{"id":42113,"date":"2019-05-02T21:53:53","date_gmt":"2019-05-02T14:53:53","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=42113"},"modified":"2019-05-02T21:53:53","modified_gmt":"2019-05-02T14:53:53","slug":"yang-salah-dengan-persija","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/","title":{"rendered":"Apa yang Salah dengan Persija?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berstatus tim juara liga, ekpektasi itu semakin tinggi. Dahaga puasa gelar selama 16 tahun serasa belum terhapus setelah musim lalu berhasil diakhiri. Harapan Persija Jakarta untuk terus trengginas dengan prestasi yang terus meningkat, melambung tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika tahun lalu gelar juara pra-musim, juara liga domestik, hingga prestasi yang cukup baik di kancah Asia didapatkan, tahun ini harapannya semua dapat dipertahankan. Bahkan untuk kancah Asia, melampaui capaian musim lalu menjadi tuntutan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Serasa wajar, jika di keikutsertaan pertamanya wakil Indonesia berhasil lolos hingga semi-final zona ASEAN, dengan pengalaman yang didapat rasanya tidak berlebihan jika target menjadi lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayang, harapan tinggal harapan. Sejauh ini Macan Kemayoran belum dapat memenuhi ekspektasi yang ada. Dua target yang dibebankan telah lepas begitu saja.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/07\/ketergantungan-persija-bek-asing\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ketergantungan Persija pada Bek Asing<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<h3><b>Tidak bertaji di pra-musim, menjadi pecundang di kancah Asia<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persija hadir di Piala Presiden dengan misi memutus anggapan tidak ada yang bisa menjadi juara dua tahun berturut-turut. Mengawali langkah dari Grup D, klub ibu kota secara meyakinkan berhasil lolos dengan status juara grup dan produktifitas gol terbaik di fase ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya juara bertahan mendapat adangan klub promosi, Kalteng Putra. Secara hitung-hitungan di atas kertas, klub yang juga pernah memiliki julukan Si Jampang, unggul segalanya. Kalteng Putra seharusnya dapat dengan mudah disingkirkan untuk membuka jalan mempertahankan singgasana. <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Namun fakta di atas lapangan berkata lain. Persija harus tersingkir usai kalah melalui drama adu penalti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di pentas Asia nasib nahas Macan Kemayoran berlanjut. Sebelumnya besar harapan prestasi musim lalu dapat terlampaui dengan modal pengalaman yang telah dimiliki. Pada pertandingan pertama di SUGBK kala itu, sebuah koreografi gambaran dua orang menjajakan kaki di bulan lengkap dengan bendera Persija yang dikibarkan, seolah menjadi pesan bahwa kini percapaian Persija telah jauh lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/12\/20\/ular-tangga-persija\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ular Tangga Persija Menuju Gelar Juara<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sayang, Persija Jakarta dan pendukungnya yang terlanjur jemawa rasanya harus segera bersembunyi dalam gua. Dalam keikutsertaan kedua, Macan Kemayoran menjadi pecundang di kancah Asia. Meski masih menyisakan satu pertandingan, \u201cSelamat Tinggal Asia\u201d sudah harus lebih awal diucapkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari Grup G bersama Ceres Negros FC, Becamex Binh Duong, dan Shan United FC, Persija baru memetik satu kemenangan dari lima pertandingan. Sisanya, satu seri dan tiga kekalahan beruntun bahkan takluk di rumah sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada lagi Macan yang garang. Tidak ada lagi Macan yang membuat semua mata Asia mengarah ke Jakarta. Setelah fenomenal di kedatangan pertama, kini Macan harus lebih awal undur diri.<\/span><\/p>\n<h3><b>Tim juara memang telah rusak sejak persiapan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kabar mengejutkan dari Duren Tiga hadir di awal Februari. Dua sosok di balik kesuksesan Persija menyatakan pamit undur diri. Direktur Utama Persija, Gede Widiade, dan COO (<em>Chief Operating Officer<\/em>) Persija, Muhammad Rafli Perdana menyatakan bahwa per 1 Februari 2019 sudah tak berada di klub ibu kota.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kabar ini tentu menjadi pukulan bagi publik sepak bola Jakarta. Bagaimanapun juga, GW dinggap orang yang membawa segala perubahan positif dalam klub ini. Dengan kehadirannya, Macan Kemayoran seolah dimanjakan. Semua permasalahan yang sebelumnya seringkali dihadapi dapat dengan mudah teratasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kesulitan lapangan latihan, kendaraan operasional, kantor administrasi klub, hingga izin-izin mudah didapat dengan tangan dingin Gede Widiade. Masalah finansialpun dapat teratasi. Dengan pendekatan pengusaha asal Bali, sponsor seakan tanpa ragu meletakan uangnya.