{"id":42204,"date":"2019-05-13T19:00:19","date_gmt":"2019-05-13T12:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=42204"},"modified":"2019-05-13T19:09:24","modified_gmt":"2019-05-13T12:09:24","slug":"wawancara-hendra-wijaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/","title":{"rendered":"Wawancara: Hendra Wijaya dan Totalitasnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sabtu (12\/1), setelah \u00a0bersepakat dengannya, saya bersama teman mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi kediaman Hendra Wijaya, salah satu pemain senior kesebelasan tertua di Indonesia, PSM Makassar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai salah satu suporter PSM, ini adalah pengalaman pertama saya berbincang dengan seorang pemain dari tim kebanggaan saya. Perlu diketahui pria yang akrab disapa Hendra ini adalah salah satu pemain paling loyal. Bersama sahabatnya, M. Rahmat, mereka telah membela panji PSM selama satu dekade. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Musim ini kita akan tetap melihat sosok garang Hendra menjadi bagian penting dari ambisi PSM Makassar untuk memulangkan trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Itu berarti, \u00a0kapten ketiga PSM musim lalu ini akan menjalani musim kesebelasnya bersama tim yang berjuluk Ayam Jantan dari Timur.<\/span><\/p>\n<h3><b>Menuju mimpi yang jadi nyata<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kariernya tidak berangkat dari Sekolah Sepak Bola (SSB) seperti kompatriotnya Rasyid Bakri, Asnawi Mangkualam, dan beberapa pemain lainnya. Ia mulai mengenal dunia kulit bundar ketika menginjak jenjang sekolah tepatnya di SD Negeri 1 Bontokamase.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah naik ke SMP, Hendra muda semakin menyukai olahraga paling populer di jagat raya ini, bahkan SMP Negeri 1 Pallangga tempatnya menimba ilmu saat remaja, sering menjadi juara ketika ada perlombaan sepak bola antar-SMP.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/01\/29\/eero-markkanen-optimisme-juku-eja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Eero Markkanen dan Optimisme Baru Juku Eja<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya SMA Negeri 1 Sungguminasa (SALIS) menjadi batu loncatan Hendra muda untuk menuju skuat Pasukan Ramang kelak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya masuk tim sepak bola SMP, SMA, \u00a0di sana saya belajar, banyak pengalaman yang saya dapatkan di sana,\u201d ujar Hendra.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masuk ke dalam skuat Pasukan Ramang merupakan hal yang tidak pernah terpikirkan oleh Hendra, karena pada saat itu ada stigma masyarakat kota Makassar untuk masuk ke skuat PSM Anda harus rela <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">merogoh kocek<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baru ketika ia mewakili Gowa dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) Sulawesi Selatan yang ke-13 tahun 2006 di Kabupaten Bone, ia berpikir dan bermimpi menjadi salah satu penggawa Pasukan Ramang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cMelihat mereka bermain dengan bangga membawa lambang PSM di dada, itu yang menimbulkan rasa cinta terhadap PSM,\u201d tuturnya sambil bercerita tentang serunya laga sore itu. Saat itu Juku Eja menjalani laga uji coba melawan timnas Indonesia dalam rangka peresmian Stadion La Patau Bone<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah Porda berakhir, mimpi Hendra bermain untuk tim kelahirannya berlanjut ketika dibukanya pendaftaran Pra Ligina ke 3 pada tahun 2007, yang memang diperuntukkan agar bisa menjadi pemain profesional dan jenjangnya bisa sampai skuat <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/psm-makassar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>PSM Makassar<\/strong><\/a>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAgak ku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">lupaimi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> juga, intinya ada teman namanya Ardi dia <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ajakka<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> seleksi di Karebosi waktu itu, ada sekitar 400-an orang yang ikut dan disaring lagi sampai 25 selama 4 bulan,\u201d cerita Hendra sambil menceritakan kisahnya bersama Ardi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cPadahal waktu itu saya sudah terlambat, bahkan sudah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kukasih mundurmi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> motor untuk kembali ke rumah tapi karena Ardi ngotot makanya saya juga ikut seleksi.\u201d lanjut Hendra.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/mengenang-ramang-dewa-bola-sulawesi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Mengenang Ramang, Sang Dewa Bola dari Sulawesi Selatan<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Singkat cerita Ardi menjadi salah satu orang yang berjasa dalam awal karier Hendra karena pada tahun itu Hendra masuk skuat Pra Ligina. Setahun berselang pada tahun 2008, berkat karakter permainan yang \u201casli Makassar\u201d, pelatih PSM senior saat itu Radoy Minkovski mendengar lalu melihat bakat pemuda asal Sungguminasa ini. Bersama dua orang rekannya, Abdul Rahman dan Muhammad Aidil, Hendra naik kelas ke PSM senior. