{"id":4476,"date":"2017-05-07T08:00:38","date_gmt":"2017-05-07T01:00:38","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=4476"},"modified":"2017-05-06T23:55:55","modified_gmt":"2017-05-06T16:55:55","slug":"alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/","title":{"rendered":"Alumnus SAD Indonesia yang Bernasib Baik"},"content":{"rendered":"<p>Semua pihak tentunya terkejut ketika Syamsir Alam dilepas oleh klubnya Persiba Balikpapan pada pertengahan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) lalu. Sesudahnya, Alam kesulitan mendapatkan klub baru. Hingga kemudian terpaksa menjadi pengisi acara di televisi yang kontennya bahkan sama sekali tidak ada hubungannya dengan olahraga sedikitpun.<\/p>\n<p>Mengenaskan karena tentunya ingatan publik sepak bola Indonesia terkait Alam adalah bagaimana ketika ia di usia muda merupakan pemain cemerlang. Yang paling tertancap di memori tentunya gol tendangan bebas yang ia lesakkan pada kualifikasi Piala Asia usia muda pada tahun 2009.<\/p>\n<p>Terlepas dari sikap sang mantan <em>wonderkid <\/em>yang kabarnya tidak begitu baik, nasib Alam sendiri adalah satu dari sekian bukti bahwa proyek mercusuar pembinaan usia muda PSSI yang diberi tajuk \u201cSAD Indonesia\u201d ini tidak mencapai target yang diharapkan.<\/p>\n<p>Sebelumnya sudah kami ceritakan soal <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/reffa-yang-layu-sebelum-berkembang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Reffa Money<\/a>. Dan sejatinya masih banyak sekali alumnus SAD Indonesia, terutama generasi pertama yang dipimpin oleh Syamsir Alam, yang kariernya tidak melaju dengan baik. Beberapa bahkan sudah sama sekali tidak bermain sepak bola secara profesional.<\/p>\n<p>Di antara kegetiran nasib yang terjadi kepada alumnus SAD Indonesia generasi pertama, nyatanya ada juga beberapa di antara mereka yang bernasib baik. Bahkan berada di jalur yang tepat untuk terus meningkatkan karier mereka. Berikut nama-nama mereka:<\/p>\n<figure id=\"attachment_4477\" aria-describedby=\"caption-attachment-4477\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4477 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Rizky-Pellu.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"442\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Rizky-Pellu.jpg 640w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Rizky-Pellu-326x225.jpg 326w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Rizky-Pellu-550x380.jpg 550w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Rizky-Pellu-560x387.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4477\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Sidomi<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Rizky Pellu<\/strong><\/h3>\n<p>Menjadi yang terdepan sebagai suksesor Hariono sebagai gelandang pekerja keras di sepak bola Indonesia. Keduanya sama-sama kuat, tangguh, dan juga merupakan pengoper yang andal. Soal karisma kepemimpinan juga membuat keduanya semakin disamakan. Perbedaanya adalah, pemain bernama lengkap Rizky Ahmad Sanjaya Pellu ini tidak memiliki pergerakan yang seluwes Mas Har. Pellu lebih cenderung kaku.<\/p>\n<p>Selepas dari SAD Indonesia, Pellu termasuk rombongan tim yang kembali ke tanah air. Ia tidak mendapatkan kontrak dari tim luar negeri seperti beberapa kawannya yang lain. Pemain kelahiran 26 Juni 1992 ini kemudian mendapatkan kontrak profesional pertamanya bersama Persis Solo.<\/p>\n<p>Semusim kemudian ia hijrah ke Pelita Bandung Raya (PBR). Pellu kemudian dipanggil untuk memperkuat Indonesia di SEA Games 2013, Myanmar. Ia berhasil membawa Indonesia ke partai puncak hingga kemudian dikalahkan Thailand di partai perebutan medali emas.<\/p>\n<p>Setelah SEA Games, Pellu kemudian kembali ke PBR. Ia berhasil membawa klubnya ke empat besar Liga Super Indonesia 2014. Musim selanjutnya Pellu hijrah ke Mitra Kukar, di mana ia berhasil membawa tim tersebut menjadi kampiun Piala Jenderal Sudirman ketika kompetisi di negeri ini terhenti.<\/p>\n<p>Jelang TSC, pemuda asal Ambon ini kemudian mendarat di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/serba-baru-di-psm-makassar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">PSM Makassar<\/a>. Pellu masih terus bermain hingga kini meskipun ia harus bersaing dengan gelandang-gelandang lokal seperti Rasyid Bakri dan Asnawi Mangkualam. Rasanya apabila tidak terjadi <em>force majeur<\/em>, karier Pellu akan terus menanjak ke level yang lebih tinggi lagi.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4478\" aria-describedby=\"caption-attachment-4478\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4478 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Zainal-Haq.jpg\" alt=\"Zainal Haq\" width=\"640\" height=\"328\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Zainal-Haq.jpg 640w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Zainal-Haq-350x179.