{"id":4329,"date":"2017-05-04T08:30:57","date_gmt":"2017-05-04T01:30:57","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=4329"},"modified":"2017-05-03T23:15:56","modified_gmt":"2017-05-03T16:15:56","slug":"para-marquee-player-yang-terlupakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/","title":{"rendered":"Para Marquee Player yang Terlupakan"},"content":{"rendered":"<p>Go-Jek Traveloka Liga 1 semakin semarak dengan hadirnya beberapa <em>marquee player<\/em>. Kedatangan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/15\/cara-michael-essien-mendekat-diri\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Michael Essien<\/a>, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/selamat-datang-di-madura-odemwingie\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Peter Odemwingie<\/a> dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/15\/sissoko-gelandang-anyar-naga-mekes\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Mohammad Sissoko<\/a> membuat sepak bola Indonesia menjadi sorotan dunia selama beberapa bulan terakhir.<\/p>\n<p>Jauh sebelum kedatangan Essien dan kawan-kawan, beberapa marquee player sempat juga didatangkan untuk memeriahkan Liga Premier Indonesia (LPI). Liga tersebut merupakan liga tandingan <em>(breakaway league)<\/em> yang dipicu konflik sepak bola Indonesia pada tahun 2010.<\/p>\n<p>Empat <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/29\/sisi-baik-marquee-player-liga-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><em>marquee player<\/em><\/a> yang resmi diakui konsorsium LPI pada saat itu adalah Amaral, Amancio Fortes, Richard Knopper dan Lee Hendrie. Namun, beberapa pemain lain juga memiliki reputasi hebat yang cukup membuat mereka pantas disejajarkan dengan keempat nama tersebut.<\/p>\n<p>Berikut ini para <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/26\/ilusi-marquee-player-liga-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><em>marquee player<\/em><\/a> yang berkiprah di LPI 2010, sebelum kompetisi tersebut dibubarkan setelah berjalan setengah kompetisi:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4330 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/amaral.jpg\" alt=\"\" width=\"670\" height=\"335\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/amaral.jpg 670w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/amaral-350x175.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/amaral-560x280.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 670px) 100vw, 670px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Amaral (Brazil, Manado United)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Keikutsertaan Manado United di Liga Primer Indonesia (LPI) sedikit membangkitkan iklim sepak bola di Sulawesi Utara. Untuk memperkuat skuat mereka, klub Manado yang pada saat itu baru didirikan mengamankan tanda tangan seorang pemain berkualitas.<\/p>\n<p>Pilihan mereka jatuh kepada Alexandre da Silva alias Amaral, mantan pemain tim nasional Brasil yang juga pernah memperkuat AC Parma, Benfica, dan Fiorentina. Pemain yang pada saat itu berusia 37 tahun langsung menjadi pujaan publik Manado. Wajah Amaral bahkan dicetak di tiket-tiket pertandingan kandang Manado United.<\/p>\n<p>Sangat disayangkan karena kemeriahan tersebut berakhir akibat dibubarkannya LPI. Amaral akhirnya pulang ke Brasil untuk memperkuat klub-klub kasta bawah sebelum gantung sepatu pada tahun 2015.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4331\" aria-describedby=\"caption-attachment-4331\" style=\"width: 638px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4331 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Amancio-Fortes.jpeg\" alt=\"\" width=\"638\" height=\"424\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Amancio-Fortes.jpeg 638w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Amancio-Fortes-339x225.jpeg 339w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Amancio-Fortes-572x380.jpeg 572w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Amancio-Fortes-560x372.jpeg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 638px) 100vw, 638px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4331\" class=\"wp-caption-text\">Amancio Fortes (kanan).<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Amancio Fortes (Angola, Semarang United)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia, Amancio Fortes langsung dilabeli LPI sebagai pemain yang pernah memperkuat Manchester United. Faktanya, pemain asal Angola ini hanya pernah dipinjamkan setahun ke tim junior Manchester United, dan tiba di Indonesia pada usia sangat muda, yaitu 21 tahun.