{"id":4538,"date":"2017-05-08T11:00:32","date_gmt":"2017-05-08T04:00:32","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=4538"},"modified":"2017-05-08T09:17:19","modified_gmt":"2017-05-08T02:17:19","slug":"keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/","title":{"rendered":"Tentang Keriuhan Sepak Bola di Media Sosial"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Di zaman sekarang, peranan sosial media memang tak bisa dielakkan. Lewat sosial media, banyak orang berpromosi lewat beberapa medium seperti Twitter, Facebook, atau Instagram. Bagi para pesohor, kehadiran sosial media jelas menguntungkan.<\/p>\n<p>Mereka bisa berinteraksi dengan para penggemar, menginformasikan kabar terkini, dan tentunya menambah penghasilan. Apalagi jika sosok itu sosok yang berpengaruh dan mempunyai banyak pengikut (<em>follower<\/em><em>s<\/em>).<\/p>\n<p>Baru-baru ini, bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, dinobatkan sebagai atlet paling berpengaruh di media sosial. Pemain asal Portugal ini mempunyai pengikut yang sudah mencapai 100 juta orang di Instagram. Bahkan, pemain yang kerap mencetak rekor gol bersama Los Blancos ini menjadi atlet pertama yang mempunyai 100 juta pengikut di Instagram. Tahun 2015 lalu, di Facebook sendiri, pengikut CR7 sudah mencapai 106 juta orang.<\/p>\n<p>Ini menunjukkan betapa hebatnya pengaruh CR7 ini di dunia sepak bola. Tidak hanya jadi raja lapangan hijau, CR7 juga jadi raja media sosial.<\/p>\n<figure id=\"attachment_4539\" aria-describedby=\"caption-attachment-4539\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4539 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/671980030.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"341\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/671980030.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/671980030-350x201.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/671980030-560x321.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4539\" class=\"wp-caption-text\">Barcelona dan Real Madrid mempunyai basis yang begitu kuat di media sosial.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>M<\/strong><strong>edia sosial dan sepak bola<\/strong><strong>, antara<\/strong> <strong>i<\/strong><strong>nteraksi dan laba<\/strong><\/h3>\n<p>Sepak bola menjadi salah satu topik dominan di media sosial. Menurut UK Sports Network pada 2015, 41 persen kicauan para pengguna Twitter adalah berkaitan dengan olahraga dan sebagian besar membicarakan sepak bola. Begitu juga di Facebook. Sepak bola selalu jadi bahasan menarik bagi para penggunanya (terlebih jika ada turnamen besar dan bursa transfer tiba).<\/p>\n<p>Dari pemain, pelatih, hingga sponsor, menggunakan media sosial sebagai sarana interaksi dan promosi. Jerman mengakui peranan media sosial sangat besar saat menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil. Para staf media sosial rutin memberitakan perkembangan terkini para pemain dan pelatih saat berlaga di turnamen bergengsi tersebut. Jumlah pengikut timnas Jerman di Twitter pun meroket hingga 1,3 juta <em>follower<\/em><em>s<\/em> di Twitter saat Piala Dunia 2014.<\/p>\n<p>Selain itu, media sosial juga berperan mendongkrak penghasilan klub. Kebayang tidak klub sekelas Real Madrid yang paling banyak pengikutnya di Twitter (disusul oleh Barcelona)? Berapa banyak penghasilan mereka? Walau begitu, klub dan pemain memang harus pintar menarik minat para suporter di media sosial agar tercipta keterikatan.<\/p>\n<p>Para staf sosial media diharapkan bisa interaktif dalam menjalin komunikasi dan memberi info terbaru terkait pemain atau pelatih. YouTube juga salah satu medium sosial media yang bisa digarap. Dengan mengunggah video-video mengenai suasana latihan, ruang ganti dan semuanya, suporter bisa lebih tahu tentang klub atau pemain kesayangannya. Itulah sisi positif media sosial.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4540\" aria-describedby=\"caption-attachment-4540\" style=\"width: 594px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4540 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/678632288.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/678632288.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/678632288-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/678632288-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/678632288-560x373.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4540\" class=\"wp-caption-text\">Rio Ferdinand yang sempat terjerat masalah usai perilakunya di media sosial.