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Zainal-Haq-560x287.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4478\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Persela Football<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Zainal Haq<\/strong><\/h3>\n<p>Di awal kariernya berposisi sebagai gelandang bertahan, namun seiring waktu, Zainal Haq kemudian bermutasi posisi bermainnya menjadi di posisi bek tengah. Selepas dari SAD Indonesia, bersama Alam, Zainal Haq sempat mendapatkan kontrak bersama tim usia muda klub tersukses Uruguay, Penarol. Sementara Alam kemudian mendarat di Vise, Zainal memilih untuk kembali ke Indonesia. Persebaya Surabaya adalah tim pertamanya di kancah sepak bola Indonesia.<\/p>\n<p>Hanya semusim saja pemuda asal Sidoarjo ini memperkuat Persebaya. ia kemudian hengkang ke <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/03\/niat-persela-mengubah-predikat-tim\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Persela Lamongan<\/a>. Dan di klub berjuluk Laskar Joko Tingkir inilah terjadi pencerahan terhadap karier seorang Zainal Haq.<\/p>\n<p>Pengalamannya di usia muda dan juga kemampuannya bermain di banyak posisi, membuat ia selalu dimainkan. Siapapun pelatih yang menangani Persela, Zainal Haq selalu dipasang sebagai bek tengah utama. Rentan cedera menjadi masalah tersendiri bagi dirinya. Permasalahan ini bisa jadi yang membuat ia tidak bisa mencapai ekspetasi yang dibebankan kepadanya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4479\" aria-describedby=\"caption-attachment-4479\" style=\"width: 714px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4479 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Novri-Setiawan.jpg\" alt=\"Novri Setiawan\" width=\"714\" height=\"500\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Novri-Setiawan.jpg 714w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Novri-Setiawan-321x225.jpg 321w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Novri-Setiawan-543x380.jpg 543w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Novri-Setiawan-560x392.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 714px) 100vw, 714px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4479\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Smeaker<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Novri Setiawan<\/strong><\/h3>\n<p>Di tim SAD Indonesia, nama Novri Setiawan kalah bersaing di tim utama dari Abdul Rahman Lestaluhu dan Alan Martha di posisi penyerang sayap. Meskipun demikian, pada kehidupan selanjutnya, Novri justru bernasib jauh lebih baik ketimbang para pesaingnya di SAD Indonesia generasi pertama. Selepas memperkuat Persebaya pada tahun 2014, Novri terus setia kepada <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/03\/persija-dan-kedudukan-klub-ibu-kota\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">tim ibu kota Persija Jakarta<\/a> hingga saat ini.<\/p>\n<p>Memulai karier di Persepar Padang Pariaman, Novri memperkuat timnas Indonesia usia muda di berbagai level sampai akhirnya ia menjadi bagian dari SAD Indonesia. Selepas dari SAD Indonesia, Novri kemudian memperkuat Sriwijaya FC U-21.<\/p>\n<p>Ia berhasil membawa tim tersebut menjadi kampiun ISL U-21 pada tahun 2013. Sempat bermain beberapa kali untuk tim senior Sriwijaya, Novri kemudian hengkang ke Persebaya hingga kemudian mendarat di Persija. Sama seperti Zainal Haq, Novri juga bisa dimainkan di banyak posisi. Ia bisa ditempatkan sebagai penyerang sayap, bek sayap, dan gelandang serang.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4480\" aria-describedby=\"caption-attachment-4480\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4480 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Yandi-Sofyan.jpg\" alt=\"Yandi Sofyan\" width=\"640\" height=\"376\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Yandi-Sofyan.jpg 640w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Yandi-Sofyan-350x206.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Yandi-Sofyan-560x329.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4480\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Sidomi<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Yandi Sofyan<\/strong><\/h3>\n<p>Menanggung nama besar sang kakak, Zaenal Arief, Yandi Sofyan mencoba meretas jalan karier sepak bolanya sendiri. Berposisi sama dengan sang penyerang legendaris yang besar di Persita Tangerang tersebut, Yandi kerap dibanding-bandingkan. Gaya bermain keduanya pun bisa dibilang serupa. Keduanya bukan tipe penyerang tengah yang berdiam diri. Mereka begitu liar di area pertahanan lawan. Tahu-tahu sudah di depan gawang untuk menceploskan bola.