{"id":41504,"date":"2019-02-24T16:00:10","date_gmt":"2019-02-24T09:00:10","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=41504"},"modified":"2019-02-24T15:08:07","modified_gmt":"2019-02-24T08:08:07","slug":"persepsi-harus-menang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/","title":{"rendered":"Persepsi \u2018Harus Menang\u2019 yang Menyesatkan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa <em>sih<\/em> yang tidak mau dan tidak suka bila melihat tim kesayangannya menang? Tentu tak ada, <em>kan<\/em>?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi apabila tim kesayangan kita menang dengan cara tidak sportif, apakah kita masih akan bangga dengan pencapaian itu?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persepsi \u2018harus menang\u2019 nampaknya sudah mendarah daging di masyarakat kita yang notabene gila bola. Tak sedikit pula pihak-pihak yang menuntut agar timnya harus menang, baik saat bermain kandang maupun tandang. Segala cara juga dapat mereka lakukan, misalnya dengan yel-yel suporter yang secara jelas mengungkapkan bahwa tim harus menang bagaimana pun caranya \u00a0atau dengan iming-iming bonus besar dari manajemen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menang memang menjadi target utama dalam setiap pertandingan, terutama ketika berada dalam sebuah kompetisi. Namun, persepsi \u2018harus menang\u2019 dapat menjebak kita sebagai pencinta sepak bola dan mereka yang berada di tim untuk melakukan hal-hal tidak sportif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kita secara tidak sadar justru memberikan tekanan luar biasa pada anggota tim agar melakukan tindakan apapun asal mereka dapat mencapai kemenangan. Misalnya, dengan penyuapan, korupsi, kekerasan, bahkan pengaturan pertandingan. Dampak persepsi ini pun akan meluas, bukan hanya tentang integritas dan kesehatan sepak bola serta para pelakunya. Tapi juga tentang keamanan dan keselamatan mereka.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/20\/kongres-luar-biasa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Kongres Luar Biasa, Babak Baru Dinamika Federasi<\/span><\/strong><\/a><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Atlet dan pelatih diberi hadiah karena mereka telah memenangkan kompetisi. Suporter akan semakin eksis jika tim kesayangan mereka menang, lalu suporter lainnya akan merasa inferior pada mereka. Penghargaan akan didapatkan jika mereka menang. Popularitas dan materi akann mengiringi pencapaian sukses mereka. Hingga kemudian mereka berpikir bahwa apapun yang terjadi, hal yang paling penting adalah menang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semakin sukses, makan akan semakin banyak pundi-pundi uang yang didapatkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persepsi hampir mirip yang juga dapat menjadi tekanan, yakni \u201ckamu tidak menang, maka kamu juga akan kehilangan pekerjaan\u201d. Tak perlu disebutkan ada berapa pelatih yang menjadi korban keganasan persepsi ini, catatan digital nampaknya lebih mudah ditemukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Faktanya, ketika pelatih tidak dapat membuat timnya menang, maka akan selalu ada saja cemoohan bahkan ancaman terhadap mereka. Tak cuma pelatih, atlet pun akan mendapat perlakuan yang sama ketika bermain buruk dan dianggap menjadi biang kerok kekalahan timnya.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/19\/jumlah-pemecatan-pelatih\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><strong><span style=\"font-size: 12pt;\">Jumlah Pemecatan Pelatih Liga Indonesia di 5 Musim Terakhir<\/span><\/strong><\/a><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel penelitian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Over-emphasis on Winning, Host-to-win and Winning-at-all-cost syndrome in Modern Sports Competitions: Implications for Unsportsmanship Behaviours of Sports Participants <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mengupas persepsi \u2018harus menang\u2019 yang nampaknya sudah membudaya di sepak bola kita beserta contoh implikasi dari perilaku tidak sportif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya suap dan korupsi sebagai dorongan kemenangan dengan cara apa pun yang biasanya diberikan pada wasit; kekerasan dan hooliganisme yang melibatkan atlet atau tim, bahkan suporter mereka dengan menghancurkan fasilitas olahraga dan menyebabkan bahaya bagi yang lain karena mereka tidak bisa memenangkan pertandingan tertentu; penggunaan atlet bayaran yang dipalsukan datanya atau illegal hanya demi meraih kemenangan; penggunaan obat-obatan terlarang atau narkoba demi meningkatkan performa atlet; <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">match fixing<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (pengaturan pertandingan) untuk menghindari tim tertentu ketika babak penyisihan atau melakukan manipulasi pertandingan agar dapat memenangkan kompetisi demi keuntungan pihak tertentu; serta curang dalam mendaftarkan atlet yang usianya tidak sesuai dengan yang telah ditetapkan operator atau federasi. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai dengan judul tayangan Mata Najwa Kamis (21\/02) malam, yakni Darurat Sepak Bola, yang darurat memang sepak bola kita dan bukan hanya sekadar federasi. Oleh karena itu diperlukan edukasi dan sosialisasi yang berlanjut untuk membantu memberikan pemahaman yang tepat tentang perkembangan sepak bola modern.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/manuver-joko-driyono\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\"><span style=\"font-size: 12pt;\">Menerka Manuver Joko Driyono Usai Jadi<\/span><span style=\"font-size: 12pt;\"> Tersangka<\/span><\/a><span style=\"font-size: 12pt;\"><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada sedikit kalimat dari artikel di atas yang mungkin dapat mengubah persepsi kita menjadi lebih positif:<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cCita-cita dan filosofi Baron Pierre de Coubertin tentang Olimpiade yang menyatakan bahwa \u201cYang paling penting tidak menang tetapi ikut serta&#8221; harus ditanamkan ke setiap peserta olahraga melalui seminar, lokakarya, dan simposium.