{"id":41688,"date":"2019-03-14T10:00:34","date_gmt":"2019-03-14T03:00:34","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=41688"},"modified":"2019-03-14T07:37:29","modified_gmt":"2019-03-14T00:37:29","slug":"catatan-kaki-di-francesco","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/","title":{"rendered":"Catatan Kaki Eusebio Di Francesco"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">AS Roma timbul tenggelam musim ini. Penampilan inkonsisten ditunjukkan Daniele De Rossi dan kolega. Di pentas Serie A, AS Roma bahkan kehilangan predikat sebagai pengganggu Juventus di pucuk klasemen. Meninggalkan Napoli berjuang sendirian mengejar Si Nyonya Tua.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Romanisti dibuat frustasi, sebab sampai saat ini, klub kesayangannya harus bersaing dengan duo Milan untuk satu tempat di Liga Champions musim depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cerita kusut AS Roma mengorbankan satu nama. Belum sampai dua musim, Eusebio Di Francesco terdepak dari kursi kepelatihan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/as-roma\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>AS Roma<\/strong><\/a>. Dua kekalahan beruntun merenggut jabatan yang diperolehnya 2017 silam. Dihempaskan rival sekota Lazio dengan skor mencolok 3-0 di Serie A, dan terkapar oleh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">comeback <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">sempurna Porto di Liga Champions, tiga gol berbalas satu. Roma menderita, Di Francesco terusir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kepergian selalu menyisakan luka dan kenangan. Terusirnya Difra \u2013 sapaan akrab Di Francesco \u2013 mungkin luka bagi beberapa orang. \u00a0Tetapi, kenangan bisa menjadi sesuatu yang berharga, mengingatkan untuk tetap menjalani hari ke depan dengan semangat. Sebagaimana Difra selama menjabat sebagai pelatih, kenangan itu ada dan selalu ada.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Satu setengah musim lebih, Difra menampilkan sisi lain dari Roma. Pun, menyuguhkan beragama cerita yang pantas dikenang. Difra, sebagai pelatih yang sangat mengapresiasi pemain muda, juga membangun pondasi yang kokoh bagi masa depan Serigala Ibukota. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201c<em>Roma have risen from their ruins! Manolas, The Greek God in Rome!<\/em>\u201d begitu bersemangatnya komentator , usai Kostas Manolas menjebol gawang Barcelona di <em>leg<\/em> kedua babak 8 besar <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/liga-champions\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>Liga Champions<\/strong><\/a> 2017\/2018. Gol ketiga penyama agregat, sekaligus mengantarkan AS Roma ke semi-final. <em>Comeback<\/em> luar biasa Di Francesco bersama anak asuhnya, menyingkirkan Barcelona bersama Messiah Olimpico, Roma.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Drama terbaik di gelaran Liga Champions musim lalu. Pagelaran yang tak pernah disangka oleh siapapun. Kemenangan yang tak masuk hitungan statistik manapun. Di Francisco menahbiskan satu ingatan pada setiap Romanisti, tentang peristiwa yang jarang terjadi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagaimana mungkin klub yang kalah 4-1 di <em>leg<\/em> pertama atas Barcelona, bisa bangkit dan menang 3-0? Semua orang tahu siapa Barcelona. Semua orang paham siapa Lionel Messi. Tapi, semua orang harus percaya, Difra dan anak asuhnya, menampilkan keajaiban. Sesuatu yang banyak orang sebut ketidakmungkinan.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/04\/11\/utang-de-rossi-dan-manolas\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Utang Daniele De Rossi dan Kostas Manolas yang Dibayar Habis<\/span><\/strong><\/a><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cSaya senang untuk pelatih dan rekan satu tim saya. Kemenangan ini adalah salah satu yang terbaik yang pernah saya alami sejak bergabung dengan Roma,\u201d kata Kapten Daniele De Rossi di malam menakjubkan itu, seperti dikutip dari <em>asroma.com<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Eusebio Di Francisco sukses membawa \u00a0AS Roma menembus semi-final di pentas Liga Champions 2017\/2018 untuk pertama kalinya selama 34 tahun. Meski perjalanan itu kemudian kandas di tangan Liverpool dan sang mantan pemain, Mohammed Salah, catatan kaki Difra tak akan terlupakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengenai pemain muda, Di Francesco memang terkenal sebagai pelatih yang menaruh kepercayaan pada anak remaja. Sebelum melatih Roma, Difra banyak menggembel darah muda di Sassuolo. Memberi banyak menit bermain, untuk mengembangan kemampuan. Di Roma, selama dua musim, darah muda menunjukkan tajinya. