{"id":43038,"date":"2019-07-22T21:00:59","date_gmt":"2019-07-22T14:00:59","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=43038"},"modified":"2019-07-22T22:33:00","modified_gmt":"2019-07-22T15:33:00","slug":"dedik-setiawan-pembelah-ruang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/","title":{"rendered":"Sebuah Tafsir untuk Dedik Setiawan, Sang Pembelah Ruang"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam dua musim terakhir, Arema FC mungkin termasuk salah satu tim yang selalu tak beruntung dalam hal mendatangkan penyerang asing. Semua juru gedor impor yang mereka datangkan tak pernah sesuai harapan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai dari Thiago Furtuoso yang kedatangannya memang \u201csedikit\u201d tidak diharapkan Aremania, hingga Robert Lima \u2018Gladiator\u2019 yang digadang-gadang sebagai Noh Alam Shah baru, semua tampil di bawah harapan. Namun kesialan dalam mendapatkan juru gedor asing itu justru merupakan berkah tersendiri bagi ujung tombak lokal Singo Edan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adalah Dedik Setiawan yang berhasil memanfaatkan situasi pelik tersebut. Penyerang berusia 25 tahun ini berhasil memikat pencinta sepak bola Indonesia dengan permainan ciamiknya sejak musim 2017, dan semakin matang di musim 2018.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">10 gol yang ia torehkan membuat namanya menempati posisi kedua dari pencetak gol terbanyak Arema musim lalu, selisih 3 gol dari Makan Konate. Musim ini pun pemain yang mendapatkan julukan \u2018Drogba\u2019 tersebut sudah mengoleksi 5 gol, menahbiskan ia sebagai pemain lokal tersubur Shopee Liga 1 2019 hingga pekan kesepuluh saat ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Melihat fakta betapa moncernya Dedik Setiawan musim ini, tentu membuat banyak pengamat memberikan analisis di balik permainan gemilangnya.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/05\/23\/tonggak-awal-kemunculan-dedik-setiawan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Bhayangkara FC dan Tonggak Awal Kemunculan Dedik Setiawan<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada yang mengatakan Dedik beruntung karena mendapat menit bermain yang cukup, tapi banyak pula yang berpendapat putra daerah Malang tersebut memang punya potensi menjadi ujung tombak lokal yang garang, sesuatu yang dirindukan banyak suporter timnas Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, apa alasan sebenarnya di balik garangnya penampilan Dedik Setiawan di Arema FC?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menilik sudut pandang strategi, Arema FC sebenarnya tak jauh dari tim lainnya. Formasi 4-3-3 dengan dua <em><span style=\"text-decoration: underline;\">winger<\/span><\/em> cepat seakan menjadi sebuah pakem di kalangan pelatih Liga Indonesia saat ini, mulai dari kasta tertinggi Liga 1 hingga kompetisi antar-kampung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itu juga yang digunakan oleh <em>coach<\/em> Milomir Seslija. Namun yang membedakan formasi Arema FC dengan tim lain adalah peran yang diberikan kepada Dedik Setiawan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemain ini tidak secara murni menyisir sisi sayap seperti kebanyakan <em>winger<\/em> lainnya. Dedik justru mengisi ruang di antara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fullback <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">center back <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lawan. Peran ini lebih familiar disebut sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Inside Forward.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak banyak pemain Indonesia yang familiar dengan peran ini, karena itulah sering terjadi kebingungan ketika menghadapi Dedik Setiawan, harus diserahkan kepada siapa penjagaan Dedik.<\/span><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJyUWRCZ2tnUCIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script async type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengingat posisi Dedik, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fullback <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">harusnya bertanggung jawab atas penjagaan. Akan tetapi posisi yang lebih ke dalam dari Dedik menjadi keuntungan apabila ia harus berhadapan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fullback.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Sisi luar yang biasa disisir oleh Ahmad Alfarizie sebagai <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bek sayap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bisa menjadi sangat terbuka.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal kita tahu, Alfarizie adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fullback <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan kemampuan umpan silang dan tusukan di atas rata-rata pemain bertahan Indonesia lain. Dengan adanya Sylvano Comvalius di depan, tentu membuat pilihan yang dapat diambil Alfarizie semakin luas. Ia dapat menusuk, mengumpan silang, atau bahkan mengembalikan bola pada Dedik. Peluang pun kerap tercipta dari pola ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu apa yang terjadi bila penjagaan pada Dedik diserahkan ke <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bek tengah?<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Perkara ini malah jadi lebih sederhana. Arema FC memiliki pemberi umpan matang sekelas Dendi Santoso maupun Makan Konate. Dengan kecepatan khas Dedik Setiawan, ia dapat mengajak siapapun <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bek sentral<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> lawan untuk adu lari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gol ketiga Arema saat menumbangkan Persela Lamongan merupakan buah dari kecepatan Dedik Setiawan yang meninggalkan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bek tengah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">lawan.