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/13\/persija-mencari-rumah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Persija Jakarta, Mencari Rumah di Kota Sendiri<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum pamitnya GW dan rekan-rekan, masalah lebih dulu hadir dari dalam tim itu sendiri. Beberapa pemain kunci yang sebenar-benarnya berjuang di lapangan membawa klub ini juara, gagal dipertahankan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulai \u00a0dari Jaimerson, Gunawan Dwi Cahyo, hingga Vava Mario memutuskan hijrah. Semula Rohit Chand dan Sandy Sute juga seakan tidak akan kembali ke Jakarta. Namun cinta seolah memanggilnya ulang ke pelukan Macan Kemayoran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang terparah, Stefano Cugurra tidak juga kembali usai liburan ke negara asalnya. Beberapa kali ada kabar Teco akan tetap bersama Persija. Namun nyatanya, sekembalinya ke Indonesia, Teco tidak mendarat di Jakarta tapi Pulau Dewata yang menjadi persinggahannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Derita tak berhenti sampai di situ. Saat tim mulai kembali dibangun, badai kembali menerpa. Rezaldi Hehanussa, penguasa rusuk kiri Persija Jakarta, harus menepi. Dengan cederanya Bule dikabarkan harus beristirahat dalam waktu tidak sebentar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian Marko Simic. Pemain yang sempat begitu dipuja membuat ulah. Dengan kasus di luar lapangan, Simic harus sementara berpisah dengan Persija. Penyelesaian kasus pelecehan seksual memaksanya harus tertahan di Australia dan hingga kini belum dapat bergabung dalam tim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi era itu telah berlalu, Persija harus tetap melangkah tanpa sosok yang menghantar gelar juara ke ibu kota.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/simic-ohh-simic\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Simic Ohh\u2026 Simic<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<h3><b>Terjebak nostalgia<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Romansa Macan Kemayoran bersama Gede Widiade dan rekan-rekan serta Stefano &#8216;Teco&#8217; Cugurra memang luar biasa. Dengan kehadiran GW yang memanjakan, dengan kehadiran Teco dengan segala strategi di lapangan, gelar juara seakan menjadi mudah didapatkan bahkan seolah menjadi sesuatu yang telah dijanjikan milik Persija Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi mereka telah pergi. Perannyapun telah terganti. Tidak ada lagi kemanjaan dari Gede Widiade. Tidak ada lagi kemudahan yang didapat dengan kedekatannya. Pun dengan Stefano Cugurra. Strateginya dalam tim ini pasti berubah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dua sosok lama yang pernah bersama Persija Jakarta kembali mengambil peran yang ditinggalkan. Ferry Paulus mengambil peran Gede Widiade, sedangkan Ivan Kolev didapuk menggantikan Stefano Cugurra. Di bawah keduanya, Persija tidak lagi boleh terjebak nostalgia tahun sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada kehadiran pertamanya Ferry Paulus memang seolah mimpi buruk bagi publik sepak bola ibu kota. Dualisme yang terjadi, materi pemain seadanya, hingga krisis finansial mengiringi kehadiran FP kala itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Juga dengan Ivan Kolev. 20 tahun lalu, Kolev dibekali taburan pemain bintang. Namun sayangnya, pada perantauan pertamanya ke luar Eropa, Kolev yang dibebani gelar juara hanya mampu mencapai semi-final sebelum akhirnya kembali ke negaranya pada musim berikutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lagi-lagi harus diingat. Kali ini semua berbeda. Mungkin Ferry Paulus tidak bisa memanjakan Macan Kemayoran layaknya Gede Widiade. Mungkin Ivan Kolev pernah gagal dan strateginya akan jauh berbeda dengan Stefano Cugurra. Tapi kini merekalah yang dimiliki Persija Jakarta. Semua nostalgia kisah sebelumnya harus dilupakan dan beralih memberi kepercayaan pada mereka para pengganti.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/18\/wajah-lebak-bulus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Wajah Lebak Bulus Kini<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kisah lain yang membuat Macan Kemayoran dan pendukungnya terjebak nostalgia adalah kisah-kisah bersama para pemain pujaannya. Kisah bersama Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan dengan segala kesetiaannya sedikit banyak menjadi penghalang regenerasi dalam tim ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Diakui atau tidak, bertambahnya usia sedikit-banyak mengurangi kemampuannya. Sayangnya, pemain pengganti belum juga ada yang siap mengganti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kisah bersama Marko Super Simic juga demikian. Ketajamannya musim lalu hingga kini belum tergantikan. Nampak betul itu yang membuat performa Persija jauh menurun. Ditambah faktor jadwal bertanding yang tidak bersahabat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam 15 hari terakhir, Persija diharuskan bermain 5 kali di semua ajang. Hasilnya, 5 pertandingan berbuah kekalahan dan membuatnya tersingkir dari Piala Presiden juga Piala AFC 2019.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memang bukan awal yang bagus di era baru Persija Jakarta.