{"id":43625,"date":"2019-08-28T12:00:18","date_gmt":"2019-08-28T05:00:18","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=43625"},"modified":"2019-08-28T07:22:27","modified_gmt":"2019-08-28T00:22:27","slug":"lucas-piazon-kaka-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/","title":{"rendered":"Sinar Redup Lucas Piazon, Sang Kaka Baru"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ricardo Kaka adalah sosok pesepakbola yang melegenda di tanah Brasil. Sudah meraih berbagai trofi baik level individu atau level klub, bermain di berbagai klub raksasa di Benua Biru, hingga sering memperkuat tim nasional Brasil di berbagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">event <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">internasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka tak heran banyak anak-anak Brasil mulai dari pusat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">real estate <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di ibu kota Brasilia hingga sudut-sudut sempit <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">favela <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Rio de Janeiro, mengidolai dia dan ingin mengikuti jejaknya. Dari berkarier dan meraih trofi di klub-klub ternama, hingga memakai seragam biru kuning kebanggaan Selecao.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin hal itulah yang dirasakan oleh salah satu anak kecil asal Sao Paulo, Lucas Piazon, yang menyaksikan Kaka sedang berada di puncak permainannya dengan seragam AC Milan dan timnas Brasil, baik melalui kotak televisi ataupun secara langsung di tribun stadion.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita bisa membayangkan rasa kagum yang tergambar di wajahnya saat melihat sang idola bermain-main dengan bola di kakinya dan menerobos pertahanan lawan, hingga akhirnya mencetak gol indah. Piazon muda pun memutuskan untuk hidup dengan bermain\u00a0 sepak bola seperti Kaka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Piazon mulai belajar sepak bola di akademi Coritiba, lalu pindah ke akademi Atletico Paranese. Kemudian Sao Paulo, klub yang berasal dari kota kelahiran Piazon, memutuskan merekrutnya. Selama bermain bersama tim muda <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Tricolor<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (julukan Sao Paolo), anak dari pasangan Antonio Carlos dan Marizabel Domingues ini harum namanya hingga seantero negeri, karena memiliki prospek menjanjikan hingga dipanggil tim nasional Brasil U-15.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/02\/noda-pekat-sepak-bola-brasil\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Noda Pekat Sepak Bola Brasil dan Komparasi dengan Indonesia<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak pihak meyakini sang pemuda sebagai \u2018reinkarnasi\u2019 Ricardo Kaka. Selain dari kemampuan yang bisa bermain sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">playmaker<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan dibekali visi bermain yang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">apik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, mereka berdua sama-sama pernah berlatih di akademi Sao Paulo, salah satu akademi sepak bola terbaik di Brasil yang menempa pemain-pemain terbaik Negeri Samba seperti Marcos Cafu, Julio Baptista, dan Casemiro.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, similaritas dari mereka berdua, meskipun tidak secara langsung berhubungan dengan sepak bola, adalah berbeda dari kebanyakan pesepak bola Brasil yang masa kecilnya hidup di bawah garis kemiskinan dan melatih kemampuan mereka di sepak bola jalanan yang keras. Baik Kaka dan Piazon berasal dari keluarga mapan dengan finansial yang berkecukupan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Piazon pun belajar sepak bola melalui futsal pada awalnya. Dari latar belakang, belajar sepak bola di akademi yang sama, hingga gaya bermain yang mirip, membuat publik Brasil tentu menaruh harapan di pundak Piazon agar bisa menggantikan peran sang legenda di timnas dan membawa Brasil meraih gelar Piala Dunia setelah terakhir kali pada tahun 2002.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja dengan prospek seperti itu dia mulai diincar oleh beberapa klub papan atas Eropa, hingga akhirnya sang pemain memutuskan berlabuh ke Chelsea dengan biaya transfer senilai 7,5 juta euro. Sebuah angka yang tidak murah untuk seorang pemain muda yang belum genap berumur 20 tahun dan belum pernah bermain untuk tim senior sekalipun.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/13\/chelsea-lampard-jejak-legenda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Chelsea, Lampard, dan Jejak Para Legenda di Kursi Pelatih<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu saja dengan transfer ini para pendukung <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Blues <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berharap bahwa Piazon muda bisa memimpin lini tengah Chelsea ke depannya, menggantikan para pemain seperti Frank Lampard dan lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah kurang lebih semusim menghabiskan waktu di akademi Chelsea dan hanya bermain sekali di tim utama, pihak klub memutuskan untuk meminjamkan Piazon ke klub Spanyol, Malaga, pada awal tahun 2013. Meskipun bersama Malaga ia berhasil melaju ke babak perempat-final Liga Champions sebelum disingkirkan secara dramatis oleh Borussia Dortmund, Piazon hanya tampil sebanyak 9 kali sebagai pemain pengganti dari total 14 kali penampilan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu Piazon dipinjamkan lagi ke Vitesse Arnhem pada musim 2013\/2014 yang merupakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cfeeder club\u201d <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dari Chelsea. Banyak dari pemain muda Chelsea yang disekolahkan di sana demi mendapatkan jam terbang dan karena atmosfer klub Vitesse dan Liga Belanda yang ramah terhadap pemain muda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain Piazon, Matt Miazga, Bertrand Traore, dan Dominic Solanke adalah beberapa pemain (juga mantan) yang pernah bermain di klub asal Arnhem tersebut. Bersama klub Belanda tersebut Piazon tampil sebanyak 31 kali, mencetak 11 gol dan 8 asis, sekaligus mengantar Vitesse meraih posisi ke-enam pada musim tersebut.