2020\/02\/03\/sabar-romanisti-mungkin-sebentar-lagi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"AS Roma dan Penantian Juara yang Tak Kunjung Berakhir"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45977","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=45977"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45977\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":45985,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/45977\/revisions\/45985"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/45978"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=45977"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=45977"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=45977"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}