{"id":42447,"date":"2019-06-04T17:17:57","date_gmt":"2019-06-04T10:17:57","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=42447"},"modified":"2019-06-04T17:17:57","modified_gmt":"2019-06-04T10:17:57","slug":"brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/","title":{"rendered":"Brigata Curva Sud di Era Revolusi Industri 4.0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Brigata Curva Sud (BCS) merupakan salah satu komunitas supporter pendukung PSS Sleman yang tersebar di berbagai wilayah tidak hanya Sleman dan sekitarnya, namun juga seluruh Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">BCS yang pada awalnya muncul sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ultras<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> PSS, identik dengan atribut serba hitam serta menempati tribun selatan Stadion Maguwoharjo. Sejak awal keterbentukannya sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ultras<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, BCS kurang begitu dikenal. Hal ini dikarenakan BCS hanya memiliki sedikit anggota saja, ditambah dengan tim yang didukung pun saat itu dapat dikatakan \u2018nyaris bangkrut\u2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, demi asa mewujudkan mimpi untuk lebih berkontribusi pada PSS, BCS perlahan bangkit. Dengan semangat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ultras<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan kreativitas yang mereka miliki, mereka tetap solid dan konsisten.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">BCS perlahan behasil mengkonversi asumsi negatif mengenai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ultras<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang kala itu santer terdengar menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">support<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan simpati. Seiring dengan bertambahnya anggota, BCS terus berinovasi, berkreasi, dan pada akhirnya diterima di hati masyarakat berkat kreatifitasnya di atas tribun.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/05\/20\/42-tahun-pss-sleman-saatnyaju42a\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">42 Tahun PSS Sleman: #SaatnyaJu42a<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada akhirnya, kelompok supporter tribun selatan Stadion Maguwoharjo, BCS semakin berkembang, loyal dan total dalam mendukung PSS Sleman dengan slogannya, <\/span><i>\u201cOra Muntir!\u201d<\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini, setelah delapan tahun berdiri, BCS telah memiliki lebih dari 250 komunitas. Mereka semakin berkembang dan memiliki tempat tersendiri di kancah supporter sepak bola Indonesia. Tribun selatan yang berkapasitas sekitar 8-10 ribu orang pun selalu dipenuhi BCS setiap PSS Sleman berlaga di Stadion Maguwoharjo. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan, ada yang terpaksa menempati tribun timur karena penuh sesaknya tribun selatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak hanya di Indonesia, nama Brigata Curva Sud bahkan dikenal sampai ke mancanegara. Hal ini dibuktikan dengan dinobatkannya BCS sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">The Best Ultras in Asia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> oleh media internasional <em>Copa90<\/em>\u00a0pada tahun 2017.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dinobatkannya BCS di posisi puncak daftar <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ultras<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> terbaik versi <em>Copa90<\/em> tidak luput dari peran media <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">official<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dikelola secara profesional oleh BCS. BCS sebagai wadah komunitas mempunyai berbagai akun media sosial resmi seperti YouTube, Twitter, Instagram, dan laman <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">situsweb<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Media bertujuan untuk lebih mendekatkan BCS dengan sesama pendukung PSS Sleman melalui pemanfaatan teknologi, di mana pada masa sekarang ini teknologi merupakan hal esensial hampir di berbagai bidang termasuk informasi dan komunikasi. Di lain hal, BCS lahir dan berkembang di saat yang tepat yaitu di saat era Revolusi Industri 4.0.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/03\/16\/ironi-daerah-istimewa-yogyakarta-di-liga-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ironi Daerah Istimewa Yogyakarta di Liga 1<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<h3><b>Apa itu Revolusi Industri 4.0?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Prof. Schwab, seorang ekonom terkenal dunia asal Jerman, pendiri sekaligus Ketua Eksekutif World Economic Forum (WEF), adalah tokoh yang menginisiasi konsep Revolusi Industri 4.0.