{"id":44333,"date":"2019-10-18T23:55:33","date_gmt":"2019-10-18T16:55:33","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=44333"},"modified":"2019-10-19T01:05:24","modified_gmt":"2019-10-18T18:05:24","slug":"inter-coba-jadi-anomali","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/","title":{"rendered":"Inter Milan Coba Jadi Anomali di Tengah Oligarki Juara Serie A"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Inter Milan pada musim 2019\/2020 tampil sangat meyakinkan dengan meraih poin penuh setidaknya hingga pekan ke-6 Serie A. Hal itu tentu saja menjadi jawaban bagi pencinta Liga Italia yang mengharapkan juara baru selain Juventus yang sudah 8 kali secara beruntun pesta di kota Turin. Terakhir kali pada musim 2010\/2011 juara Serie A tidak jatuh ke tangan Si Nyonya Tua.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Antonio Conte didatangkan oleh Inter pada musim panas 2019\/2020 agar bisa bersaing dengan juara bertahan yaitu Juventus. Setelah setahun menganggur, Conte langsung menerima tawaran Inter dengan menandatangani kontrak sampai 2022. Conte yang pernah juga menangani timnas Italia ini dinilai sangat cocok dengan gaya Inter yang cenderung kuat dalam pertahanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Juventus terlalu superior bagi tim-tim Serie A. Usai degradasi ke Serie B pada 2006, perlahan tapi pasti Juventus membangun tim untuk bisa menguasai Serie A kembali. Di saat Juventus masih membangun tim pada 2007 sampai 2012, Inter-lah sang penguasa Serie A, kala ditangani pelatih Roberto Mancini yang\u00a0 puncaknya saat dilatih Jose Mourinho.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada musim 2009\/2010 Inter menjadi tim pertama dari Italia yang memenangi <em>treble winners<\/em>. Saat itu pemain yang bersinar Wesley Seneider dan Diego Milito. Akan tetapi kenangan manis di final Liga Champions itulah yang menjadi pertandingan terakhir Jose Mourinho bersama Inter, sebelum menjadi pelatih Real Madrid pada musim 2010\/2011.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/24\/manuver-transfer-pemburu-scudetto\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Manuver Transfer Para Pemburu Scudetto<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah ditinggal Mourinho, Inter seakan kehilangan arah untuk merebut <em>scudetto<\/em> kembali, bahkan malah sang rival satu kota dari selatan yang menjuarai <em>scudetto<\/em> satu musim setelah <em>treble winners<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan Romelu Lukaku yang sangat diandalkan Conte, Inter berani\u00a0 meminjamkan top skor Serie A musim lalu, Mauro Icardi, ke Paris-Saint Gemain. Hal itu untuk memberi jaminan kepada pemain berkebangsaan Belgia tersebut. Conte juga sangat baik pada musim pertamanya melatih klub dengan juara liga. Contohnya terjadi pada musim pertama melatih Juvetus yang dibawanya juara pada musim 2011\/2012 dan Chelsea pada musim 2016\/2017.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Juventus dan Inter Milan menjadi anomali tersendiri di tanah Italia. Juventus klub asal kota Turin ini menjadi klub tersukses dengan gelar <em>scudetto<\/em> terbanyak di Serie A yakni 35 kali. Sementara rival mereka, Inter Milan, menjadi klub satu-satunya yang tidak pernah terdegradasi ke Serie B. Inter pun sudah memenangkan <em>scudetto<\/em> sebanyak 18 kali dan menjadi tim pertama di Italia yang memenangkan <em>treble winners<\/em> pada musim 2009\/2010.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski sarat akan rivalitas antara mereka, tetapi dalam hal transfer pemain banyak pemain-pemain bintang yang pernah membela kedua klub raksasa tersebut. Sebut saja Roberto Baggio, Christian Vieri, Edgar Davids, Leonardo Bonucci, bahkan top skor sepanjang masa Inter, Giuseppe Meazza, pun pernah membela Juventus.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/18\/rajukan-christian-vieri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Rajukan Christian Vieri dan Cobaan yang Bertubi-tubi<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski mereka menguasai panggung Serie A dengan gelar terbanyak, kedua klub baik Juve dan Inter baru dua kali memenangkan trofi di Liga Championa. Jauh dari AC Milan yang telah mengangkat 7 trofi Si Kuping Besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun Serie A baru memasuki pekan ke-9, Inter Milan sudah masuk ke tim yang difavoritkan juara Serie A. Bersaing dengana Juventus yang kali ini dilatih Maurizio Sarri. Sang mantan <em>allenatore <\/em>Napoli belum pernah membawa klubnya juara di tanah Italia. Mampuhkah Inter menjadi anomali di tengah oligarki juara Serie A?<\/span><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJHTnA3VFpUWSIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inter Milan pada musim 2019\/2020 tampil sangat meyakinkan dengan meraih poin penuh setidaknya hingga pekan ke-6 Serie A. Hal itu tentu saja menjadi jawaban bagi pencinta Liga Italia yang mengharapkan juara baru selain Juventus yang sudah 8 kali secara beruntun pesta di kota Turin. Terakhir kali pada musim 2010\/2011 juara Serie A tidak jatuh ke tangan Si Nyonya Tua.