{"id":42852,"date":"2019-07-07T23:00:40","date_gmt":"2019-07-07T16:00:40","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=42852"},"modified":"2019-07-08T01:56:05","modified_gmt":"2019-07-07T18:56:05","slug":"kenikmatan-sepak-bola-pinggiran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/","title":{"rendered":"Kenikmatan Sepak Bola Pinggiran"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seorang bapak berumur lebih 50 tahun dengan songkok hitam lusuh di kepala, terlihat mondar mandir di belakang gawang. Mulutnya bergerak kecil, seperti sedang berbisik-bisik. Mukanya tampak serius, memperhatikan pertandingan yang sedang berlangsung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika tim seberang menggiring bola mendekati area 12 pas, bapak itu berhenti sejenak. Saya pun terbelalak, saat satu peluang emas tim lawan, tidak berhasil membobol gawang kiper yang berada di hadapan bapak tersebut. Bola hanya menerpa mistar gawang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Paruh kedua pertandingan, tim yang bertanding bertukar tempat. Bapak itu ikut pindah ke belakang gawang di sisi seberang. Seperti kejadian sebelumnya, tim lawan masih kesulitan menbukukan gol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap peluang emas yang tercipta malah berakhir di mistar, tiang, atau bahkan melayang jauh ke udara. Apesnya, mereka harus menerima kekalahan, usai tim yang diikuti bapak itu mencetak gol di menit akhir pertandingan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan hanya urusan memikat perempuan, mencari kekayaan, hingga membalaskan dendam yang melibatkan dukun. Kemenangan di kompetisi sepak bola antarkampung (tarkam), kerap melibatkan praktik perdukunan. Kepercayaan masyarakat pada klenik, membuat praktek ini diterima begitu saja. Bahkan, kadang menjadi ajang adu hebat para dukun.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/23\/tarkam-sepak-bola-sesungguhnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Mungkin, Tarkam adalah Sepak Bola Sesungguhnya<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepak bola pinggiran, sepak bola kampung, atau sepak bola desa, memuat lebih banyak cerita, selain kehadiran dukun yang bisa mempengaruhi jalannya pertandingan. Cerita-cerita ini adalah narasi kecil, yang tertutup tirai besar kemegahan narasi utama sepak bola nasional dan dunia. Ada banyak keunikan yang kadang tersaji dalam sebuah pertandingan sepak bola di kampung-kampung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penamaan tim sepak bola sebuah desa pun kerap dihubungkan dengan mitos-mitos tertentu. Misal, di daerah saya, ada tim yang menamai dirinya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pu\u2019 Janggo\u2019<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (kakek berjanggut). Nama klub itu diambil dari seorang kakek yang menjadi legenda di wilayah tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut cerita yang beredar, semasa hidup, kakek itu memiliki kekuatan gaib yang membuatnya sangat dihormati oleh penduduk setempat. Dengan menyandang nama tersebut, klub bola itu berharap tuah kekuatan untuk memenangkan setiap pertandingan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum bertanding, sebuah klub tentu mempersiapkan aspek teknis, maupun fisik. Urusan teknis berkaitan dengan strategi, formasi, dan <em>line-up<\/em> dalam pertandingan nanti. Ternyata referensi mengenai aspek ini, dicomot dari <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gim<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penjelasan mengenai strategi dan formasi di <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">gim<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> mudah didapat dan diterjemahkan, karena klub kampung biasanya tidak memiliki pelatih, maka yang menentukan adalah seseorang memiliki pengetahuan lebih tentang gim sepak bola. Orang itu merangkap sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">player-manager<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Persis seperti Gianluca Vialli di Chelsea musim 1998\/1999.\u00a0<\/span><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJSdUxaZXpndyIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIiLCJhZHMiOiJwb3N0LXJvbGwifQ==\"><\/div>\n<p><script async type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><br \/>\n<span style=\"font-weight: 400;\">Para pemain klub sepak bola kampung, berasal dari latar belakang pekerjaan dan usia yang berbeda. Ada yang petani, guru, staf desa, mahasiswa, bahkan anak sekolahan. Sangat menggambarkan kesetaraaan, bukan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Belum lagi, mereka berbeda dari segi bentuk tubuh. Bila sepak bola modern membutuhkan pemain yang bertubuh ideal layaknya Cristiano Ronaldo, maka sepak bola kampung tidak memerlukan itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Asal bisa berlari cepat, maka akan ditempatkan sebagai pemain sayap, meskipun tubuh keliatan gempal. Seorang kiper adalah mereka yang fisiknya paling lemah, tapi dengan keberanian untuk terluka yang besar. Gelandang pengatur serangan tentu yang paling hebat di antara mereka. Biasanya pernah ikut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">trial <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">di klub ibu kota kabupaten.