{"id":42028,"date":"2019-04-22T13:00:10","date_gmt":"2019-04-22T06:00:10","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=42028"},"modified":"2019-04-23T10:59:20","modified_gmt":"2019-04-23T03:59:20","slug":"mark-van-bommel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/","title":{"rendered":"Fijne Verjaardag, Mark van Bommel!"},"content":{"rendered":"<p>Apa yang paling kamu ingat dari sosok Mark van Bommel? Dia seorang pemimpin tangguh di lapangan tengah, selain memiliki kemampuan sama kuatnya dalam bertahan dan menyerang. Tak heran, mantan pemain nasional Belanda ini disegani di empat klub besar Eropa.<\/p>\n<p>PSV Eindhoven, Barcelona, Bayern M\u00fcnchen, dan AC Milan adalah klub-klub papan atas yang pernah merasakan kontribusi van Bommel. Pemain yang sedang merayakan ulang tahun ke-42 pada 22 April 2019 ini mengoleksi satu gelar <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/category\/berita\/eropa\/champions-league\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Liga Champions<\/strong><\/a>\u00a0dan segudang gelar juara liga sepanjang kariernya.<\/p>\n<p>Meski gagal membawa Belanda menjadi juara Piala Dunia pada tahun 2010 akibat takluk dari Spanyol di final, pria yang lahir di Maasbracht ini tetap disegani sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah dihasilkan Negeri Kincir Angin. Semangat juangnya di lapangan tak diragukan lagi, meski kadang akibat terlalu garang, ia memperoleh dampak negatif.<\/p>\n<p>Selain sering memperoleh hukuman kartu akibat bermain terlalu keras, van Bommel juga seringkali berdebat dengan wasit. Dia adalah orang pertama yang mendebat sang pengadil ketika pelanggaran dilakukan oleh teman-teman setimnya.<\/p>\n<p>Karakter kuat ini mendorong Bayern M\u00fcnchen memilihnya sebagai pemain non-Jerman pertama yang menjabat sebagai kapten tim mereka.<\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/19\/nostalgia-pahit-van-bommel\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Nostalgia Pahit Mark van Bommel di Camp Nou<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-30025\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/van-Bommel-800x449.jpg\" alt=\"sosok Mark van Bommel\" width=\"800\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/van-Bommel-800x449.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/van-Bommel-768x431.jpg 768w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/van-Bommel-350x197.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/van-Bommel-677x380.jpg 677w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/van-Bommel-560x315.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Akrab dengan gelar juara liga<\/strong><\/h3>\n<p>Lahir di provinsi Limburg, di bagian tenggara Belanda, van Bommel menghabiskan tujuh musim dengan klub lokal Fortuna Sittard sebelum bergabung dengan klub raksasa, PSV Eindhoven, pada tahun 1999. Ia memenangkan gelar Eredivisie dalam dua musim pertamanya.<\/p>\n<p>Setelah itu, ia menjadi kapten PSV dalam usia yang cukup muda, yaitu 24 tahun. Pria berambut ikal ini juga berjasa memimpin PSV ke semi-final Liga Champions 2003\/2004.<\/p>\n<p>Prestasi ini mengantarkanya ke FC Barcelona, \u200b\u200bbergabung dengan pelatih Belanda, Frank Rijkaard. Meski hanya semusim di klub tersebut, van Bommel memenangkan LaLiga dan Liga Champions 2005\/2006. Selepas Spanyol, ia menuju Jerman untuk bergabung dengan Bayern M\u00fcnchen, di mana ia lagi-lagi merasakan sukses dengan dua gelar Bundesliga.<\/p>\n<p>Meski demikian, van Bommel merasakan kekecewaan di final Liga Champions keduanya. Bayern harus bertekuk lutut di tangan Internazionale Milano yang diasuh Jose Mourinho. Namun, prestasi sebagai\u00a0<em>runner-up<\/em>\u00a0Liga Champions 2009\/2010 sudah cukup untuk membuatnya dipercaya mengawal lini tengah tim nasional Belanda di Piala Dunia 2010.<\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/09\/ketika-tiki-taka-spanyol-menaklukkan-piala-dunia-2010\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Ketika Tiki-Taka Spanyol Menaklukkan Piala Dunia 2010<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p>Setelah menjadi\u00a0<em>runner-up<\/em>\u00a0Piala Dunia 2010, van Bommel mulai ditunjuk sebagai kapten tim\u00a0<em>Oranje<\/em> untuk menggantikan Giovanni van Bronckhorst yang pensiun. Di usia yang sudah cukup berumur, jasanya ternyata masih terpakai di klub besar lain, AC Milan. Raksasa Serie A ini mendatangkannya dengan status bebas transfer pada bulan Januari 2011.<\/p>\n<p>Menariknya, gelar juara liga tak pernah lepas dari pria bernama lengkap Mark Peter Gertruda Andreas van Bommel ini. Ia mengakhiri musim 2011\/2012 sebagai pemenang\u00a0<em>Scudetto<\/em> Serie A. Akhirnya, ia memutuskan untuk menutup kariernya bersama PSV pada musim panas 2013, dan kini menjabat posisi manajer di klub tersebut sejak 2018.<\/p>\n<p><em>Fijne verjaardag<\/em>, legenda!