{"id":43584,"date":"2019-08-25T22:05:08","date_gmt":"2019-08-25T15:05:08","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=43584"},"modified":"2019-08-25T22:05:08","modified_gmt":"2019-08-25T15:05:08","slug":"urgensi-var-liga-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/","title":{"rendered":"Urgensi Pemakaian VAR di Liga 1"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keputusan-keputusan gaib masih saja banyak terjadi di sepak bola Indonesia. Bahkan di Shopee Liga 1 2019 yang merupakan kasta tertinggi, kejanggalan keputusan pengadil lapangan masih dengan mudah ditemui.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti keputusan kala bola membentur lengan Hamka Hamzah di pertandingan Bali United menghadapi Arema. Bukan hanya sekali, kejadian di kotak penalti Singo Edan bahkan dua kali berulang, tapi tidak satupun yang berbuah penalti untuk Serdadu Tridatu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan yang dialami Persija Jakarta ketika bertandang ke Surabaya. Tamu dari ibu kota dihukum tendangan dua belas pas usai salah satu pemain Bajul Ijo terjatuh dalam kotak kekuasaan Shahar Ginanjar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sentuhan minim Maman Abdurrahman kala itu dianggap layak diganjar hukuman berat. Padahal untuk mereka yang menyaksikan tayangan ulang di televisi, keputusan wasit dapat diperdebatkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di pertandingan tersebut Julio Banuelos yang mendampingi Persija Jakarta di tepi lapangan, bahkan harus menerima kartu kuning karena protes-protesnya pada kepemimpinanwasit Aprisman Aranda. Tidak hanya itu, usai laga pelatih asal Spayol tersebut mengungkap kekecewaannya. Ia merasa bukan hanya sekali timnya dikerjai wasit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya kecewa dan melakukan protes. Saya menyayangkan wasit yang selalu mengerjai Persija di kompetisi ini. Ini bukan pertama dan sudah sering terjadi. Saya melakukan protes dan itu wajar,\u201d ujar Julio Banuelos tegas.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/15\/ujian-untuk-jakmania\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ujian untuk Cinta dan Ketulusan Jakmania<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Entah mengapa hal-hal demikian serasa sulit menjauh dari sepak bola negeri ini, padahal berbagai pembenahan teah dilakukan. Dari pelatihan wasit, hingga pengistirahatan wasit yang terbukti melakukan keputusan telah dilakukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika sudah demikian, wacana penggunaan VAR (<em>Video Assistant Referee<\/em>) selalu mengemuka. VAR sering dianggap sebagai solusi satu-satunya menghilangkan kontroversi-kontroversi pengadil di lapangan.<\/span><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJweEt2UFZkdiIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIiLCJhZHMiOiJwb3N0LXJvbGwifQ==\"><\/div>\n<p><script async type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n<h3><b>Diskusi tentang VAR di Jakarta<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PSSI nampak sadar betul dengan situasi yang terjadi bahkan PSSI telah berencana menggunakan VAR di Liga 1. Untuk itu, diskusi yang bertujuan agar masyarakat lebih terbuka dengan teknologi baru tersebut digelar di Jakarta dengan menghadirkan dua ahli, Kevin Carpenter seorang ahli dari Genius Sport, dan Ariffin Bin Abdullah ahli dari EVS VAR.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Ariffin Bin Abdullah, ide awal VAR muncul untuk mempermudah kinerja wasit dengan teknologi yang tepat guna. Selain itu VAR juga dapat meminimalisir konflik bagi salah satu tim yang merasa dirugikan oleh keputusan wasit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIde tentang VAR ini muncul agar wasit bisa menggunakan teknologi dengan tepat guna dan mempermudah kerja mereka di lapangan hijau dalam membuat keputusan. Kalau dahulu, secara tradisional, terkadang keputusan wasit bisa menjadi konflik bagi salah satu tim yang merasa dirugikan oleh keputusannya,\u201d kata Ariffin, pada diskusi Kamis (22\/8).<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/29\/apakah-var-dibutuhkan-liga-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Apakah VAR yang Dibutuhkan Liga Indonesia?<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ariffin menjelaskan, dengan alat ini, wasit bisa membuat keputusan. Jadi apabila wasit merasa ragu mengenai keputusannya, sekarang wasit bisa menghentikan permainan sesaat, bicara dengan tim, lalu pergi melihat tayangan ulang di layar VAR.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi nanti kekalahan suatu tim nantinya murni karena tim tersebut tidak bermain baik, bukan karena wasit salah membuat keputusan. Lebih lanjut, Ariffin menyampaikan VAR juga bisa meningkatkan integritas sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski penerapan VAR dirasa sangat penting, menurut Ariffin butuh waktu kurang lebih dua hingga tiga tahun bila Indonesia mau mengadopsinya. Setelah PSSI mengajukan penggunaan VAR kepada FIFA, prosesnya akan dimulai dengan penyusunan <em>timeline<\/em> untuk pelatihan dari FIFA bagi para wasit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya rasa penggunaan alat ini sangat penting apalagi untuk wilayah Asia Tenggara, terutama kalau Indonesia mau mengadopsinya. Namun, mungkin butuh waktu. Kurang lebih dua hingga tiga tahun lebih.