{"id":41953,"date":"2019-04-11T21:36:35","date_gmt":"2019-04-11T14:36:35","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=41953"},"modified":"2019-04-11T21:36:35","modified_gmt":"2019-04-11T14:36:35","slug":"warisan-monchi-di-roma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/","title":{"rendered":"Menikmati Warisan Monchi di AS Roma"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bila diibaratkan sebuah pasar, maka AS Roma adalah pengepul pemain muda yang akan menjualnya saat mereka telah menunjukkan potensinya. Tak ayal, itu membuat\u00a0 <em>I Giallorossi<\/em> mendapatkan sebutan dengan AS RoMart \u2013 merujuk pada salah satu gerai toko di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebutan itu semakin paripurna ketika Monchi, Direktur Olahraga Sevilla, datang pada 2017 silam. Mantan penjaga gawang Sevilla itu memutuskan untuk pergi dari Sevilla menuju Italia. Namun, perpisahan Monchi dan Sevilla hanya berlangsung sebentar, lantaran ia memutuskan untuk kembali ke Sevilla.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pergi untuk kembali. Mungkin itu frasa yang tepat untuk menggambarkan kisah romantis Monchi dan Sevilla.<\/span><\/p>\n<h3><b>Monchi cerdas, tapi tidak untuk AS Roma<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karier sepak bola Monchi memang tak moncer. Terlahir dengan nama Ramon Rodriguez Verdejo, ia bukanlah pemain jempolan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ketidaksempurnaan Monchi saat menjadi pemain tak berlaku saat ia bekerja di balik layar. Sebagai Direktur Olahraga, namanya melejit. Bisa jadi, posisinya sebagai penjaga gawang yang berada di barisan paling belakang sebuah susunan tim, membuat ia menjadi lebih jeli memindai kualitas pemain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nama-nama hebat muncul dari sentuhan dan kejelian Monchi di Sevilla. Dani Alves dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/ivan-rakitic\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Ivan Rakitic<\/strong><\/a> mungkin tak akan meroket bila Monchi tak mengambil peran. Kehebatannya saat itu tak hanya membuat Sevilla dipenuhi talenta-talenta muda berpotensi dunia, namun juga berbuah gelar juara. Tiga gelar Liga Europa \u2013 yang didapat beruntun &#8211; ia berikan untuk Sevilla.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/04\/roma-lebih-dari-sekadar-supermarket\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">AS Roma yang Lebih dari Sekadar Klub \u2018Supermarket\u2019<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegemilangan itu membuat banyak klub ingin memboyongnya. Ia dianggap tak hanya mampu mencari pemain muda potensial, namun juga memberikan garansi gelar juara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu yang tertarik adalah <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/as-roma\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>AS Roma<\/strong><\/a>, dan pada 2017 ia pindah ke ibu kota Italia. Sisanya seperti yang kita ketahui bersama: ia gagal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lalu, mengapa ia sukses di Sevilla dan gagal di AS Roma?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saya menyukai argumen dari Yoga Cholanda. Dalam suatu kesempatan, ia menyebut bahwa Monchi datang ke AS Roma yang saat itu berada dalam situasi yang setengah matang. Berbeda dengan di Sevilla yang saat itu tengah melakukan perombakan besar-besaran. Maka secara sistem, AS Roma sudah memiliki pondasinya sendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pondasi yang sudah terbangun itu lantas membuat Monchi tak bisa melakukan semuanya dengan bebas. Ia terhalang dengan adanya dorongan dari banyak pihak untuk segera mengakhiri puasa gelar. Bandingkan dengan Sevilla yang harus menunggu cukup lama sentuhan Monchi hingga akhirnya menuai hasil pada 2013 hingga 2016.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Situasi ini diperburuk dengan minimnya pengalaman Monchi mengatur pemain bintang. Diakui atau tidak, skuat AS Roma saat Monchi datang jauh lebih mentereng dibandingkan Sevilla saat ia masih menjabat.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/24\/pemain-muda-anyar-as-roma\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Masa Depan AS Roma Ada di Kaki Pemain-Pemain Ini<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<h3><b>Mari menikmati warisan Monchi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesaat setelah Monchi masuk pada 2017, ia langsung melakukan berbagai perubahan. Salah satu yang mendasar adalah memboyong pelatih Eusebio Di Francesco dari Sassuolo. Langkah yang dilakukan Monchi jelas: regenerasi tim. Nama-nama lain yang ia datangkan, adalah pemain muda yang memiliki potensi untuk berkembang suatu saat nanti (dan akan laku dengan harga mahal).