<\/p>\n<p>Selepas dari SAD Indonesia, Yandi berkesempatan untuk memperkuat tim asal Belgia, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/10\/c-s-vise-yang-kini-tinggal-kenangan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">CS Vise<\/a>. Bersama Alfin Tuasalamony, Yandi berada di sana selama satu setengah tahun lebih. Yandi kemudian hijrah ke Arema, dan sempat mengalami masa pinjaman di tim muda peserta Liga Australia, Brisbane Roar. Pada tahun 2015 Yandi mendarat di klub yang pernah diperkuat sang kakak, Persib Bandung.<\/p>\n<p>Kondisi tentunya begitu sulit di sana bagi Yandi. Selain karena sang kakak yang begitu disayang oleh para penggemar Persib, Yandi mendapatkan tekanan untuk bisa bersaing dengan para penyerang senior dan juga tentunya penyerang asing. Yandi tidak mampu mengembangkan kemampuanya dengan maksimal di Bandung.<\/p>\n<p>Meskipun sempat mencetak satu gol di ajang AFC Cup 2015, jelang gelaran Liga 1, Yandi mengikuti rombongan Taufik dan Dias Angga yang dilego ke <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/12\/bali-united-siap-mendobrak-papan-atas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Bali United<\/a>. Mengingat usianya masih segar, masih ada peluang untuk Yandi mengubah jalan kariernya dan mencapai tingkat yang lebih baik.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4481\" aria-describedby=\"caption-attachment-4481\" style=\"width: 625px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4481 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Yoewanto-Setya-Beny.jpg\" alt=\"Yoewanto Setya Beny\" width=\"625\" height=\"352\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Yoewanto-Setya-Beny.jpg 625w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Yoewanto-Setya-Beny-350x197.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Yoewanto-Setya-Beny-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 625px) 100vw, 625px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4481\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Indonesiansc<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Yoewanto Setya Beny<\/strong><\/h3>\n<p>Mungkin menjadi kejutan karena Yoewanto Setya Beny adalah pilihan ketiga di tim SAD Indonesia generasi pertama. Ia merupakan pelapis Tri Windu Hanggono dan Dimas Galih di pos kiper inti. Melihat kariernya hingga saat ini yang berjalan cukup baik tentu saja menjadi sesuatu yang tidak diperkirakan sebelumnya.<\/p>\n<p>Beny memiliki sesuatu yang tidak dimiliki dua kompatriotnya sesama kiper SAD Indonesia, yaitu ia relatif tidak banyak berhubungan dengan cedera atau sakit seperti Tri Windu atau Dimas Galih.<\/p>\n<p>Beny memiliki kelas tersendiri karena ia memang merupakan alumnus akademi salah satu tim terbaik di Indonesia, Arema. Selepas dari SAD Indonesia, ia kembali ke Arema dan beberapa kali memperkuat tim muda kesebelasan asal Malang tersebut.<\/p>\n<p>Ia kemudian hijrah ke Perseru Serui dan membawa tim tersebut promosi ke level kompetisi tertinggi pada tahun 2014. Beny kemudian hijrah ke Persiba Balikpapan pada TSC A 2016. <em>Well<\/em>, kariernya memang lebih banyak dihabiskan sebagai kiper pelapis tapi setidaknya ia terus bertahan di kompetisi level tertinggi hingga saat ini.<\/p>\n<p>Author: <em>Aun Rahman (<span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\"><a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aunrrahman\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">aunrrahman<\/b><\/a>)<\/span><br \/>\n<\/em><em>Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semua pihak tentunya terkejut ketika Syamsir Alam dilepas oleh klubnya Persiba Balikpapan pada pertengahan kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) lalu. Sesudahnya, Alam kesulitan mendapatkan klub baru. Hingga kemudian terpaksa menjadi pengisi acara di televisi yang kontennya bahkan sama sekali tidak ada hubungannya dengan olahraga sedikitpun. Mengenaskan karena tentunya ingatan publik sepak bola Indonesia terkait Alam adalah bagaimana ketika ia di usia muda merupakan pemain cemerlang. Yang paling tertancap di memori tentunya gol tendangan bebas yang ia lesakkan pada kualifikasi Piala Asia usia muda pada tahun 2009. Terlepas dari sikap sang mantan wonderkid yang kabarnya tidak begitu baik, nasib Alam sendiri adalah satu dari sekian bukti bahwa proyek mercusuar pembinaan usia &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Alumnus SAD Indonesia yang Bernasib Baik&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":4478,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,373,122,299],"class_list":["post-4476","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola","category-nasional","tag-featured","tag-sad","tag-slider","tag-timnas-indonesia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Alumnus SAD Indonesia yang Bernasib Baik | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Di antara kegetiran nasib yang terjadi kepada alumnus SAD Indonesia generasi pertama, nyatanya ada juga beberapa di antara mereka yang bernasib baik.