{"id":43048,"date":"2019-07-23T13:00:19","date_gmt":"2019-07-23T06:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=43048"},"modified":"2019-07-23T11:25:36","modified_gmt":"2019-07-23T04:25:36","slug":"isi-kepala-kalezic","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/","title":{"rendered":"Menerka Isi Kepala Darije Kalezic Soal Komposisi Lini Depan PSM"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">PSM Makassar menghadapi jalan berat dalam usaha mengakhiri puasa gelar mereka selama 19 tahun. Kekalahan 0-1 di kandang Persija pada hari Minggu (21\/7) lalu, membuat Juku Eja harus mencetak minimal dua gol tanpa kebobolan jika ingin merebut Piala Indonesia 2018\/2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kendalanya, sampai sekarang tim asuhan Darije Kalezic masih bermasalah dengan tiadanya sosok pendulang gol yang mumpuni.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Para pendukung PSM menyuarakan kegerahan mereka melihat performa <em>striker<\/em> yang dipercaya di <em>leg <\/em>pertama final, Guy Junior Ondoa. Pemain naturalisasi bernomor punggung 39 ini tampil buruk dan sering kehilangan bola. Ia juga gagal menyelesaikan sebuah peluang ketika tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Persija, Shahar Ginanjar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaan demi pertanyaan ini bertubi-tubi dialamatkan kepada Kalezic. Mengapa Junior yang dipercaya bermain selama 90 menit di laga menentukan tersebut? Mengapa <em>striker<\/em> jangkung yang pernah mengecap atmosfer Real Madrid, Eero Markkanen, hanya diturunkan di menit-menit akhir pertandingan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu pertanyaan paling krusial: mengapa penyerang favorit pendukung PSM, Ferdinand Sinaga, tak bermain semenit pun di laga itu?<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/gbk-tidak-kalah-meriah-dari-istora\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kemarin, GBK Tidak Kalah Meriah dari Istora<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pelatih kepala, Kalezic memang memiliki hak untuk menentukan sebelas pemain yang mengisi line-up PSM. Namun, penentuan pemainnya di beberapa laga terakhir membuat para pendukung menggeleng-gelengkan kepala. Yang paling membuat gemas adalah keputusannya membangkucadangkan Ferdinand dan rekrutan baru yang langsung menjadi idola pendukung, yaitu Bayu Gatra.\u00a0 Padahal, dua nama terakhir bisa menjadi alternatif bagus alur serangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lini depan Juku Eja memang tak kurang amunisi hebat. Sektor sayap diisi Zulham Zamrun dan M. Rahmat, dengan Bayu dan Saldy Amiruddin sebagai pelapis. Kapten Wiljan Pluim juga sering kali dipercaya mengisi sektor penyerang sayap. Ferdinand dan Markkanen diprediksi akan bergantian mengisi peran sebagai ujung tombak. Di luar dugaan, Junior selama ini lebih sering menjadi juru gedor.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sesi konferensi pers pasca-pertandingan Persija vs PSM, saya sempat melempar pertanyaan kepada Kalezic tentang situasi Ferdinand. Namun, eks pelatih tim junior PSV Eindhoven ini menepis rumor bahwa pencetak gol terbanyak tim nasional Indonesia di Asian Games 2014 tersebut sedang menderita cedera.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kalezic mengatakan bahwa ia memilih Junior lebih ke alasan taktikal, karena <em>striker<\/em> kelahiran Kamerun ini lebih fasih dalam skema bertahan daripada rekan-rekannya yang lain di lini depan.<\/span><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJ1Nm1jY01iRiIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script async type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komentar kontroversial ini membuat para <em>fans<\/em> dan pemerhati PSM semakin bertanya-tanya. Sebelum laga final Piala Indonesia, Ferdinand mencetak dua gol dalam dua laga di Shopee Liga 1 2019. Namun, catatan itu seolah diabaikan sang pelatih. Padahal, jumlah itu langsung menyamai torehan gol Junior yang lebih sering menjadi <em>starter<\/em> di liga.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lebih jauh lagi, komentar Kalezic seputar skema bertahan yang diinstruksikannya di final pertama juga mengundang pertanyaan. Secara tak langsung, ia mengakui bahwa Juku Eja menyambangi tuan rumah Persija hanya untuk mengejar hasil imbang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentunya ini cukup mengecewakan, bukan hanya bagi para pendukung PSM yang mengharapkan kemenangan, melainkan juga bagi para penonton netral yang menginginkan tontonan sepak bola menyerang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Leg <\/em>kedua final Piala Indonesia menarik untuk ditunggu, karena PSM yang bertindak sebagai tuan rumah tentu tak ingin lagi kehilangan kesempatan merebut trofi. Apakah Kalezic masih akan memercayai Junior di lini depan? Ataukah kali ini ia akan memberi kesempatan pada Ferdinand dan Markkanen?<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/01\/29\/eero-markkanen-optimisme-juku-eja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Eero Markkanen dan Optimisme Baru Juku Eja<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJ3VGlBMFdZeCIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script async type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PSM Makassar menghadapi jalan berat dalam usaha mengakhiri puasa gelar mereka selama 19 tahun. Kekalahan 0-1 di kandang Persija pada hari Minggu (21\/7) lalu, membuat Juku Eja harus mencetak minimal dua gol tanpa kebobolan jika ingin merebut Piala Indonesia 2018\/2019. Kendalanya, sampai sekarang tim asuhan Darije Kalezic masih bermasalah dengan tiadanya sosok pendulang gol yang mumpuni. Para pendukung PSM menyuarakan kegerahan mereka melihat performa striker yang dipercaya di leg pertama final, Guy Junior Ondoa. Pemain naturalisasi bernomor punggung 39 ini tampil buruk dan sering kehilangan bola. Ia juga gagal menyelesaikan sebuah peluang ketika tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper Persija, Shahar Ginanjar. Pertanyaan demi pertanyaan ini bertubi-tubi dialamatkan kepada &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Menerka Isi Kepala Darije Kalezic Soal Komposisi Lini Depan PSM&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":43049,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3000],"tags":[3923,3841,3763,216,122],"class_list":["post-43048","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-analisis","tag-darije-kalezic","tag-piala-indonesia","tag-psm","tag-psm-makassar","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Menerka Isi Kepala Darije Kalezic Soal Komposisi Lini Depan PSM | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"PSM Makassar menghadapi jalan berat dalam usaha mengakhiri puasa gelar mereka selama 19 tahun. Kekalahan 0-1 di kandang Persija pada hari Minggu (21\/7) lalu, membuat Juku Eja harus mencetak minimal dua gol tanpa kebobolan jika ingin merebut Piala Indonesia 2018\/2019.