{"id":42209,"date":"2019-05-13T20:00:35","date_gmt":"2019-05-13T13:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=42209"},"modified":"2019-05-13T19:34:18","modified_gmt":"2019-05-13T12:34:18","slug":"era-baru-yogyakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/","title":{"rendered":"Inikah Era Baru Sepak Bola Yogyakarta?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat melintasi daerah Balirejo Muja Muju, tanpa sengaja saya melihat sebuah grafiti di dinding bekas bangunan. Kalimat yang tertulis: \u201cSambut Era Baru. Mari Berbenah\u201d. Di bawah tulisan itu tampak lambang klub sepak bola berjuluk Laskar Mataram.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepertinya ada suatu momentum yang menggerakkan coretan tangan itu. Era baru yang dimaksud saya kira erat kaitannya dengan kehadiran investor baru di tim biru Mataram.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menyusul setelah itu, berita tentang kontrak pelatih baru dan pemain-pemain andalan segera menghiasi media massa. Tidak ketinggalan kabar kembalinya klub ke stadion kebanggaan. Informasi di media sosial bahkan lebih semarak lagi. Para <em>fans<\/em> pun dihinggapi euforia. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada saat yang bersamaan, di utara, klub hijau juga merayakan era baru dengan kembali ke kasta tertinggi sepak bola Tanah Air. Kedatangan pemain-pemain baru disambut antusias. Latihan rutin sudah digelar guna menghadapi kompetisi musim ini.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/08\/baju-baru-liga-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Baju Baru Jelang Liga 1<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tak ketinggalan, pertandingan uji coba melawan tim papan atas masuk agenda pelatih. Ancaman boikot yang sempat mencuat sepertinya hanya menjadi romantika sebuah hubungan belaka. \u00a0\u00a0\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari selatan tidak banyak tersiar kabar. Klub merah kurang terlihat dinamikanya. Namun jika melihat ke utara, pada kegairahan yang ditunjukkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sedulur-sedulurnya<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, bisa jadi hal itu akan mendorong geliat di sana. Mungkin mengungsinya klub tentara ke Kota Hujan dapat membuat situasi yang berbeda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Era baru jelas terlihat di tubuh federasi. Organisasi yang menaungi aktivitas sepak bola di Yogyakarta belum lama ini membentuk kepengurusan baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketua Asprov bahkan sudah menampilkan dirinya di pentas nasional, melalui final liga futsal profesional. Pelaksanaan program seperti penyegaran wasit menunjukkan aktivitas organisasi yang sudah kembali berjalan.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/12\/29\/kenapa-wasit-kontroversi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kenapa Wasit Sering Terlibat Kontroversi?<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika melihat gejala-gejala di atas, apakah dapat dianggap sepak bola Yogyakarta sedang memasuki era baru? Rasanya tidak berlebihan untuk menganggap demikian. Melalui tulisan ini saya ingin membayangkan, era baru ini dapat mendorong kemajuan dalam hal apa? <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Era baru ini dapat mendorong lahirnya kembali semangat persaingan yang sehat. Rivalitas antar-suporter merupakan isu yang hampir tidak ada habisnya. Namun, melalui pesan di grafiti, sepertinya para fans menyadarinya dengan ungkapan kata \u2018berbenah\u2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semangat berbenah ini sepertinya juga sudah menyebar melalui media sosial. Investor tentu ingin pertandingan sepak bola menjadi tontonan yang menarik, menguntungkan, sehingga dapat menjaga kelangsungan hidup klub.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya, era baru ini merupakan saat yang tepat untuk meningkatkan pembinaan pemain junior. Salah satu persoalan yang sering dikeluhkan para pelatih mengenai pemain-pemain muda Yogyakarta adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">level of competitiveness<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak jarang ditemui pemain-pemain Yogyakarta yang mampu bersaing di tingkat lokal, namun seperti kehilangan kemampuan ketika berhadapan dengan talenta-talenta dari provinsi lain. Akibatnya, pemain asal Yogyakarta yang mengisi barisan timnas bisa dibilang sangat sedikit.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/29\/bahasa-pemicu-gesekan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Bahasa Sebagai Pemicu Gesekan Antar-Suporter di Yogyakarta<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kembalinya salah satu klub Yogyakarta ke <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">top tier<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> liga sepak bola Indonesia merupakan peluang untuk menjawab persoalan di atas. Adanya kompetisi akademi elit pro mulai usia 16 tahun bagi peserta Liga 1 &#8216;memaksa&#8217; klub mengembangkan pemain muda yang dimilikinya. Melalui kompetisi ini pemain-pemain junior terbiasa bersaing di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">top level<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sejak muda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Era baru ini juga pas untuk membahas pengembangan sumber daya pelatih. Dalam beberapa bulan terakhir saya menyaksikan pelatih-pelatih yang berafiliasi dengan berbagai klub\/perkumpulan sepak bola di Yogyakarta rutin mengadakan diskusi mingguan. Mereka saling berbagi pengetahuan cara melatih, wawasan taktik, cara mengelola pemain, dan berbagai hal yang berkaitan dengan kepelatihan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diskusi dilakukan secara terbuka, meskipun di hadapan pelatih tim yang berpotensi menjadi \u201clawan\u201d. Kini bukan eranya lagi pelatih yang menyimpan bahan latihan sendiri. Atmosfer keterbukaan pada informasi justru menantang para pelatih untuk terus meningkatkan kemampuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ini yang terjadi di negara-negara dengan liga sepak bola yang kompetitif. Disadari atau tidak, kultur kota pelajar mungkin menjadi keuntungan yang dimiliki para pelatih untuk dapat melakukan aktivitas diskusi semacam itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini kita akan melihat bagaimana dinamika suporter, para pelatih, pemain dan seluruh elemen klub dalam menyambut kompetisi musim ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin jika para <em>fans<\/em> menunjukkan dukungan yang loyal, para pelatih berkepentingan sama untuk memajukan sepak bola Yogyakarta, hingga para <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stakeholder<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> berkolaborasi membangun sistem kompetisi yang berkualitas, maka era baru sepak bola Yogyakarta benar-benar sudah di depan mata.