<\/span><\/p>\n<p>https:\/\/www.instagram.com\/p\/Bx-Bj1sDbwT\/<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu Dedik juga dapat memberi umpan diagonal pada Comvalius maupun mengeksekusi langsung dengan menempatkan bola ke sudut gawang yang tak terjangkau kiper. Pola ini juga telah menghasilkan gol ketika mereka melawan Perseru Badak Lampung FC dan (lagi-lagi) Persela Lamongan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Keleluasaan pilihan ini tentu membuat lini depan Singo Edan semakin cair. Dengan kualitas umpan maupun penyelesaian tajam yang dimiliki Dedik, jelas memudahkan lini depan kampiun Piala Presiden 2019 ini menciptakan banyak gol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin akan banyak yang berpikir, apa bedanya peran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inside forward <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inverted winger<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> seperti Saddil Ramdani atau Febri Haryadi di timnas Indonesia?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila melihat dari ruang yang disisir, seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inverted winger <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">akan berusaha menusuk sampai ke ujung, lalu melakukan umpan tarik <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">atau mengeksekusi sendiri dengan menusuk ke dalam. Oleh karena itu, pergerakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inverted winger <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kerap dapat ditutup dengan bantuan dari seorang gelandang bertahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inside forward <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">berbeda. Pemain dengan peran ini sejak awal akan langsung menempati ruang kosong antara <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bek sayap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dengan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bek tengah<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/18\/arema-fc-tajam-di-depan-rapuh-di-belakang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Arema FC: Tajam di Depan, Rapuh di Belakang<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lihat saja ketika Dedik bermain. Dengan berada di ruang kosong, baik Dedik maupun pemain yang memegang bola memiliki banyak opsi. Umpan terobosan dengan mengandalkan lari Dedik, umpan diagonal dengan bertumpu pada ketajaman Dedik maupun Comvalius, atau bahkan membuat Dedik menjadi umpan dengan membiarkannya tidak melakukan apapun juga bisa menjadi opsi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka tak heran apabila Dedik Setiawan maupun Arema FC menjadi lawan yang ditakuti pertahanan kesebelasan lawan. Perannya dalam membelah ruang antara <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bek sayap <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">bek tengah, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">serta pengambilan keputusan dan kualitas teknik umpan maupun penyelesaian akhir, seakan menahbiskan ia sebagai salah satu penyerang lokal terbaik di Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila saya diizinkan mendefinisikan peran Dedik Setiawan ini menggunakan bahasa Indonesia, saya dengan bangga akan menyebut peran ini sebagai \u2018Pembelah Ruang\u2019. Sebuah peran yang saat ini, dan mungkin hingga kelak nanti, akan terus melekat pada diri Dedik Setiawan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>*Penulis merupakan seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung yang gemar menganalisis sepak bola Indonesia. Bisa dihubungi di ID LINE: achmzulfikar<\/strong><\/em><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJGamEwNnY1ZiIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIifQ==\"><\/div>\n<p><script async type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dua musim terakhir, Arema FC mungkin termasuk salah satu tim yang selalu tak beruntung dalam hal mendatangkan penyerang asing. Semua juru gedor impor yang mereka datangkan tak pernah sesuai harapan. Mulai dari Thiago Furtuoso yang kedatangannya memang \u201csedikit\u201d tidak diharapkan Aremania, hingga Robert Lima \u2018Gladiator\u2019 yang digadang-gadang sebagai Noh Alam Shah baru, semua tampil di bawah harapan. Namun kesialan dalam mendapatkan juru gedor asing itu justru merupakan berkah tersendiri bagi ujung tombak lokal Singo Edan. Adalah Dedik Setiawan yang berhasil memanfaatkan situasi pelik tersebut. Penyerang berusia 25 tahun ini berhasil memikat pencinta sepak bola Indonesia dengan permainan ciamiknya sejak musim 2017, dan semakin matang di musim 2018. 10 gol &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Sebuah Tafsir untuk Dedik Setiawan, Sang Pembelah Ruang&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":15277,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[742,218,1177,3895,122,598],"class_list":["post-43038","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-arema","tag-arema-fc","tag-dedik-setiawan","tag-shopee-liga-1-2019","tag-slider","tag-suara-pembaca"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sebuah Tafsir untuk Dedik Setiawan, Sang Pembelah Ruang | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam dua musim terakhir, Arema FC mungkin termasuk salah satu tim yang selalu tak beruntung dalam hal mendatangkan penyerang asing. Semua juru gedor impor yang mereka datangkan tak pernah sesuai harapan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sebuah Tafsir untuk Dedik Setiawan, Sang Pembelah Ruang | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam dua musim terakhir, Arema FC mungkin termasuk salah satu tim yang selalu tak beruntung dalam hal mendatangkan penyerang asing. Semua juru gedor impor yang mereka datangkan tak pernah sesuai harapan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-07-22T14:00:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-07-22T15:33:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Dedik-Setiawan-Antara-Hengkang-atau-Terkekang-di-Arema-FC.