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam bukunya yang berjudul \u201cThe Fourth Industrial Revolution\u201d, Prof. Schwab (2017) menjelaskan bahwa revolusi industri 4.0 telah mengubah hidup dan kerja manusia secara fundamental. Berbeda dengan revolusi industri sebelumnya, revolusi industri generasi ke-4 ini memiliki skala, ruang lingkup, dan kompleksitas yang lebih luas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemajuan teknologi baru yang mengintegrasikan dunia fisik, digital, dan biologis telah mempengaruhi semua disiplin ilmu, ekonomi, industri, dan pemerintah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bidang-bidang yang mengalami terobosoan berkat kemajuan teknologi terbaru di antaranya (1) robot kecerdasan buatan (<em>artificial intelligence robotic<\/em>), (2) teknologi nano, (3) bioteknologi, (4) teknologi komputer kuantum, (5) <em>blockchain<\/em> (seperti bitcoin), (6) teknologi berbasis internet, dan (7) printer 3D.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/08\/baju-baru-liga-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Baju Baru Jelang Liga 1<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<h3><b>Apa hubungannya dengan BCS?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era Revolusi Industri 4.0 ini, BCS telah memanfaatkan teknologi berbasis internet sebagai sarana untuk memperkenalkan sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">term<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i>\u201cIki lho PSS!\u201d<\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang dalam bahasa Indonesia berarti <\/span><em>\u201cIni lho PSS!\u201d <\/em><span style=\"font-weight: 400;\">ke seluruh penjuru dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">media official<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya, BCS juga memiliki wadah untuk berbagi ide, ilmu, dan pergerakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">(movement)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang nantinya akan bermuara untuk kemajuan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/pss-sleman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>PSS Sleman<\/strong><\/a>.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Media official<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang digunakan oleh BCS ini mempunyai pengaruh yang besar terhadap PSS Sleman. Contohnya, BCS menggunakan Youtube sebagai sarana untuk berbagi video dokumenter yang sering mereka sebut sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMatch Ambience\u201d<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perekaman video untuk <em>m<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">atch ambience<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tersebut dilakukan selama pertandingan berlangsung dan diunggah di YouTube setelah melewati fase pengeditan dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">filtering<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Nantinya, <em>m<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">atch ambiences<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tersebut diharapkan dapat membuat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">warganet<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> tertarik untuk melihat aksi BCS di dalam stadion, dan secara tidak langsung memotivasi mereka untuk dapat melihat langsung pertandingan PSS Sleman di stadion.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/12\/21\/wajah-yogyakarta-dalam-sepak-bola\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Wajah Yogyakarta dalam Sepak Bola<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setali tiga uang, hal ini dapat menyokong keuangan PSS Sleman dari hasil penjualan tiket pertandingan. Begitu pula dengan Twitter, Instagram, dan laman <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">situsweb<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0resmi BCS yang dimanfaatkan untuk berbagi ide sesama pendukung PSS Sleman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Revolusi Industri 4.0 ini membuka peluang yang luas bagi BCS untuk maju ke arah yang lebih baik melalui pergerakan yang positif. Teknologi informasi yang semakin mudah diakses hingga ke seluruh penjuru dunia menyebabkan masyarakat dapat terhubung di dalam sebuah jejaring sosial.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari pemanfaatan teknologi informasi tersebut, tentunya kreativitas dan pergerakan yang dilakukan BCS juga terdengar ke masyarakat luas. Sekali lagi, BCS pada masa sekarang ini telah mengubah stigma masyarakat mengenai pendukung sepak bola yang rusuh, rasis, dan negatif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kreativitas dan pergerakan yang dilakukan BCS ini terbukti berhasil untuk merangsang masyarakat untuk datang ke stadion, pada khususnya Stadion Maguwoharjo sebagai homebase dari PSS Sleman. Teknologi informasi di lain sisi juga memberi dampak positif bagi Sleman fans yang berdomisili \u00a0di luar kabupaten Sleman. Sebagai contoh, dapat kita lihat dari pernyataan teman-teman Sleman Fans Pacitan:<\/span><\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\">\n<p lang=\"in\" dir=\"ltr\">Mulai berkeliaran anak-anak kecil memakai jersey PSS.  Tidak original memang,  tapi kami tak peduli untuk sementara ini.  Ini jawa timur,  basis supporter jelas mengarah tapi,  menjatuhkan pilihan untuk mereka membeli jersey PSS bagi kami adalah suatu yg indah untuk dinikmati.