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Perilaku di medsos cerminan kepribadian seseorang<\/strong><\/h3>\n<p>Namun, media sosial juga punya efek negatif. Sering kita membaca suporter dari kedua tim yang bersaing saling cela di forum dan linimasa daring, bukan?<\/p>\n<p>Di luar negeri, para pemain juga pernah bermasalah karena cuitan di media sosial. Ashley Cole misalnya. Mantan pemain Chelsea ini pernah kena hukuman karena menghina FA (PSSI-nya Inggris) di akun Twitter-nya. Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, juga pernah dihukum karena terpancing berkata-kata kasar di Twitter membalas hinaan suporter.<\/p>\n<p>FA sendiri sudah mengantisipasi bahayanya medsos yang kerap disalahgunakan para penggunanya tersebut. Ya, di medsos orang bisa berkomentar apa saja dan kerap kali menyebarkan berita yang ternyata bohong.<\/p>\n<p>FA dan klub-klub Inggris pun sudah berusaha mengeluarkan aturan untuk bisa menghindari perilaku-perilaku tak pantas di sosial media. Tapi, cara tersebut tidak bisa mutlak berhasil. Maklum, selalu ada cara buat mengakali aturan dan menahan perilaku orang di linimasa daring adalah upaya yang sedikit mustahil.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4541 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/679982720.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"399\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/679982720.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/679982720-335x225.jpg 335w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/679982720-566x380.jpg 566w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/679982720-560x376.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3><strong>T<\/strong><strong>agar terheboh sepak bola<\/strong><strong>, <\/strong><strong>dari <em>#<\/em><\/strong><strong><em>W<\/em><\/strong><strong><em>enger<\/em><\/strong><strong><em>O<\/em><\/strong><strong><em>ut<\/em><\/strong><strong> hingga <em>#<\/em><\/strong><strong><em>D<\/em><\/strong><strong><em>janur<\/em><\/strong><strong><em>O<\/em><\/strong><strong><em>ut<\/em><\/strong><\/h3>\n<p>Dua bulan terakhir, dunia sepak bola lagi kerap dihebohkan dengan para suporter beberapa tim yang ingin pelatihnya diganti. Dan uniknya, tagar-tagar yang menyuarakan protes terhadap pelatih (sekalipun ada yang mendukungnya) sontak menjadi <em>trending topic<\/em>.<\/p>\n<p>Salah satu tagar yang membuat heboh sepak bola adalah tagar <em>#WengerOut<\/em>. Berawal dari kekalahan telak The Gunners atas Bayern Munchen di babak 16 besar Liga Champions Eropa, langsung saja tagar <em>#WengerOut<\/em> meramaikan dunia maya, meminta sang manajer, Arsene Wenger mundur dari jabatannya. Dan semakin marak lagi saat Arsenal kalah dari West Bromwich Albion beberapa hari setelah kekalahan memalukan atas Munchen.<\/p>\n<p>Yang lebih menarik, spanduk dengan tagar <em>#WengerOut<\/em> ini justru kerap muncul di acara-acara yang tidak berkaitan dengan sepak bola. Contohnya, di konser musik dan demonstrasi memprotes aturan imigrasi yang dikeluarkan Presiden AS, Donald Trump.<\/p>\n<p>Bahkan di pertandingan non-sepak bola seperti basket, rugby, atau gulat pun ada saja yang membentangkan spanduk ini. Namun, ada juga yang membela manajer asal Prancis tersebut.<\/p>\n<p>Di Indonesia sendiri, pada akhir April lalu muncul tagar <em>#DjanurOut<\/em> di Twitter. Ini dari para suporter Persib Bandung yang ingin sang pelatih <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/23\/pekerjaan-rumah-coach-djanur\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Djadjang Nurjaman<\/a> mundur dari jabatan karena belum mampu menang dari dua laga awal Liga 1.<\/p>\n<p>Bobotoh nampaknya sempat gusar karena dengan hadirnya dua eks bintang Eropa, Michael Essien dan Carlton Cole, ternyata hanya membuat Persib bermain imbang lawan Arema dan PS TNI.<\/p>\n<p>Tapi, nyatanya Djanur tidak terlalu ambil pusing dengan kekecewaan Bobotoh di sosial media. Justru dia mengatakan yang membelanya masih jauh lebih banyak ketimbang yang minta dia lengser.<\/p>\n<p>Dan nampaknya Bobotoh bisa tersenyum lagi karena Minggu (7\/5) kemarin, Maung Bandung menang 1-0 atas Persipura dan sukses mengerek peringkat Persib ke puncak klasemen sementara Liga 1.<\/p>\n<p>Sosial media, dengan segala keunikannya memang punya dua sisi. Tinggal bagaimana orang itu menggunakannya. Semoga suporter kita semakin bijak dalam menggunakan sosial media sehingga tidak perlu ada hal memalukan terjadi hanya karena ketegangan di dunia maya.