<\/span><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJ0ZmdCa0ZycCIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIiLCJhZHMiOiJwb3N0LXJvbGwifQ==\"><\/div>\n<p><script async type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><br \/>\n<span style=\"font-weight: 400;\">Namun penampilan apiknya selama di Belanda tidak berhasil meyakinkan manajemen Chelsea untuk membuat Piazon bergabung kembali bersama tim utama. Berkali-kali dia dipinjamkan, berkali-kali ia harus rela berpindah liga dan negara, dan berkali-kali pula ia harus berusaha lagi beradaptasi dengan lingkungan, bahasa, maupun gaya permainan yang baru dan berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eitrancht Frankrut (Jerman), Reading (Inggris), Fulham (Inggris), dan Chievo Verona (Italia) adalah tim-tim yang Piazon (terpaksa) harus bergabung karena persaingan di skuat Chelsea yang sudah sesak dan selalu dihuni pemain bintang dan dalam usia emas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pemain muda, dipinjamkan ke klub lain memang adalah salah satu jalan untuk meningkatkan kemampuan maupun mental, dengan cara bermain di kompetisi senior lebih sering atau yang biasa disebut dengan jam terbang. Sesuatu yang tidak bisa didapatkan di tim induk atau asal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun jika sang pemain terlalu sering dipinjamkan ke klub lain bahkan tiap musim berganti tim dan liga, maka itu akan berpengaruh ke psikis dan kepercayaan diri pemain yang merasa bahwa tim asalnya tidak mempercayai dirinya, sehingga ketika suatu saat kembali ke tim asal, sering kali pemain tersebut menjadi tidak percaya pada kemampuannya dan terpinggirkan.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/08\/enam-pinjaman-terbaik-epl\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Menerka Masa Depan 6 Pemain Pinjaman Terbaik di EPL 2018\/2019<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan kemampuan pemain mungkin akan tidak sama seperti dulu (kemungkinan besar mengalami penurunan) jika terus-terusan dipinjamkan ke tim lain yang berbeda-beda, karena satu tim dengan tim yang lain memiliki lingkungan maupun taktik yang berbeda, sehingga para pemain harus beradaptasi dengan cepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan rahasia lagi jika Chelsea dikenal sebagai klub yang tidak ramah terhadap dengan pemain muda. Demi meraih prestasi dalam waktu singkat, klub asal London tersebut rela berinvestasi besar dengan membeli pemain-pemain bintang yang bisa memberi dampak instan, yang tentu saja berpengaruh terhadap pemain mudanya yang rela terpinggirkan dan dipinjamkan ke klub lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, Chelsea sendiri dikenal sebagai klub yang memiliki sistem pengembangan dan perekrutan bibit-bibit pemain muda yang termasuk nomor satu di dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hingga saat ini, setelah kuraang lebih\u00a0 9 tahun perantaunnya ke tanah Britania, Lucas Piazon masih belum mendapat kepercayaan Chelsea meskipun pelatih Chelsea datang silih berganti. Mulai Roberto Di Matteo, Rafael Benitez, Jose Mourinho, Guus Hiddink, dan Antonio Conte, meminggirkan pemain yang saat ini berusia 25 tahun tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di musim ini, saat pemain sentral mereka, Eden Hazard, pindah ke Real Madrid, Frank Lampard lebih percaya kepada pemain-pemain seperti Mason Mount dan Christian Pulisic, yang lebih muda dari Piazon. Bahkan di saat Chelsea terkena hukuman dilarang berkecimpung di bursa transfer dengan merekrut pemain per musim 2019\/2020, kondisi ini seharusnya bisa menjadi kesempatan bagus bagi Piazon, karena saat itu tenaganya masih bisa dibutuhkan untuk kedalaman skuat.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/17\/sepak-bola-hazard\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sepak Bola Menyenangkan ala Eden Hazard<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu sebuah skenario yang tragis. Di saat pemain-pemain yang satu generasi seperti Neymar, Alex Sandro, dan Casemiro berada di fase emas dengan bermain secara konsisten di klub papan atas Eropa, Lucas Piazon harus rela duduk di rumahnya melihat pemain-pemain Chelsea berlari demi meraih kemenangan di kompetisi yang dianggap <u>glamor <\/u><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">di dunia, saat namanya justru tidak masuk di daftar pemain cadangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan pemain-pemain tersebut mendapat panggilan negara bersama timnas Brasil untuk tampil di ajang akbar internasional seperti Piala Dunia dan Copa America. Sesuatu yang diimpikan oleh setiap pesepak bola Brasil termasuk Piazon, untuk bisa bertanding dengan seragam biru-kuning di badan dan menorehkan nama mereka dengan prestasi bersama para legenda seperti Ronaldo, Nelson Dida, dan Pele.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini sang Kaka baru, bersama pesepak bola Brasil lain yang dianggap memiliki prospek cerah namun akhirnya menghilang seperti Ganso ataupun Anderson, sudah dilupakan oleh orang-orang bahkan oleh pendukung Chelsea dan rakyat Brasil sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tenggelam di bawah bayang-bayang pemain-pemain Chelsea dan para pemain Samba lain yang lebih menjanjikan. Jalan Piazon yang dulu terang benderang dan lurus, berganti menjadi terjal dan diselimuti kegelapan. Namun di setiap kegelapan tentu ada cahaya terang meskipun hanya setitik saja. Semoga.