{"id":43789,"date":"2019-09-11T14:00:42","date_gmt":"2019-09-11T07:00:42","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=43789"},"modified":"2019-09-11T13:08:52","modified_gmt":"2019-09-11T06:08:52","slug":"dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/","title":{"rendered":"Dua Faktor Turunnya Performa Timnas Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil minor yang didapat timnas Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar, membuat wajah pencinta sepak bola Indonesia kian murung. Berbagai kritikan pedas dan cacian terlempar kepada seluruh staf dan pemain timnas Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak yang mendadak jadi \u2018pengamat sepak bola baru\u2019, yang tadinya tidak suka, bahkan tidak mengerti sepak bola sekalipun, mengomentari terkait kekalahan di dua pertandingan ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penilaian yang dimulai dari kesalahan strategi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, pergantian pemain<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, atau bahkan dari individual beberapa pemain, begitu terasa sampai ke telinga media sosial. Sampai kepada pengaturan liga <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pun<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> tak luput dari komentar pencinta sepak bola Tanah Air. Bahkan federasi (PSSI) pun menjadi sasaran. <em>That\u2019s right!<\/em> Semua tidak salah!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi saya akan mencoba melihat dari sisi keterampilan psiklogis pemain, dan hanya satu keterampilan psikologis yang dibahas, yakni \u201ckepercayaan terhadap tim yang dihubungkan kepada pelatih\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pembaca <\/span><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong><i>Football Tribe Indonesia <\/i><\/strong><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">pun pasti masih ingat ketika <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">momen<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> persiapan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Asian Games <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2018, sampai rampungnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">multievent<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tersebut, tepatnya di era kepelatihan Luis Milla Aspas. Seluruh pemain begitu antusias dan berharap banyak kepada pelatih yang pernah mengarsiteki Real Zaragoza dan timnas U-19 dan U-23 Spanyol ini.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/06\/indonesia-gagal-total\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Pertandingan Pertama, Indonesia Gagal Total di Dalam dan Luar Lapangan<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengalaman melatih tim LaLiga, Real Zaragoza, dan kesuksesan dalam menangani Spanyol U-21 yang berhasil menjuarai Piala Eropa U-21 di Denmark, seakan membuat pemain Indonesia begitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">respect<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, memiliki tingkat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gairah<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang tinggi, dan kepercayaannya kepada sang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">caretaker<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keberhasilan memadukan pemain top yang sudah tidak asing lagi d telinga kita, seperti David de Gea, Isco, Thiago Alcantara, dan Juan mata, menjadikan tambahan kepercayaan skuat timnas Indonesia terhadap sosok Milla.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pengalaman inilah yang diharapkan oleh sebagian besar pemain. Antusias, gairah, dan kepercayaan inilah yang ternyata berdampak positif pada peningkatan performa yang cenderung signifikan dalam setiap pertandingan, baik pada saat uji coba maupun pertandingan resmi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti dalam bukunya Bill Beswick yang berjudul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Focused For Soccer,<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dijelaskan bahwa kemenangan pada<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> s<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">epak bola didasarkan pada pondasi kepercayaan pemain dan tim (Beswick,2010: 44). Sementara itu melalui teori <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Reversal Theory<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, Robert S. Weinberg dan Daniel Gould dalam bukunya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Foundations of Sport and Exercise Psychology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (5<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">th<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">), menjelaskan bahwa hubungan kegairahan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> dalam tim dan penampilan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Teori ini menekankan bahwa interpretasi seorang pemain terhadap rangsangan (pelatih) adalah signifikan (Weinberg &amp; Gould, 2011: 90). Dengan kata lain, dapat diartikan bahwa tingkat antusias, gairah tinggi, dan kepercayaan kepada pelatih yang \u2018mungkin\u2019 dapat meningkatkan penampilan pada latihan dan pertandingan.