{"id":44153,"date":"2019-10-07T11:55:40","date_gmt":"2019-10-07T04:55:40","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=44153"},"modified":"2019-10-07T11:55:40","modified_gmt":"2019-10-07T04:55:40","slug":"perjuangan-bernama-jorginho","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/","title":{"rendered":"Perjuangan Itu Bernama Jorginho"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada musim ini, Mason Mount dan Tammy Abraham merupakan dua nama yang mencuat sebagai idola baru pendukung Chelsea di bawah asuhan Frank Lampard.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari delapan pertandingan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Liga Primer Inggris<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang sudah dilalui, wajar bila <em>fans<\/em> menaruh harapan besar terhadap kedua nama tersebut. Delapan gol dari Tammy Abraham serta empat gol dari Mount, menjadi bukti betapa pentingnya kedua pemain tersebut bagi tim yang sedang menjalani hukuman larangan transfer musim ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, <em>fans<\/em> Chelsea nampaknya tidak boleh melewatkan satu nama lain yang selalu berjuang mengamankan tim ini dari gempuran tim lawan, serta memulai awal penyerangan. Seseorang yang mereka \u201c<em>boo<\/em>\u201d di beberapa laga awal musim ini, karena dianggap sebagai anak emas pelatih sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang itu adalah Jorge Luiz Frello Filho, atau yang lebih dikenal dengan Jorginho.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Chants <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bernada negatif dari para <em>fans<\/em> Chelsea terhadap dirinya, jelas bukanlah suatu masalah besar bagi Jorginho yang sudah terbiasa berjuang dalam hidupnya. Komentar sinis terhadap dirinya, justru menjadi semangat bagi Jorginho untuk terus berjuang memenangkan hati para pendukung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Blues<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, ketika diwawancara harian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Sun<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terkait <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">chants <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tersebut, pria kelahiran Santa Catarina tahun 1991 ini hanya merespon kejadian itu dengan pernyataan, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cI just had to work hard and change their minds \u2014 and to make them know they had made a mistake about me.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/08\/27\/jorginho-selalu-ada\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Di Manapun Berada, Jorginho Selalu Ada<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jorginho tidak main-main dengan pernyataannya di awal musim tersebut. Hal ini dibuktikan dengan statistik yang mencatatkan bahwa hingga pekan kedelapan Liga Primer Inggris<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, Jorginho merupakan gelandang bertahan terbaik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0dibandingkan dengan dua gelandang jangkar<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lain yang dimiliki dua tim pemuncak klasemen sementara yaitu, Fabinho di Liverpool dan Rodri di Machester City.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keputusan Lampard menjadikannya wakil kapten tim pun tidak akan membuat Jorginho menjadi besar kepala dan berhenti bekerja keras, karena bagi Jorginho \u201cperjuangan\u201d adalah satu-satunya kata yang ia pahami dan yang mengantarnya meraih semua pencapaian hingga saat ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak berusia enam tahun, Jorginho dan ibunya memang sudah harus berjuang dalam hidup mereka. Di usia tersebut, Jorginho ditinggalkan oleh sang ayah yang memutuskan bercerai dengan ibunya. Pada tahun 1997, ibunya memutuskan membawa Jorginho kembali ke rumah kakek-neneknya di Verona, Italia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di kota kecil itulah, jalan karier sepak bola Jorginho dimulai. Setelah mendapatkan pekerjaan di Verona, Maria Tereza (ibu Jorginho) menghadiahi Jorginho sebuah bola sebagai kado ulang tahun ke-delapannya. Dalam wawancara dengan harian <em>D<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">aily Mail<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Jorginho bercerita mengenai momen tersebut.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cThere were no toys or games when I was younger, just a football. True emptiness caused by the absence of my father ended when there was football on my feet.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/10\/08\/jorginho-anak-tiri-gli-azzurri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Jorginho: Anak Tiri Gli Azzurri<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, lima tahun berselang sejak ditinggal sang ayah dan momen hadiah bola pertamanya, Jorginho mendapatkan penghasilan pertamanya sebesar 18 euro seminggu dari klub sepak bola profesional pertamanya. Angka yang tidak besar dikarenakan Jorginho harus menempuh total jarak 180 km per hari dari rumahnya ke pusat pelatihan klub pertamanya tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untungnya, sang ibu yang dulunya juga pesepak bola wanita selalu menyemangati sang anak untuk berjuang meraih mimpinya. Pada saat itu, Maria Tereza jelas belum membayangkan bahwa kelak anaknya akan menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">regista<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> andalan timnas Italia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan kemampuannya dalam mengolah bola ditambah dengan kerja kerasnya, perjuangan Jorginho berlanjut ke Hellas Verona, klub impian semua pesepak bola muda di kota Verona. Setelah dua tahun menunjukkan performa yang mumpuni bersama tim junior, Jorginho dipromosikan untuk masuk dalam skuat senior Hellas Verona di tahun 2010.