{"id":41741,"date":"2019-03-21T10:00:03","date_gmt":"2019-03-21T03:00:03","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=41741"},"modified":"2019-03-20T23:11:09","modified_gmt":"2019-03-20T16:11:09","slug":"campur-tangan-dewi-fortuna","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/","title":{"rendered":"Adakah Campur Tangan Dewi Fortuna di Laga PSG vs MU?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepak bola memang tidak pernah berhenti menghadirkan drama. Babak 16 besar Liga Champions sudah menghasilkan beberapa hasil mengejutkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Juara bertahan 3 musim berturut-turut sekaligus raja Eropa, Real Madrid, harus menerima kekalahan pahit 1-4 di Santiago Bernabeu dari Ajax dan kalah agregat 3-5. Bergeser sedikit ke Prancis, Paris Saint-Germain secara dramatis kalah 1-3 dari Manchester United yang notabene justru sedang pincang menyusul badai cedera yang menerpa mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi PSG sendiri, kekalahan ini mengingatkan mereka pada musim 2016\/2017 di mana pada babak yang sama, Barcelona berhasil mencetak rekor <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">comeback <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terbesar sepanjang sejarah UCL dengan memutarbalikkan keunggulan 4 gol PSG dengan kemenangan 6-1. Bedanya, kekalahan musim ini terasa lebih menyakitkan karena justru terjadi di kandang mereka sendiri, Parc des Princes.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Partai ini sendiri banyak menjadi sorotan. Beberapa orang menyatakan jika United berhasil mengalahkan PSG semata-mata karena faktor keberuntungan. Hal ini disebabkan oleh 2 gol pertama United yang terjadi akibat blunder Thilo Kehrer dan Gianluigi Buffon, serta gol penalti Marcus Rashford di akhir pertandingan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertanyaannya, benarkah hal itu murni keberuntungan?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kasus gol pertama, Kehrer sedang mendapat tekanan dari Rashford. Merasa tertekan, Kehrer mencoba memberi operan kepada Buffon. Apes, bola justru mengalir ke tengah, di mana Romelu Lukaku telah bersiap untuk menyambut bola.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Thiago Silva yang terlambat kemudian kalah adu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">sprint <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dan Lukaku dengan tenang menceploskan bola setelah terlebih dahulu melewati Buffon.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/12\/29\/kenapa-wasit-kontroversi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Kenapa Wasit Sering Terlibat Kontroversi?<\/span><\/strong><\/a><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam kompetisi level Eropa, faktor kemampuan teknis saja tidak cukup. Faktor lain yang cukup dominan adalah mental. Hal ini pula yang membuat blunder Kehrer menjadi sedikit bisa dimaklumkan. Selain usianya yang masih 22 tahun, musim ini adalah musim pertama Kehrer bermain di Liga Champions.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelumnya ia hanya pernah bermain di Liga Europa bersama Schalke. Namun tentu saja atmosfer yang terjadi di lapangan sangat berbeda. Mungkin ini yang menyebabkan ketika ia ditekan oleh Rashford, Kehrer kemudian salah melepaskan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">backpass<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu faktor non-teknis lain juga adalah posisi United yang membutuhkan 3 gol untuk lolos. Hal ini membuat United langsung menerapkan garis pertahanan tinggi sejak awal pertandingan. Taktik yang kemudian membuat Rashford berhasil memaksa Kehrer melakukan kesalahan dan terjadilah gol pertama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gol kedua United sedikit berbeda. Sekadar mengingatkan, gol Lukaku terjadi lagi-lagi dari usaha Rashford yang melepaskan tendangan jarak jauh. Kesalahan kali ini dilakukan Buffon gagal menangkap bola dengan sempurna dan membuat bola <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rebound <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">disambut oleh Lukaku.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/01\/crouch-luput-psg\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Peter Crouch yang (Mungkin) Luput dari Pantauan PSG<\/span><\/strong><\/a><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Apakah mental Buffon jelek? Tentu tidak. Buffon justru adalah pemain dengan pengalaman terbanyak dalam pertandingan itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya saja, yang perlu diperhatikan adalah tendangan Rashford. Salah satu kemampuan Rashford yang semakin menonjol adalah teknik <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">knuckleball<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">-nya dan terlihat dalam pertandingan ini. Silakan tonton gol Rashford ke gawang Cardiff City musim ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bola yang ditendang Rashford turun dan mendarat tepat saat Buffon mencoba menangkapnya. Hal ini membuat bola lebih sulit untuk ditangkap. Akibatnya, bola terlepas dari tangan Buffon. Lukaku dengan cepat (lagi-lagi) menyambut bola <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rebound<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dengan sontekan manisnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kredit plus layak diberikan kepada Lukaku yang memutuskan untuk bersiap menyambut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">rebound <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">bahkan ketika Rashford baru saja melepaskan tendangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gol terakhir adalah puncak dari anti-klimaks PSG. Atas bantuan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Video Assistant Referee <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">(VAR), wasit Damir Skomina menghadiahi United tendangan penalti karena siku Kimpembe menyentuh bola saat ia mencoba menghalau tendangan Diogo Dalot. Rashford lalu dengan cerdik menempatkan bola di pojok kanan atas gawang Gianluigi Buffon.