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><b>*Penulis adalah seorang desainer grafis asal Yogyakarta. Bisa dihubungi di akun Twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/pradipta_ale\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@pradipta_ale<\/a> dan Instagram <a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/pradiptale\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@pradiptale<\/a> untuk melihat karya.<\/b><\/em><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJ4dFV2ak9ZdiIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIiLCJhZHMiOiJwb3N0LXJvbGwifQ==\"><\/div>\n<p><script async type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ricardo Kaka adalah sosok pesepakbola yang melegenda di tanah Brasil. Sudah meraih berbagai trofi baik level individu atau level klub, bermain di berbagai klub raksasa di Benua Biru, hingga sering memperkuat tim nasional Brasil di berbagai event internasional. Maka tak heran banyak anak-anak Brasil mulai dari pusat real estate di ibu kota Brasilia hingga sudut-sudut sempit favela Rio de Janeiro, mengidolai dia dan ingin mengikuti jejaknya. Dari berkarier dan meraih trofi di klub-klub ternama, hingga memakai seragam biru kuning kebanggaan Selecao.\u00a0 Mungkin hal itulah yang dirasakan oleh salah satu anak kecil asal Sao Paulo, Lucas Piazon, yang menyaksikan Kaka sedang berada di puncak permainannya dengan seragam AC Milan dan timnas &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Sinar Redup Lucas Piazon, Sang Kaka Baru&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":43627,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[2632,134,939,3951,122,598],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Sinar Redup Lucas Piazon, Sang Kaka Baru | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ricardo Kaka adalah sosok pesepakbola yang melegenda di tanah Brasil. Sudah meraih berbagai trofi baik level individu atau level klub, bermain di berbagai klub raksasa di Benua Biru\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sinar Redup Lucas Piazon, Sang Kaka Baru | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ricardo Kaka adalah sosok pesepakbola yang melegenda di tanah Brasil. Sudah meraih berbagai trofi baik level individu atau level klub, bermain di berbagai klub raksasa di Benua Biru\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-28T05:00:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-08-28T00:22:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Lucas-Piazon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/\",\"name\":\"Sinar Redup Lucas Piazon, Sang Kaka Baru | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Lucas-Piazon.jpg\",\"datePublished\":\"2019-08-28T05:00:18+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-28T00:22:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Ricardo Kaka adalah sosok pesepakbola yang melegenda di tanah Brasil. Sudah meraih berbagai trofi baik level individu atau level klub, bermain di berbagai klub raksasa di Benua Biru\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Lucas-Piazon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Lucas-Piazon.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sinar Redup Lucas Piazon, Sang Kaka Baru\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sinar Redup Lucas Piazon, Sang Kaka Baru | Football Tribe Indonesia","description":"Ricardo Kaka adalah sosok pesepakbola yang melegenda di tanah Brasil. Sudah meraih berbagai trofi baik level individu atau level klub, bermain di berbagai klub raksasa di Benua Biru","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sinar Redup Lucas Piazon, Sang Kaka Baru | Football Tribe Indonesia","og_description":"Ricardo Kaka adalah sosok pesepakbola yang melegenda di tanah Brasil. Sudah meraih berbagai trofi baik level individu atau level klub, bermain di berbagai klub raksasa di Benua Biru","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-08-28T05:00:18+00:00","article_modified_time":"2019-08-28T00:22:27+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Lucas-Piazon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/","name":"Sinar Redup Lucas Piazon, Sang Kaka Baru | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Lucas-Piazon.jpg","datePublished":"2019-08-28T05:00:18+00:00","dateModified":"2019-08-28T00:22:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Ricardo Kaka adalah sosok pesepakbola yang melegenda di tanah Brasil. Sudah meraih berbagai trofi baik level individu atau level klub, bermain di berbagai klub raksasa di Benua Biru","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Lucas-Piazon.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Lucas-Piazon.jpg","width":1200,"height":674},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/28\/lucas-piazon-kaka-baru\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sinar Redup Lucas Piazon, Sang Kaka Baru"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43625"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43625"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43625\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43628,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43625\/revisions\/43628"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43627"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43625"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43625"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43625"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}