{"id":41603,"date":"2019-03-05T12:00:29","date_gmt":"2019-03-05T05:00:29","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=41603"},"modified":"2019-03-05T11:14:56","modified_gmt":"2019-03-05T04:14:56","slug":"klub-partai-sepak-bola","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/","title":{"rendered":"Klub Sepak Bola dan Partai Sepak Bola"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak orang merasa kecewa dengan pelaksanaan Piala Presiden 2019 yang dirasa terlalu dipolitisasi. Bagaimana tidak? Saat liga harus tertunda karena terkendala izin keamanan, di saat yang sama Piala Presiden dapat digulirkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak komentar di lini masa menuding Piala Presiden kali ini adalah kampanye terselubung sang Presiden yang juga sedang mencalonkan diri untuk periode berikutnya. Terlebih ini adalah bulan-bulan penentuan jelang pemungutan suara April mendatang. Alasan liga harus tertunda pun guna menghormati agenda tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pihak penyelenggara sempat menjawab. Iwan Budianto (IB) selaku perwakilan menyebut Piala Presiden memang telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya dan merupakan agenda rutin setiap tahun sebagai ajang pra-musim. Mengenai waktu penyelengaraan yang dirasa kurang tepat, IB meneruskan bila semua sesuai rencana. Idealnya pra-musim bergulir satu bulan sebelum liga sesungguhnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun demikian, mereka yang sejak awal mengkritisi tak lantas puas. Mereka terlanjur berkeras ini hanya akal-akalan politik semata. Terlebih Presiden Joko Widodo disebut-sebut akan membuka langsung gelaran Piala Presiden di Bandung, 2 Maret lalu. Meski akhirnya urung terlaksana karena di saat bersaaman ada agenda lain di luar pulau Jawa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebenarnya, kedekatan politik dan sepak bola, atau bahkan keidentikan tokoh politik pada sepak bola bukanlah hal baru. Jauh sebelum negara ini merdeka, cerita keduanya banyak tercatat sejarah. Mungkin yang membedakan kala itu sepak bola dijadikan arena politik kebangsaan. Sebagai alat perjuangan.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/27\/8-tokoh-sepak-bola-nasional-di-pilkada\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">8 Tokoh Sepak Bola Nasional di Pertarungan Pilkada Serentak 2018<\/span><\/strong><\/a><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan yang nampak kini. Seringkali sepak bola dijadikan wahana politik praktis mengejar kekuasaan. Sering kali mereka yang datang hanya menjadikan sepak bola sebagai sumber suara jelang pemilihan. Meski tidak selalu demikian, stigma buruk telah kadung berkembang di masyarakat yang kecewa akibat kebahagiaannya dirusak kepentingan politik semata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam catatan sejaran, tokoh-tokoh besar seperti M.H. Thamrin dan Otto Iskandar Dinata begitu identik dengan sepak bola. Kecintaan Thamrin dan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/lapangan-vij-mewah\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong>peran nyatanya begitu lekat dengan perjalanan Persija Jakarta<\/strong><\/a>, sedangkan Otista begitu lekat dengan sepak bola Jawa Barat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi keduanya, sepak bola dirasa tepat untuk dijadikan kendaraan menyebarkan semangat kebangsaan. Sepak bola menjadi wujud nyata semangat Kongres Pemuda pada Oktober 1928. Tokoh-tokoh bangsa kala itu menjadikan sepak bola sebagai sarana menumbuhkan semangat persatuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PSSI sebagai induk sepak bola negeri ini juga terlahir dari semangat yang sama. 19 April 1930 di Gedung Sosited HandePryo, Yogyakarta, lahirlah Persatuan Sepakraga Seluruh Indonesia dengan diprakarsai tujuh <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bond<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> masing-masing daerah. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Bond<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> sendiri adalah perkumpulan orang yang melakukan kegiatan politik hingga olahraga di zaman Hindia Belanda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai wadah pemersatu klub sepak bola pribumi, PSSI mengusung semangat penggagasnya, Ir. Soeratin Sosrosoegondo. Beliau sadar betul sepak bola adalah salah satu alat mempersatukan bangsa dengan menjunjung tinggi makna Sumpah Pemuda. Beliau percaya, sepak bola dapat mempersatukan semua golongan untuk melawan kolonialisme.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan nama dengan bahasa Indonesia dan menggunakan ejaan \u201cIndonesia\u201d, jelas suatu langkah yang politis. Pada masanya tidak mudah menggunakan kata Indonesia secara terang-terangan.