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Benarkah itu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">handball<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">? Untuk melihat secara objektif, mari kita lihat definisi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">handball <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">menurut International Football Association Board (IFAB), lembaga yang membuat dan mengawasi regulasi pertandingan sepak bola. (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Law 12, Fouls and Misconduct<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">)<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Handling the ball involves a <\/span><\/i><b><i>deliberate <\/i><\/b><i><span style=\"font-weight: 400;\">act of a player making contact with the ball with the hand or arm. <\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah:<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">The <\/span><b>movement <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">of the hand towards the ball (not the ball towards the hand)<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">The <\/span><b>distance<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> between the opponent and the ball (unexpected ball)<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">The <\/span><b>position<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> of the hand does not necessarily mean that there is an offence<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kata kunci dalam kasus ini adalah adanya unsur kesengajaan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">deliberate<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) dan dapat dipengaruhi oleh pergerakan tangan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">movement<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">), jarak pemain (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">distance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) dan posisi tangan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">position<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Melihat dari definisi ini, maka keputusan wasit untuk memberikan penalti sudah benar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kimpembe memang membalikkan badannya untuk memblok tendangan, namun lengan kanannya kemudian terbuka dan mengenai bola. Akan beda hasilnya jika saja tangan Kimpembe menempel pada tubuhnya. Hal ini ditegaskan pula oleh mantan wasit Liga Inggris, Peter Walton seperti dikutip dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Mirror<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">He&#8217;s left his arm out, he&#8217;s turned his back, he&#8217;s taken no responsibility for where that ball is striking, he\u2019s made himself bigger<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Komentar Walton menyatakan bahwa apa yang dilakukan Kimpembe adalah untuk membuat dirinya \u201cbesar\u201d, dalam artian ia sengaja melebarkan tangannya untuk memblok bola. Maka di luar segala kontroversi, sesungguhnya keputusan Skomina sudah benar dan sesuai dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Laws of the Game<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> FIFA.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/13\/beberapa-kompetisi-sepak-bola-dunia-dengan-peraturan-aneh\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Beberapa Kompetisi Sepak Bola Dunia dengan Peraturan Aneh<\/span><\/strong><\/a><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kejadian ketiga gol United ini menunjukkan bahwa sebenarnya keberuntungan itu tidak terjadi begitu saja. Gol pertama berasal dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pressure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Rashford. Gol kedua adalah kombinasi dari kemampuan Rashford dan refleks cepat Lukaku. Gol terakhir adalah keterpaksaan Kimpembe untuk menyentuh bola demi mencegah Dalot mencetak gol.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam sepak bola, semua aksi yang dilakukan setiap pemain saling berhubungan satu sama lain. Tidak ada satu kejadian yang terjadi begitu saja tanpa didahului kejadian lain. Malam itu, United memenangkan pertandingan dengan cara mereka, menekan PSG sejak awal dan berhasil memaksa pemain PSG melakukan kesalahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitupun pertandingan lain yang pernah kita saksikan. Semakin kita teliti, semakin kita menyadari bahwa keberuntungan setiap tim tidak datang secara tiba-tiba.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><strong><em>*Penulis bisa dijumpai di akun Twitter<\/em><\/strong>\u00a0<a href=\"https:\/\/twitter.com\/devin_satya\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><em><strong>@devin_satya<\/strong><\/em><\/a><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sepak bola memang tidak pernah berhenti menghadirkan drama. Babak 16 besar Liga Champions sudah menghasilkan beberapa hasil mengejutkan. Juara bertahan 3 musim berturut-turut sekaligus raja Eropa, Real Madrid, harus menerima kekalahan pahit 1-4 di Santiago Bernabeu dari Ajax dan kalah agregat 3-5. Bergeser sedikit ke Prancis, Paris Saint-Germain secara dramatis kalah 1-3 dari Manchester United yang notabene justru sedang pincang menyusul badai cedera yang menerpa mereka. Bagi PSG sendiri, kekalahan ini mengingatkan mereka pada musim 2016\/2017 di mana pada babak yang sama, Barcelona berhasil mencetak rekor comeback terbesar sepanjang sejarah UCL dengan memutarbalikkan keunggulan 4 gol PSG dengan kemenangan 6-1. Bedanya, kekalahan musim ini terasa lebih menyakitkan karena justru terjadi &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Adakah Campur Tangan Dewi Fortuna di Laga PSG vs MU?