<\/p>\n<p>&mdash; SLEMAN FANS PACITAN (@coasteagle1976) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/coasteagle1976\/status\/1028603404342317058?ref_src=twsrc%5Etfw\">August 12, 2018<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari pernyataan tersebut, dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi sudah memberikan dampak bagi siapa pun mereka yang cinta kepada PSS sekalipun tidak bisa datang ke stadion secara langsung karena beberapa keterbatasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setidaknya teknologi informasi sudah memberikan ruang untuk <em>fans<\/em> mengakses informasi tim yang dicintainya (baca: PSS Sleman). Hal ini senada dengan <em>tagline<\/em> BCSxPSS yaitu menyebarkan virus PSS ke seluruh dunia. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Revolusi Industri 4.0 membawa pengaruh yang cukup masif dalam tubuh BCS sendiri. Di antaranya, yang terbaru di tahun 2019 adalah adanya pendataan ulang komunitas BCS yang dilakukan secara <em>online<\/em>. Tujuan dari pendataan ulang itu sendiri adalah untuk merapikan keanggotaan BCS dan pembaruan jumlah anggota resmi serta komunitas yang tidak aktif maupun yang baru bergabung.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Ticketing<\/em> juga menjadi sasaran pendataan dan verifikasi agar anngota resmi dapat mendapatkan tiket tribun selatan secara <em>online<\/em> dan <em>pre-sale<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/08\/menanam-perdamaian-di-kawasan-joglosemar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Menanam Perdamaian di Kawasan Joglosemar<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa syarat-syarat pendataan ulang BCS sendiri di antaranya adalah mampu memanfaatkan teknologi informasi, yaitu dengan cara: memiliki e-mail komunitas, memiliki akun Twitter komunitas, dan mengisi Google Forms bagi yang sudah lolos verifikasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Syarat pendataan dan verifikasi ulang BCS tersebut adalah implikasi kemajuan teknologi yang didorong oleh Revolusi Industri 4.0 <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Revolusi Industri 4.0 telah banyak mengubah nilai-nilai dalam sepak bola dan segala hal yang mengikuti sepak bola. Hampir semua aspek dalam sepak bola mengalami <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">makeover<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> akibat hadirnya revolusi industri 4.0 mulai dari klub, suporter, dan bisnis dalam sepak bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun di Eropa banyak istilah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">against modern football<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang berusaha menolak kemajuan dalam revolusi sepak bola, tapi dalam kenyataannya sepak bola dan segala hal yang mengikutinya tidak bisa lepas dari revolusi industri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sepak bola, kita mengenal adanya Goal-Line Technologi dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/29\/apakah-var-dibutuhkan-liga-indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>VAR (<em>Video Asisstant Referee<\/em>)<\/strong><\/a> yang mencoba membantu kinerja wasit dan mengurangi kesalahan dalam sepak bola. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari sudut pandang suporter, revolusi industri membawa dampak yang berbeda, di antaranya adalah menciptakan tata kelola dalam suporter agar lebih efektif dan efisien. BCS sendiri adalah dampak nyata dari kemajuan supporter di era revolusi industri 4.0.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contoh nyata seperti yang telah disebutkan adalah mempermudah verifikasi dan pendataan, membantu mengenalkan program, dan menunjang berbagai informasi secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">real time<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> serta dalam hal <em>ticketing<\/em>. Semua dampak revolusi industri 4.0 telah membawa BCS menjadi supporter yang adaptif dengan perubahan zaman.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Brigata Curva Sud (BCS) merupakan salah satu komunitas supporter pendukung PSS Sleman yang tersebar di berbagai wilayah tidak hanya Sleman dan sekitarnya, namun juga seluruh Indonesia. BCS yang pada awalnya muncul sebagai Ultras PSS, identik dengan atribut serba hitam serta menempati tribun selatan Stadion Maguwoharjo. Sejak awal keterbentukannya sebagai ultras, BCS kurang begitu dikenal. Hal ini dikarenakan BCS hanya memiliki sedikit anggota saja, ditambah dengan tim yang didukung pun saat itu dapat dikatakan \u2018nyaris bangkrut\u2019. Namun, demi asa mewujudkan mimpi untuk lebih berkontribusi pada PSS, BCS perlahan bangkit. Dengan semangat ultras dan kreativitas yang mereka miliki, mereka tetap solid dan konsisten. BCS perlahan behasil mengkonversi asumsi negatif mengenai ultras yang &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Brigata Curva Sud di Era Revolusi Industri 4.0&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":42449,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[3902,429,231,598,702],"class_list":["post-42447","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-bcs","tag-brigata-curva-sud","tag-pss-sleman","tag-suara-pembaca","tag-yogyakarta"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Brigata Curva Sud di Era Revolusi Industri 4.0 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Brigata Curva Sud (BCS) merupakan salah satu komunitas supporter pendukung PSS Sleman yang tersebar di berbagai wilayah tidak hanya Sleman dan sekitarnya, namun juga seluruh Indonesia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Brigata Curva Sud di Era Revolusi Industri 4.0 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Brigata Curva Sud (BCS) merupakan salah satu komunitas supporter pendukung PSS Sleman yang tersebar di berbagai wilayah tidak hanya Sleman dan sekitarnya, namun juga seluruh Indonesia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-06-04T10:17:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/06\/IMG-20190601-WA0051.