{"id":41435,"date":"2019-02-18T22:25:04","date_gmt":"2019-02-18T15:25:04","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=41435"},"modified":"2019-02-18T22:25:04","modified_gmt":"2019-02-18T15:25:04","slug":"baggio-dan-kisah-sedih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/","title":{"rendered":"Roberto Baggio dan Kisah Sedihnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Roberto Baggio merupakan kisah suka dan duka yang nyaris paripurna di Italia. Tak ada yang meragukan reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Italia. Akan tetapi, ia juga punya kisah sial walau tak setragis Moacir Barbosa dan Andres Escobar. Pun juga sederet kisah sukanya yang nampaknya malah lebih banyak tertutup oleh rentetan kisah sialnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lahir di wilayah Venezia, Italia, Baggio memulai karier profesional di Vicenza. Ia berumur belum genap 16 tahun saat memulai debut di Serie C1 Italia. Empat tahun di sana, Baggio bersiap ke Fiorentina. Namun cedera menimpa Baggio. Cerita cedera pun kelak rutin menyapa dirinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Fiorentina tak hendak membatalkan transfer Baggio, malah mau mengeluarkan dana untuk pengobatannya. Dari situ Baggio pun menyisihkan hatinya untuk si ungu Fiorentina. Ia membuat Fiorentina membaik, tapi kontroversi mendekat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/juventus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Juventus<\/strong> <\/a>mengantarkan tawaran transfer yang kemudian diterima Fiorentina. Bergolaklah Fiorentina karena bagi <em>fans<\/em> mereka, Juventus merupakan musuh bebuyutan. Sempat terjadi kekacauan di Firenze. namun transfer Baggio ke Juventus tetap terjadi.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga:\u00a0<\/strong><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/18\/roberto-baggio-dan-kegagalan-penalti\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Roberto Baggio, Fantasista yang Diingat Lebih dari Kegagalan Penalti Belaka<\/a><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Juventus mendapatkan taji baggio. Namun saat bersamaan, AC Milan tengah kuat-kuatnya. Di sisi lain Baggio masih menambatkan hati Fiorentina. Ketika kedua klub berhadapan, Baggio menolak mengambil penalti yang didapat. Ia lalu diganti keluar. Sambil keluar itulah ia mengambil syal Fiorentina. Baggio bersama Giovanni Trapattoni sempat bersama meraih Piala UEFA. Satu-satunya trofi Eropa yang diraih Baggio.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Akan tetapi pangeran lain bersiap melegenda di Turin. Alessandro Del Piero tengah memulai langkah awal mengambil peran Baggio. Baggio mulai terpinggirkan dari Juventus. Belum lagi adanya konflik dengan pelatih Marcello Lippi dan dengan manajemen atas Juevntus. Ia akhirnya memilih pergi ke <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/ac-milan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>AC Milan<\/strong><\/a> meski berperan atas <em>scudetto <\/em>yang diraih\u00a0Juventus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Milan kariernya berjalan naik turun. Oscar Tabarez tak sukses menangani Milan. Fabio Capello yang datang menggantikan Tabarez pun tak percaya penuh pada Baggio. Kemudian Arrigo Sachi kembali menangani Milan. Duo yang hubungannya tak lagi sama setelah Piala Dunia 1994. Meski tetap memiliki peran penting saat sempat mengantarkan <em>s<\/em><em>cudetto<\/em>, Baggio lalu memutuskan pergi dari Milan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bologna kemudian menjadi pelabuhan baru Baggio. Di sana ia justru tampil luar biasa. Rekor gol terbanyak diraih di Bologna. Gelar <em>c<\/em><em>apocannoniere<\/em>\u00a0pertama yang kelak tak tersamai lagi olehnya. Sebenarnya Baggio ingin pergi ke Parma. Namun pelatih Parma kala itu, Carlo Ancelotti, menolak kedatangannya. Hal yang kelak disesali sendiri oleh Ancelotti.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga:\u00a0<\/strong><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/17\/hari-terburuk-roberto-baggio\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">17 Juli 1994, Hari Terburuk di Karier Emas Roberto Baggio<\/a><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karier hebat di Bologna membuat Internazionale Milano menarik Baggio untuk bergabung. Kebetulan Inter juga klub favorit baggio. Namun kariernya di <i>I Nerazzurri\u00a0<\/i>naik turun seperti di Milan. Belum lagi pergantian pelatih juga cedera yang mempengaruhi penampilan selama di klub berseragam biru-hitam itu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kedatangan Lippi dari Juventus juga tak terlalu mempercayai Baggio yang menua. Ketika kontrak Baggio berakhir di Inter, ia tak memperpanjangnya. Baggio memilih hengkang dari klub.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Brescia lalu disinggahi Baggio. Empat musim selama di Brescia, Baggio seolah kembali terbang tinggi. Ia memang tak meraih trofi di sini. Tapi di Brescia, Baggio seakan menikmati apa yang seharusnya dimiliki sebagai pemain utama, yaitu waktu bermain dan puncak permainan. Ia selalu membawa Brescia aman dari zona degradasi bahkan sempat dibawa ke Piala Intertoto. Baggio lalu memutuslan pensiun dari sepak bola. Nomor punggung 10 kemudian turut dipensiunkan Brescia untuk menghormati Baggio.