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setidaknya ada tiga warisan yang diberikan oleh Monchi. Ketiganya tersebut bermuara pada satu hal: para pemain muda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selama kurang lebih dua tahun berada di Roma, Monchi banyak memboyong pemain-pemain berusia muda. Beberapa nama tua yang diboyong pun ia datangkan dengan harga murah. Sebut saja Hector Moreno dan Maxime Gonalons dengan harga lima juta euro. Praktis, hanya Steven N\u2019Zonzi yang ia datangkan dengan harga mahal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal ini tak berlaku untuk pemain muda yang ia boyong. Sebut saja <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/25\/cengiz-yang-mengejutkan-roma-dan-eropa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Cengiz Under<\/strong><\/a>, Nicolo Zaniolo, dan Justin Kluivert. Ketiga nama muda inilah yang suatu saat nanti akan menjadi komoditas panas di bursa transfer AS Roma. Ketiga nama di atas akan menjadi salah satu modal James Pallotta untuk membangun stadion baru bagi AS Roma.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Nah, warisan kedua yang ditinggalkan Monchi adalah stadion. Ia mungkin tak turun langsung menyelesaikan sengketa tanah antara pihak klub dengan pemerintah. Namun, secara tidak langsung ia menyiapkan dana segar.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/07\/logo-as-roma-disensor-di-iran-karena-memperlihatkan-puting-serigala\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Logo AS Roma Disensor di Iran karena Memperlihatkan Puting Serigala<\/a><\/p>\n<\/div><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bukan rahasia lagi jika Jim \u2013 panggilan Pallotta \u2013 memiliki ambisi besar untuk membangun stadion sendiri untuk AS Roma. Jika pembangunan itu terjadi, maka mereka butuh kucuran dana besar dan ini nama-nama muda yang diboyong oleh Monchi akan menjadi salah satu sumber dananya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Opsi lain jika para pemain muda Roma tidak pergi adalah mereka akan menjadi masa depan AS Roma. Saat kucuran dana difokuskan untuk membangun stadion, maka kemungkinan untuk tidak aktif di bursa transfer semakin terbuka lebar. Ketika itu terjadi, maka Roma hanya bisa berharap para pemain yang ada memiliki kesetiaan dan tidak hengkang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Warisan ketiga yang ditinggalkan Monchi adalah terkait dengan kehidupan. Saya mencoba menjadi warga Indonesia seutuhnya yang selalu berusaha mencari hikmah di balik sebuah ujian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegagalan Monchi di AS Roma memunculkan satu hikmah, bahwa karma itu nyata. AS Roma kualat karena melepas Kevin Strootman dan Radja Nainggolan dan kini mereka menanggung akibatnya setelah melepas pemain yang memberikan sepenuh hatinya untuk AS Roma.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bila diibaratkan sebuah pasar, maka AS Roma adalah pengepul pemain muda yang akan menjualnya saat mereka telah menunjukkan potensinya. Tak ayal, itu membuat\u00a0 I Giallorossi mendapatkan sebutan dengan AS RoMart \u2013 merujuk pada salah satu gerai toko di Indonesia. Sebutan itu semakin paripurna ketika Monchi, Direktur Olahraga Sevilla, datang pada 2017 silam. Mantan penjaga gawang Sevilla itu memutuskan untuk pergi dari Sevilla menuju Italia. Namun, perpisahan Monchi dan Sevilla hanya berlangsung sebentar, lantaran ia memutuskan untuk kembali ke Sevilla. Pergi untuk kembali. Mungkin itu frasa yang tepat untuk menggambarkan kisah romantis Monchi dan Sevilla. Monchi cerdas, tapi tidak untuk AS Roma Karier sepak bola Monchi memang tak moncer. Terlahir dengan &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Menikmati Warisan Monchi di AS Roma&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":38814,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3003],"tags":[101,2676,109,471,131],"class_list":["post-41953","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerita","tag-as-roma","tag-berita-as-roma","tag-italia","tag-monchi","tag-serie-a"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Menikmati Warisan Monchi di AS Roma | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bila diibaratkan sebuah pasar, maka AS Roma adalah pengepul pemain muda yang akan menjualnya saat mereka telah menunjukkan potensinya. Tak ayal, itu membuat\u00a0 I Giallorossi mendapatkan sebutan dengan AS RoMart\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menikmati Warisan Monchi di AS Roma | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bila diibaratkan sebuah pasar, maka AS Roma adalah pengepul pemain muda yang akan menjualnya saat mereka telah menunjukkan potensinya. Tak ayal, itu membuat\u00a0 I Giallorossi mendapatkan sebutan dengan AS RoMart\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-04-11T14:36:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Monchi.