{"id":44330,"date":"2019-10-18T11:29:40","date_gmt":"2019-10-18T04:29:40","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=44330"},"modified":"2019-10-18T11:29:40","modified_gmt":"2019-10-18T04:29:40","slug":"sayap-garuda-sedang-terluka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/","title":{"rendered":"Sayap Garuda Sedang Terluka"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">15 Oktober 2019 mungkin akan menjadi salah satu hari paling kelam bagi sepak bola Indonesia. Hasil akhir pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia vs Vietnam penyebabnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Timnas Garuda lagi-lagi harus menelan kekalahan atas lawannya di Grup G. Kali ini Vietnam menghukum dengan 3 gol berbalas 1. Kekalahan ke-4 beruntun di ajang ini membuat Indonesia semakin terbenam di dasar klasemen dengan poin 0, hanya memasukkan 3 gol ke gawang lawan, dan sudah kebobolan 14 gol!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang lebih miris, Indonesia selalu kebobolan minimal 3 gol. Skor 2-3 vs Malaysia, 0-3 vs Thailand, 5-0 vs UEA, dan 1-3 vs Vietnam. Tak hanya hasil akhir yang tak berpihak, secara permainan sepanjang 90 menit juga mengecewakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Timnas selalu tertekan, bemain seperti tanpa pola, dan <em>chemistry<\/em> antarpemain tidak tejalin. Padahal, timnas sebelumnya sudah melakoni 3 pertandingan fase grup dan semalam menjadi pertandingan kandang ke-3 bagi skuat asuhan Simon McMenemy.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertandingan berjalan tak sesuai harapan. Sedari menit awal, seperti di laga-laga sebelumnya, timnas selalu bermain bertahan dan tidak menekan lawan, seolah membiarkan lawan mendikte permainan. Kemudian tidak adanya kreativitas baik di lini tengah maupun sayap, membuat Alberto Goncalves yang dipatok menjadi <em>striker<\/em> tak banyak berkutik bahkan beberapa kali harus turun menjemput bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penampilan perdana Otavio Dutra sebagai palang pintu di lini pertahanan timnas juga tak terlalu istimewa. Bahkan satu pelanggarannya di menit akhir pertandingan membuahkan penalti kedua bagi Vietnam. Beruntung M. Ridho berhasil menepis tendangan pemain Vietnam, sehingga skor tetap 1-3 hingga akhir pertandingan.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/siapkah-seto-nurdiantoro-latih-timnas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Siapkah Seto Nurdiantoro Latih Timnas Indonesia?<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemain lain yang juga patut disoroti yakni Yanto Basna. Bertindak sebagai kapten, Basna justru tampil jauh dari harapan. Sempat melakukan blunder pada menit awal yang hampir berbuah gol bagi Vietnam, gagal menyapu bola dan berujung gol pertama Vietnam, serta menjadi penyebab lahirnya penalti pertama bagi Vietnam, merupakan catatan negatif Basna di laga itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stefano Lilipaly yang selalu mendapat panggilan di empat pertandingan timnas, juga seolah kehilangan magisnya seperti saat Asian Games 2018, ataupun ketika membela Bali United di liga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan dua kiper penghuni dua klub peringkat atas di liga, juga tak berkutik dalam dua pertandingan terakhir. Wawan Hendrawan kebobolan 5 gol ketika melawan UEA, dan M.Ridho <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">goalie <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Madura United, juga tak kuasa memungut bola sebanyak 3 kali dari gawangnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menghimpun data dari <em>footystats.org<\/em>, pada pertandingan itu Indonesia hanya mampu melepaskan total 8 tembakan, setara dengan 50 persen tembakan Vietnam ke arah gawang Indonesia yakni 16 tendangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal mencolok lainnya yang patut menjadi perhatian yakni jumlah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pelanggaran<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Timnas Vietnam total hanya melakukan pelanggaran sebanyak 7 kali, sedangkan timnas Indonesia hampir tiga kali lipatnya, yakni 20 kali.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/16\/kerinduan-luis-milla-basi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kerinduan pada Luis Milla Sudah Basi<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keadaan yang mencerminkan betapa pemain timnas sangat \u201cjorok\u201d dalam melakukan perebutan bola. Pelanggaran ini pula yang menghasilkan sepasang penalti untuk Vietnam yang mana salah satunya berhasil menjadi gol.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan hasil kekalahan atas Vietnam, Indonesia menyejajarkan diri dengan Guam, Taiwan, Myanmar, dan Sri Lanka sebagai tim juru kunci yang belum memperoleh poin dan selisih gol dengan margin besar. Sungguh miris jika melihat 3 lawan di fase grup yang merupakan rival yang sudah sering dihadapi di kawasan Asia Tenggara dan di atas kertas dapat kita diatasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun nasi sudah menjadi bubur, tak elok berlarut-larut dalam keterpurukan, untuk saat ini mari kita tunggu keputusan dari PSSI, apakah akan tetap mempertahankan Simon McMenemy sebagai pelatih kepala sampai usai fase kualifikasi, atau kita akan melihat nakhoda baru di partai tandang kontra Malaysia, November mendatang.