{"id":42863,"date":"2019-07-08T14:00:59","date_gmt":"2019-07-08T07:00:59","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=42863"},"modified":"2019-07-08T13:41:32","modified_gmt":"2019-07-08T06:41:32","slug":"transisi-buruk-persib","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/","title":{"rendered":"Transisi Buruk Persib, Virus yang Menular"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lanjutan pertandingan Shopee Liga 1 2019 antara Persebaya Surabaya menjamu Persib Bandung mungkin adalah laga terburuk bagi <em>coach<\/em> Robert Rene Alberts sepanjang kariernya di Indonesia. Bermain dengan modal 1 kemenangan dan 3 hasil imbang sebelumnya yang membuat mereka dituntut menang, Maung Bandung justru tampil di bawah performa terbaik mereka. Empat gol yang bersarang tak mampu sekalipun dibalas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sorotan utama dari pertandingan kali ini sebenarnya bukan seberapa baik lini depan Persebaya Surabaya mengonversi peluang yang mereka dapat menjadi gol. Justru, sorotan utama jatuh ke buruknya lini pertahanan Persib dalam mengatasi serangan balik. Empat gol yang tercipta melalui <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hat-trick <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dari penyerang impor Persebaya, Amido Balde, dan satu gol Irfan Jaya, semua lahir dari serangan balik cepat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu gol melalui sebuah sundulan dan tiga gol melalui akselerasi pemain yang semuanya diawali dari umpan terobosan, menunjukkan betapa buruknya lini pertahanan Persib dalam mengatasi serangan balik cepat di pertandingan ini. Namun, faktor yang menyebabkan kekalahan bukan hanya hal tersebut.<\/span><\/p>\n<p>https:\/\/www.instagram.com\/p\/BziWykljV53\/<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Buruknya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">delay <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">permainan yang dilakukan oleh lini tengah maupun lini depan Persib juga membuat pemain Persebaya bebas mengirim <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">umpan terobosan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">terukur ke lini depan Bajul Ijo. Rahmat Hidayat, Otavio Dutra, Novan Setya, hingga Manu Dzhalilov yang mengirim <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">asis <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">selalu dalam posisi bebas ketika akan mengirim umpan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal tersebut tentu sebuah cacat besar bagi tim dengan strategi menyerang seperti Persib, karena konsep bertahan dari tim yang dominan bermain menyerang adalah bagaimana transisi bekerja ketika akan terjadi serangan balik cepat.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/12\/nostalgia-juara-persib-2015\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Nostalgia Skuat Juara Persib di Piala Presiden 2015<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana dua <em>full-back<\/em> cepat kembali ke sektor mereka, bagaimana pemain depan termasuk <em>winger<\/em> cepat menutup ruang bagi pemain belakang lawan agar tidak bisa melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">direct passing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ke depan, hingga bagaimana gelandang bertahan harus bekerja keras menutup pergerakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">playmaker<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> lawan agar tidak bisa leluasa mengirim serangan balik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua itu harus diperhatikan untuk menjaga keseimbangan transisi permainan dari sebuah tim, dan itulah yang tak terlihat dari permainan Persib di laga ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ezechiel N&#8217;Douassel dan Rene Mihelic terlihat malas mundur ketika bola terebut dari kawannya. Hariono dan Kim Kurniawan yang kerap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">out of position <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">membuat lini tengah lawan gampang mengirimkan umpan terobosan yang enak, sampai Bojan Malisic dan Saepuloh Maulana yang sering gagal melakukan jebakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">offside, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan tak bisa menutup pergerakan Amido Balde. Semua tak berjalan sesuai dengan konsep transisi permainan yang seharusnya diinginkan pelatih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tentu ini masalah besar bagi <em>coach<\/em> Robert. Ini bukan tentang strategi, melainkan pemahaman taktikal dari tiap individu pemain. Harus menanamkan kembali konsep yang benar ketika liga tengah berjalan tentu bukan hal mudah, tapi karena masalah transisi telah menghancurkan Persib di laga besar di Surabaya, tentu sang\u00a0<em>meneer<\/em> harus memberi perhatian lebih untuk masalah ini.