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu bagaimana dengan penyerang? Biasanya, yang menjadi juru gedor adalah yang paling tua dan berpengalaman bermain di Liga Tarkam. Terakhir, posisi bek diisi oleh mereka yang diberkahi dengan tubuh kekar dan urat-urat menjalar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera pesepak bola adalah momok menakutkan. Tapi, bagi pesepak bola tarkam, hanyalah hal biasa. Mereka masih sanggup bermain lagi dan lagi, bahkan ketika di pertandingan hari sebelumnya harus ditarik keluar akibat pergelangan kaki terkilir.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Beragam Metode Penanganan Cedera<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyebab cedera pun, terkadang bukan karena benturan antarpemain, tetapi akibat kaki terperosok ke dalam lubang bekas patok untuk menambatkan tali binatang peliharaan. Lapangan sepak bola kampung punya fungsi macam-macam. Salah satunya adalah tempat memberi makan binatang peliharaan seperti sapi, kuda, dan kambing.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jeda babak pertama merupakan waktu yang tepat untuk memulihkan kondisi fisik dan mental. Sebuah tim menggunakan waktu ini untuk berdiskusi mengenai strategi di babak selanjutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, pesepak bola kampung juga melakukan hal yang sama, tapi dengan cara yang berbeda. Waktu lima belas menit sangat panjang untuk setidaknya menghabiskan tiga batang rokok. Mereka percaya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ngudud<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> mampu memulihkan fisik dan memperkuat mental. Soal strategi, intinya mencetak gol dan menyerahkan pada dukun di belakang gawang sana.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan kira sepak bola kampung hanya mempertontonkan sepak bola kerumunan \u2013di mana bola berada maka semua pemain berkerumun di sana. Sepak bola kampung juga berkembang dari sisi permainan. Apalagi dengan kemampuan olah bola para pemainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di sebuah pertandingan, kadang kita bisa melihat <em>skill<\/em> ciamik dipertontonkan. Mulai dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Cruyff Turn<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Rabona Kick<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Elastico<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Rainbow Flick<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, hingga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Marseille Roullette<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya Diego Maradona.<\/span><\/p>\n<div class=\"dugout-video dugout-embed-eyJrZXkiOiJYWTBBRzNkSiIsInAiOiJmb290YmFsbHRyaWJlIiwicGwiOiIiLCJhZHMiOiJwb3N0LXJvbGwifQ==\"><\/div>\n<p><script async type=\"text\/javascript\" src=\"https:\/\/embed.dugout.com\/v3.1\/footballtribe.js\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masih banyak lagi keunikan sepak bola pinggiran yang layak dinikmati. Di luar cerita kekerasan dan adu jotos antarpenonton, penikmat sepak bola mesti sesekali menyaksikan Liga Tarkam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Barangkali, kita bisa menemukan kegembiraan sepak bola yang sesungguhnya. Melampaui apa yang disiarkan oleh tayangan sepak bola di televisi dan layanan <em>streaming<\/em>.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong><em>*Penulis adalah blogger dan jurnalis paruh waktu. Penikmat sepak bola dari pinggiran. Dapat ditemui di akun Twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/BedeweIb\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@bedeweib<\/a>.<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seorang bapak berumur lebih 50 tahun dengan songkok hitam lusuh di kepala, terlihat mondar mandir di belakang gawang. Mulutnya bergerak kecil, seperti sedang berbisik-bisik. Mukanya tampak serius, memperhatikan pertandingan yang sedang berlangsung. Ketika tim seberang menggiring bola mendekati area 12 pas, bapak itu berhenti sejenak. Saya pun terbelalak, saat satu peluang emas tim lawan, tidak berhasil membobol gawang kiper yang berada di hadapan bapak tersebut. Bola hanya menerpa mistar gawang. Paruh kedua pertandingan, tim yang bertanding bertukar tempat. Bapak itu ikut pindah ke belakang gawang di sisi seberang. Seperti kejadian sebelumnya, tim lawan masih kesulitan menbukukan gol. Setiap peluang emas yang tercipta malah berakhir di mistar, tiang, atau bahkan melayang &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Kenikmatan Sepak Bola Pinggiran&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":42854,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[122,598,3869],"class_list":["post-42852","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-slider","tag-suara-pembaca","tag-tarkam"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kenikmatan Sepak Bola Pinggiran | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Seorang bapak berumur lebih 50 tahun dengan songkok hitam lusuh di kepala, terlihat mondar mandir di belakang gawang. Mulutnya bergerak kecil, seperti sedang berbisik-bisik. Mukanya tampak serius, memperhatikan pertandingan yang sedang berlangsung.