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menerka Isi Kepala Darije Kalezic Soal Komposisi Lini Depan PSM | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"PSM Makassar menghadapi jalan berat dalam usaha mengakhiri puasa gelar mereka selama 19 tahun. Kekalahan 0-1 di kandang Persija pada hari Minggu (21\/7) lalu, membuat Juku Eja harus mencetak minimal dua gol tanpa kebobolan jika ingin merebut Piala Indonesia 2018\/2019.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-07-23T06:00:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/07\/Darije-Kalezic.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"644\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"363\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/23\\\/isi-kepala-kalezic\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/23\\\/isi-kepala-kalezic\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Menerka Isi Kepala Darije Kalezic Soal Komposisi Lini Depan PSM\",\"datePublished\":\"2019-07-23T06:00:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/23\\\/isi-kepala-kalezic\\\/\"},\"wordCount\":515,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/23\\\/isi-kepala-kalezic\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/07\\\/Darije-Kalezic.jpg\",\"keywords\":[\"Darije Kalezic\",\"PIala Indonesia\",\"PSM\",\"PSM Makassar\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Analisis\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/23\\\/isi-kepala-kalezic\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/23\\\/isi-kepala-kalezic\\\/\",\"name\":\"Menerka Isi Kepala Darije Kalezic Soal Komposisi Lini Depan PSM | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/23\\\/isi-kepala-kalezic\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/23\\\/isi-kepala-kalezic\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/07\\\/Darije-Kalezic.jpg\",\"datePublished\":\"2019-07-23T06:00:19+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"PSM Makassar menghadapi jalan berat dalam usaha mengakhiri puasa gelar mereka selama 19 tahun. Kekalahan 0-1 di kandang Persija pada hari Minggu (21\\\/7) lalu, membuat Juku Eja harus mencetak minimal dua gol tanpa kebobolan jika ingin merebut Piala Indonesia 2018\\\/2019.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/23\\\/isi-kepala-kalezic\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/23\\\/isi-kepala-kalezic\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/23\\\/isi-kepala-kalezic\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/07\\\/Darije-Kalezic.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/07\\\/Darije-Kalezic.jpg\",\"width\":644,\"height\":363,\"caption\":\"Kredit: M. Iqbal Ichsan\\\/Bola.com\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/23\\\/isi-kepala-kalezic\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menerka Isi Kepala Darije Kalezic Soal Komposisi Lini Depan PSM\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menerka Isi Kepala Darije Kalezic Soal Komposisi Lini Depan PSM | Football Tribe Indonesia","description":"PSM Makassar menghadapi jalan berat dalam usaha mengakhiri puasa gelar mereka selama 19 tahun. Kekalahan 0-1 di kandang Persija pada hari Minggu (21\/7) lalu, membuat Juku Eja harus mencetak minimal dua gol tanpa kebobolan jika ingin merebut Piala Indonesia 2018\/2019.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menerka Isi Kepala Darije Kalezic Soal Komposisi Lini Depan PSM | Football Tribe Indonesia","og_description":"PSM Makassar menghadapi jalan berat dalam usaha mengakhiri puasa gelar mereka selama 19 tahun. Kekalahan 0-1 di kandang Persija pada hari Minggu (21\/7) lalu, membuat Juku Eja harus mencetak minimal dua gol tanpa kebobolan jika ingin merebut Piala Indonesia 2018\/2019.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-07-23T06:00:19+00:00","og_image":[{"width":644,"height":363,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/07\/Darije-Kalezic.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Menerka Isi Kepala Darije Kalezic Soal Komposisi Lini Depan PSM","datePublished":"2019-07-23T06:00:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/"},"wordCount":515,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/07\/Darije-Kalezic.jpg","keywords":["Darije Kalezic","PIala Indonesia","PSM","PSM Makassar","Slider"],"articleSection":["Analisis"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/","name":"Menerka Isi Kepala Darije Kalezic Soal Komposisi Lini Depan PSM | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/07\/Darije-Kalezic.jpg","datePublished":"2019-07-23T06:00:19+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"PSM Makassar menghadapi jalan berat dalam usaha mengakhiri puasa gelar mereka selama 19 tahun. Kekalahan 0-1 di kandang Persija pada hari Minggu (21\/7) lalu, membuat Juku Eja harus mencetak minimal dua gol tanpa kebobolan jika ingin merebut Piala Indonesia 2018\/2019.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/07\/Darije-Kalezic.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/07\/Darije-Kalezic.jpg","width":644,"height":363,"caption":"Kredit: M. Iqbal Ichsan\/Bola.com"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/23\/isi-kepala-kalezic\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menerka Isi Kepala Darije Kalezic Soal Komposisi Lini Depan PSM"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43048","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43048"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43048\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43050,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43048\/revisions\/43050"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/43049"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43048"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43048"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43048"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}