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>*Penulis merupakan penulis lepas alumnus Universitas Gadjah Mada dan seorang Liverpudlian yang selalu sabar menanti juara EPL. Bisa ditemui di akun Twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/moh_imaduddin\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@moh_imaduddin<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJocm1rYXRLRCIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>15 Oktober 2019 mungkin akan menjadi salah satu hari paling kelam bagi sepak bola Indonesia. Hasil akhir pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia vs Vietnam penyebabnya. Timnas Garuda lagi-lagi harus menelan kekalahan atas lawannya di Grup G. Kali ini Vietnam menghukum dengan 3 gol berbalas 1. Kekalahan ke-4 beruntun di ajang ini membuat Indonesia semakin terbenam di dasar klasemen dengan poin 0, hanya memasukkan 3 gol ke gawang lawan, dan sudah kebobolan 14 gol! Yang lebih miris, Indonesia selalu kebobolan minimal 3 gol. Skor 2-3 vs Malaysia, 0-3 vs Thailand, 5-0 vs UEA, dan 1-3 vs Vietnam. Tak hanya hasil akhir yang tak berpihak, secara permainan sepanjang 90 menit &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Sayap Garuda Sedang Terluka&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":44331,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[3958,1410,598,299],"class_list":["post-44330","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-kualifikasi-piala-dunia-2022","tag-simon-mcmenemy","tag-suara-pembaca","tag-timnas-indonesia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sayap Garuda Sedang Terluka | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"15 Oktober 2019 mungkin akan menjadi salah satu hari paling kelam bagi sepak bola Indonesia. Hasil akhir pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia vs Vietnam penyebabnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sayap Garuda Sedang Terluka | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"15 Oktober 2019 mungkin akan menjadi salah satu hari paling kelam bagi sepak bola Indonesia. Hasil akhir pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia vs Vietnam penyebabnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-10-18T04:29:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/Andik-Vermansah.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/10\\\/18\\\/sayap-garuda-sedang-terluka\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/10\\\/18\\\/sayap-garuda-sedang-terluka\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Sayap Garuda Sedang Terluka\",\"datePublished\":\"2019-10-18T04:29:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/10\\\/18\\\/sayap-garuda-sedang-terluka\\\/\"},\"wordCount\":573,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/10\\\/18\\\/sayap-garuda-sedang-terluka\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/10\\\/Andik-Vermansah.jpg\",\"keywords\":[\"Kualifikasi Piala Dunia 2022\",\"Simon McMenemy\",\"Suara Pembaca\",\"Timnas Indonesia\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/10\\\/18\\\/sayap-garuda-sedang-terluka\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/10\\\/18\\\/sayap-garuda-sedang-terluka\\\/\",\"name\":\"Sayap Garuda Sedang Terluka | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/10\\\/18\\\/sayap-garuda-sedang-terluka\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/10\\\/18\\\/sayap-garuda-sedang-terluka\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/10\\\/Andik-Vermansah.jpg\",\"datePublished\":\"2019-10-18T04:29:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"15 Oktober 2019 mungkin akan menjadi salah satu hari paling kelam bagi sepak bola Indonesia. Hasil akhir pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia vs Vietnam penyebabnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/10\\\/18\\\/sayap-garuda-sedang-terluka\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/10\\\/18\\\/sayap-garuda-sedang-terluka\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/10\\\/18\\\/sayap-garuda-sedang-terluka\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/10\\\/Andik-Vermansah.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/10\\\/Andik-Vermansah.jpg\",\"width\":1024,\"height\":683},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/10\\\/18\\\/sayap-garuda-sedang-terluka\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sayap Garuda Sedang Terluka\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sayap Garuda Sedang Terluka | Football Tribe Indonesia","description":"15 Oktober 2019 mungkin akan menjadi salah satu hari paling kelam bagi sepak bola Indonesia. Hasil akhir pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia vs Vietnam penyebabnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sayap Garuda Sedang Terluka | Football Tribe Indonesia","og_description":"15 Oktober 2019 mungkin akan menjadi salah satu hari paling kelam bagi sepak bola Indonesia. Hasil akhir pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia vs Vietnam penyebabnya.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-10-18T04:29:40+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/Andik-Vermansah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Sayap Garuda Sedang Terluka","datePublished":"2019-10-18T04:29:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/"},"wordCount":573,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/Andik-Vermansah.jpg","keywords":["Kualifikasi Piala Dunia 2022","Simon McMenemy","Suara Pembaca","Timnas Indonesia"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/","name":"Sayap Garuda Sedang Terluka | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/Andik-Vermansah.jpg","datePublished":"2019-10-18T04:29:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"15 Oktober 2019 mungkin akan menjadi salah satu hari paling kelam bagi sepak bola Indonesia. Hasil akhir pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 antara Indonesia vs Vietnam penyebabnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/Andik-Vermansah.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/Andik-Vermansah.jpg","width":1024,"height":683},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/18\/sayap-garuda-sedang-terluka\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sayap Garuda Sedang Terluka"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44330","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44330"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44330\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44332,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44330\/revisions\/44332"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44331"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44330"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44330"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44330"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}