<\/p>\n<p>Di LPI, Fortes \u2018dititipkan\u2019 konsorsium kepada Semarang United. Setelah liga tersebut dibubarkan, ia sempat sebentar memperkuat PSIS Semarang untuk kompetisi LPI yang telah menjadi kompetisi resmi. Setelahnya, Fortes kembali hijrah untuk memperkuat klub-klub medioker Eropa, salah satunya adalah Recreativo Huelva.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4332 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Richard-Knopper.jpg\" alt=\"Richard Knopper\" width=\"750\" height=\"394\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Richard-Knopper.jpg 750w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Richard-Knopper-350x184.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Richard-Knopper-680x357.jpg 680w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Richard-Knopper-560x294.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Richard Knopper (Belanda, PSM Makassar)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Ketika masih muda, Richard Knopper diprediksi bisa menjadi talenta kelas dunia yang dihasilkan Ajax Amsterdam. Trofi Van Basten sebagai pemain muda terbaik Ajax tahun 1997 diraihnya. Namun, tujuh tahun kariernya bersama klub raksasa Belanda tersebut lebih banyak diisi dengan cedera parah. Akhirnya, ia lebih banyak bermain di klub-klub medioker seperti Heerenveen, Vitesse Arnhem dan ADO Den Haag.<\/p>\n<p>Pada usia 33 tahun, Knopper datang ke Indonesia untuk memperkuat PSM Makassar. Penampilannya lumayan dengan torehan dua gol, sebelum kompetisi dibubarkan di tengah jalan. Knopper sempat menuntut gajinya yang tak dibayarkan sebelum pulang ke Belanda untuk gantung sepatu. Info terakhir menyebutkan bahwa Knopper dipercaya federasi sepak bola Belanda (KNVB) untuk melatih timnas Belanda U-16.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4333\" aria-describedby=\"caption-attachment-4333\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4333 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/lee-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"683\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4333\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Tempo<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Lee Hendrie (Inggris, Bandung FC)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Nama ini adalah nama paling menghebohkan yang datang ke Indonesia untuk berkompetisi di LPI. Lee Hendrie memang hanya pernah memperkuat tim nasional Inggris sebanyak satu kali, tapi pengalamannya di Liga Primerr Inggris bersama Aston Villa membuatnya menjadi daya tarik tersendiri.<\/p>\n<p>Sayang, klub yang diperkuatnya adalah Bandung FC, klub yang didirikan hanya dalam waktu sebentar tanpa basis pendukung sama sekali. Hendrie sempat mencetak tiga gol dan tampil di semua pertandingan Bandung FC, tapi akhirnya namanya terlupakan seiring dibubarkannya LPI. Ia pun pulang ke Inggris untuk memperkuat beberapa klub amatir, sebelum dinyatakan bangkrut pada tahun 2012.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4334 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Deniss-Romanovs.jpeg\" alt=\"\" width=\"620\" height=\"430\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Deniss-Romanovs.jpeg 620w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Deniss-Romanovs-324x225.jpeg 324w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Deniss-Romanovs-548x380.jpeg 548w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Deniss-Romanovs-560x388.jpeg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 620px) 100vw, 620px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Deniss Romanovs (Latvia, Cenderawasih Papua)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Salah satu peserta terburuk yang memperkuat LPI adalah Cenderawasih Papua. Klub instan yang berdomisili di Papua ini hanya memenangi satu pertandingan dari total 28 pertandingan sebelum liga tersebut dibubarkan.<\/p>\n<p>Satu-satunya hal terbaik yang dihasilkan Cenderawasih Papua adalah penjaga gawang, Denis Romanovs. Penjaga gawang asal Latvia ini kemudian menata karier di Indonesia bersama Pro Duta dan Pelita Bandung Raya. Bersama klub terakhir, Romanovs sempat menembus semifinal Liga Indonesia 2014 sebelum memutuskan pulang ke Latvia membela Riga FC. Ia juga sempat membela tim nasional Latvia dengan jumlah total 24 <em>caps.<\/em><br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4335\" aria-describedby=\"caption-attachment-4335\" style=\"width: 640px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4335 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Pierre-Njanka.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"327\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Pierre-Njanka.jpg 640w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Pierre-Njanka-350x179.