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/beda-pertandingan-beda-penanganan-keamanan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Beda Pertandingan, Beda Penanganan Keamanan<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun di era kepelatihan Luis Milla gagal memenuhi target dari federasi, yaitu gelaran <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">SEA Games <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2017 dan Asian Games <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2018, namun dalam segi permainan, penampilan Indonesia memiliki keterpaduan antarpemain yang signifikan, sehingga terlihat seperti memiliki filosofi permainan tersendiri, yang membuat pencinta sepak bola Indonesia merasa bangga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Performa dalam lapangan yang seakan aplikasi dari filosofi sepak bola Indonesia, yang ada dalam buku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Kurikulum Pembinaan Sepakbola Indonesia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, susunan Danurwindo, dkk., inilah yang menjadi harapan besar bagi masyarakat akan kebangkitan sepak bola Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tetapi kebanggaan tersebut tidak berlangsung lama. Pasalnya, pascagelaran <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Asian Games <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">2018 kian beredar informasi terkait masa depan kepelatihan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">coach<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Milla. Puncaknya pada perdebatan simpang siurnya jabatan pelatih timnas Indonesia antara melanjutkan kontrak dengan Milla atau menghentikannya, kian merebah di berbagai media.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun demikian beberapa pemain menunjukkan harapan untuk tetap dilatih oleh mantan pemain Valencia dan Real Madrid tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dikutip dalam laman <em>CNN Indonesia<\/em>, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">kapten<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> timnas Andritany Ardhiyasa\u00a0 mengungkapkan bahwa \u201csaya sebagai pemain senior, bukan maksud saya untuk cari perhatian, tapi saya berharap kepada siapa pun pengambil keputusan nanti, saya harap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">coach<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Milla dipertahankan. Karena sepak bola sebelumnya dan sekarang terlihat jelas ada peningkatannya,\u201d ucap Andritany.\u00a0<\/span><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJ1c2RYN2V5NiIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIiLCJhZHMiOiJwb3N0LXJvbGwifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Senada dengan rekannya, Evan Dimas pun mengungkapkan \u201ckalau saya pribadi, (masih) ingin sama Luis Milla. Dia pelatih yang bagus, tapi semua terserah PSSI.\u201d\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan pemain <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rising star<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dimiliki Persebaya Surabaya mengungkapkan alasannya mengapa Luis Milla masih layak menakhodai Timnas Indonesia. \u201cSaya senang saja dengan <em>c<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">oach<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Milla, dia orangnya disiplin dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">respect<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> kepada pemain. Saya harap juga dia bertahan,\u201d ucap Irfan Jaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun akhirnya federasi tidak mempertahankan Luis Milla Aspas sebagai juru taktik timnas Indonesia. Entah apa yang menjadi sebab, yang jelas Indonesia (pernah) dilatih oleh pelatih berlisensi<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0UEFA Pro ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu bagaimana dengan timnas Indonesia sekarang?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya tidak sedang dalam wilayah membandingkan antara kedua pelatih. Saya menganalisis dan berasumsi bahwa, yang menjadi bagian dalam keterampilan psikologis pemain, yaitu kurangnya \u201cgairah\u201d dan \u201cantusias\u201d, sehingga berimbas pada kurangnya kepercayaan pemain terhadap pelatih, menjadi salah satu faktor kegagalan dalam mencapai performa optimalnya.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/04\/dua-tahun-setelah-catur-yuliantono-meninggal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Dua Tahun Setelah Catur Yuliantono Meninggal<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sejak ditetapkannya Simon McMenemy oleh federasi sebagai pelatih timnas Indonesia pada 20 Desember 2018, gairah dan antusias yang berimbas pada kepercayaan ke pelatih kurang terlihat pada diri pemain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah barang tentu seluruh pemain bersikap profesional dan percaya terhadap kualitas sang pelatih yang berlisensi<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">A AFC ini, tapi dari sisi antusias dan gairah, terlihat lebih menonjol ketika ditetapkan Luis Milla sebagai arsitek timnas. Akibatnya adalah kepercayaan tim terhadap sang pelatih terlihat berkurang, ujungnya tingkat \u2018efikasi diri\u2019 setiap pemain tidak maksimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepak bola yang merupakan olahraga tim, tentunya lebih mengandalkan kerja sama tim, harmonisitas, dan saling bersinergi di antara pemain dan pelatih untuk mencapai hasil yang optimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Britton W. Brewer dalam bukunya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Sport Psychology<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menjelaskan bahwa kekompakan atau keterpaduan sebuah tim dipengaruhi oleh beberapa faktor, yang di antaranya faktor individu, faktor kepemimpinan, faktor lingkungan, dan faktor tim itu sendiri (Brewer, 2009: 68).