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/27\/sepak-bola-dalam-janji-pilkada\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Kemewahan Sepak Bola dalam Janji Pilkada Edy Rahmayadi dan Nurdin Halid<\/span><\/strong><\/a><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cerita lain kedekatan sepak bola dan politik hadir dari Batavia. 16 Mei 1932, Ir. Soekarno melakukan tendangan pertama pertandingan VIJ, atau yang kini dikenal dengan Persija, menghadapi PSIM Yogyakarta. Ini adalah partai puncak kompetisi PSSI yang digelar di lapangan Laan Travelli, Batavia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menariknya, beberapa bulan sebelumnya, tepatnya Desember 1931, Soekarno baru saja dibebaskan dari penjara Sukamiskin dan dilarang kembali berpolitik. Kehadiran Soekarno di pertandingan tersebut tentu saja menjadi pesan politik yang sangat kuat. Seorang yang dilarang berpolitik, muncul di hadapan orang banyak sekaligus menandai kembalinya sang tokoh utama pergerakan bangsa. Momen tendangan Soekarno diabadikan harian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Pandji Poestaka<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak sampai disana. Di saat yang sama, saat jeda pertandingan VIJ menghadapi PSIM Yogyakarta, digelar pertandingan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Djago Kolot<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pertandingan yang mempertemukan tokoh-toloh politik di arena sepak bola sesungguhnya. M.H. Thamrin, Otto Iskandar Dinata, Mr. Hadi dan kawan-kawan benar-benar saling berhadapan di lapangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kisah-kisah kedekatan politik dan sepak bola juga banyak diceritakan sejarahwan JJ. Rizal. Dari mulutnya mengalir cerita para pendiri bangsa yang begitu gila bola. Mulai dari Tan Malaka yang menganggap sepak bola adalah alat perjuangan dan selalu bermain sepak bola tanpa alas kaki, hingga kisah Sutan Syahrir yang belum banyak diketahui.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/19\/budi-sudarsono-jadi-calon-legislatif\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Budi Sudarsono, Legenda Lapangan Hijau yang Jadi Calon Legislatif<\/span><\/strong><\/a><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam masa-masa pengasingannya, Syahrir mendirikan klub sepak bola dengan nama-nama <em>nyeleneh<\/em> sekaligus menjadi pesan politiknya. Di Digul, Syahrir mendirikan klub yang bila diterjemahkan akan bernama \u201cJangan Biarkan Dirimu Kalah\u201d. Ini jelas sebuah penegasan walaupun dirinya diasingkan, namun beliau belum kalah dalam perjuangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Begitupun ketika kembali diasingkan ke Banda Neira. Syahrir bertemu tokoh bangsa lainnya, Mohammad Hatta. Mereka kemudian membuat klub kola dengan nama \u201cHati Suci\u201d. Hati Suci seolah perlawanan terhadap Kolonial yang mengganggap mereka penuh dosa dingga harus disingkirkan.<\/span><\/p>\n<p>JJ Rizal juga berkisah tentang Dr. Soetomo yang melihat sepak bola bukan hanya melatih fisik tapi juga mental. Tokoh sentral Boedi Oetomo melihat etos revolusioner dan etos nasionalisme dalam sepak bola.<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Boedi Oetomo sepak bola bukan hanya olah raga. Klub-klub pribumi yang terbentuk adalah manifestasi dari etos revolusioner. Sepak bola menjadi jembatan penghubung yang mempermudah penyebaran semangat nasionalisme dan pengobar semangat perlawanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada masanya akan sangat sulit membedakan sepak bola disusupi politik, atau politik yang dibalut sepak bola. Bahkan dari kedekatannya, klub sepak bola akan nampak seperti partai sepak bola.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak orang merasa kecewa dengan pelaksanaan Piala Presiden 2019 yang dirasa terlalu dipolitisasi. Bagaimana tidak? Saat liga harus tertunda karena terkendala izin keamanan, di saat yang sama Piala Presiden dapat digulirkan. Banyak komentar di lini masa menuding Piala Presiden kali ini adalah kampanye terselubung sang Presiden yang juga sedang mencalonkan diri untuk periode berikutnya. Terlebih ini adalah bulan-bulan penentuan jelang pemungutan suara April mendatang. Alasan liga harus tertunda pun guna menghormati agenda tersebut. Pihak penyelenggara sempat menjawab. Iwan Budianto (IB) selaku perwakilan menyebut Piala Presiden memang telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya dan merupakan agenda rutin setiap tahun sebagai ajang pra-musim. Mengenai waktu penyelengaraan yang dirasa kurang tepat, IB meneruskan bila &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Klub