{"id":42359,"date":"2019-05-27T21:00:45","date_gmt":"2019-05-27T14:00:45","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=42359"},"modified":"2019-05-28T01:29:48","modified_gmt":"2019-05-27T18:29:48","slug":"sisi-kanan-arsenal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/","title":{"rendered":"Sisi Kanan Arsenal yang \u201cSedikit\u201d Mengkhawatirkan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Hector Bellerin harus menepi dengan waktu yang cukup panjang, Arsenal seperti kebingungan untuk mencari pengganti yang pas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stephan Lichtsteiner yang didapatkan cuma-cuma dari Juventus juga tak memberikan dampak yang signifikan bagi pertahanan Arsenal. Kemudian ada anak muda yang dipaksa bermain tidak sesuai dengan posisinya. Ainsley-Maitland Niles namanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika masih bermain untuk Arsenal Youth, posisinya adalah gelandang tengah atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">central-midfield <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">lebih tepatnya. Juga masih ada Carl Jenkinson, sosok <em>Gooner<\/em> yang tak pernah dirindukan oleh <em>fans<\/em> <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/arsenal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Arsenal<\/strong> <\/a>yang jarang mendapat kesempatan bermain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mari kita ulas satu persatu bek kanan yang ada di Arsenal saat ini.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-42364\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Hector-Bellerin-800x449.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Hector-Bellerin-800x449.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Hector-Bellerin-250x140.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Hector-Bellerin-400x225.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Hector-Bellerin-140x79.jpg 140w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Hector-Bellerin-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h3><b>Hector Bellerin<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sudah 4 musim ini Hector Bellerin mengisi pos bek kanan<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Arsenal sebagai pemain utama. Dari Mathieu Debuchy hingga Calum Chambers tak mampu menggoyahkan posisi inti Bellerin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Kekuatan<\/strong>: Pemain kelahiran Badalona ini memiliki keunggulan dalam kecepatan. <em>S<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">print <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau lari jarak pendek Bellerin tak bisa dianggap remeh. Mantan rekan Bellerin, Theo Walcott yang juga memiliki keunggulan dalam lari jarak pendek, juga mengakui bahwa jika dalam latihan pesaingnya dalam melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sprint <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">adalah Bellerin.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Passing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga salah satu kelebihan Bellerin. Rataan operan suksesnya per pertandingan mencapai 41,32 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">operan<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">. Ini juga menunjukkan bahwa Bellerin juga rajin mendapat bola dan ikut andil dalam membentuk serangan ke lini depan.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/20\/luka-milivojevic-fpl\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Luka Milivojevic, Pembidik Maut dan Primadona FPL<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu yang tak kalah pentingnya adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">umpan kunci <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">dari Bellerin yang sering menciptakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">big chances created.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Musim ini Bellerin hanya tampil 19x di Liga Primer Inggris, dan menciptakan 4 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">big chances created<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tekel <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">juga menjadi salah satu senjata ampuhnya untuk menghentikan lawan. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Tekel sukses <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Bellerin musim ini mencapai 80% dari 15 percobaanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Kelemahan<\/strong>: <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Umpan silang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menjadi salah satu hal penting untuk menjadi seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">fullback\/wingback<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Umpan silang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">juga menjadi salah satu masalah besar pria bertubuh 178 sentimeter ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang Bellerin menyadari kekuranganya ini. Bellerin menutupi kekuranganya ini dengan jarang memberikan umpan silang jika memang benar-benar dirasa harus melakukan umpan silang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terbukti Bellerin lebih sering melakukan umpan-umpan tarik atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cut-back<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Akurasi umpan silang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">pemain beraksen <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">British <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ini bahkan hanya mencapai angka 23%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelemahan lain Bellerin adalah dia kurang jago berduel di udara, mengingat postur tubuh Bellerin yang tidak terlalu tinggi. Dari 45x percobaan, 21 duel udara yang berhasil dimenangkan.