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/22\\\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/22\\\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Sebuah Tafsir untuk Dedik Setiawan, Sang Pembelah Ruang\",\"datePublished\":\"2019-07-22T14:00:59+00:00\",\"dateModified\":\"2019-07-22T15:33:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/22\\\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\\\/\"},\"wordCount\":840,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/22\\\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/11\\\/Dedik-Setiawan-Antara-Hengkang-atau-Terkekang-di-Arema-FC.jpg\",\"keywords\":[\"Arema\",\"Arema FC\",\"Dedik Setiawan\",\"Shopee Liga 1 2019\",\"Slider\",\"Suara Pembaca\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/22\\\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/22\\\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\\\/\",\"name\":\"Sebuah Tafsir untuk Dedik Setiawan, Sang Pembelah Ruang | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/22\\\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/22\\\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/11\\\/Dedik-Setiawan-Antara-Hengkang-atau-Terkekang-di-Arema-FC.jpg\",\"datePublished\":\"2019-07-22T14:00:59+00:00\",\"dateModified\":\"2019-07-22T15:33:00+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Dalam dua musim terakhir, Arema FC mungkin termasuk salah satu tim yang selalu tak beruntung dalam hal mendatangkan penyerang asing. Semua juru gedor impor yang mereka datangkan tak pernah sesuai harapan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/22\\\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/22\\\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/22\\\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/11\\\/Dedik-Setiawan-Antara-Hengkang-atau-Terkekang-di-Arema-FC.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/11\\\/Dedik-Setiawan-Antara-Hengkang-atau-Terkekang-di-Arema-FC.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Dedik Setiawan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/22\\\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sebuah Tafsir untuk Dedik Setiawan, Sang Pembelah Ruang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sebuah Tafsir untuk Dedik Setiawan, Sang Pembelah Ruang | Football Tribe Indonesia","description":"Dalam dua musim terakhir, Arema FC mungkin termasuk salah satu tim yang selalu tak beruntung dalam hal mendatangkan penyerang asing. Semua juru gedor impor yang mereka datangkan tak pernah sesuai harapan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sebuah Tafsir untuk Dedik Setiawan, Sang Pembelah Ruang | Football Tribe Indonesia","og_description":"Dalam dua musim terakhir, Arema FC mungkin termasuk salah satu tim yang selalu tak beruntung dalam hal mendatangkan penyerang asing. Semua juru gedor impor yang mereka datangkan tak pernah sesuai harapan.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-07-22T14:00:59+00:00","article_modified_time":"2019-07-22T15:33:00+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Dedik-Setiawan-Antara-Hengkang-atau-Terkekang-di-Arema-FC.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Sebuah Tafsir untuk Dedik Setiawan, Sang Pembelah Ruang","datePublished":"2019-07-22T14:00:59+00:00","dateModified":"2019-07-22T15:33:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/"},"wordCount":840,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Dedik-Setiawan-Antara-Hengkang-atau-Terkekang-di-Arema-FC.jpg","keywords":["Arema","Arema FC","Dedik Setiawan","Shopee Liga 1 2019","Slider","Suara Pembaca"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/","name":"Sebuah Tafsir untuk Dedik Setiawan, Sang Pembelah Ruang | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Dedik-Setiawan-Antara-Hengkang-atau-Terkekang-di-Arema-FC.jpg","datePublished":"2019-07-22T14:00:59+00:00","dateModified":"2019-07-22T15:33:00+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Dalam dua musim terakhir, Arema FC mungkin termasuk salah satu tim yang selalu tak beruntung dalam hal mendatangkan penyerang asing. Semua juru gedor impor yang mereka datangkan tak pernah sesuai harapan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Dedik-Setiawan-Antara-Hengkang-atau-Terkekang-di-Arema-FC.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Dedik-Setiawan-Antara-Hengkang-atau-Terkekang-di-Arema-FC.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Dedik Setiawan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/22\/dedik-setiawan-pembelah-ruang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sebuah Tafsir untuk Dedik Setiawan, Sang Pembelah Ruang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43038","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43038"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43038\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":43041,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43038\/revisions\/43041"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15277"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43038"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43038"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43038"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}