{"id":42523,"date":"2019-06-14T09:00:36","date_gmt":"2019-06-14T02:00:36","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=42523"},"modified":"2019-06-13T23:05:08","modified_gmt":"2019-06-13T16:05:08","slug":"psim-kenangan-gagal-promosi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/","title":{"rendered":"PSIM Yogyakarta, Kenangan Buruk Gagal Promosi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Musim ini PSIM Yogyakarta mematok target lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Masuknya investor baru membawa angin segar bagi klub yang memiliki sejarah panjang di kancah sepak bola Tanah Air tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bambang Susanto yang merupakan pengusaha asal Jakarta berniat mengembalikan kejayaan, dan kembali mencatat prestasi dalam catatan sejarah klub berjuluk Laskar Mataram itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketahanan finansial, ditambah dukungan kalangan pandemen PSIM (pendukung PSIM), menjadi modal. Dengan dana yang dikucurkan, kekuatan telah dibangun. Pemain-pemain top eks Liga 1 semisal Ngurah Nanak, Raphael Maitimo, hingga Cristian Gonzales didatangkan ke Tanah Istimewa. Juga kembalinya Hendika Arga Permana membawa harapan.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/15\/arga-temukan-bahagianya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Hendika Arga Permana Kembali Temukan Bahagianya<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua modal yang ada, materi pemain, ketahanan finansial, dukungan masyarakat Yogyakarta, hingga kemungkinan kembali ke rumah, Stadion Mandala Krida, rasanya cukup untuk melambungkan harapan <em>Warisane Simbah<\/em> segera kembali ke kasta tertinggi. Untuk bergabung dengan rekan-rekan lama sesama pendiri federasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun PSIM pernah memiliki kenangan buruk gagal promosi yang tentu tidak ingin kembali terjadi. Kenangan yang pastinya tidak mudah dilupakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada masa puncak kejayaan pembinaan pesepak bola lokal DIY yang menghasilkan nama-nama lokal Maryono, Siswadi Gancis, Triyono, Susilo Harso, Saiful Bahri, Sugito, Nyoman Arba Wibawa, dan Edi Prapto, PSIM pernah gagal promosi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan karena kalah bersaing, tapi bisa dibilang klub asal Kota Pelajar ini harus mengalah atas klub ibu kota. Kala itu, klub yang berdiri 1929 tersebut berhasil menjadi <em>runner-up<\/em> Divisi 1 1985 dan seharusnya secara otomatis naik kasta keDivisi Utama.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/06\/mandala-krida-harapan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Stadion Mandala Krida, Harapan dan Impian yang Kembali Baru<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun secara mengejutkan PSSI tiba-tiba mengumumkan regulasi adanya pertandingan <em>play-off<\/em> promosi-degradasi, sehingga langkah PSIM Yogyakarta tertahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cHarusnya tahun itu kita (PSIM) masuk jajaran tim elite Indonesia karena finis sebagai <em>runner-up<\/em> Divisi I saat itu. Tapi, karena Persija kena degradasi maka dibuat aturan baru ada pertandingan promosi-degradasi seperti <em>play-off<\/em>, padahal seharusnya <em>runner-up<\/em> otomatis naik Divisi Utama,\u201d ungkap Susilo, pemain PSIM kala itu. mengutip <em>KRJOGJA.com<\/em>.<\/span><\/p>\n<h3><b>Korban upaya menyelamatkan Persija Jakarta<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seperti tertulis dalam buku <em>Gue Persija<\/em>, tahun 1985 menjadi mimpi buruk bagi Persija dalam catatan sejarah keikutsertaan mereka di kompetisi antarperkumpulan sepak bola. Tim ibu kota itu seperti kehabisan stok pemain andalan dan merombak total seluruh skuat musim sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasilnya, Macan Kemayoran tersungkur di posisi terbawah klasemen Wilayah Barat. Dengan hasil tersebut seharusnya Persija langsung terdegradasi ke kasta di bawahnya. Berganti dengan mereka yang berhak promosi ke kasta tertinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Seolah ingin menyelamatkan Persija Jakarta, secara tiba-tiba PSSI mnggelar babak 6 kecil yang mempertemukan tim-tim terbawah masing-masing wilayah. Sayangnya cara ini tidak berhasil menyelamatkan Persija.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Inikah Era Baru Sepak Bola Yogyakarta?<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak kehabisan akal, secara mengejutkan PSSI lagi-lagi mengubah aturan secara kontroversial. PSSI membatalkan degradasi Persija dan Persema untuk kemudian menggelar babak <em>play-off<\/em> promosi-degradasi. Selain diikuti Persija dan Persema, <em>play-off<\/em> ini diikutu juara dan <em>runner-up<\/em> Divisi 1, Persiba Balikpapan dan PSIM Yogyakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada pertandingan di Stadion Bima Pertamina Cirebon, Persija akhirnya terselamatkan, sedangkan nasib PSIM Yogyakarta adalah sebaliknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PSIM gagal promosi dengan generasi permain binaan lokal terbaiknya. Bersama Persema, PSIM kembali ke Divisi 1. Bukan karena tidak dapat bersaing, tapi karena banyak hal aneh yang mengiringi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPada pertandingan tersebut sangat menyedihkan tim kita dikerjai wasit yang seharusnya menang lawan Balikpapan karena dapat penalti. Namun, sama wasit malah dikalahkan karena keputusan berubah tidak jadi penalti yang membuat pemain kita tidak konsentrasi, lalu tahu-tahu ada pemain Balikpapan bawa bola. Mas (Siswadi) Gancis lengah karena masih protes keputusan, lawan bisa cetak gol. Kita dikerjai habis-habisan saat itu,\u201d masih ungkap Susilo, dari sumber yang sama.