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-42365\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Stephan-Lichsteiner-800x449.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Stephan-Lichsteiner-800x449.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Stephan-Lichsteiner-250x140.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Stephan-Lichsteiner-400x225.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Stephan-Lichsteiner-140x79.jpg 140w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Stephan-Lichsteiner-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h3><b>Stephan Lichtsteiner<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Stephan didatangkan dari Juventus memang diproyeksikan untuk menjadi pelapis Bellerin. Tetapi selama dia bermain untuk Arsenal, belum ada penampilanya yang berhasil memikat <em>fans<\/em> Arsenal, kecuali ketika dia sedang berduel dengan Ashley Barnes di laga penutup Liga Primer Inggris.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><b>Kekuatan<\/b><\/span><span style=\"font-weight: 400;\">: Tak perlu dibantah, pengalamanya bersama Juventus dalam menjuarai dan menguasai Serie A sangat luar biasa. Sosok kharismatik dari Lichsteiner memang dikagumi banyak rekannya di Juventus. Itu juga yang dilontarkan rekan satu tim nasionalnya, Granit Xhaka, bahwa Lichsteiner adalah sosok yang dewasa dan melindungi teman-temanya.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Passing <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga menjadi salah satu kelebihannya. 480 umpan suskses selama dia bermain di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/liga-primer-inggris\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Liga Primer Inggris<\/strong><\/a> sudah berhasil dia torehkan. Ia juga memenangkan 22 duel udara dalam 42x percobaannya. Total <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">sapuan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Lichsteiner mencapai 23, yang artinya dia sering berada di saat yang tepat jika Arsenal sedang dalam posisi diserang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Kelemahan<\/strong>: Lagi-lagi <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">umpan silang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menjadi persoalan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Arsenal. 3% adalah prosentase umpan silang Lichsteiner dari 30 <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">umpan silang<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">yang sudah dilayangkan. Eks kapten Swiss ini juga tercatat melakukan sekali blunder yang berbuah gol untuk Arsenal<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Usianya sudah 35 tahun, Stephan sudah tidak sekuat dan segesit 7-8 tahun lalu, tenaganya juga sudah tidak bisa dipaksakan untuk selalu bermain 90 menit.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/14\/paterson-bakat-tersembunyi-cardiff\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Callum Paterson, Bakat Tersembunyi di Kota Cardiff<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<h3><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-42366\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Ainsley-Maitland-Niles-800x449.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Ainsley-Maitland-Niles-800x449.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Ainsley-Maitland-Niles-250x140.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Ainsley-Maitland-Niles-400x225.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Ainsley-Maitland-Niles-140x79.jpg 140w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Ainsley-Maitland-Niles-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/h3>\n<h3><b>Ainsley Maitland-Niles<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Digadang-gadang menjadi pemain muda sukses di Arsenal, sepertinya Ainsley harus rela menjadi percobaan setiap pelatih yang menangani <em>The Gunners<\/em>. Ketika di era Arsene Wenger, Niles pernah dipaksa bermain sebagai bek kiri. Dan kini di era Emery, Niles hanya bergeser ke kanan. Padahal dia adalah seorang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">central-midfield<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Kekuatan<\/strong>: Niles adalah seorang pemain yang memiliki label <em>v<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ersatile<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Dia bisa bermain di berbagai posisi. Namun belakangan ini ia lebih sering bermain di posisi bek kanan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dribel <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menjadi kelebihan Niles dalam setiap kali membantu serangan Arsenal. Niles berani melakukan tusukan-tusukan ke dalam kotak penalti lawan. Setiap pertandingan rata-rata ia melakukan 2x dribel sukses<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/12\/18\/ancaman-itu-bernama-ainsley-maitland-niles\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ancaman Itu Bernama Ainsley Maitland-Niles<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tendangan jarak jauh Ainsley juga tidak terlalu buruk, Ini adalah hal baik yang dimiliki Niles di mana ketika dia juga berposisi sebagai bek, tetap berani melakukan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">tendangan jarak jauh<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Dari 5x total tendangan Niles musim ini, 3 di antaranya mengarah ke gawang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong>Kelemahan<\/strong>: Lagi dan lagi, <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">umpan silang <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">menajdi sebuah masalah yang belum bisa ditemukan solusinya oleh Arsenal. Dari 18x umpan silang Niles, hanya 6% prosentase keberhasilannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Disiplin adalah masalah terbesar Niles, di mana ketika Arsenal mendapat <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">serangan balik<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">, Niles sangat lambat kembali ke posisinya. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Duel udara Niles juga sangat lemah, dia hanya menang 6x dari 18 duel udara<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-42367\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Carl-Jenkinson-800x449.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Carl-Jenkinson-800x449.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Carl-Jenkinson-250x140.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Carl-Jenkinson-400x225.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Carl-Jenkinson-140x79.jpg 140w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Carl-Jenkinson-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h3><b>Carl Jenkinson<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak banyak penampilanya musim ini. Jenkinson bisa dibilang pemain yang \u201ccukup\u201d senior di Arsenal. Ketika masih muda, Jenkinson diperkirakan memiliki prospek yang cerah di Arsenal, di mana Jenkinson juga sukses berkompetisi dengan Bacary Sagna di posisi bek kanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak banyak yang bisa saya uraikan mengenai Jenkinson, karena memang musim ini Jenko sangat minim mendapat kesempatan bermain. Mungkin ini adalah musim terakhir Jenko berseragam <em>The Gunners<\/em>, klub favoritnya sejak masih anak-anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Permainan terbaik Jenko adalah ketika Arsenal bertandang ke Allianz Arena, markas Bayern Muenchen, dan Meriam London berhasil menang 0-2. Jenko terpilih sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">man of the match<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin Jenko akan menemukan kesuksesanya di luar Arsenal, sudah cukup pembuktianmu selama ini kepada para Gooners. Saya yakin Jenko memiliki tempat tersendiri di hati para Gooners.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-42368\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Matt-Doherty-800x449.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Matt-Doherty-800x449.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Matt-Doherty-250x140.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Matt-Doherty-400x225.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Matt-Doherty-140x79.jpg 140w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Matt-Doherty-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h3><b>Harapan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga dalam waktu dekat Arsenal bisa segera menemukan bek kanan untuk menjadi pesaing Bellerin. Kepulangan Chambers mungkin memang akan menambah kualitas lini belakang Arsenal. Tetapi Chambers sekarang lebih bergeser sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">centre-back <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan bahkan bisa menjadi gelandang bertahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin Arsenal bisa merekrut minimal 1 bek kanan baru, sembari menunggu Bellerin pulih. <\/span><\/p>\n<p><b>Aaron Wan-Bissaka, 21 tahun (Crystal Palace)<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa menjadi opsi jika <em>The Gunners<\/em> membutuhkan pemain muda, tetapi Crytal Palace sudah mematok harga yang sangat tinggi, yaitu sekitar 60 juta euro. Mengingat Wan-Bissaka adalah pemain <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">homegrown<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><b>Matt Doherty, 27 tahun (Wolves) <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Tipe dan gaya bermain Doherty sangat mirip dengan Bellerin, dan Doherty juga bisa bermain di posisi bek kiri. Akan tetapi Doherty baru saja mengikat janji setia bersama Wolves hingga 2023. Biaya untuk menebus klausul Doherty pasti sangat tinggi.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/16\/matt-doherty-layak-dinanti\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Matt Doherty Layak Dinanti<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><b>Matteo Darmian, 29 tahun (Manchester United) <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ingin mengamankan bujet transfer, Darmian menjadi target masuk akal. Karena status Darmian setelah bulan Juni habis adalah bebas transfer, yang jika Arsenal ingin merekrut Darmian hanya tinggal membayar gaji Darmian saja. Darmian juga bisa bermain di posisi bek kanan dan kiri.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>*Penulis dapat dijumpai di akun Twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/bullseyeeeeeee\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@bullseyeeeeeee<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketika Hector Bellerin harus menepi dengan waktu yang cukup panjang, Arsenal seperti kebingungan untuk mencari pengganti yang pas. Stephan Lichtsteiner yang didapatkan cuma-cuma dari Juventus juga tak memberikan dampak yang signifikan bagi pertahanan Arsenal. Kemudian ada anak muda yang dipaksa bermain tidak sesuai dengan posisinya. Ainsley-Maitland Niles namanya. Ketika masih bermain untuk Arsenal Youth, posisinya adalah gelandang tengah atau central-midfield lebih tepatnya. Juga masih ada Carl Jenkinson, sosok Gooner yang tak pernah dirindukan oleh fans Arsenal yang jarang mendapat kesempatan bermain. Mari kita ulas satu persatu bek kanan yang ada di Arsenal saat ini. Hector Bellerin Sudah 4 musim ini Hector Bellerin mengisi pos bek kanan\u00a0Arsenal sebagai pemain utama. Dari &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Sisi Kanan Arsenal yang \u201cSedikit\u201d Mengkhawatirkan&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":42369,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[120,2660,3573,128],"class_list":["post-42359","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-arsenal","tag-berita-arsenal","tag-hector-bellerin","tag-liga-primer-inggris"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Sisi Kanan Arsenal yang \u201cSedikit\u201d Mengkhawatirkan | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketika Hector Bellerin harus menepi dengan waktu yang cukup panjang, Arsenal seperti kebingungan untuk mencari pengganti yang pas.