<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em><strong>*Artikel ini diunggah ulang untuk memperingati hari ulang tahun Mark van Bommel<\/strong><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa yang paling kamu ingat dari sosok Mark van Bommel? Dia seorang pemimpin tangguh di lapangan tengah, selain memiliki kemampuan sama kuatnya dalam bertahan dan menyerang. Tak heran, mantan pemain nasional Belanda ini disegani di empat klub besar Eropa. PSV Eindhoven, Barcelona, Bayern M\u00fcnchen, dan AC Milan adalah klub-klub papan atas yang pernah merasakan kontribusi van Bommel. Pemain yang sedang merayakan ulang tahun ke-42 pada 22 April 2019 ini mengoleksi satu gelar Liga Champions\u00a0dan segudang gelar juara liga sepanjang kariernya. Meski gagal membawa Belanda menjadi juara Piala Dunia pada tahun 2010 akibat takluk dari Spanyol di final, pria yang lahir di Maasbracht ini tetap disegani sebagai salah satu gelandang terbaik &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Fijne Verjaardag, Mark van Bommel!&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":42029,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3001],"tags":[99,262,247,3377,222],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Fijne Verjaardag, Mark van Bommel! | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa yang paling kamu ingat dari sosok Mark van Bommel? Dia seorang pemimpin tangguh di lapangan tengah, selain memiliki kemampuan sama kuatnya dalam bertahan dan menyerang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Fijne Verjaardag, Mark van Bommel! | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa yang paling kamu ingat dari sosok Mark van Bommel? Dia seorang pemimpin tangguh di lapangan tengah, selain memiliki kemampuan sama kuatnya dalam bertahan dan menyerang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-04-22T06:00:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-04-23T03:59:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/04\/Mark-van-Bommel.gif\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/gif\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/\",\"name\":\"Fijne Verjaardag, Mark van Bommel! | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/04\/Mark-van-Bommel.gif\",\"datePublished\":\"2019-04-22T06:00:10+00:00\",\"dateModified\":\"2019-04-23T03:59:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Apa yang paling kamu ingat dari sosok Mark van Bommel? Dia seorang pemimpin tangguh di lapangan tengah, selain memiliki kemampuan sama kuatnya dalam bertahan dan menyerang.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/04\/Mark-van-Bommel.gif\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/04\/Mark-van-Bommel.gif\",\"width\":1200,\"height\":674},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Fijne Verjaardag, Mark van Bommel!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Fijne Verjaardag, Mark van Bommel! | Football Tribe Indonesia","description":"Apa yang paling kamu ingat dari sosok Mark van Bommel? Dia seorang pemimpin tangguh di lapangan tengah, selain memiliki kemampuan sama kuatnya dalam bertahan dan menyerang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Fijne Verjaardag, Mark van Bommel! | Football Tribe Indonesia","og_description":"Apa yang paling kamu ingat dari sosok Mark van Bommel? Dia seorang pemimpin tangguh di lapangan tengah, selain memiliki kemampuan sama kuatnya dalam bertahan dan menyerang.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-04-22T06:00:10+00:00","article_modified_time":"2019-04-23T03:59:20+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/04\/Mark-van-Bommel.gif","type":"image\/gif"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/","name":"Fijne Verjaardag, Mark van Bommel! | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/04\/Mark-van-Bommel.gif","datePublished":"2019-04-22T06:00:10+00:00","dateModified":"2019-04-23T03:59:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Apa yang paling kamu ingat dari sosok Mark van Bommel? Dia seorang pemimpin tangguh di lapangan tengah, selain memiliki kemampuan sama kuatnya dalam bertahan dan menyerang.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/04\/Mark-van-Bommel.gif","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/04\/Mark-van-Bommel.gif","width":1200,"height":674},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/22\/mark-van-bommel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Fijne Verjaardag, Mark van Bommel!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42028"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=42028"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/42028\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/42029"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=42028"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=42028"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=42028"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}