{"id":41955,"date":"2019-04-11T21:59:15","date_gmt":"2019-04-11T14:59:15","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=41955"},"modified":"2019-04-11T21:59:15","modified_gmt":"2019-04-11T14:59:15","slug":"metode-penanganan-cedera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/","title":{"rendered":"Beragam Metode Penanganan Cedera"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cedera dalam olahraga seakan menjadi hal biasa. Terlebih dalam sepak bola di mana benturan fisik tidak terhindarkan, cedera seakan menjadi sahabat para pelakunya. Benturan fisik, intensitas pergerakan yang tinggi, hingga pergerakan-pergerakan bagian tubuh yang tidak biasa menambah risiko cedera itu sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penanganan yang tepat sangat diperlukan agar cedera tidak semakin parah. Untuk itu pemahaman akan metode-metode dasar penanganannya sangat diperlukan. Bukan hanya untuk mereka yang berolahraga secara profesional, tapi juga untuk semua karena setiap aktivitas fisik memiliki risiko cedera, dari mulai cedera ringan hingga cedera berat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode yang paling populer untuk penanganan cedera adalah metode RICE. RICE sendiri adalah singkatan dari serangkaian penanganan yang harus dilakukan. <em>Rest<\/em> (istirahat), <em>Ice<\/em> (es), <em>Compression<\/em> (pengompresan), serta <em>Elevation<\/em> (elevasi).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah awal yang harus dilakukan di metode ini adalah <em>Rest<\/em> (istirahat). Penghentian aktivitas fisik dan mengistirahatkan bagian tubuh yang cedera, bertujuan agar cedera tidak semakin parah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelahnya <em>Ice<\/em> (es). Pengompresan menggunakan es bertujuan mengurangi peradangan pada bagian cedera. Namun harus diperhatikan cara mengompresan dengan es ini tidak boleh dilakukan sembarangan.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/24\/sedia-es-batu-sebelum-bermain-sepak-bola\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Sedia Es Batu Sebelum Bermain Sepak Bola<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara pertama yang bisa dilakukan adalah membungkus es yang telah dihancurkan dengan handuk basah kemudian bebatkan sekitar 15-20 menit pada bagian cedera. Dengan cara ini sentuhan dingin akan maksimal karena handuk dan es akan menyesuaikan kontur bagian yang cedera. Cara lainnya adalah tempelkan es pada bagian cedera kemudian buat gerakan melingkar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk cedera pada kaki atau tangan, bisa langsung dilakukan perendaman dalam wadah berisi es selama 1-3 menit., sedangkan cara paling sering dilihat adalah menggunakan kantong khusus berisi es dan air kemudian tempelkan selama 5-15 menit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian yang harus dilakukan adalah <em>Compression<\/em> (pengompresan). Pengompresan dapat menggunakan pembalut khusus atau kain halus lainnya. Pengompresan bertujuan memberi tekanan ringan pada bagian cedera dan mengatasi pembengkakan. Pengompresan juga bertuan membatasi gerak bagian yang cedera. Selain itu pengompresan dapat mempersempit pembuluh darah dan mengurangi pendarahan yang berakibat pembengkakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya <em>Elevation<\/em> (elevasi). Meletakkan kaki atau tangan yang cedera lebih tinggi dari jantung bertujuan mengurangi peradangan. Caranya pun sederhana. Cukup topang kaki atau tangan dengan bantal atau benda lainnya agar memiliki posisi lebih tinggi.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/16\/kinesio-tape-bermanfaat-atau-hanya-sekadar-sugesti\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Kinesio Tape: Bermanfaat atau Hanya Sekadar Sugesti?<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode selanjutnya adalah metode panas. Biasanya metode ini dilakukan setelah peradangan awal terhenti. Pemberian panas akan membuat pembuluh darah melebar dan membuat darah mengalir lebih lancar pada bagian cedera sehingga mempercepat pemulihan. Selain diberikan pada bagian yang mengalami cedera, metode ini dapat diterapkan pada seluruh tubuh dengan cara berendam air hangat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Metode lainnya adalah metode dingin. Metode ini dirasa paling mudah dan sederhana dalam penanganan cedera otot kaki ataupun tangan. Meski ada media seperti pendingin kimiawi, hingga kini es batu masih dirasa sebagai terapi paling efektif. Media dan caranya pun cukup mudah. Hanya perlu masukan bagian cedera ke dalam wadah berisi es dan air. Yang perlu diingat sebaiknya perendaman hanya 1-3 menit dilakukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada juga perpaduan metode panas dan dingin. Dalam metode kali ini panas dan dingin diaplikasikan bersamaan untuk merawat cedera tubuh. Yang perlu disiapkan adalah satu wadah berisi air hangat dan satu wadah lainnya berisi air dingin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertama rendam bagian tubuh yang cedera dalam air hangat selama 1-3 menit dengan 3 kali pengulangan. Kemudian masukkan bagian cedera tadi pada wadah berisi air dingin selama 3-5 menit, juga dengan 3 kali pengulangan. Metode ini dapat diulang setiap hari.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/09\/perlakuan-wajib-ketika-cedera\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Perlakuan yang Wajib Dihindari Ketika Cedera<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya adalah penanganan cedera dengan metode pemijatan. Pemijatan yang dilakukan akan pempengaruhi sistem syaraf, otot, serta peredaran darah. Pemijatan dapat membantu melancarkan timbunan cairan pada otot yang berakibat peningkatan asam laktat yang berlebihan dalam otot. Selain itu pemijatan dapat mengurangi perekatan dan ketegangan berlebih pada otot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlu diperhatikan tidak semua cedera dapat dilakukan metode pemijatan. Ada beberapa kondisi di mana pemijatan justru dapat berdampak negatif. Di antaranya adalah patah tulang, dislokasi sendi, dan pendarahan pada otot.