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berstatus tim juara liga, ekpektasi itu semakin tinggi. Dahaga puasa gelar selama 16 tahun serasa belum terhapus setelah musim lalu berhasil diakhiri. Harapan Persija Jakarta untuk terus trengginas dengan prestasi yang terus meningkat, melambung tinggi. Jika tahun lalu gelar juara pra-musim, juara liga domestik, hingga prestasi yang cukup baik di kancah Asia didapatkan, tahun ini harapannya semua dapat dipertahankan. Bahkan untuk kancah Asia, melampaui capaian musim lalu menjadi tuntutan. Serasa wajar, jika di keikutsertaan pertamanya wakil Indonesia berhasil lolos hingga semi-final zona ASEAN, dengan pengalaman yang didapat rasanya tidak berlebihan jika target menjadi lebih tinggi. Sayang, harapan tinggal harapan. Sejauh ini Macan Kemayoran belum dapat memenuhi ekspektasi yang ada. Dua &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Apa yang Salah dengan Persija?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":14340,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3000],"tags":[2030,185,3740,230,2087],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa yang Salah dengan Persija? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berstatus tim juara liga, ekpektasi itu semakin tinggi. Dahaga puasa gelar selama 16 tahun serasa belum terhapus setelah musim lalu berhasil diakhiri. Harapan Persija Jakarta untuk terus trengginas dengan prestasi yang terus meningkat, melambung tinggi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa yang Salah dengan Persija? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berstatus tim juara liga, ekpektasi itu semakin tinggi. Dahaga puasa gelar selama 16 tahun serasa belum terhapus setelah musim lalu berhasil diakhiri. Harapan Persija Jakarta untuk terus trengginas dengan prestasi yang terus meningkat, melambung tinggi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-05-02T14:53:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Banding-Lisensi-Tiga-Klub-Ditolak-Persija-Lolos-ke-Piala-AFC.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/\",\"name\":\"Apa yang Salah dengan Persija? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Banding-Lisensi-Tiga-Klub-Ditolak-Persija-Lolos-ke-Piala-AFC.jpg\",\"datePublished\":\"2019-05-02T14:53:53+00:00\",\"dateModified\":\"2019-05-02T14:53:53+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Berstatus tim juara liga, ekpektasi itu semakin tinggi. Dahaga puasa gelar selama 16 tahun serasa belum terhapus setelah musim lalu berhasil diakhiri. Harapan Persija Jakarta untuk terus trengginas dengan prestasi yang terus meningkat, melambung tinggi.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Banding-Lisensi-Tiga-Klub-Ditolak-Persija-Lolos-ke-Piala-AFC.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Banding-Lisensi-Tiga-Klub-Ditolak-Persija-Lolos-ke-Piala-AFC.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Persija\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa yang Salah dengan Persija?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa yang Salah dengan Persija? | Football Tribe Indonesia","description":"Berstatus tim juara liga, ekpektasi itu semakin tinggi. Dahaga puasa gelar selama 16 tahun serasa belum terhapus setelah musim lalu berhasil diakhiri. Harapan Persija Jakarta untuk terus trengginas dengan prestasi yang terus meningkat, melambung tinggi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa yang Salah dengan Persija? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Berstatus tim juara liga, ekpektasi itu semakin tinggi. Dahaga puasa gelar selama 16 tahun serasa belum terhapus setelah musim lalu berhasil diakhiri. Harapan Persija Jakarta untuk terus trengginas dengan prestasi yang terus meningkat, melambung tinggi.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-05-02T14:53:53+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Banding-Lisensi-Tiga-Klub-Ditolak-Persija-Lolos-ke-Piala-AFC.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/","name":"Apa yang Salah dengan Persija? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Banding-Lisensi-Tiga-Klub-Ditolak-Persija-Lolos-ke-Piala-AFC.jpg","datePublished":"2019-05-02T14:53:53+00:00","dateModified":"2019-05-02T14:53:53+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Berstatus tim juara liga, ekpektasi itu semakin tinggi. Dahaga puasa gelar selama 16 tahun serasa belum terhapus setelah musim lalu berhasil diakhiri. Harapan Persija Jakarta untuk terus trengginas dengan prestasi yang terus meningkat, melambung tinggi.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Banding-Lisensi-Tiga-Klub-Ditolak-Persija-Lolos-ke-Piala-AFC.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Banding-Lisensi-Tiga-Klub-Ditolak-Persija-Lolos-ke-Piala-AFC.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Persija"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/05\/02\/yang-salah-dengan-persija\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa yang Salah dengan Persija?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42113"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42113"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42113\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14340"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42113"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42113"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42113"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}