<\/p>\n<p><strong>Author: <em>Yasmeen Rasidi (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/melatee2512\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">melatee2512<\/b><\/span><\/a>)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Di zaman sekarang, peranan sosial media memang tak bisa dielakkan. Lewat sosial media, banyak orang berpromosi lewat beberapa medium seperti Twitter, Facebook, atau Instagram. Bagi para pesohor, kehadiran sosial media jelas menguntungkan. Mereka bisa berinteraksi dengan para penggemar, menginformasikan kabar terkini, dan tentunya menambah penghasilan. Apalagi jika sosok itu sosok yang berpengaruh dan mempunyai banyak pengikut (followers). Baru-baru ini, bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, dinobatkan sebagai atlet paling berpengaruh di media sosial. Pemain asal Portugal ini mempunyai pengikut yang sudah mencapai 100 juta orang di Instagram. Bahkan, pemain yang kerap mencetak rekor gol bersama Los Blancos ini menjadi atlet pertama yang mempunyai 100 juta pengikut di Instagram. Tahun 2015 &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Tentang Keriuhan Sepak Bola di Media Sosial&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":4542,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[79,95],"tags":[180,273,989,179,224],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tentang Keriuhan Sepak Bola di Media Sosial | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Lewat media sosial, banyak orang berpromosi lewat beberapa medium seperti Twitter, Facebook, atau Instagram. Kehadiran sosial media jelas menguntungkan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tentang Keriuhan Sepak Bola di Media Sosial | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lewat media sosial, banyak orang berpromosi lewat beberapa medium seperti Twitter, Facebook, atau Instagram. Kehadiran sosial media jelas menguntungkan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-08T04:00:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-05-08T02:17:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/483388657.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"394\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/\",\"name\":\"Tentang Keriuhan Sepak Bola di Media Sosial | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/483388657.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-08T04:00:32+00:00\",\"dateModified\":\"2017-05-08T02:17:19+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Lewat media sosial, banyak orang berpromosi lewat beberapa medium seperti Twitter, Facebook, atau Instagram. Kehadiran sosial media jelas menguntungkan.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/483388657.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/483388657.jpg\",\"width\":594,\"height\":394,\"caption\":\"Cristiano Ronaldo.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tentang Keriuhan Sepak Bola di Media Sosial | Football Tribe Indonesia","description":"Lewat media sosial, banyak orang berpromosi lewat beberapa medium seperti Twitter, Facebook, atau Instagram. Kehadiran sosial media jelas menguntungkan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tentang Keriuhan Sepak Bola di Media Sosial | Football Tribe Indonesia","og_description":"Lewat media sosial, banyak orang berpromosi lewat beberapa medium seperti Twitter, Facebook, atau Instagram. Kehadiran sosial media jelas menguntungkan.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-05-08T04:00:32+00:00","article_modified_time":"2017-05-08T02:17:19+00:00","og_image":[{"width":594,"height":394,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/483388657.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/","name":"Tentang Keriuhan Sepak Bola di Media Sosial | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/483388657.jpg","datePublished":"2017-05-08T04:00:32+00:00","dateModified":"2017-05-08T02:17:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Lewat media sosial, banyak orang berpromosi lewat beberapa medium seperti Twitter, Facebook, atau Instagram. Kehadiran sosial media jelas menguntungkan.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/08\/keriuhan-sepak-bola-di-media-sosial\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/483388657.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/483388657.jpg","width":594,"height":394,"caption":"Cristiano Ronaldo."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4538"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4538"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4538\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4542"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4538"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4538"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4538"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}