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Pierre-Njanka-560x286.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4335\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Sidomi<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Pierre Njanka (Kamerun, Aceh United)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Setelah Roger Milla dan Maboang Kessack berkarier di Liga Indonesia pada dekade 1990-an, Indonesia kembali diramaikan oleh pemain asal Afrika yang pernah berkiprah di Piala Dunia. Ia adalah Pierre Njanka, pemain nasional Kamerun yang terkenal atas golnya ke gawang Austria di Piala Dunia 1998.<\/p>\n<p>Di usianya yang ke-35, Njanka sempat turut andil membawa Arema menjuarai Liga Indoneia 2009\/2010. Setelah didirikannya LPI, Njanka menyeberang ke liga baru tersebut untuk memperkuat Aceh United. Setelah LPI dibubarkan, Njanka masih betah bermain di Indonesia bersama Mitra Kukar dan Persisam Samarinda. Pada tahun 2013, ia resmi gantung sepatu.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_4336\" aria-describedby=\"caption-attachment-4336\" style=\"width: 673px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-4336 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ilija-Spasojevic.jpg\" alt=\"marquee\" width=\"673\" height=\"373\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ilija-Spasojevic.jpg 673w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ilija-Spasojevic-350x194.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ilija-Spasojevic-560x310.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 673px) 100vw, 673px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4336\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Bolacom<\/figcaption><\/figure>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Ilija Spasojevic (Montenegro, Bali Devata)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Mungkin inilah pemain bawaan LPI tersukses bahkan setelah liga tersebut bubar. Ilija Spasojevic didatangkan untuk memperkuat Bali De Vata dengan catatan mentereng, sempat menjadi pencetak gol terbanyak Liga Georgia bersama Dinamo Tbilisi dan jebolan tim nasional Montenegro U-19 . Ketika LPI bubar, ia memperkuat <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/serba-baru-di-psm-makassar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">PSM Makassar<\/a> dan menjadi idola publik di sana.<\/p>\n<p>Spaso, panggilan akrabnya, kemudian memperkuat Mitra kukar dan Persisam Samarinda, sebelum akhirnya direkrut <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/30\/mempertanyakan-pra-musim-persib-bandung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Persib Bandung<\/a>. Bersama Maung Bandung, ia mempersembahkan gelar Piala Presiden. Sejak tahun 2016, ia memperkuat Melaka United dan menjadi pencetak gol terbanyak Liga Primer Malaysia.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Mahir Pradana (<a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/maheeeR\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">maheeeR<\/b><\/span><\/a>)<\/strong><br \/>\n<\/em><em>Mahir Pradana adalah pen<\/em><em>cinta sepak bola yang sedang bermukim di Spanyol. Penulis buku &#8216;Home &amp; Away&#8217;.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Go-Jek Traveloka Liga 1 semakin semarak dengan hadirnya beberapa marquee player. Kedatangan Michael Essien, Peter Odemwingie dan Mohammad Sissoko membuat sepak bola Indonesia menjadi sorotan dunia selama beberapa bulan terakhir. Jauh sebelum kedatangan Essien dan kawan-kawan, beberapa marquee player sempat juga didatangkan untuk memeriahkan Liga Premier Indonesia (LPI). Liga tersebut merupakan liga tandingan (breakaway league) yang dipicu konflik sepak bola Indonesia pada tahun 2010. Empat marquee player yang resmi diakui konsorsium LPI pada saat itu adalah Amaral, Amancio Fortes, Richard Knopper dan Lee Hendrie. Namun, beberapa pemain lain juga memiliki reputasi hebat yang cukup membuat mereka pantas disejajarkan dengan keempat nama tersebut. Berikut ini para marquee player yang berkiprah di &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Para Marquee Player yang Terlupakan&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":4336,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,105,664,224],"class_list":["post-4329","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola","category-nasional","tag-featured","tag-indonesia","tag-marquee-player","tag-sepak-bola"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Para Marquee Player yang Terlupakan | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jauh sebelum kedatangan Essien dan kawan-kawan, beberapa marquee player sempat juga didatangkan untuk memeriahkan Liga Premier Indonesia (LPI).