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Sisi Kanan Arsenal yang \u201cSedikit\u201d Mengkhawatirkan | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketika Hector Bellerin harus menepi dengan waktu yang cukup panjang, Arsenal seperti kebingungan untuk mencari pengganti yang pas.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-05-27T14:00:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-05-27T18:29:48+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Arsenal.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/27\\\/sisi-kanan-arsenal\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/27\\\/sisi-kanan-arsenal\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Sisi Kanan Arsenal yang \u201cSedikit\u201d Mengkhawatirkan\",\"datePublished\":\"2019-05-27T14:00:45+00:00\",\"dateModified\":\"2019-05-27T18:29:48+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/27\\\/sisi-kanan-arsenal\\\/\"},\"wordCount\":1069,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/27\\\/sisi-kanan-arsenal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/05\\\/Arsenal.jpg\",\"keywords\":[\"Arsenal\",\"Berita Arsenal\",\"Hector Bellerin\",\"Liga Primer Inggris\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/27\\\/sisi-kanan-arsenal\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/27\\\/sisi-kanan-arsenal\\\/\",\"name\":\"Sisi Kanan Arsenal yang \u201cSedikit\u201d Mengkhawatirkan | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/27\\\/sisi-kanan-arsenal\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/27\\\/sisi-kanan-arsenal\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/05\\\/Arsenal.jpg\",\"datePublished\":\"2019-05-27T14:00:45+00:00\",\"dateModified\":\"2019-05-27T18:29:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Ketika Hector Bellerin harus menepi dengan waktu yang cukup panjang, Arsenal seperti kebingungan untuk mencari pengganti yang pas.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/27\\\/sisi-kanan-arsenal\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/27\\\/sisi-kanan-arsenal\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/27\\\/sisi-kanan-arsenal\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/05\\\/Arsenal.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/05\\\/Arsenal.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/27\\\/sisi-kanan-arsenal\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Sisi Kanan Arsenal yang \u201cSedikit\u201d Mengkhawatirkan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Sisi Kanan Arsenal yang \u201cSedikit\u201d Mengkhawatirkan | Football Tribe Indonesia","description":"Ketika Hector Bellerin harus menepi dengan waktu yang cukup panjang, Arsenal seperti kebingungan untuk mencari pengganti yang pas.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Sisi Kanan Arsenal yang \u201cSedikit\u201d Mengkhawatirkan | Football Tribe Indonesia","og_description":"Ketika Hector Bellerin harus menepi dengan waktu yang cukup panjang, Arsenal seperti kebingungan untuk mencari pengganti yang pas.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-05-27T14:00:45+00:00","article_modified_time":"2019-05-27T18:29:48+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Arsenal.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Sisi Kanan Arsenal yang \u201cSedikit\u201d Mengkhawatirkan","datePublished":"2019-05-27T14:00:45+00:00","dateModified":"2019-05-27T18:29:48+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/"},"wordCount":1069,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Arsenal.jpg","keywords":["Arsenal","Berita Arsenal","Hector Bellerin","Liga Primer Inggris"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/","name":"Sisi Kanan Arsenal yang \u201cSedikit\u201d Mengkhawatirkan | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Arsenal.jpg","datePublished":"2019-05-27T14:00:45+00:00","dateModified":"2019-05-27T18:29:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Ketika Hector Bellerin harus menepi dengan waktu yang cukup panjang, Arsenal seperti kebingungan untuk mencari pengganti yang pas.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Arsenal.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Arsenal.jpg","width":1200,"height":674},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/27\/sisi-kanan-arsenal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Sisi Kanan Arsenal yang \u201cSedikit\u201d Mengkhawatirkan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42359","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42359"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42359\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42369"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42359"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42359"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42359"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}