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"853\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/04\\\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/04\\\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Brigata Curva Sud di Era Revolusi Industri 4.0\",\"datePublished\":\"2019-06-04T10:17:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/04\\\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\\\/\"},\"wordCount\":1163,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/04\\\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/06\\\/IMG-20190601-WA0051.jpg\",\"keywords\":[\"BCS\",\"Brigata Curva Sud\",\"PSS Sleman\",\"Suara Pembaca\",\"Yogyakarta\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/04\\\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/04\\\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\\\/\",\"name\":\"Brigata Curva Sud di Era Revolusi Industri 4.0 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/04\\\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/04\\\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/06\\\/IMG-20190601-WA0051.jpg\",\"datePublished\":\"2019-06-04T10:17:57+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Brigata Curva Sud (BCS) merupakan salah satu komunitas supporter pendukung PSS Sleman yang tersebar di berbagai wilayah tidak hanya Sleman dan sekitarnya, namun juga seluruh Indonesia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/04\\\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/04\\\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/04\\\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/06\\\/IMG-20190601-WA0051.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/06\\\/IMG-20190601-WA0051.jpg\",\"width\":1280,\"height\":853,\"caption\":\"PSS\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/06\\\/04\\\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Brigata Curva Sud di Era Revolusi Industri 4.0\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Brigata Curva Sud di Era Revolusi Industri 4.0 | Football Tribe Indonesia","description":"Brigata Curva Sud (BCS) merupakan salah satu komunitas supporter pendukung PSS Sleman yang tersebar di berbagai wilayah tidak hanya Sleman dan sekitarnya, namun juga seluruh Indonesia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Brigata Curva Sud di Era Revolusi Industri 4.0 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Brigata Curva Sud (BCS) merupakan salah satu komunitas supporter pendukung PSS Sleman yang tersebar di berbagai wilayah tidak hanya Sleman dan sekitarnya, namun juga seluruh Indonesia.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-06-04T10:17:57+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":853,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/06\/IMG-20190601-WA0051.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Brigata Curva Sud di Era Revolusi Industri 4.0","datePublished":"2019-06-04T10:17:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/"},"wordCount":1163,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/06\/IMG-20190601-WA0051.jpg","keywords":["BCS","Brigata Curva Sud","PSS Sleman","Suara Pembaca","Yogyakarta"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/","name":"Brigata Curva Sud di Era Revolusi Industri 4.0 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/06\/IMG-20190601-WA0051.jpg","datePublished":"2019-06-04T10:17:57+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Brigata Curva Sud (BCS) merupakan salah satu komunitas supporter pendukung PSS Sleman yang tersebar di berbagai wilayah tidak hanya Sleman dan sekitarnya, namun juga seluruh Indonesia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/06\/IMG-20190601-WA0051.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/06\/IMG-20190601-WA0051.jpg","width":1280,"height":853,"caption":"PSS"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/06\/04\/brigata-curva-sud-revolusi-industri-4-0\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Brigata Curva Sud di Era Revolusi Industri 4.0"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42447","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42447"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42447\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42449"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42447"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42447"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42447"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}