{"id":43342,"date":"2019-08-10T13:00:56","date_gmt":"2019-08-10T06:00:56","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=43342"},"modified":"2019-08-10T02:31:30","modified_gmt":"2019-08-09T19:31:30","slug":"tiga-tim-asuhan-robert-alberts","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/","title":{"rendered":"Membandingkan Tiga Tim Asuhan Robert Rene Alberts"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Paruh pertama Shopee Liga 1 2019 benar-benar menjadi awal yang buruk bagi Persib Bandung. Dari sebelas laga awal yang mereka jalani, Maung Bandung hanya berhasil membukukan 13 poin, hasil dari tiga kali kemenangan, empat hasil seri, serta menderita lima kekalahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, tim ini diharapkan dapat berbicara banyak di liga domestik musim ini, mengingat mereka tengah ditangani oleh pelatih sarat pengalaman dari Belanda, Robert Rene Alberts.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatih yang selalu tampil dengan topi khasnya tersebut memang bukan pelatih sembarangan. Di tahun 2010, ia berhasil membawa Arema FC meraih gelar juara liga yang saat itu masih bernama Liga Super Indonesia. Padahal sebelum ia masuk tim, Singo Edan saat itu dilanda krisis keuangan yang membuat mereka dikaitkan untuk merger dengan beberapa tim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain prestasi tersebut, <em>coach<\/em> Robert juga berhasil menempatkan PSM Makassar sebagai kesebelasan tangguh yang selalu berada di papan atas liga dalam dua musim terakhir, termasuk posisi dua di GOJEK Liga 1 2018.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi di Persib Bandung, <em>coach<\/em> Robert seakan menemukan dinding besar. Posisi 11 dalam 12 laga awal Maung Bandung seperti tidak menunjukkan kualitas tim yang ditangani oleh sang <em>m<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">eneer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tentu hal ini menimbulkan pertanyaan, kenapa Maung Bandung di tangan <em>m<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">eneer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tidak bisa seperti Singo Edan maupun Juku Eja saat ditangani oleh orang yang sama?<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Transisi Buruk Persib, Virus yang Menular<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dilihat dari formasi yang diterapkan <em>coach<\/em> Robert di ketiga tim, tak ada perbedaan yang mencolok sebenarnya. Ia selalu memainkan formasi 4-4-2 yang dapat dinamis berubah menjadi 4-2-3-1. Akan tetapi, terdapat perbedaan pemahaman pemain terhadap strategi <em>m<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">eneer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di tiga tim tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama, mari lihat posisi dua jangkar lini tengah ketiga tim. Ketika <em>coach<\/em> Robert menangani Arema, ia berhasil menduetkan gelandang yang saat itu masih muda, Ahmad Bustomi, dengan pemain asing asal Uruguay, Esteban Guillen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di PSM, <em>m<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">eneer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">melakukan hal serupa dengan menduetkan pemain dari negaranya, Marc Klok, dengan pemain lokal serba bisa, Rizki Pellu. Sementara di Persib Bandung, pelatih asal Belanda ini menyerahkan peran sentral lini tengah secara bergantian pada Hariono dengan Rene Mihelic, atau Hariono dengan Kim Jeffrey Kurniawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah melihat perbedaannya?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika belum, mari kita perjelas. Di Arema dan PSM saat ditangani <em>coach<\/em> Robert, dua jangkar mereka memiliki kualitas setara dalam hal bertahan maupun menyerang. Rizki Pellu dan Ahmad Bustomi bisa dibilang pemain dengan tipe yang sama. Sosok pemain tengah yang keras ketika bertahan, tapi memiliki kemampuan umpan yang bisa sangat memanjakan lini depan tim.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sebuah Tafsir untuk Dedik Setiawan, Sang Pembelah Ruang<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitu pula dengan pemain asing. Kedua pemain yang dipercaya sebagai pengatur tempo saat itu, bermain dengan cantik dan pintar. Mereka tahu kapan harus umpan langsung ke depan, kapan harus melebar, kapan harus kembali ke belakang, atau bahkan kapan harus melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shoot. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Sebab sejatinya, mereka juga diberkahi dengan kualitas tendangan bebas ciamik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bandingkan dengan Persib Bandung saat ini. Kombinasi Hariono-Rene Mihelic atau Hariono-Kim Jeffrey Kurniawan bukan kombinasi pas yang diinginkan <em>coach<\/em> Robert.