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sosok Radoy pantas disebut salah satu pelatih terpenting dalam karier Hendra. Selain membawanya ke PSM senior, ia juga membantu Hendra menemukan posisi yang kerap menjadi posisi langganan sampai saat ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bek kanan menjadi posisi baru Hendra meskipun tak jarang dia tetap menempati posisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stopper<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ketika tim sedang membutuhkan kehadirannya. \u201cDia menempatkan saya ke bek kanan karena melihat potensi saya di situ,\u201d ucap pemain berusia 29 tahun ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bermain di posisi bertahan, Hendra memilih nomor 2 untuk dikenakan di punggungnya. Hendra memiliki pandangan terhadap nomor yang ia pilih. Baginya, nomor 2 merupakan nomor yang sakral karena dari sisi atas memiliki lekukan hingga tengah, dan barulah sisi bawahnya lurus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, apapun yang awalnya dijalani meskipun berliku kita harus sungguh-sungguh agar mendapatkan kesuksesan. Sepuluh tahun ia menjalin hubungan dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">jersey <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">PSM<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">selama itu pula<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> nomor 2 setia di punggung pemain yang memilih Javier Zanetti sebagai pemain idola ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun musim ini akan sedikit berbeda. untuk pertama kalinya nomor 2 lepas dari punggung Hendra, karena harus merelakan nomornya kepada Aaron Evans penggawa baru asal Australia. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Menurutnya, apapun itu asalkan bisa menaikkan performa tim akan ia laksanakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIkhlas saya melepaskan nomor 2 untuk Evans. Semoga kehadirannya dengan nomor punggung 2 bisa mengangkat performa tim di musim ini,\u201d Hendra pun lantas memilih nomor 27 untuk mengarungi musim ini.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/12\/23\/andi-mattalatta-dulu-nanti\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Stadion Andi Mattalatta, Dulu dan Nanti<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-42206\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/IMG-1332-800x600.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/IMG-1332-800x600.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/IMG-1332-250x188.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/IMG-1332-400x300.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/IMG-1332-116x87.jpg 116w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/IMG-1332-560x420.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h3><b>Hendra Wijaya dan sekitarnya<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepuluh tahun bukan waktu yang singkat. Semenjak umur 19 tahun Hendra menjadi salah satu tulang punggung lini pertahanan PSM. Terkait gaya mainnya yang keras tanpa kompromi, banyak yang mencaci karena dianggap merugikan tim ketika lawan mendapatkan tendangan bebas, belum lagi ketika Hendra mendapatkan kartu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya pernah coba untuk main lebih pelan, tapi saya seperti kehilangan jati diri, seperti tidak tahu main bola.\u201d <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi, pujian juga datang karena karakter tersebut merupakan karakter ciri khas anak Makassar. Itu terbukti ketika bermain di Mattoanging, sosok keras Hendra selalu mendapatkan <em>a<\/em><\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pplause<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dari suporter setia Juku Eja<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hendra bercerita bahwa gaya mainnya dipengaruhi oleh salah satu legenda PSM, yaitu Syamsul Haeruddin. Syamsul merupakan sosok yang sangat agresif, tidak kenal letih, dan ketika ada kesempatan sekecil apapun untuk mengambil bola dari lawan ia akan mengambil kesempatan itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hendra memang dekat dengan Syamsul yang notabene seniornya ketika masuk PSM. \u201cSelain karena saya satu kampung di Gowa, Syamsul sangat baik kepada juniornya. Ia memberikan masukan untuk kita agar dapat menjadi pemain yang lebih baik,\u201d tambahnya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Soal kedekatannya dengan pemain lain, nama M Rahmat muncul di permukaan. Semenjak 2008 mereka telah bermain bersama melewati segala suka dan duka dalam perjalanan kariernya,.