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":41742,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[2622,2713,1616,151,1548],"class_list":["post-41741","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-berita-manchester-united","tag-berita-psg","tag-liga-champions","tag-manchester-united","tag-psg"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Adakah Campur Tangan Dewi Fortuna di Laga PSG vs MU? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sepak bola memang tidak pernah berhenti menghadirkan drama. Babak 16 besar Liga Champions sudah menghasilkan beberapa hasil mengejutkan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Adakah Campur Tangan Dewi Fortuna di Laga PSG vs MU? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sepak bola memang tidak pernah berhenti menghadirkan drama. Babak 16 besar Liga Champions sudah menghasilkan beberapa hasil mengejutkan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-03-21T03:00:03+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/03\/PSG-MU.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/03\\\/21\\\/campur-tangan-dewi-fortuna\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/03\\\/21\\\/campur-tangan-dewi-fortuna\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Adakah Campur Tangan Dewi Fortuna di Laga PSG vs MU?\",\"datePublished\":\"2019-03-21T03:00:03+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/03\\\/21\\\/campur-tangan-dewi-fortuna\\\/\"},\"wordCount\":918,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/03\\\/21\\\/campur-tangan-dewi-fortuna\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/03\\\/PSG-MU.jpg\",\"keywords\":[\"Berita Manchester United\",\"Berita PSG\",\"Liga Champions\",\"Manchester United\",\"PSG\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/03\\\/21\\\/campur-tangan-dewi-fortuna\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/03\\\/21\\\/campur-tangan-dewi-fortuna\\\/\",\"name\":\"Adakah Campur Tangan Dewi Fortuna di Laga PSG vs MU? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/03\\\/21\\\/campur-tangan-dewi-fortuna\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/03\\\/21\\\/campur-tangan-dewi-fortuna\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/03\\\/PSG-MU.jpg\",\"datePublished\":\"2019-03-21T03:00:03+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Sepak bola memang tidak pernah berhenti menghadirkan drama. Babak 16 besar Liga Champions sudah menghasilkan beberapa hasil mengejutkan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/03\\\/21\\\/campur-tangan-dewi-fortuna\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/03\\\/21\\\/campur-tangan-dewi-fortuna\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/03\\\/21\\\/campur-tangan-dewi-fortuna\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/03\\\/PSG-MU.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/03\\\/PSG-MU.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/03\\\/21\\\/campur-tangan-dewi-fortuna\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Adakah Campur Tangan Dewi Fortuna di Laga PSG vs MU?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Adakah Campur Tangan Dewi Fortuna di Laga PSG vs MU? | Football Tribe Indonesia","description":"Sepak bola memang tidak pernah berhenti menghadirkan drama. Babak 16 besar Liga Champions sudah menghasilkan beberapa hasil mengejutkan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Adakah Campur Tangan Dewi Fortuna di Laga PSG vs MU? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Sepak bola memang tidak pernah berhenti menghadirkan drama. Babak 16 besar Liga Champions sudah menghasilkan beberapa hasil mengejutkan.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-03-21T03:00:03+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/03\/PSG-MU.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Adakah Campur Tangan Dewi Fortuna di Laga PSG vs MU?","datePublished":"2019-03-21T03:00:03+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/"},"wordCount":918,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/03\/PSG-MU.jpg","keywords":["Berita Manchester United","Berita PSG","Liga Champions","Manchester United","PSG"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/","name":"Adakah Campur Tangan Dewi Fortuna di Laga PSG vs MU? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/03\/PSG-MU.jpg","datePublished":"2019-03-21T03:00:03+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Sepak bola memang tidak pernah berhenti menghadirkan drama. Babak 16 besar Liga Champions sudah menghasilkan beberapa hasil mengejutkan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/03\/PSG-MU.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/03\/PSG-MU.jpg","width":1200,"height":674},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/21\/campur-tangan-dewi-fortuna\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Adakah Campur Tangan Dewi Fortuna di Laga PSG vs MU?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41741","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41741"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41741\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41742"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41741"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41741"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41741"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}