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/warisan-monchi-di-roma\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/warisan-monchi-di-roma\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Menikmati Warisan Monchi di AS Roma\",\"datePublished\":\"2019-04-11T14:36:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/warisan-monchi-di-roma\\\/\"},\"wordCount\":786,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/warisan-monchi-di-roma\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/07\\\/Monchi.jpg\",\"keywords\":[\"AS Roma\",\"Berita AS Roma\",\"Italia\",\"Monchi\",\"Serie A\"],\"articleSection\":[\"Cerita\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/warisan-monchi-di-roma\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/warisan-monchi-di-roma\\\/\",\"name\":\"Menikmati Warisan Monchi di AS Roma | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/warisan-monchi-di-roma\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/warisan-monchi-di-roma\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/07\\\/Monchi.jpg\",\"datePublished\":\"2019-04-11T14:36:35+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Bila diibaratkan sebuah pasar, maka AS Roma adalah pengepul pemain muda yang akan menjualnya saat mereka telah menunjukkan potensinya. Tak ayal, itu membuat\u00a0 I Giallorossi mendapatkan sebutan dengan AS RoMart\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/warisan-monchi-di-roma\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/warisan-monchi-di-roma\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/warisan-monchi-di-roma\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/07\\\/Monchi.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/07\\\/Monchi.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Malcom justru merapat ke Barcelona\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/04\\\/11\\\/warisan-monchi-di-roma\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menikmati Warisan Monchi di AS Roma\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menikmati Warisan Monchi di AS Roma | Football Tribe Indonesia","description":"Bila diibaratkan sebuah pasar, maka AS Roma adalah pengepul pemain muda yang akan menjualnya saat mereka telah menunjukkan potensinya. Tak ayal, itu membuat\u00a0 I Giallorossi mendapatkan sebutan dengan AS RoMart","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menikmati Warisan Monchi di AS Roma | Football Tribe Indonesia","og_description":"Bila diibaratkan sebuah pasar, maka AS Roma adalah pengepul pemain muda yang akan menjualnya saat mereka telah menunjukkan potensinya. Tak ayal, itu membuat\u00a0 I Giallorossi mendapatkan sebutan dengan AS RoMart","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-04-11T14:36:35+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Monchi.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Menikmati Warisan Monchi di AS Roma","datePublished":"2019-04-11T14:36:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/"},"wordCount":786,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Monchi.jpg","keywords":["AS Roma","Berita AS Roma","Italia","Monchi","Serie A"],"articleSection":["Cerita"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/","name":"Menikmati Warisan Monchi di AS Roma | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Monchi.jpg","datePublished":"2019-04-11T14:36:35+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Bila diibaratkan sebuah pasar, maka AS Roma adalah pengepul pemain muda yang akan menjualnya saat mereka telah menunjukkan potensinya. Tak ayal, itu membuat\u00a0 I Giallorossi mendapatkan sebutan dengan AS RoMart","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Monchi.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Monchi.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Malcom justru merapat ke Barcelona"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/04\/11\/warisan-monchi-di-roma\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menikmati Warisan Monchi di AS Roma"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41953","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41953"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41953\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38814"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41953"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41953"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41953"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}