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cM. Rahmat dekat karena pertama dia putra daerah, dan ketika di mes juga sering satu kamar, bahkan kalau ada pertandingan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">away<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, kita satu kamar.&#8221; Baru setelah menikah dua kerabat ini mulai jalan sendiri-sendiri.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/11\/06\/surat-m-rahmat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sepucuk Surat untuk M. Rahmat<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatih-pelatih juga mendapatkan tempat di hati Hendra. Salah satunya Petar Segrt, pelatih PSM periode 2011-2013. Menurutnya, sosok Petar merupakan sosok yang sangat mengayomi pemain dan bisa menjadi bapak di dalam dan luar lapangan. Bahkan, ada kisah ketika PSM sedang dalam krisis keuangan, Petar Segrt rela membayar biaya operasi lutut M. Rahmat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Robert Rene Alberts juga menjadi pelatih yang sangat dihargai oleh Hendra. Ia menjelaskan bahwa ketika ada masalah yang dihadapi oleh pemainnya, Robert akan turun tangan sehingga masalah itu tidak berlarut-larut. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai pesepak bola profesional, Hendra memiliki hobi yang tidak <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">mainstream<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Memelihara ayam menjadi hobi suami dari Eka Wijaya Haris ini. Ia memelihara Ayam Serama, menurutnya ayam ini memiliki bentuk yang unik meskipun posturnya kecil tapi dadanya yang membusung, membuat ayam ini terkesan berani.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cIya baru-baru <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ji <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga ini gara-gara mertua beli ayam, jadi tertarik juga pelihara apalagi unik bentuknya, terkesan berani.\u201d terangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun 2019 ini usia Hendra akan menginjak 30 tahun, usia yang mulai membuatnya berpikir apa yang akan ia lakukan setelah tidak lagi menendang si kulit bundar. Setelah pemain lain seperti Hamka Hamzah, Rizky Pellu, bahkan Marc Klok lebih memilih membuka warung kopi atau kafe sebagai tabungan di hari tua, Hendra sendiri lebih memilih membuat kos-kosan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<em>Kayaknya<\/em> mau bikin kos-kosan. Ada tanah yang diwariskan orang tua, ada juga tanah yang saya beli sendiri. Lumayan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">toh, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tinggal duduk-duduk uang juga masuk,\u201d ucapnya sembari senyum. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahun 2019 asa Hendra masih sama dengan masyarakat Sulawesi Selatan lainnya, melihat trofi itu datang ke bumi Anging Mamiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terima kasih kapten! Semoga kesuksesan selalu menghadiri kariermu. <\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>*Penulis bisa dijumpai di akun Twitter <a href=\"https:\/\/twitter.com\/taufiqkhair\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@Taufiqkhair<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabtu (12\/1), setelah \u00a0bersepakat dengannya, saya bersama teman mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi kediaman Hendra Wijaya, salah satu pemain senior kesebelasan tertua di Indonesia, PSM Makassar. Sebagai salah satu suporter PSM, ini adalah pengalaman pertama saya berbincang dengan seorang pemain dari tim kebanggaan saya. Perlu diketahui pria yang akrab disapa Hendra ini adalah salah satu pemain paling loyal. Bersama sahabatnya, M. Rahmat, mereka telah membela panji PSM selama satu dekade. Musim ini kita akan tetap melihat sosok garang Hendra menjadi bagian penting dari ambisi PSM Makassar untuk memulangkan trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Itu berarti, \u00a0kapten ketiga PSM musim lalu ini akan menjalani musim kesebelasnya bersama tim yang berjuluk Ayam &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Wawancara: Hendra Wijaya dan Totalitasnya&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":42205,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[1536,185,3763,216,3891],"class_list":["post-42204","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-hendra-wijaya","tag-liga-1","tag-psm","tag-psm-makassar","tag-wawancara"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Wawancara: Hendra Wijaya dan Totalitasnya | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sabtu (12\/1), setelah \u00a0bersepakat dengannya, saya bersama teman mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi kediaman Hendra Wijaya, salah satu pemain senior kesebelasan tertua di Indonesia, PSM Makassar.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Wawancara: Hendra Wijaya dan Totalitasnya | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sabtu (12\/1), setelah \u00a0bersepakat dengannya, saya bersama teman mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi kediaman Hendra Wijaya, salah satu pemain senior kesebelasan tertua di Indonesia, PSM Makassar.