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Musim lalu, orang akan mengingat bagaimana Cengiz Under muncul ke permukaan. Kepiawaiannya sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">inverted winger<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dimanfaatkan Difra dengan baik. Begitu mendapat kepercayaan, Cengiz langsung menjawabnya dengan penampilan dan gol yang memukau. Di musim ini pula, seorang pemain kidal diperkenalkan Difra. Nicolo Zaniolo, digadang-gadang sebagai masa depan Italia, sesekali tampil menakjubkan apabila diberi kesempatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ketinggalan juga nama-nama lain yang cukup mendapat banyak menit bermain di bawah asuhan Di Francesco. Ada Lorenzo Pellegrini, Justin Kluivert, Bryan Cristante, Mirko Antonucci, hingga Luca Pellegrini. Deretan nama tersebut, adalah pondasi penting dalam membangun AS Roma di masa depan. Dan Difra telah berhasil meletakkan batu pertamanya.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/11\/08\/keterpurukan-dan-kebangkitan-cristante\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Keterpurukan dan Kebangkitan Bryan Cristante<\/span><\/strong><\/a><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kenang-kenangan lain Eusebio DI Francesco tentu lebih banyak lagi, selain dari dua catatan kaki yang pengaruhnya paling terasa bagi Romanisti selama hampir dua musim. Difra memang tak menyumbangkan satu gelar pun. Tetapi, semangat bertarung kala menumbangkan Barcelona, bisa menjadi pelecut bagi pemain-pemain Roma di masa depan. Bahwa, selama pertandingan masih berlangsung, ketidakmungkinan masih bisa berbalik menjadi kemungkinan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari tahun 1997 sampai 2001, Eusebio Di Francesco melihat seorang pangeran muda Roma berkembang sepenuhnya. Francesco Totti adalah insprirasi setiap anak muda di Roma, tentang bagaimana mengenakan nomor sepuluh di punggung, sembari orang-orang di <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">curva sud<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Olimpico menyanyikan namanya. Dari situ, Di Francesco mengambil inspirasi dengan memberi banyak pemain muda kesempatan. Membangun pondasi demi AS Roma dan Totti yang baru di masa depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Difra mungkin bercita-cita meraih gelar bersama AS Roma sebagai pelatih. Menyandingkan dengan <em>scudetto<\/em> musim 2000\/2001 yang pernah ia berikan kepada Romanisti, ketika masih berstatus sebagai gelandang tengah Serigala Ibukota. Sayangnya, catatan kaki berupa gelar tidak sempat terukir di buku kenangan para Romanisti. <\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Grazie, Master!<\/span><\/i><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em><strong>*Penulis bisa dijumpai di akun Twitter<\/strong> <a href=\"https:\/\/twitter.com\/BedeweIb\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>@bedeweib<\/strong><\/a><\/em><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>AS Roma timbul tenggelam musim ini. Penampilan inkonsisten ditunjukkan Daniele De Rossi dan kolega. Di pentas Serie A, AS Roma bahkan kehilangan predikat sebagai pengganggu Juventus di pucuk klasemen. Meninggalkan Napoli berjuang sendirian mengejar Si Nyonya Tua. Romanisti dibuat frustasi, sebab sampai saat ini, klub kesayangannya harus bersaing dengan duo Milan untuk satu tempat di Liga Champions musim depan. Cerita kusut AS Roma mengorbankan satu nama. Belum sampai dua musim, Eusebio Di Francesco terdepak dari kursi kepelatihan AS Roma. Dua kekalahan beruntun merenggut jabatan yang diperolehnya 2017 silam. Dihempaskan rival sekota Lazio dengan skor mencolok 3-0 di Serie A, dan terkapar oleh comeback sempurna Porto di Liga Champions, tiga gol &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Catatan Kaki Eusebio Di Francesco&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":41689,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[101,2676,1965,131,763],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Catatan Kaki Eusebio Di Francesco | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"AS Roma timbul tenggelam musim ini. Penampilan inkonsisten ditunjukkan Daniele De Rossi dan kolega. Di pentas Serie A, AS Roma bahkan kehilangan predikat sebagai pengganggu Juventus di pucuk klasemen. Meninggalkan Napoli berjuang sendirian mengejar Si Nyonya Tua.