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Musim ini PSIM Yogyakarta mematok target lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Masuknya investor baru membawa angin segar bagi klub yang memiliki sejarah panjang di kancah sepak bola Tanah Air tersebut. Bambang Susanto yang merupakan pengusaha asal Jakarta berniat mengembalikan kejayaan, dan kembali mencatat prestasi dalam catatan sejarah klub berjuluk Laskar Mataram itu. Ketahanan finansial, ditambah dukungan kalangan pandemen PSIM (pendukung PSIM), menjadi modal. Dengan dana yang dikucurkan, kekuatan telah dibangun. Pemain-pemain top eks Liga 1 semisal Ngurah Nanak, Raphael Maitimo, hingga Cristian Gonzales didatangkan ke Tanah Istimewa. Juga kembalinya Hendika Arga Permana membawa harapan. Semua modal yang ada, materi pemain, ketahanan finansial, dukungan masyarakat Yogyakarta, hingga kemungkinan kembali &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;PSIM Yogyakarta, Kenangan Buruk Gagal Promosi&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":26438,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3003],"tags":[3856,1604,702],"class_list":["post-42523","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerita","tag-mandala-krida","tag-psim-yogyakarta","tag-yogyakarta"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>PSIM Yogyakarta, Kenangan Buruk Gagal Promosi | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Musim ini PSIM Yogyakarta mematok target lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Masuknya investor baru membawa angin segar bagi klub yang memiliki sejarah panjang di kancah sepak bola Tanah Air tersebut.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"PSIM Yogyakarta, Kenangan Buruk Gagal Promosi | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Musim ini PSIM Yogyakarta mematok target lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Masuknya investor baru membawa angin segar bagi klub yang memiliki sejarah panjang di kancah sepak bola Tanah Air tersebut.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-06-14T02:00:36+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/PSIM-bertahan-di-divisi-2.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/14\\\/psim-kenangan-gagal-promosi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/14\\\/psim-kenangan-gagal-promosi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"PSIM Yogyakarta, Kenangan Buruk Gagal Promosi\",\"datePublished\":\"2019-06-14T02:00:36+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/14\\\/psim-kenangan-gagal-promosi\\\/\"},\"wordCount\":570,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/14\\\/psim-kenangan-gagal-promosi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/PSIM-bertahan-di-divisi-2.jpg\",\"keywords\":[\"Mandala Krida\",\"PSIM Yogyakarta\",\"Yogyakarta\"],\"articleSection\":[\"Cerita\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/14\\\/psim-kenangan-gagal-promosi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/14\\\/psim-kenangan-gagal-promosi\\\/\",\"name\":\"PSIM Yogyakarta, Kenangan Buruk Gagal Promosi | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/14\\\/psim-kenangan-gagal-promosi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/14\\\/psim-kenangan-gagal-promosi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/PSIM-bertahan-di-divisi-2.jpg\",\"datePublished\":\"2019-06-14T02:00:36+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Musim ini PSIM Yogyakarta mematok target lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Masuknya investor baru membawa angin segar bagi klub yang memiliki sejarah panjang di kancah sepak bola Tanah Air tersebut.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/14\\\/psim-kenangan-gagal-promosi\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/14\\\/psim-kenangan-gagal-promosi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/14\\\/psim-kenangan-gagal-promosi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/PSIM-bertahan-di-divisi-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/03\\\/PSIM-bertahan-di-divisi-2.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"PSIM adalah warisane simbah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/14\\\/psim-kenangan-gagal-promosi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"PSIM Yogyakarta, Kenangan Buruk Gagal Promosi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"PSIM Yogyakarta, Kenangan Buruk Gagal Promosi | Football Tribe Indonesia","description":"Musim ini PSIM Yogyakarta mematok target lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Masuknya investor baru membawa angin segar bagi klub yang memiliki sejarah panjang di kancah sepak bola Tanah Air tersebut.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"PSIM Yogyakarta, Kenangan Buruk Gagal Promosi | Football Tribe Indonesia","og_description":"Musim ini PSIM Yogyakarta mematok target lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Masuknya investor baru membawa angin segar bagi klub yang memiliki sejarah panjang di kancah sepak bola Tanah Air tersebut.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-06-14T02:00:36+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/PSIM-bertahan-di-divisi-2.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"PSIM Yogyakarta, Kenangan Buruk Gagal Promosi","datePublished":"2019-06-14T02:00:36+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/"},"wordCount":570,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/PSIM-bertahan-di-divisi-2.jpg","keywords":["Mandala Krida","PSIM Yogyakarta","Yogyakarta"],"articleSection":["Cerita"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/","name":"PSIM Yogyakarta, Kenangan Buruk Gagal Promosi | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/PSIM-bertahan-di-divisi-2.jpg","datePublished":"2019-06-14T02:00:36+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Musim ini PSIM Yogyakarta mematok target lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Masuknya investor baru membawa angin segar bagi klub yang memiliki sejarah panjang di kancah sepak bola Tanah Air tersebut.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/PSIM-bertahan-di-divisi-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/PSIM-bertahan-di-divisi-2.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"PSIM adalah warisane simbah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/14\/psim-kenangan-gagal-promosi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"PSIM Yogyakarta, Kenangan Buruk Gagal Promosi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42523","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42523"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42523\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26438"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42523"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42523"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42523"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}