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mihelic adalah seorang gelandang serang, sehingga ketika didapuk sebagai pengatur tempo, posisi yang ia ambil tentu akan berada di depan Hariono. Ini membuat tiap serangan balik dari lawan akan langsung berhadapan dengan Hariono, yang tak mungkin bisa menutup semua area tengah yang ditinggalkan Mihelic dengan baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara Kim, mungkin ia bisa berperan sebagai gelandang jangkar dengan baik, tapi ketika memainkan Kim bersama dengan Hariono, maka tak ada yang bisa mengatur tempo lini tengah, karena kedua pemain memang hanya berperan sebagai jagal lini tengah, tapi ia tak bisa membangun permainan.<\/span><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJhVlVnMHYwOCIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script async type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila kedua tim bermain bersamaan, maka aliran bola dari tengah menuju depan pun kerap dilakukan dari posisi Bojan Malisic tanpa melalui lini tengah. Tentu hal ini memudahkan lini pertahanan lawan mematahkan serangan Persib.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, mungkin banyak yang menganggap kebengalan <em>striker<\/em> Ezechiel N\u2019Douassel sebagai faktor penurunan performa juga. Emosi yang meluap-luap dari juru gedor berpostur tinggi besar ini dianggap bisa memecah konsentrasi kawan. Namun hal tersebut tak sepenuhnya benar. Noh Alam Shah ketika berada di Arema FC pun tak kalah Bengal dari Eze, tetapi <em>striker<\/em> asal Singapura ini tetap bisa mencetak banyak gol untuk kemenangan tim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila ditelusuri lebih lanjut, suplai bola terhadap lini depan bisa menjadi salah satu biang kerok kegagalan Persib Bandung saat ini. Febri Haryadi dan Ghozali Siregar mungkin bisa menusuk dengan baik, merepotkan pertahanan lawan. Namun kualitas umpan silang mereka sangat mengecewakan, membuat N\u2019Douassel jarang mendapatkan bola bagus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kualitas kedua sayap Persib pun masih kalah dengan dua <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fullback <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Supardi Nasir dan Ardi Idrus yang menyokong dari belakang. Hal tersebut tentu kerugian tersendiri bagi sang juara Liga Indonesia 2014.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/08\/09\/mengejar-ardi-idrus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Mengejar Lawan Seperti Ardi Idrus<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan ketika melihat Arema serta PSM saat ditangani <em>m<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">eneer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, mereka memiliki pemain sayap dengan kualitas umpan mumpuni. Singo Edan ditopang kompatriot Noh Alam Shah dari Singapura, M. Ridhuan, serta gelandang lokal berbakat, M. Fachruddin. Sementara Zulham Zamrun dan M. Rahmat menjadi andalan bagi Juku Eja. Keberadaan pemain sayap dengan kualitas umpan menjanjikan, tentu akan memudahkan pemain depan mencetak gol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastinya <em>coach<\/em> Robert tak dapat serta-merta disalahkan atas masalah tersebut, karena Robert sendiri datang ke Persib hanya seminggu menjelang liga dimulai. Pemain yang ia dapatkan pun bukan pemain pilihan sang <em>m<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">eneer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">langsung, melainkan warisan Milijan Radovic sebagai pelatih sebelumnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan liga yang menyisakan beberapa laga sebelum bursa transfer dibuka kembali, tentu Maung Bandung harus sedikit bersabar dengan sang <em>m<\/em><\/span><span style=\"font-weight: 400;\"><em>eneer<\/em>. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Apabila ia dapat menyusun skuat sesuai dengan kemampuan yang ia inginkan, tentu <em>coach<\/em> Robert dapat meracik strategi lebih baik dari saat ini. Arema FC serta PSM Makassar sudah merasakan tangan dingin dari coach Robert.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekarang pertanyaannya, seberapa lama Maung Bandung dapat bersabar dengan sang <em>m<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">eneer?<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>*Penulis merupakan seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung yang gemar menganalisis sepak bola Indonesia. Bisa dihubungi di ID LINE: achmzulfikar<\/strong><\/em><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJLUWFPRXl1QiIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script async type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Paruh pertama Shopee Liga 1 2019 benar-benar menjadi awal yang buruk bagi Persib Bandung. Dari sebelas laga awal yang mereka jalani, Maung Bandung hanya berhasil membukukan 13 poin, hasil dari tiga kali kemenangan, empat hasil seri, serta menderita lima kekalahan. Padahal, tim ini diharapkan dapat berbicara banyak di liga domestik musim ini, mengingat mereka tengah ditangani oleh pelatih sarat pengalaman dari Belanda, Robert Rene Alberts. Pelatih yang selalu tampil dengan topi khasnya tersebut memang bukan pelatih sembarangan. Di tahun 2010, ia