\u201d<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/17\/cara-kerja-var-di-piala-dunia-2018\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Begini Cara Kerja VAR di Piala Dunia 2018<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun perlu diingat, VAR bukanlah segalanya. Nantinya, tidak semua kejadian harus diputuskan VAR. Kalau wasit merasa pelanggaran yang terjadi sudah dianggap jelas dan yakin dengan keputusan yang diambilnya, VAR tidak diperlukan lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, bila wasit merasa terdapat kejanggalan, wasit kemudian berkomunikasi melalui sistem cek ke VAR. Setelah itu baru ditampilkan tayangan ulang VAR.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kata lain, semua keputusan tetap berda di tangan wasit. Termasuk keputusan untuk menggunakan VAR atau tidak murni ada di tangannya. Bukan permintaan pemain atau tim, atau pihak manapun juga.<\/span><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJUNGZxb3ZGbSIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIiLCJhZHMiOiJwb3N0LXJvbGwifQ==\"><\/div>\n<p><script async type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keputusan-keputusan gaib masih saja banyak terjadi di sepak bola Indonesia. Bahkan di Shopee Liga 1 2019 yang merupakan kasta tertinggi, kejanggalan keputusan pengadil lapangan masih dengan mudah ditemui. Seperti keputusan kala bola membentur lengan Hamka Hamzah di pertandingan Bali United menghadapi Arema. Bukan hanya sekali, kejadian di kotak penalti Singo Edan bahkan dua kali berulang, tapi tidak satupun yang berbuah penalti untuk Serdadu Tridatu. Berbeda dengan yang dialami Persija Jakarta ketika bertandang ke Surabaya. Tamu dari ibu kota dihukum tendangan dua belas pas usai salah satu pemain Bajul Ijo terjatuh dalam kotak kekuasaan Shahar Ginanjar. Sentuhan minim Maman Abdurrahman kala itu dianggap layak diganjar hukuman berat. Padahal untuk mereka yang &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Urgensi Pemakaian VAR di Liga 1&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":35791,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[86],"tags":[185,3820,3895,776,777],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Urgensi Pemakaian VAR di Liga 1 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Keputusan-keputusan gaib masih saja banyak terjadi di sepak bola Indonesia. Bahkan di Shopee Liga 1 2019 yang merupakan kasta tertinggi, kejanggalan keputusan pengadil lapangan masih dengan mudah ditemui.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Urgensi Pemakaian VAR di Liga 1 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Keputusan-keputusan gaib masih saja banyak terjadi di sepak bola Indonesia. Bahkan di Shopee Liga 1 2019 yang merupakan kasta tertinggi, kejanggalan keputusan pengadil lapangan masih dengan mudah ditemui.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-25T15:05:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/VAR-Color.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/\",\"name\":\"Urgensi Pemakaian VAR di Liga 1 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/VAR-Color.jpg\",\"datePublished\":\"2019-08-25T15:05:08+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-25T15:05:08+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Keputusan-keputusan gaib masih saja banyak terjadi di sepak bola Indonesia. Bahkan di Shopee Liga 1 2019 yang merupakan kasta tertinggi, kejanggalan keputusan pengadil lapangan masih dengan mudah ditemui.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/VAR-Color.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/VAR-Color.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Urgensi Pemakaian VAR di Liga 1\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Urgensi Pemakaian VAR di Liga 1 | Football Tribe Indonesia","description":"Keputusan-keputusan gaib masih saja banyak terjadi di sepak bola Indonesia. Bahkan di Shopee Liga 1 2019 yang merupakan kasta tertinggi, kejanggalan keputusan pengadil lapangan masih dengan mudah ditemui.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Urgensi Pemakaian VAR di Liga 1 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Keputusan-keputusan gaib masih saja banyak terjadi di sepak bola Indonesia. Bahkan di Shopee Liga 1 2019 yang merupakan kasta tertinggi, kejanggalan keputusan pengadil lapangan masih dengan mudah ditemui.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-08-25T15:05:08+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/VAR-Color.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/","name":"Urgensi Pemakaian VAR di Liga 1 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/VAR-Color.jpg","datePublished":"2019-08-25T15:05:08+00:00","dateModified":"2019-08-25T15:05:08+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Keputusan-keputusan gaib masih saja banyak terjadi di sepak bola Indonesia. Bahkan di Shopee Liga 1 2019 yang merupakan kasta tertinggi, kejanggalan keputusan pengadil lapangan masih dengan mudah ditemui.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/VAR-Color.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/VAR-Color.jpg","width":1200,"height":674},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/25\/urgensi-var-liga-1\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Urgensi Pemakaian VAR di Liga 1"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43584"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43584"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43584\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43585,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43584\/revisions\/43585"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35791"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43584"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43584"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43584"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}