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Alumnus SAD Indonesia yang Bernasib Baik | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di antara kegetiran nasib yang terjadi kepada alumnus SAD Indonesia generasi pertama, nyatanya ada juga beberapa di antara mereka yang bernasib baik.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-07T01:00:38+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Zainal-Haq.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"328\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/07\\\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/07\\\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Alumnus SAD Indonesia yang Bernasib Baik\",\"datePublished\":\"2017-05-07T01:00:38+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/07\\\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\\\/\"},\"wordCount\":1137,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/07\\\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/Zainal-Haq.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"SAD\",\"Slider\",\"Timnas Indonesia\"],\"articleSection\":[\"Bola\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/07\\\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/07\\\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\\\/\",\"name\":\"Alumnus SAD Indonesia yang Bernasib Baik | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/07\\\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/07\\\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/Zainal-Haq.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-07T01:00:38+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Di antara kegetiran nasib yang terjadi kepada alumnus SAD Indonesia generasi pertama, nyatanya ada juga beberapa di antara mereka yang bernasib baik.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/07\\\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/07\\\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/Zainal-Haq.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/Zainal-Haq.jpg\",\"width\":640,\"height\":328,\"caption\":\"Zinal Haq. Kredit: Persela Football\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Alumnus SAD Indonesia yang Bernasib Baik | Football Tribe Indonesia","description":"Di antara kegetiran nasib yang terjadi kepada alumnus SAD Indonesia generasi pertama, nyatanya ada juga beberapa di antara mereka yang bernasib baik.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Alumnus SAD Indonesia yang Bernasib Baik | Football Tribe Indonesia","og_description":"Di antara kegetiran nasib yang terjadi kepada alumnus SAD Indonesia generasi pertama, nyatanya ada juga beberapa di antara mereka yang bernasib baik.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-05-07T01:00:38+00:00","og_image":[{"width":640,"height":328,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Zainal-Haq.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Alumnus SAD Indonesia yang Bernasib Baik","datePublished":"2017-05-07T01:00:38+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/"},"wordCount":1137,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Zainal-Haq.jpg","keywords":["Featured","SAD","Slider","Timnas Indonesia"],"articleSection":["Bola","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/","name":"Alumnus SAD Indonesia yang Bernasib Baik | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Zainal-Haq.jpg","datePublished":"2017-05-07T01:00:38+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Di antara kegetiran nasib yang terjadi kepada alumnus SAD Indonesia generasi pertama, nyatanya ada juga beberapa di antara mereka yang bernasib baik.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/07\/alumnus-sad-indonesia-yang-bernasib-baik\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Zainal-Haq.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Zainal-Haq.jpg","width":640,"height":328,"caption":"Zinal Haq. Kredit: Persela Football"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4476","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4476"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4476\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4478"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4476"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4476"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4476"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}