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekolah, kampus, atau lembaga olahraga dapat mengadakan seminar atau lokakarya tentang persepsi ini. Bukan hanya untuk pemain, pelatih, maupun para manajemen klub, melainkan juga untuk suporter. Klub dan pengurus suporter dapat membuat ketentuan untuk mewajibkan anggota mereka agar mengikuti kegiatan semacam ini. Jadi, sudah adakah yang siap mengadakan seminar atau lokakarya semacam ini? Patut ditunggu!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Siapa sih yang tidak mau dan tidak suka bila melihat tim kesayangannya menang? Tentu tak ada, kan? Tapi apabila tim kesayangan kita menang dengan cara tidak sportif, apakah kita masih akan bangga dengan pencapaian itu? Persepsi \u2018harus menang\u2019 nampaknya sudah mendarah daging di masyarakat kita yang notabene gila bola. Tak sedikit pula pihak-pihak yang menuntut agar timnya harus menang, baik saat bermain kandang maupun tandang. Segala cara juga dapat mereka lakukan, misalnya dengan yel-yel suporter yang secara jelas mengungkapkan bahwa tim harus menang bagaimana pun caranya \u00a0atau dengan iming-iming bonus besar dari manajemen. Menang memang menjadi target utama dalam setiap pertandingan, terutama ketika berada dalam sebuah kompetisi. Namun, persepsi \u2018harus &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Persepsi \u2018Harus Menang\u2019 yang Menyesatkan&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":14467,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[687,299],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Persepsi \u2018Harus Menang\u2019 yang Menyesatkan | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Persepsi \u2018harus menang\u2019 nampaknya sudah mendarah daging di masyarakat kita yang notabene gila bola. Tak sedikit pula pihak-pihak yang menuntut agar timnya harus menang, baik saat bermain kandang maupun tandang.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Persepsi \u2018Harus Menang\u2019 yang Menyesatkan | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Persepsi \u2018harus menang\u2019 nampaknya sudah mendarah daging di masyarakat kita yang notabene gila bola. Tak sedikit pula pihak-pihak yang menuntut agar timnya harus menang, baik saat bermain kandang maupun tandang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-02-24T09:00:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-02-24T08:08:07+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Klub-Suporter-Ribut.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"404\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/\",\"name\":\"Persepsi \u2018Harus Menang\u2019 yang Menyesatkan | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Klub-Suporter-Ribut.png\",\"datePublished\":\"2019-02-24T09:00:10+00:00\",\"dateModified\":\"2019-02-24T08:08:07+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Persepsi \u2018harus menang\u2019 nampaknya sudah mendarah daging di masyarakat kita yang notabene gila bola. Tak sedikit pula pihak-pihak yang menuntut agar timnya harus menang, baik saat bermain kandang maupun tandang.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Klub-Suporter-Ribut.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Klub-Suporter-Ribut.png\",\"width\":720,\"height\":404,\"caption\":\"perseteruan bersama suporternya sendiri\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Persepsi \u2018Harus Menang\u2019 yang Menyesatkan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Persepsi \u2018Harus Menang\u2019 yang Menyesatkan | Football Tribe Indonesia","description":"Persepsi \u2018harus menang\u2019 nampaknya sudah mendarah daging di masyarakat kita yang notabene gila bola. Tak sedikit pula pihak-pihak yang menuntut agar timnya harus menang, baik saat bermain kandang maupun tandang.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Persepsi \u2018Harus Menang\u2019 yang Menyesatkan | Football Tribe Indonesia","og_description":"Persepsi \u2018harus menang\u2019 nampaknya sudah mendarah daging di masyarakat kita yang notabene gila bola. Tak sedikit pula pihak-pihak yang menuntut agar timnya harus menang, baik saat bermain kandang maupun tandang.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-02-24T09:00:10+00:00","article_modified_time":"2019-02-24T08:08:07+00:00","og_image":[{"width":720,"height":404,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Klub-Suporter-Ribut.png","type":"image\/png"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/","name":"Persepsi \u2018Harus Menang\u2019 yang Menyesatkan | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Klub-Suporter-Ribut.png","datePublished":"2019-02-24T09:00:10+00:00","dateModified":"2019-02-24T08:08:07+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Persepsi \u2018harus menang\u2019 nampaknya sudah mendarah daging di masyarakat kita yang notabene gila bola. Tak sedikit pula pihak-pihak yang menuntut agar timnya harus menang, baik saat bermain kandang maupun tandang.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Klub-Suporter-Ribut.png","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/11\/Klub-Suporter-Ribut.png","width":720,"height":404,"caption":"perseteruan bersama suporternya sendiri"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/24\/persepsi-harus-menang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Persepsi \u2018Harus Menang\u2019 yang Menyesatkan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41504"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41504"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41504\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14467"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41504"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41504"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41504"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}