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Motode lain namun cukup jarang ditemu adalah metode penyemprotan air. Metode ini efektif untuk mengurangi peradangan karena selain efek panas ada efek pijatan dari hasil air yang disemprotkan. Sayangnya metode yang dapat memperlancar sirkulasi darah ini memerlukan alat yang cukup kompleks dan terbilang mahal.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cedera dalam olahraga seakan menjadi hal biasa. Terlebih dalam sepak bola di mana benturan fisik tidak terhindarkan, cedera seakan menjadi sahabat para pelakunya. Benturan fisik, intensitas pergerakan yang tinggi, hingga pergerakan-pergerakan bagian tubuh yang tidak biasa menambah risiko cedera itu sendiri. Penanganan yang tepat sangat diperlukan agar cedera tidak semakin parah. Untuk itu pemahaman akan metode-metode dasar penanganannya sangat diperlukan. Bukan hanya untuk mereka yang berolahraga secara profesional, tapi juga untuk semua karena setiap aktivitas fisik memiliki risiko cedera, dari mulai cedera ringan hingga cedera berat. Metode yang paling populer untuk penanganan cedera adalah metode RICE. RICE sendiri adalah singkatan dari serangkaian penanganan yang harus dilakukan. Rest (istirahat), Ice (es), &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Beragam Metode Penanganan Cedera&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":41956,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3019,90],"tags":[784],"class_list":["post-41955","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kebugaran","category-turun-minum","tag-cedera"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Beragam Metode Penanganan Cedera | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cedera dalam olahraga seakan menjadi hal biasa. Terlebih dalam sepak bola di mana benturan fisik tidak terhindarkan, cedera seakan menjadi sahabat para pelakunya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Beragam Metode Penanganan Cedera | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cedera dalam olahraga seakan menjadi hal biasa. Terlebih dalam sepak bola di mana benturan fisik tidak terhindarkan, cedera seakan menjadi sahabat para pelakunya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-04-11T14:59:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/04\/Cedera.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/metode-penanganan-cedera\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/metode-penanganan-cedera\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Beragam Metode Penanganan Cedera\",\"datePublished\":\"2019-04-11T14:59:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/metode-penanganan-cedera\\\/\"},\"wordCount\":676,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/metode-penanganan-cedera\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/04\\\/Cedera.jpg\",\"keywords\":[\"Cedera\"],\"articleSection\":[\"Kebugaran\",\"Turun Minum\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/metode-penanganan-cedera\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/metode-penanganan-cedera\\\/\",\"name\":\"Beragam Metode Penanganan Cedera | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/metode-penanganan-cedera\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/metode-penanganan-cedera\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/04\\\/Cedera.jpg\",\"datePublished\":\"2019-04-11T14:59:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Cedera dalam olahraga seakan menjadi hal biasa. Terlebih dalam sepak bola di mana benturan fisik tidak terhindarkan, cedera seakan menjadi sahabat para pelakunya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/metode-penanganan-cedera\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/metode-penanganan-cedera\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/metode-penanganan-cedera\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/04\\\/Cedera.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/04\\\/Cedera.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/metode-penanganan-cedera\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Beragam Metode Penanganan Cedera\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Beragam Metode Penanganan Cedera | Football Tribe Indonesia","description":"Cedera dalam olahraga seakan menjadi hal biasa. Terlebih dalam sepak bola di mana benturan fisik tidak terhindarkan, cedera seakan menjadi sahabat para pelakunya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Beragam Metode Penanganan Cedera | Football Tribe Indonesia","og_description":"Cedera dalam olahraga seakan menjadi hal biasa. Terlebih dalam sepak bola di mana benturan fisik tidak terhindarkan, cedera seakan menjadi sahabat para pelakunya.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-04-11T14:59:15+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/04\/Cedera.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Beragam Metode Penanganan Cedera","datePublished":"2019-04-11T14:59:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/"},"wordCount":676,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/04\/Cedera.jpg","keywords":["Cedera"],"articleSection":["Kebugaran","Turun Minum"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/","name":"Beragam Metode Penanganan Cedera | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/04\/Cedera.jpg","datePublished":"2019-04-11T14:59:15+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Cedera dalam olahraga seakan menjadi hal biasa. Terlebih dalam sepak bola di mana benturan fisik tidak terhindarkan, cedera seakan menjadi sahabat para pelakunya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/04\/Cedera.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/04\/Cedera.jpg","width":1200,"height":674},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/metode-penanganan-cedera\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Beragam Metode Penanganan Cedera"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41955","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41955"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41955\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41956"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41955"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41955"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41955"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}