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun sayangnya, Jorginho justru harus berjuang lagi membuktikan kemampuannya di klub AC Sambonifacese selama satu musim dengan status pinjaman, sebelum benar-benar membela tim utama Hellas Verona di Serie B.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak butuh waktu lama, setelah menyelesaikan masa \u201csekolahnya\u201d di AC Sambonifacese selama semusim, Jorginho menjadi kepingan utama Hellas Verona ketika kembali promosi ke serie A. Penampilan cemerlangnya bersama Hellas Verona pada saat itu berhasil memikat Rafael Benitez untuk memboyong sang pemain bernomor punggung 19 ke Napoli.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dua musim awal di Napoli merupakan periode terberat dalam karier Jorginho. Ia hanya mencatatkan 38 penampilan dalam periode tersebut, serta terpinggirkan oleh beberapa gelandang dengan nama besar yang dimiliki Napoli seperti Marek Hamsik, Gokhan Inler, Valon Behrami, atau Walter Gargano.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun begitu, bagi Jorginho periode ini tak lebih dari periode \u201cperjuangan\u201d lain dalam hidupnya. Bermodalkan kemampuan dan kerja kerasnya ketika berlatih, Jorginho mulai mendapat kepercayaan oleh pelatih baru, Maurizio Sarri, yang menggantikan Rafael Benitez.<\/span><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJpUm90cTNSViIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di bawah asuhan Sarri, Jorginho menjelma jadi dirijen permainan Napoli yang tak tergantikan bersama Marek Hamsik dengan 35 pertandingan di musim 2015\/2016. Berkat catatan tersebut, pada 24 Maret 2016, Jorginho menjalani debut pertamanya bersama timnas Italia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maria Tereza pun nampaknya tak pernah membayangkan, bahwa anak kecil yang ia lahirkan 25 tahun lalu, kini telah berhasil mewujudkan mimpinya bermain untuk lini tengah timnas Italia bersama beberapa nama besar lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahun 2018, Jorginho memutuskan untuk menyudahi ceritanya bersama Napoli, saat Maurizio Sarri direkrut Roman Abramovich untuk menukangi Chelsea di musim 2018\/2019. Keputusan tersebut tidak mengejutkan Maria Tereza, mengingat Sarri adalah \u201corang penting\u201d dalam perjalanan karier anaknya sejauh ini. Lagi pula, sang pelatih memang membutuhkan kemampuan Jorginho sebagai otak dalam penerapan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSarriball\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di Stamford Bridge.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di musim pertamanya bersama Chelsea, Jorginho hampir tak pernah absen mengisi lini tengah Chelsea di <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Liga Primer Inggris<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, maupun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Liga Europa<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan torehan 48 laganya. Meskipun demikian, banyak orang yang menganggap angka tersebut didapat karena sang pemain merupakan anak emas dari Sarri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktanya? Jorginho merupakan salah satu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">regista <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terbaik yang pernah dimiliki Chelsea. Ia adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">deep-lying midfielder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang mempunyai daya juang tinggi serta visi bermain yang mumpuni.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sinar Redup Lucas Piazon, Sang Kaka Baru<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Musim lalu Jorginho mencatatkan 3.118 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">operan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, 372 sapuan, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan intersepsi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bagi Chelsea. Gelar <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Liga Europa <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">serta terpilih menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Europa League Squad of the Season<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> di musim 2018\/2019<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">menjadi bukti bahwa Jorginho masih layak memimpin rekan-rekannya pada musim ini meski tanpa Maurizio Sarri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Musim ini akan kembali menjadi musim yang penting bagi karier seorang Jorge Luiz Frello Filho. Tantangan dan keraguan kepada dirinya tentu akan kembali berdatangan. Namun, Jorginho akan selalu punya jawaban, yang berbentuk perjuangan. Karena bagi Jorginho \u201cperjuangan\u201d adalah satu-satunya kata yang ia pahami dan yang mengantarkannya meraih semua pencapaian hingga saat ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teruslah berjuang, Jorginho! Karena perjuanganmu tidak boleh berhenti!