{"id":43612,"date":"2019-08-26T23:55:03","date_gmt":"2019-08-26T16:55:03","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=43612"},"modified":"2019-08-27T00:15:25","modified_gmt":"2019-08-26T17:15:25","slug":"bertahan-dengan-menyerang-sheffield","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/","title":{"rendered":"Bertahan dengan Menyerang Seperti Sheffield United"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika membicarakan Divisi Championship musim 2018\/2019 lalu, semua mata akan tertuju pada satu orang; Marcelo Bielsa, si gila dari Argentina yang secara mengejutkan, menangani tim sekelas Leeds United. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Orang-orang berbondong-bondong membicarakan Bielsa dan seakan-akan tak mau luput ketinggalan aksinya dan anak asuhnya di Leeds kala bertanding.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di saat semua perhatian tertuju pada Bielsa, mata Bielsa justru tertuju pada Chris Wilder, rivalnya di Championship, yang dianggapnya sebagai orang yang melahirkan inovasi baru pada perkembangan taktik sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cManajer Sheffield United (Wilder) adalah seseorang dengan ide-ide yang baru. Tidak banyak orang dengan ide-ide semacam itu,\u201d tutur Bielsa dikutip dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Telegraph<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMereka punya gaya bermainnya sendiri. Mereka setia dengan gaya mereka sepanjang musim dan setiap pemain memberikan yang terbaik. Mereka adalah tim di mana aku belajar banyak darinya,\u201d tambahnya<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pujian itu memang bukan mengada-ada, dan bukan tanpa alasan pula Sheffield mampu kembali ke Liga Primer Inggris dari League One \u2013kasta ketiga liga Inggris\u2013 hanya dalam jangka 3 tahun. Wilder membawa inovasi yang baru dalam dunia taktik sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/yang-tersisa-di-carrow-road\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Yang Tersisa di Carrow Road<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bermain dengan pola dasar 3-5-2 dan terkadang 3-4-1-2, Sheffield mampu menarik perhatian pencinta sepak bola dengan sistemnya yang tidak biasa, yaitu membuat bek tengah pada kedua sisi mereka melakukan <em>overlap<\/em>. Strategi ini dilakukan agar menciptakan <em>overload<\/em> pemain di sektor sayap.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, Sheffield United juga tidak gegabah dalam melakukan aksinya. Bek tengah pada kedua sisi mereka tidak serta-merta melakukan <em>overlap<\/em> secara bersamaan ketika dalam posisi menyerang, sebab jika kedua bek menyerang secara bersamaan, akan sangat rentan terkena serangan balik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika bola bergulir di kiri pertahanan lawan, maka Chris Basham, bek tengah-kanan Sheffield,\u00a0 akan melesat ke depan membantu penyerangan. Begitu juga sebaliknya, jika bola berada di kanan pertahanan lawan, tugas O\u2019Connell yang melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">overlap<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Maka ada dua bek yang berada di pertahanan serta dua gelandang yang bersiap mengantisipasi jika ada serangan balik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Chris Wilder, dengan tangan dinginnya mampu mementaskan Sheffield dari keterputukan dan mengembalikan Sheffield menuju kasta teratas Liga Inggris hanya dalam jangka waktu tiga tahun sejak terdegradasi pada tahun 2006.<\/span><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJsQTcwTGpteiIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIiLCJhZHMiOiJwb3N0LXJvbGwifQ==\"><\/div>\n<p><script async type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebuah capaian yang luar biasa mengingat setelah 12 tahun lamanya <em>The Blades<\/em>, julukan Sheffield United, lebih sering berkutat di divisi League One dan sesekali naik ke Championship hanya sekadar numpang lewat untuk kemudian kembali terdegradasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keadaan tersebut pula yang membuat <em>fans<\/em> Sheffield menjadi mawas diri. Mereka tak berharap banyak dari tim kesayangannya dan mencoba untuk merendahkan ekspektasinya jauh ke titik nadir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mereka barangkali berpikir hanya dengan melihat Sheffield United bermain saja sudah lebih dari cukup. Harapan untuk kembali bermain di Liga Primer Inggris barangkali adalah mimpi yang terlampau muluk bagi mereka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, kedatangan Wilder mengubah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mindset<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> inferior itu. Kedatangan seorang pelatih yang juga seorang pendukung <em>The Blades<\/em> ini sekaligus membawa pengharapan-pengharapan yang sebelumnya tak pernah terpikirkan oleh para pendukung klub tertua di Liga Inggris ini.