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut teori tersebut, saya berasumsi bahwa faktor individu (pemain) dan faktor kepemimpinan (pelatih) inilah yang kurang memiliki keterpaduan. Faktor kepemimpinan menjadi salah satu faktor dalam meningkatkan performa individualnya, yang nantinya bersambung kepada kepercayaan kepada seorang pemimpin (pelatih) dan dalam perkembangannya muncul sikap gairah dan antusias.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gairah dan antusias ini merupakan aktualisasi dari kepercayaan pada sebuah tim, sehingga mencapai kohesivitas tim yang lebih optimal. Hasil dari kohesivitas tim ini akan terlihat dalam sebuah penampilan di lapangan dengan keterpaduan antarpemain yang menonjol.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/04\/semangkuk-tom-yam-dari-filipina\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Semangkuk Tom Yam dari Filipina<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedua pelatih mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, sampai saat ini masyarakat Indonesia seperti belum \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">move on<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d dengan hasil performa yang telah ditunjukkan dari kinerja Luis Milla.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak relevan rasanya jika menghukum dengan menilai dari hasil dua pertandingan ini, karena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">coach<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Simon \u2018mungkin\u2019 masih belum menemukan komposisi terbaiknya. Belum genap satu tahun dalam menangani Indonesia, saya kira masih banyak waktu dan peluang untuk memperbaikinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita semua tentu berharap, Indonesia dapat berbicara banyak pada setiap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">ajang<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> internasional. Perlu dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan mimpi pencinta sepak bola Indonesia ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga seluruh pelaku sepak bola Indonesia lebih profesional dan dewasa menghadapi perkembangan dari segala bidang di era <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">modern<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> ini, agar kita tidak selalu tertinggal dari negara-negara \u2018satu rumpun\u2019 (tetangga) dan negara-negara maju lainnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><em>*Penulis merupakan pelatih futsal berlisensi level 1 Nasional, dan pernah menjadi tim peneliti atlet Asian Games 2018 khususnya cabang olahraga sepak bola. Bisa ditemui di akun Twitter <\/em><a href=\"https:\/\/twitter.com\/FaizalIRobani\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><em>@<\/em><em>faizalIRobani<\/em><\/a><\/strong><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJrUG5EM3kwayIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIiLCJhZHMiOiJwb3N0LXJvbGwifQ==\"><\/div>\n<p><script type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hasil minor yang didapat timnas Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar, membuat wajah pencinta sepak bola Indonesia kian murung. Berbagai kritikan pedas dan cacian terlempar kepada seluruh staf dan pemain timnas Indonesia. Banyak yang mendadak jadi \u2018pengamat sepak bola baru\u2019, yang tadinya tidak suka, bahkan tidak mengerti sepak bola sekalipun, mengomentari terkait kekalahan di dua pertandingan ini. Penilaian yang dimulai dari kesalahan strategi, pergantian pemain, atau bahkan dari individual beberapa pemain, begitu terasa sampai ke telinga media sosial. Sampai kepada pengaturan liga pun tak luput dari komentar pencinta sepak bola Tanah Air. Bahkan federasi (PSSI) pun menjadi sasaran. That\u2019s right! Semua tidak salah! Tetapi saya akan mencoba melihat dari &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Dua Faktor Turunnya Performa Timnas Indonesia&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":43793,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[3960,3958,3955,3954,122,598,299],"class_list":["post-43789","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-kualifikasi-piala-asia-2023","tag-kualifikasi-piala-dunia-2022","tag-piala-asia-2023","tag-piala-dunia-2022","tag-slider","tag-suara-pembaca","tag-timnas-indonesia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dua Faktor Turunnya Performa Timnas Indonesia | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Hasil minor yang didapat timnas Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar, membuat wajah pencinta sepak bola Indonesia kian murung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dua Faktor Turunnya Performa Timnas Indonesia | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Hasil minor yang didapat timnas Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar, membuat wajah pencinta sepak bola Indonesia kian murung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-09-11T07:00:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/09\/Timnas-Indonesia-2019.