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/01\/31\/legenda-dunia-diklat-persib\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Aroma Nama Legenda Dunia di Diklat Persib<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masalah yang dialami Persib di laga ini pada dasarnya bukan masalah baru di Liga 1. Laga ini seakan menjadi alarm keras bagi semua tim yang memiliki gaya bermain menyerang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hampir semua tim yang memiliki gaya bermain menyerang memiliki masalah dalam konsep transisi ke bertahan. Sebut saja Arema FC, Barito Putera, atau Persipura Jayapura. Ketiga tim ini memiliki strategi menyerang yang luar biasa. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Namun konsep transisi ketika terjadi serangan balik yang buruk membuat mereka harus mengakhiri beberapa laga dengan hasil imbang atau bahkan kekalahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/madura-united\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Madura United<\/strong><\/a> dan Bali United mungkin yang sejauh ini memiliki transisi yang baik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laga yang disaksikan pelatih timnas Indonesia, Simon McMenemy, ini juga tentu memberikan gambaran bagi mantan pelatih Bhayangkara FC itu tentang pemahaman konsep taktikal dari pemain Indonesia. <em>Coach<\/em> Simon yang terkenal dengan gaya permainan menyerangnya tentu harus lebih berhati-hati dalam memilih pemain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua pemain yang dipanggil tentulah harus mampu menyerang dan bertahan dengan baik, karena sepak bola modern, semua pemain harus terlibat dalam permainan baik bertahan maupun menyerang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Laga kali ini tentu menjadi peringatan keras bagi tim yang bersikukuh menjalankan strategi menyerang. Buruknya transisi telah menghancurkan Persib Bandung di laga ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika masalah tersebut tidak segera diperhatikan oleh pelatih Liga 1 lainnya, tentu tim dengan serangan balik cepat seperti Persebaya siap menerkam dari balik kegelapan.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>*Penulis merupakan mahasiswa Astronomi ITB. Bisa dihubungi di ID LINE: achmzulfikar<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lanjutan pertandingan Shopee Liga 1 2019 antara Persebaya Surabaya menjamu Persib Bandung mungkin adalah laga terburuk bagi coach Robert Rene Alberts sepanjang kariernya di Indonesia. Bermain dengan modal 1 kemenangan dan 3 hasil imbang sebelumnya yang membuat mereka dituntut menang, Maung Bandung justru tampil di bawah performa terbaik mereka. Empat gol yang bersarang tak mampu sekalipun dibalas. Sorotan utama dari pertandingan kali ini sebenarnya bukan seberapa baik lini depan Persebaya Surabaya mengonversi peluang yang mereka dapat menjadi gol. Justru, sorotan utama jatuh ke buruknya lini pertahanan Persib dalam mengatasi serangan balik. Empat gol yang tercipta melalui hat-trick dari penyerang impor Persebaya, Amido Balde, dan satu gol Irfan Jaya, semua lahir &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Transisi Buruk Persib, Virus yang Menular&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":27080,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[2623,3832,195,3895,122,598],"class_list":["post-42863","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-berita-persib-bandung","tag-persib","tag-persib-bandung","tag-shopee-liga-1-2019","tag-slider","tag-suara-pembaca"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Transisi Buruk Persib, Virus yang Menular | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Lanjutan pertandingan Shopee Liga 1 2019 antara Persebaya Surabaya menjamu Persib Bandung mungkin adalah laga terburuk bagi coach Robert Rene Alberts sepanjang kariernya di Indonesia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Transisi Buruk Persib, Virus yang Menular | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Lanjutan pertandingan Shopee Liga 1 2019 antara Persebaya Surabaya menjamu Persib Bandung mungkin adalah laga terburuk bagi coach Robert Rene Alberts sepanjang kariernya di Indonesia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-07-08T07:00:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/sektor-sayap-kiri-Persib-677x380.