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat melintasi daerah Balirejo Muja Muju, tanpa sengaja saya melihat sebuah grafiti di dinding bekas bangunan. Kalimat yang tertulis: \u201cSambut Era Baru. Mari Berbenah\u201d. Di bawah tulisan itu tampak lambang klub sepak bola berjuluk Laskar Mataram. Sepertinya ada suatu momentum yang menggerakkan coretan tangan itu. Era baru yang dimaksud saya kira erat kaitannya dengan kehadiran investor baru di tim biru Mataram. Menyusul setelah itu, berita tentang kontrak pelatih baru dan pemain-pemain andalan segera menghiasi media massa. Tidak ketinggalan kabar kembalinya klub ke stadion kebanggaan. Informasi di media sosial bahkan lebih semarak lagi. Para fans pun dihinggapi euforia. Pada saat yang bersamaan, di utara, klub hijau juga merayakan era baru dengan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Inikah Era Baru Sepak Bola Yogyakarta?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":26076,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[185,503,1604,598,702],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Inikah Era Baru Sepak Bola Yogyakarta? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Saat melintasi daerah Balirejo Muja Muju, tanpa sengaja saya melihat sebuah grafiti di dinding bekas bangunan. Kalimat yang tertulis: \u201cSambut Era Baru. Mari Berbenah\u201d. Di bawah tulisan itu tampak lambang klub sepak bola berjuluk Laskar Mataram.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Inikah Era Baru Sepak Bola Yogyakarta? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Saat melintasi daerah Balirejo Muja Muju, tanpa sengaja saya melihat sebuah grafiti di dinding bekas bangunan. Kalimat yang tertulis: \u201cSambut Era Baru. Mari Berbenah\u201d. Di bawah tulisan itu tampak lambang klub sepak bola berjuluk Laskar Mataram.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-05-13T13:00:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-05-13T12:34:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Ironi-Daerah-Istimewa-Yogyakarta-di-Liga-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/\",\"name\":\"Inikah Era Baru Sepak Bola Yogyakarta? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Ironi-Daerah-Istimewa-Yogyakarta-di-Liga-1.jpg\",\"datePublished\":\"2019-05-13T13:00:35+00:00\",\"dateModified\":\"2019-05-13T12:34:18+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Saat melintasi daerah Balirejo Muja Muju, tanpa sengaja saya melihat sebuah grafiti di dinding bekas bangunan. Kalimat yang tertulis: \u201cSambut Era Baru. Mari Berbenah\u201d. Di bawah tulisan itu tampak lambang klub sepak bola berjuluk Laskar Mataram.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Ironi-Daerah-Istimewa-Yogyakarta-di-Liga-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Ironi-Daerah-Istimewa-Yogyakarta-di-Liga-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"klub-klub asli DIY\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Inikah Era Baru Sepak Bola Yogyakarta?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Inikah Era Baru Sepak Bola Yogyakarta? | Football Tribe Indonesia","description":"Saat melintasi daerah Balirejo Muja Muju, tanpa sengaja saya melihat sebuah grafiti di dinding bekas bangunan. Kalimat yang tertulis: \u201cSambut Era Baru. Mari Berbenah\u201d. Di bawah tulisan itu tampak lambang klub sepak bola berjuluk Laskar Mataram.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Inikah Era Baru Sepak Bola Yogyakarta? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Saat melintasi daerah Balirejo Muja Muju, tanpa sengaja saya melihat sebuah grafiti di dinding bekas bangunan. Kalimat yang tertulis: \u201cSambut Era Baru. Mari Berbenah\u201d. Di bawah tulisan itu tampak lambang klub sepak bola berjuluk Laskar Mataram.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-05-13T13:00:35+00:00","article_modified_time":"2019-05-13T12:34:18+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Ironi-Daerah-Istimewa-Yogyakarta-di-Liga-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/","name":"Inikah Era Baru Sepak Bola Yogyakarta? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Ironi-Daerah-Istimewa-Yogyakarta-di-Liga-1.jpg","datePublished":"2019-05-13T13:00:35+00:00","dateModified":"2019-05-13T12:34:18+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Saat melintasi daerah Balirejo Muja Muju, tanpa sengaja saya melihat sebuah grafiti di dinding bekas bangunan. Kalimat yang tertulis: \u201cSambut Era Baru. Mari Berbenah\u201d. Di bawah tulisan itu tampak lambang klub sepak bola berjuluk Laskar Mataram.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Ironi-Daerah-Istimewa-Yogyakarta-di-Liga-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Ironi-Daerah-Istimewa-Yogyakarta-di-Liga-1.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"klub-klub asli DIY"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/era-baru-yogyakarta\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Inikah Era Baru Sepak Bola Yogyakarta?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42209"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42209"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42209\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26076"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42209"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42209"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42209"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}