berhasil membawa Arema FC meraih gelar juara liga yang saat itu masih bernama Liga Super Indonesia. Padahal sebelum ia masuk tim, Singo Edan saat itu dilanda krisis keuangan yang &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Membandingkan Tiga Tim Asuhan Robert Rene Alberts&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":43343,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[218,2623,3832,195,216,1336,122,598],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Membandingkan Tiga Tim Asuhan Robert Rene Alberts | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Paruh pertama Shopee Liga 1 2019 benar-benar menjadi awal yang buruk bagi Persib Bandung. Dari sebelas laga awal yang mereka jalani, Maung Bandung hanya berhasil membukukan 13 poin, hasil dari tiga kali kemenangan, empat hasil seri, serta menderita lima kekalahan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Membandingkan Tiga Tim Asuhan Robert Rene Alberts | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Paruh pertama Shopee Liga 1 2019 benar-benar menjadi awal yang buruk bagi Persib Bandung. Dari sebelas laga awal yang mereka jalani, Maung Bandung hanya berhasil membukukan 13 poin, hasil dari tiga kali kemenangan, empat hasil seri, serta menderita lima kekalahan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-10T06:00:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-08-09T19:31:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Robert-Rene-Alberts.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"393\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/\",\"name\":\"Membandingkan Tiga Tim Asuhan Robert Rene Alberts | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Robert-Rene-Alberts.jpg\",\"datePublished\":\"2019-08-10T06:00:56+00:00\",\"dateModified\":\"2019-08-09T19:31:30+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Paruh pertama Shopee Liga 1 2019 benar-benar menjadi awal yang buruk bagi Persib Bandung. Dari sebelas laga awal yang mereka jalani, Maung Bandung hanya berhasil membukukan 13 poin, hasil dari tiga kali kemenangan, empat hasil seri, serta menderita lima kekalahan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Robert-Rene-Alberts.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Robert-Rene-Alberts.jpg\",\"width\":700,\"height\":393},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Membandingkan Tiga Tim Asuhan Robert Rene Alberts\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Membandingkan Tiga Tim Asuhan Robert Rene Alberts | Football Tribe Indonesia","description":"Paruh pertama Shopee Liga 1 2019 benar-benar menjadi awal yang buruk bagi Persib Bandung. Dari sebelas laga awal yang mereka jalani, Maung Bandung hanya berhasil membukukan 13 poin, hasil dari tiga kali kemenangan, empat hasil seri, serta menderita lima kekalahan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Membandingkan Tiga Tim Asuhan Robert Rene Alberts | Football Tribe Indonesia","og_description":"Paruh pertama Shopee Liga 1 2019 benar-benar menjadi awal yang buruk bagi Persib Bandung. Dari sebelas laga awal yang mereka jalani, Maung Bandung hanya berhasil membukukan 13 poin, hasil dari tiga kali kemenangan, empat hasil seri, serta menderita lima kekalahan.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-08-10T06:00:56+00:00","article_modified_time":"2019-08-09T19:31:30+00:00","og_image":[{"width":700,"height":393,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Robert-Rene-Alberts.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/","name":"Membandingkan Tiga Tim Asuhan Robert Rene Alberts | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Robert-Rene-Alberts.jpg","datePublished":"2019-08-10T06:00:56+00:00","dateModified":"2019-08-09T19:31:30+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Paruh pertama Shopee Liga 1 2019 benar-benar menjadi awal yang buruk bagi Persib Bandung. Dari sebelas laga awal yang mereka jalani, Maung Bandung hanya berhasil membukukan 13 poin, hasil dari tiga kali kemenangan, empat hasil seri, serta menderita lima kekalahan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Robert-Rene-Alberts.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/08\/Robert-Rene-Alberts.jpg","width":700,"height":393},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/08\/10\/tiga-tim-asuhan-robert-alberts\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Membandingkan Tiga Tim Asuhan Robert Rene Alberts"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43342"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43342"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43342\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43344,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43342\/revisions\/43344"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43343"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43342"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43342"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43342"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}