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenikmatan Sepak Bola Pinggiran | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Seorang bapak berumur lebih 50 tahun dengan songkok hitam lusuh di kepala, terlihat mondar mandir di belakang gawang. Mulutnya bergerak kecil, seperti sedang berbisik-bisik. Mukanya tampak serius, memperhatikan pertandingan yang sedang berlangsung.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-07-07T16:00:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-07-07T18:56:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/07\/Tarkam.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"673\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"373\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/07\\\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/07\\\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Kenikmatan Sepak Bola Pinggiran\",\"datePublished\":\"2019-07-07T16:00:40+00:00\",\"dateModified\":\"2019-07-07T18:56:05+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/07\\\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\\\/\"},\"wordCount\":804,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/07\\\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/07\\\/Tarkam.jpg\",\"keywords\":[\"Slider\",\"Suara Pembaca\",\"Tarkam\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/07\\\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/07\\\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\\\/\",\"name\":\"Kenikmatan Sepak Bola Pinggiran | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/07\\\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/07\\\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/07\\\/Tarkam.jpg\",\"datePublished\":\"2019-07-07T16:00:40+00:00\",\"dateModified\":\"2019-07-07T18:56:05+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Seorang bapak berumur lebih 50 tahun dengan songkok hitam lusuh di kepala, terlihat mondar mandir di belakang gawang. Mulutnya bergerak kecil, seperti sedang berbisik-bisik. Mukanya tampak serius, memperhatikan pertandingan yang sedang berlangsung.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/07\\\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/07\\\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/07\\\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/07\\\/Tarkam.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/07\\\/Tarkam.jpg\",\"width\":673,\"height\":373},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/07\\\/07\\\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenikmatan Sepak Bola Pinggiran\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenikmatan Sepak Bola Pinggiran | Football Tribe Indonesia","description":"Seorang bapak berumur lebih 50 tahun dengan songkok hitam lusuh di kepala, terlihat mondar mandir di belakang gawang. Mulutnya bergerak kecil, seperti sedang berbisik-bisik. Mukanya tampak serius, memperhatikan pertandingan yang sedang berlangsung.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenikmatan Sepak Bola Pinggiran | Football Tribe Indonesia","og_description":"Seorang bapak berumur lebih 50 tahun dengan songkok hitam lusuh di kepala, terlihat mondar mandir di belakang gawang. Mulutnya bergerak kecil, seperti sedang berbisik-bisik. Mukanya tampak serius, memperhatikan pertandingan yang sedang berlangsung.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-07-07T16:00:40+00:00","article_modified_time":"2019-07-07T18:56:05+00:00","og_image":[{"width":673,"height":373,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/07\/Tarkam.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Kenikmatan Sepak Bola Pinggiran","datePublished":"2019-07-07T16:00:40+00:00","dateModified":"2019-07-07T18:56:05+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/"},"wordCount":804,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/07\/Tarkam.jpg","keywords":["Slider","Suara Pembaca","Tarkam"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/","name":"Kenikmatan Sepak Bola Pinggiran | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/07\/Tarkam.jpg","datePublished":"2019-07-07T16:00:40+00:00","dateModified":"2019-07-07T18:56:05+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Seorang bapak berumur lebih 50 tahun dengan songkok hitam lusuh di kepala, terlihat mondar mandir di belakang gawang. Mulutnya bergerak kecil, seperti sedang berbisik-bisik. Mukanya tampak serius, memperhatikan pertandingan yang sedang berlangsung.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/07\/Tarkam.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/07\/Tarkam.jpg","width":673,"height":373},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/07\/07\/kenikmatan-sepak-bola-pinggiran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenikmatan Sepak Bola Pinggiran"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42852","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42852"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42852\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":42855,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42852\/revisions\/42855"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42854"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42852"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42852"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42852"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}