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"677\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"380\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/08\\\/transisi-buruk-persib\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/08\\\/transisi-buruk-persib\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Transisi Buruk Persib, Virus yang Menular\",\"datePublished\":\"2019-07-08T07:00:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/08\\\/transisi-buruk-persib\\\/\"},\"wordCount\":670,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/08\\\/transisi-buruk-persib\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/sektor-sayap-kiri-Persib-677x380.jpg\",\"keywords\":[\"Berita Persib Bandung\",\"Persib\",\"Persib Bandung\",\"Shopee Liga 1 2019\",\"Slider\",\"Suara Pembaca\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/08\\\/transisi-buruk-persib\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/08\\\/transisi-buruk-persib\\\/\",\"name\":\"Transisi Buruk Persib, Virus yang Menular | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/08\\\/transisi-buruk-persib\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/08\\\/transisi-buruk-persib\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/sektor-sayap-kiri-Persib-677x380.jpg\",\"datePublished\":\"2019-07-08T07:00:59+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Lanjutan pertandingan Shopee Liga 1 2019 antara Persebaya Surabaya menjamu Persib Bandung mungkin adalah laga terburuk bagi coach Robert Rene Alberts sepanjang kariernya di Indonesia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/08\\\/transisi-buruk-persib\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/08\\\/transisi-buruk-persib\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/08\\\/transisi-buruk-persib\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/sektor-sayap-kiri-Persib-677x380.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/sektor-sayap-kiri-Persib-677x380.jpg\",\"width\":677,\"height\":380,\"caption\":\"Persib Bandung memulai kompetisi Go-Jek Liga 1 interaksi di Facebook Persib\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/08\\\/transisi-buruk-persib\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Transisi Buruk Persib, Virus yang Menular\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Transisi Buruk Persib, Virus yang Menular | Football Tribe Indonesia","description":"Lanjutan pertandingan Shopee Liga 1 2019 antara Persebaya Surabaya menjamu Persib Bandung mungkin adalah laga terburuk bagi coach Robert Rene Alberts sepanjang kariernya di Indonesia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Transisi Buruk Persib, Virus yang Menular | Football Tribe Indonesia","og_description":"Lanjutan pertandingan Shopee Liga 1 2019 antara Persebaya Surabaya menjamu Persib Bandung mungkin adalah laga terburuk bagi coach Robert Rene Alberts sepanjang kariernya di Indonesia.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-07-08T07:00:59+00:00","og_image":[{"width":677,"height":380,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/sektor-sayap-kiri-Persib-677x380.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Transisi Buruk Persib, Virus yang Menular","datePublished":"2019-07-08T07:00:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/"},"wordCount":670,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/sektor-sayap-kiri-Persib-677x380.jpg","keywords":["Berita Persib Bandung","Persib","Persib Bandung","Shopee Liga 1 2019","Slider","Suara Pembaca"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/","name":"Transisi Buruk Persib, Virus yang Menular | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/sektor-sayap-kiri-Persib-677x380.jpg","datePublished":"2019-07-08T07:00:59+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Lanjutan pertandingan Shopee Liga 1 2019 antara Persebaya Surabaya menjamu Persib Bandung mungkin adalah laga terburuk bagi coach Robert Rene Alberts sepanjang kariernya di Indonesia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/sektor-sayap-kiri-Persib-677x380.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/sektor-sayap-kiri-Persib-677x380.jpg","width":677,"height":380,"caption":"Persib Bandung memulai kompetisi Go-Jek Liga 1 interaksi di Facebook Persib"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/08\/transisi-buruk-persib\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Transisi Buruk Persib, Virus yang Menular"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42863","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42863"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42863\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42866,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42863\/revisions\/42866"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27080"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42863"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42863"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42863"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}