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/24\/nick-culkin-dan-rekor-abadinya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Nick Culkin dan Rekor Abadinya<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Fans<\/em> mulai berdatangan memenuhi stadion dan mendukung dengan yel-yel serta nyanyian-nyanyian dengan lantang. Para pemain mulai bermain dengan gairah ingin menang dan menang. Wilder mampu menembus batas-batas ketidakmungkinan itu dan membuktikan bahwa tak ada yang tak mungkin. Apa lagi dalam sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Strategi dan taktik yang unik bukanlah satu-satunya yang ia bawa dalam masa kepelatihannya di Sheffield. Sebagai seseorang yang lahir dan tumbuh sebagai suporter <em>The Blades<\/em>, ia pasti sangat paham bagaimana rasanya menjadi pendukung Sheffield. Ia mencoba merekatkan kembali hubungan antarsuporter dan klub yang ia rasa telah lama hilang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cKetika aku kembali ke klub ini, koneksi antara suporter dan para pemain berada pada titik terendah sepanjang masa. Tidak ada koneksi sama sekali,\u201d ungkap pria berumur 51 tahun ini dikutip dari <em>S<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ky Sport<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cItu adalah masalah terbesar yang harus saya hadapi dan saya mencoba menghubungkan kembali tiap-tiap bagian penting di dalam sepak bola: suporter dan para pemain,\u201d imbuhnya.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/terpaksa-berpisah-seperti-minke-annelies\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Mereka yang Terpaksa Berpisah Seperti Minke dan Annelies<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membangun hubungan yang baik antar <em>fans<\/em> dan para pemain merupakan hal yang penting bagi Wilder. Sebab dengan adanya hubungan yang baik itu, maka akan menciptakan lingkungan yang positif serta dapat membangun kepercayaan satu sama lain. Kedekatannya dengan fans juga lah yang\u00a0 membuat Wilder dicintai oleh publik <em>The Blades<\/em> dan menjadi ikon klub.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat ini sangat mudah untuk mengatakan bahwa Sheffield adalah calon penghuni tiga terbawah klasemen Liga Primer Inggris. Chris Wilder pun tidak menyangkal pernyataan itu. Liga Primer Inggris berada di\u00a0 level yang berbeda dengan Championship dan League One, dan untuk bertahan di level tertinggi ini, akan sangat sulit bagi skuat Sheffield.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun kesempatan untuk sintas <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">juga masih sangat terbuka lebar. Dalam tiga pertandingan awal, Sheffield meraih hasil yang cukup positif dengan meraup 4 poin. Hasil dari satu kemenangan, satu kekalahan, dan satu imbang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sangat menarik untuk melihat bagaimana Chris Wilder dan pasukannya mengarungi Liga Primer Inggrus musim ini. Dengan pendekatan taktik yang terbilang tak biasa ini serta mulai terjalinnya hubungan harmonis antarsuporter dan para pemain, apakah mereka bisa bertahan di rimba Liga Primer Inggris yang kejam? Atau malah terjerembab ke dasar klasemen seperti yang para analis sepak bola ramalkan?<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>*Penulis adalah pencinta sepak bola pragmatis. Bisa ditemui di akun Twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/ABarezilla\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@ABarezilla<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJoUkZXTGQwdiIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIiLCJhZHMiOiJwb3N0LXJvbGwifQ==\"><\/div>\n<p><script async type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika membicarakan Divisi Championship musim 2018\/2019 lalu, semua mata akan tertuju pada satu orang; Marcelo Bielsa, si gila dari Argentina yang secara mengejutkan, menangani tim sekelas Leeds United. Orang-orang berbondong-bondong membicarakan Bielsa dan seakan-akan tak mau luput ketinggalan aksinya dan anak asuhnya di Leeds kala bertanding. Di saat semua perhatian tertuju pada Bielsa, mata Bielsa justru tertuju pada Chris Wilder, rivalnya di Championship, yang dianggapnya sebagai orang yang melahirkan inovasi baru pada perkembangan taktik sepak bola. \u201cManajer Sheffield United (Wilder) adalah seseorang dengan ide-ide yang baru. Tidak banyak orang dengan ide-ide semacam itu,\u201d tutur Bielsa dikutip dari Telegraph. \u201cMereka punya gaya bermainnya sendiri. Mereka setia dengan gaya mereka sepanjang musim &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Bertahan dengan Menyerang Seperti Sheffield United&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":43613,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[778,128,3949,598],"class_list":["post-43612","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-liga-inggris","tag-liga-primer-inggris","tag-sheffield-united","tag-suara-pembaca"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bertahan dengan Menyerang Seperti Sheffield United | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketika membicarakan Divisi Championship musim 2018\/2019 lalu, semua mata akan tertuju pada satu orang; Marcelo Bielsa, si gila dari Argentina yang secara mengejutkan, menangani tim sekelas Leeds United.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bertahan dengan Menyerang Seperti Sheffield United | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketika membicarakan Divisi Championship musim 2018\/2019 lalu, semua mata akan tertuju pada satu orang; Marcelo Bielsa, si gila dari Argentina yang secara mengejutkan, menangani tim sekelas Leeds United.