\u00a0<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>*Penulis adalah abdi negara yang cinta sepak bola Italia. Bisa ditemui di akun Twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/abietsaputra\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@abietsaputra<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJRTEUxaG82cCIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada musim ini, Mason Mount dan Tammy Abraham merupakan dua nama yang mencuat sebagai idola baru pendukung Chelsea di bawah asuhan Frank Lampard. Dari delapan pertandingan Liga Primer Inggris yang sudah dilalui, wajar bila fans menaruh harapan besar terhadap kedua nama tersebut. Delapan gol dari Tammy Abraham serta empat gol dari Mount, menjadi bukti betapa pentingnya kedua pemain tersebut bagi tim yang sedang menjalani hukuman larangan transfer musim ini. Namun, fans Chelsea nampaknya tidak boleh melewatkan satu nama lain yang selalu berjuang mengamankan tim ini dari gempuran tim lawan, serta memulai awal penyerangan. Seseorang yang mereka \u201cboo\u201d di beberapa laga awal musim ini, karena dianggap sebagai anak emas pelatih sebelumnya. &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Perjuangan Itu Bernama Jorginho&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":44154,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[2632,134,1503,122,598],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perjuangan Itu Bernama Jorginho | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pada musim ini, Mason Mount dan Tammy Abraham merupakan dua nama yang mencuat sebagai idola baru pendukung Chelsea di bawah asuhan Frank Lampard.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perjuangan Itu Bernama Jorginho | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pada musim ini, Mason Mount dan Tammy Abraham merupakan dua nama yang mencuat sebagai idola baru pendukung Chelsea di bawah asuhan Frank Lampard.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-10-07T04:55:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1173271788.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"683\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/\",\"name\":\"Perjuangan Itu Bernama Jorginho | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1173271788.jpg\",\"datePublished\":\"2019-10-07T04:55:40+00:00\",\"dateModified\":\"2019-10-07T04:55:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Pada musim ini, Mason Mount dan Tammy Abraham merupakan dua nama yang mencuat sebagai idola baru pendukung Chelsea di bawah asuhan Frank Lampard.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1173271788.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1173271788.jpg\",\"width\":1024,\"height\":683},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perjuangan Itu Bernama Jorginho\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perjuangan Itu Bernama Jorginho | Football Tribe Indonesia","description":"Pada musim ini, Mason Mount dan Tammy Abraham merupakan dua nama yang mencuat sebagai idola baru pendukung Chelsea di bawah asuhan Frank Lampard.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perjuangan Itu Bernama Jorginho | Football Tribe Indonesia","og_description":"Pada musim ini, Mason Mount dan Tammy Abraham merupakan dua nama yang mencuat sebagai idola baru pendukung Chelsea di bawah asuhan Frank Lampard.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-10-07T04:55:40+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":683,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1173271788.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/","name":"Perjuangan Itu Bernama Jorginho | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1173271788.jpg","datePublished":"2019-10-07T04:55:40+00:00","dateModified":"2019-10-07T04:55:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Pada musim ini, Mason Mount dan Tammy Abraham merupakan dua nama yang mencuat sebagai idola baru pendukung Chelsea di bawah asuhan Frank Lampard.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1173271788.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/10\/GettyImages-1173271788.jpg","width":1024,"height":683},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/10\/07\/perjuangan-bernama-jorginho\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perjuangan Itu Bernama Jorginho"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44153"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=44153"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44153\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":44155,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/44153\/revisions\/44155"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/44154"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=44153"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=44153"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=44153"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}