\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Para Marquee Player yang Terlupakan | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jauh sebelum kedatangan Essien dan kawan-kawan, beberapa marquee player sempat juga didatangkan untuk memeriahkan Liga Premier Indonesia (LPI).\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-05-04T01:30:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ilija-Spasojevic.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"673\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"373\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/04\\\/para-marquee-player-yang-terlupakan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/04\\\/para-marquee-player-yang-terlupakan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Para Marquee Player yang Terlupakan\",\"datePublished\":\"2017-05-04T01:30:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/04\\\/para-marquee-player-yang-terlupakan\\\/\"},\"wordCount\":865,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/04\\\/para-marquee-player-yang-terlupakan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/Ilija-Spasojevic.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Indonesia\",\"Marquee Player\",\"Sepak Bola\"],\"articleSection\":[\"Bola\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/04\\\/para-marquee-player-yang-terlupakan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/04\\\/para-marquee-player-yang-terlupakan\\\/\",\"name\":\"Para Marquee Player yang Terlupakan | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/04\\\/para-marquee-player-yang-terlupakan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/04\\\/para-marquee-player-yang-terlupakan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/Ilija-Spasojevic.jpg\",\"datePublished\":\"2017-05-04T01:30:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Jauh sebelum kedatangan Essien dan kawan-kawan, beberapa marquee player sempat juga didatangkan untuk memeriahkan Liga Premier Indonesia (LPI).\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/04\\\/para-marquee-player-yang-terlupakan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/05\\\/04\\\/para-marquee-player-yang-terlupakan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/Ilija-Spasojevic.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/05\\\/Ilija-Spasojevic.jpg\",\"width\":673,\"height\":373,\"caption\":\"Kredit: Bolacom\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Para Marquee Player yang Terlupakan | Football Tribe Indonesia","description":"Jauh sebelum kedatangan Essien dan kawan-kawan, beberapa marquee player sempat juga didatangkan untuk memeriahkan Liga Premier Indonesia (LPI).","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Para Marquee Player yang Terlupakan | Football Tribe Indonesia","og_description":"Jauh sebelum kedatangan Essien dan kawan-kawan, beberapa marquee player sempat juga didatangkan untuk memeriahkan Liga Premier Indonesia (LPI).","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-05-04T01:30:57+00:00","og_image":[{"width":673,"height":373,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ilija-Spasojevic.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Para Marquee Player yang Terlupakan","datePublished":"2017-05-04T01:30:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/"},"wordCount":865,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ilija-Spasojevic.jpg","keywords":["Featured","Indonesia","Marquee Player","Sepak Bola"],"articleSection":["Bola","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/","name":"Para Marquee Player yang Terlupakan | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ilija-Spasojevic.jpg","datePublished":"2017-05-04T01:30:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Jauh sebelum kedatangan Essien dan kawan-kawan, beberapa marquee player sempat juga didatangkan untuk memeriahkan Liga Premier Indonesia (LPI).","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/04\/para-marquee-player-yang-terlupakan\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ilija-Spasojevic.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/05\/Ilija-Spasojevic.jpg","width":673,"height":373,"caption":"Kredit: Bolacom"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4329","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4329"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4329\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4336"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4329"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4329"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4329"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}