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Catatan Kaki Eusebio Di Francesco | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"AS Roma timbul tenggelam musim ini. Penampilan inkonsisten ditunjukkan Daniele De Rossi dan kolega. Di pentas Serie A, AS Roma bahkan kehilangan predikat sebagai pengganggu Juventus di pucuk klasemen. Meninggalkan Napoli berjuang sendirian mengejar Si Nyonya Tua.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-03-14T03:00:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-03-14T00:37:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/03\/Eusebio-Di-Francesco.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/\",\"name\":\"Catatan Kaki Eusebio Di Francesco | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/03\/Eusebio-Di-Francesco.jpg\",\"datePublished\":\"2019-03-14T03:00:34+00:00\",\"dateModified\":\"2019-03-14T00:37:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"AS Roma timbul tenggelam musim ini. Penampilan inkonsisten ditunjukkan Daniele De Rossi dan kolega. Di pentas Serie A, AS Roma bahkan kehilangan predikat sebagai pengganggu Juventus di pucuk klasemen. Meninggalkan Napoli berjuang sendirian mengejar Si Nyonya Tua.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/03\/Eusebio-Di-Francesco.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/03\/Eusebio-Di-Francesco.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Catatan Kaki Eusebio Di Francesco\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Catatan Kaki Eusebio Di Francesco | Football Tribe Indonesia","description":"AS Roma timbul tenggelam musim ini. Penampilan inkonsisten ditunjukkan Daniele De Rossi dan kolega. Di pentas Serie A, AS Roma bahkan kehilangan predikat sebagai pengganggu Juventus di pucuk klasemen. Meninggalkan Napoli berjuang sendirian mengejar Si Nyonya Tua.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Catatan Kaki Eusebio Di Francesco | Football Tribe Indonesia","og_description":"AS Roma timbul tenggelam musim ini. Penampilan inkonsisten ditunjukkan Daniele De Rossi dan kolega. Di pentas Serie A, AS Roma bahkan kehilangan predikat sebagai pengganggu Juventus di pucuk klasemen. Meninggalkan Napoli berjuang sendirian mengejar Si Nyonya Tua.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-03-14T03:00:34+00:00","article_modified_time":"2019-03-14T00:37:29+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/03\/Eusebio-Di-Francesco.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/","name":"Catatan Kaki Eusebio Di Francesco | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/03\/Eusebio-Di-Francesco.jpg","datePublished":"2019-03-14T03:00:34+00:00","dateModified":"2019-03-14T00:37:29+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"AS Roma timbul tenggelam musim ini. Penampilan inkonsisten ditunjukkan Daniele De Rossi dan kolega. Di pentas Serie A, AS Roma bahkan kehilangan predikat sebagai pengganggu Juventus di pucuk klasemen. Meninggalkan Napoli berjuang sendirian mengejar Si Nyonya Tua.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/03\/Eusebio-Di-Francesco.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/03\/Eusebio-Di-Francesco.jpg","width":1200,"height":674},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/14\/catatan-kaki-di-francesco\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Catatan Kaki Eusebio Di Francesco"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41688"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41688"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41688\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41689"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41688"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41688"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41688"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}