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-05-13T12:00:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-05-13T12:09:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Hendra-Wijaya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"393\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/13\\\/wawancara-hendra-wijaya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/13\\\/wawancara-hendra-wijaya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Wawancara: Hendra Wijaya dan Totalitasnya\",\"datePublished\":\"2019-05-13T12:00:19+00:00\",\"dateModified\":\"2019-05-13T12:09:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/13\\\/wawancara-hendra-wijaya\\\/\"},\"wordCount\":1216,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/13\\\/wawancara-hendra-wijaya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/05\\\/Hendra-Wijaya.jpg\",\"keywords\":[\"Hendra Wijaya\",\"Liga 1\",\"PSM\",\"PSM Makassar\",\"Wawancara\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/13\\\/wawancara-hendra-wijaya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/13\\\/wawancara-hendra-wijaya\\\/\",\"name\":\"Wawancara: Hendra Wijaya dan Totalitasnya | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/13\\\/wawancara-hendra-wijaya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/13\\\/wawancara-hendra-wijaya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/05\\\/Hendra-Wijaya.jpg\",\"datePublished\":\"2019-05-13T12:00:19+00:00\",\"dateModified\":\"2019-05-13T12:09:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Sabtu (12\\\/1), setelah \u00a0bersepakat dengannya, saya bersama teman mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi kediaman Hendra Wijaya, salah satu pemain senior kesebelasan tertua di Indonesia, PSM Makassar.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/13\\\/wawancara-hendra-wijaya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/13\\\/wawancara-hendra-wijaya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/13\\\/wawancara-hendra-wijaya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/05\\\/Hendra-Wijaya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/05\\\/Hendra-Wijaya.jpg\",\"width\":700,\"height\":393},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/05\\\/13\\\/wawancara-hendra-wijaya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Wawancara: Hendra Wijaya dan Totalitasnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Wawancara: Hendra Wijaya dan Totalitasnya | Football Tribe Indonesia","description":"Sabtu (12\/1), setelah \u00a0bersepakat dengannya, saya bersama teman mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi kediaman Hendra Wijaya, salah satu pemain senior kesebelasan tertua di Indonesia, PSM Makassar.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Wawancara: Hendra Wijaya dan Totalitasnya | Football Tribe Indonesia","og_description":"Sabtu (12\/1), setelah \u00a0bersepakat dengannya, saya bersama teman mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi kediaman Hendra Wijaya, salah satu pemain senior kesebelasan tertua di Indonesia, PSM Makassar.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-05-13T12:00:19+00:00","article_modified_time":"2019-05-13T12:09:24+00:00","og_image":[{"width":700,"height":393,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Hendra-Wijaya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Wawancara: Hendra Wijaya dan Totalitasnya","datePublished":"2019-05-13T12:00:19+00:00","dateModified":"2019-05-13T12:09:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/"},"wordCount":1216,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Hendra-Wijaya.jpg","keywords":["Hendra Wijaya","Liga 1","PSM","PSM Makassar","Wawancara"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/","name":"Wawancara: Hendra Wijaya dan Totalitasnya | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Hendra-Wijaya.jpg","datePublished":"2019-05-13T12:00:19+00:00","dateModified":"2019-05-13T12:09:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Sabtu (12\/1), setelah \u00a0bersepakat dengannya, saya bersama teman mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi kediaman Hendra Wijaya, salah satu pemain senior kesebelasan tertua di Indonesia, PSM Makassar.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Hendra-Wijaya.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/05\/Hendra-Wijaya.jpg","width":700,"height":393},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/13\/wawancara-hendra-wijaya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Wawancara: Hendra Wijaya dan Totalitasnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42204","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42204"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42204\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42205"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42204"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42204"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42204"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}