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/09\\\/11\\\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/09\\\/11\\\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Dua Faktor Turunnya Performa Timnas Indonesia\",\"datePublished\":\"2019-09-11T07:00:42+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/09\\\/11\\\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\\\/\"},\"wordCount\":1104,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/09\\\/11\\\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/09\\\/Timnas-Indonesia-2019.jpg\",\"keywords\":[\"Kualifikasi Piala Asia 2023\",\"Kualifikasi Piala Dunia 2022\",\"Piala Asia 2023\",\"Piala Dunia 2022\",\"Slider\",\"Suara Pembaca\",\"Timnas Indonesia\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/09\\\/11\\\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/09\\\/11\\\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\\\/\",\"name\":\"Dua Faktor Turunnya Performa Timnas Indonesia | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/09\\\/11\\\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/09\\\/11\\\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/09\\\/Timnas-Indonesia-2019.jpg\",\"datePublished\":\"2019-09-11T07:00:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Hasil minor yang didapat timnas Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar, membuat wajah pencinta sepak bola Indonesia kian murung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/09\\\/11\\\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/09\\\/11\\\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/09\\\/11\\\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/09\\\/Timnas-Indonesia-2019.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/09\\\/Timnas-Indonesia-2019.jpg\",\"width\":1800,\"height\":1200,\"caption\":\"Timnas Indonesia\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/09\\\/11\\\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dua Faktor Turunnya Performa Timnas Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dua Faktor Turunnya Performa Timnas Indonesia | Football Tribe Indonesia","description":"Hasil minor yang didapat timnas Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar, membuat wajah pencinta sepak bola Indonesia kian murung.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dua Faktor Turunnya Performa Timnas Indonesia | Football Tribe Indonesia","og_description":"Hasil minor yang didapat timnas Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar, membuat wajah pencinta sepak bola Indonesia kian murung.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-09-11T07:00:42+00:00","og_image":[{"width":1800,"height":1200,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/09\/Timnas-Indonesia-2019.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Dua Faktor Turunnya Performa Timnas Indonesia","datePublished":"2019-09-11T07:00:42+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/"},"wordCount":1104,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/09\/Timnas-Indonesia-2019.jpg","keywords":["Kualifikasi Piala Asia 2023","Kualifikasi Piala Dunia 2022","Piala Asia 2023","Piala Dunia 2022","Slider","Suara Pembaca","Timnas Indonesia"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/","name":"Dua Faktor Turunnya Performa Timnas Indonesia | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/09\/Timnas-Indonesia-2019.jpg","datePublished":"2019-09-11T07:00:42+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Hasil minor yang didapat timnas Indonesia pada kualifikasi Piala Dunia 2022 Qatar, membuat wajah pencinta sepak bola Indonesia kian murung.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/09\/Timnas-Indonesia-2019.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/09\/Timnas-Indonesia-2019.jpg","width":1800,"height":1200,"caption":"Timnas Indonesia"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/09\/11\/dua-faktor-penurunan-timnas-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dua Faktor Turunnya Performa Timnas Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43789","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43789"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43789\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43794,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43789\/revisions\/43794"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43793"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43789"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43789"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43789"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}