\u00a0 Antonio Conte didatangkan oleh Inter pada musim panas 2019\/2020 agar bisa bersaing dengan juara bertahan yaitu Juventus. Setelah setahun menganggur, Conte langsung menerima tawaran Inter dengan menandatangani kontrak sampai 2022. Conte yang pernah juga menangani timnas Italia ini dinilai sangat cocok dengan gaya Inter yang cenderung kuat dalam pertahanan. Juventus terlalu &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Inter Milan Coba Jadi Anomali di Tengah Oligarki Juara Serie A&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":44334,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[3742,100,131,598],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Inter Milan Coba Jadi Anomali di Tengah Oligarki Juara Serie A | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Inter Milan pada musim 2019\/2020 tampil sangat meyakinkan dengan meraih poin penuh setidaknya hingga pekan ke-6 Serie A. Hal itu tentu saja menjadi jawaban bagi pencinta Liga Italia yang mengharapkan juara baru selain Juventus yang sudah 8 kali secara beruntun pesta di kota Turin.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Inter Milan Coba Jadi Anomali di Tengah Oligarki Juara Serie A | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Inter Milan pada musim 2019\/2020 tampil sangat meyakinkan dengan meraih poin penuh setidaknya hingga pekan ke-6 Serie A. Hal itu tentu saja menjadi jawaban bagi pencinta Liga Italia yang mengharapkan juara baru selain Juventus yang sudah 8 kali secara beruntun pesta di kota Turin.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-10-18T16:55:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-10-18T18:05:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1178599505.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"619\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/\",\"name\":\"Inter Milan Coba Jadi Anomali di Tengah Oligarki Juara Serie A | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1178599505.jpg\",\"datePublished\":\"2019-10-18T16:55:33+00:00\",\"dateModified\":\"2019-10-18T18:05:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Inter Milan pada musim 2019\/2020 tampil sangat meyakinkan dengan meraih poin penuh setidaknya hingga pekan ke-6 Serie A. Hal itu tentu saja menjadi jawaban bagi pencinta Liga Italia yang mengharapkan juara baru selain Juventus yang sudah 8 kali secara beruntun pesta di kota Turin.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1178599505.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1178599505.jpg\",\"width\":1024,\"height\":619},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Inter Milan Coba Jadi Anomali di Tengah Oligarki Juara Serie A\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Inter Milan Coba Jadi Anomali di Tengah Oligarki Juara Serie A | Football Tribe Indonesia","description":"Inter Milan pada musim 2019\/2020 tampil sangat meyakinkan dengan meraih poin penuh setidaknya hingga pekan ke-6 Serie A. Hal itu tentu saja menjadi jawaban bagi pencinta Liga Italia yang mengharapkan juara baru selain Juventus yang sudah 8 kali secara beruntun pesta di kota Turin.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Inter Milan Coba Jadi Anomali di Tengah Oligarki Juara Serie A | Football Tribe Indonesia","og_description":"Inter Milan pada musim 2019\/2020 tampil sangat meyakinkan dengan meraih poin penuh setidaknya hingga pekan ke-6 Serie A. Hal itu tentu saja menjadi jawaban bagi pencinta Liga Italia yang mengharapkan juara baru selain Juventus yang sudah 8 kali secara beruntun pesta di kota Turin.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-10-18T16:55:33+00:00","article_modified_time":"2019-10-18T18:05:24+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":619,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1178599505.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/","name":"Inter Milan Coba Jadi Anomali di Tengah Oligarki Juara Serie A | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1178599505.jpg","datePublished":"2019-10-18T16:55:33+00:00","dateModified":"2019-10-18T18:05:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Inter Milan pada musim 2019\/2020 tampil sangat meyakinkan dengan meraih poin penuh setidaknya hingga pekan ke-6 Serie A. Hal itu tentu saja menjadi jawaban bagi pencinta Liga Italia yang mengharapkan juara baru selain Juventus yang sudah 8 kali secara beruntun pesta di kota Turin.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1178599505.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1178599505.jpg","width":1024,"height":619},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/inter-coba-jadi-anomali\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Inter Milan Coba Jadi Anomali di Tengah Oligarki Juara Serie A"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44333"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44333"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44333\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44335,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44333\/revisions\/44335"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44334"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44333"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44333"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44333"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}