Sepak Bola dan Partai Sepak Bola&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":13730,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3003],"tags":[873,185,188,399],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Klub Sepak Bola dan Partai Sepak Bola | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Banyak orang merasa kecewa dengan pelaksanaan Piala Presiden 2019 yang dirasa terlalu dipolitisasi. Bagaimana tidak? Saat liga harus tertunda karena terkendala izin keamanan, di saat yang sama Piala Presiden dapat digulirkan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Klub Sepak Bola dan Partai Sepak Bola | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Banyak orang merasa kecewa dengan pelaksanaan Piala Presiden 2019 yang dirasa terlalu dipolitisasi. Bagaimana tidak? Saat liga harus tertunda karena terkendala izin keamanan, di saat yang sama Piala Presiden dapat digulirkan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-03-05T05:00:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-03-05T04:14:56+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Sulitnya-Menentukan-Target-Klub-di-Sepak-Bola-Indonesia-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/\",\"name\":\"Klub Sepak Bola dan Partai Sepak Bola | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Sulitnya-Menentukan-Target-Klub-di-Sepak-Bola-Indonesia-1.jpg\",\"datePublished\":\"2019-03-05T05:00:29+00:00\",\"dateModified\":\"2019-03-05T04:14:56+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Banyak orang merasa kecewa dengan pelaksanaan Piala Presiden 2019 yang dirasa terlalu dipolitisasi. Bagaimana tidak? Saat liga harus tertunda karena terkendala izin keamanan, di saat yang sama Piala Presiden dapat digulirkan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Sulitnya-Menentukan-Target-Klub-di-Sepak-Bola-Indonesia-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Sulitnya-Menentukan-Target-Klub-di-Sepak-Bola-Indonesia-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Sulitnya Menentukan Target Klub di Sepak Bola Indonesia\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Klub Sepak Bola dan Partai Sepak Bola\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Klub Sepak Bola dan Partai Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","description":"Banyak orang merasa kecewa dengan pelaksanaan Piala Presiden 2019 yang dirasa terlalu dipolitisasi. Bagaimana tidak? Saat liga harus tertunda karena terkendala izin keamanan, di saat yang sama Piala Presiden dapat digulirkan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Klub Sepak Bola dan Partai Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","og_description":"Banyak orang merasa kecewa dengan pelaksanaan Piala Presiden 2019 yang dirasa terlalu dipolitisasi. Bagaimana tidak? Saat liga harus tertunda karena terkendala izin keamanan, di saat yang sama Piala Presiden dapat digulirkan.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-03-05T05:00:29+00:00","article_modified_time":"2019-03-05T04:14:56+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Sulitnya-Menentukan-Target-Klub-di-Sepak-Bola-Indonesia-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/","name":"Klub Sepak Bola dan Partai Sepak Bola | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Sulitnya-Menentukan-Target-Klub-di-Sepak-Bola-Indonesia-1.jpg","datePublished":"2019-03-05T05:00:29+00:00","dateModified":"2019-03-05T04:14:56+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Banyak orang merasa kecewa dengan pelaksanaan Piala Presiden 2019 yang dirasa terlalu dipolitisasi. Bagaimana tidak? Saat liga harus tertunda karena terkendala izin keamanan, di saat yang sama Piala Presiden dapat digulirkan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Sulitnya-Menentukan-Target-Klub-di-Sepak-Bola-Indonesia-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/10\/Sulitnya-Menentukan-Target-Klub-di-Sepak-Bola-Indonesia-1.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Sulitnya Menentukan Target Klub di Sepak Bola Indonesia"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/03\/05\/klub-partai-sepak-bola\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Klub Sepak Bola dan Partai Sepak Bola"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41603"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41603"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41603\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13730"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41603"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41603"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41603"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}