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-26T16:55:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-08-26T17:15:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Bramall-Lane-Sheffield-United.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/08\\\/26\\\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/08\\\/26\\\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Bertahan dengan Menyerang Seperti Sheffield United\",\"datePublished\":\"2019-08-26T16:55:03+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-26T17:15:25+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/08\\\/26\\\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\\\/\"},\"wordCount\":835,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/08\\\/26\\\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/08\\\/Bramall-Lane-Sheffield-United.jpg\",\"keywords\":[\"Liga Inggris\",\"Liga Primer Inggris\",\"Sheffield United\",\"Suara Pembaca\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/08\\\/26\\\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/08\\\/26\\\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\\\/\",\"name\":\"Bertahan dengan Menyerang Seperti Sheffield United | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/08\\\/26\\\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/08\\\/26\\\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/08\\\/Bramall-Lane-Sheffield-United.jpg\",\"datePublished\":\"2019-08-26T16:55:03+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-26T17:15:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Ketika membicarakan Divisi Championship musim 2018\\\/2019 lalu, semua mata akan tertuju pada satu orang; Marcelo Bielsa, si gila dari Argentina yang secara mengejutkan, menangani tim sekelas Leeds United.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/08\\\/26\\\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/08\\\/26\\\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/08\\\/26\\\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/08\\\/Bramall-Lane-Sheffield-United.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/08\\\/Bramall-Lane-Sheffield-United.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/08\\\/26\\\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bertahan dengan Menyerang Seperti Sheffield United\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bertahan dengan Menyerang Seperti Sheffield United | Football Tribe Indonesia","description":"Ketika membicarakan Divisi Championship musim 2018\/2019 lalu, semua mata akan tertuju pada satu orang; Marcelo Bielsa, si gila dari Argentina yang secara mengejutkan, menangani tim sekelas Leeds United.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bertahan dengan Menyerang Seperti Sheffield United | Football Tribe Indonesia","og_description":"Ketika membicarakan Divisi Championship musim 2018\/2019 lalu, semua mata akan tertuju pada satu orang; Marcelo Bielsa, si gila dari Argentina yang secara mengejutkan, menangani tim sekelas Leeds United.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-08-26T16:55:03+00:00","article_modified_time":"2019-08-26T17:15:25+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Bramall-Lane-Sheffield-United.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Bertahan dengan Menyerang Seperti Sheffield United","datePublished":"2019-08-26T16:55:03+00:00","dateModified":"2019-08-26T17:15:25+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/"},"wordCount":835,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Bramall-Lane-Sheffield-United.jpg","keywords":["Liga Inggris","Liga Primer Inggris","Sheffield United","Suara Pembaca"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/","name":"Bertahan dengan Menyerang Seperti Sheffield United | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Bramall-Lane-Sheffield-United.jpg","datePublished":"2019-08-26T16:55:03+00:00","dateModified":"2019-08-26T17:15:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Ketika membicarakan Divisi Championship musim 2018\/2019 lalu, semua mata akan tertuju pada satu orang; Marcelo Bielsa, si gila dari Argentina yang secara mengejutkan, menangani tim sekelas Leeds United.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Bramall-Lane-Sheffield-United.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Bramall-Lane-Sheffield-United.jpg","width":1200,"height":674},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/26\/bertahan-dengan-menyerang-sheffield\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bertahan dengan Menyerang Seperti Sheffield United"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43612","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43612"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43612\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43614,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43612\/revisions\/43614"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43613"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43612"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43612"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43612"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}