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karier Baggio memang unik saat membela tim besar, tampil bagus namun seakan tak maksimal. \u00a0Hal itu juga nampak di level tim nasional Italia, yang merupakan salah satu tim nasional unggulan dunia. Selama membela Italia, Baggio sering menjadi andalan <em>Gli Azzurri<\/em>. Ia tampil di tiga Piala Dunia secara beruntun. Namun anehnya, Baggio tak pernah bermain di Piala Eropa untuk Italia.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga:\u00a0<\/strong><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/12\/berterima-kasih-pada-italia-dan-belanda\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Berterima Kasih pada Italia dan Belanda di Piala Dunia 2018<\/a><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kiprah penting Baggio untuk Italia utamanya ada di Piala Dunia 1994. Namun eksekusi pada adu penalti yang melesat ke angkasa di final melawan Brasil seakan membuyarkan segalanya. Sepertinya orang lebih ingat sepakan itu daripada permainan menawannya selama pagelaran Piala Dunia tersebut. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karier Baggio bersama Italia lalu menurun. Banyak faktor yang memang, salah satunya di saat hampir bersamaan, Del Piero dan Totti yang berposisi mirip dirinya mulai merekah karier. Belum nama-nama lain yang menutup tempatnya di timnas. Terakhir, tentu saja faktor pelatih yang sering tak menganggap Baggio cocok dengan alur permainan yang diinginkannya. Belum termasuk cedera yang cukup sering menimpanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian keunikan lain saat hubungan Baggio dengan para pelatih besar Italia. Nama-nama kondang macam Arrigo Sacchi, Giovanni Trappattoni, dan Marcello Lippi, tak benar-benar seratus persen percaya kemampuan Baggio. Lalu ada nama Carlo Ancelotti yang juga sempat tak menginginkan Baggio bermain di bawah asuhannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Baggio merupakan nama besar Italia. Ia sebenarnya tak bisa dianggap bermain buruk atau gagal di klub besar dan tim nasional. Namun ia terlihat jauh lebih baik saat di klub lain seperti Vicenza, Fiorentina, Bologna, dan Brescia. Rentetan cerita yang unik untuk pemain besar yang justru lebih terang di klub kecil. Meski memang trofi tak sering mendekat saat bermain di klub yang lebih kecil.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga:\u00a0<\/strong><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/01\/18\/bandana-romansa-serie-a\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Bandana dan Romansa Kejayaan Serie A<\/a><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Roberto Baggio merupakan kisah suka dan duka yang nyaris paripurna di Italia. Tak ada yang meragukan reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Italia. Akan tetapi, ia juga punya kisah sial walau tak setragis Moacir Barbosa dan Andres Escobar. Pun juga sederet kisah sukanya yang nampaknya malah lebih banyak tertutup oleh rentetan kisah sialnya. Lahir di wilayah Venezia, Italia, Baggio memulai karier profesional di Vicenza. Ia berumur belum genap 16 tahun saat memulai debut di Serie C1 Italia. Empat tahun di sana, Baggio bersiap ke Fiorentina. Namun cedera menimpa Baggio. Cerita cedera pun kelak rutin menyapa dirinya. Fiorentina tak hendak membatalkan transfer Baggio, malah mau mengeluarkan dana untuk &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Roberto Baggio dan Kisah Sedihnya&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":23312,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[99,269,102,1407,131],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Roberto Baggio dan Kisah Sedihnya | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Roberto Baggio merupakan kisah suka dan duka yang nyaris paripurna di Italia. Tak ada yang meragukan reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Italia. Akan tetapi, ia juga punya kisah sial walau tak setragis Moacir Barbosa dan Andres Escobar.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Roberto Baggio dan Kisah Sedihnya | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Roberto Baggio merupakan kisah suka dan duka yang nyaris paripurna di Italia. Tak ada yang meragukan reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Italia. Akan tetapi, ia juga punya kisah sial walau tak setragis Moacir Barbosa dan Andres Escobar.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-02-18T15:25:04+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Roberto-Baggio.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"404\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/\",\"name\":\"Roberto Baggio dan Kisah Sedihnya | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Roberto-Baggio.png\",\"datePublished\":\"2019-02-18T15:25:04+00:00\",\"dateModified\":\"2019-02-18T15:25:04+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Roberto Baggio merupakan kisah suka dan duka yang nyaris paripurna di Italia. Tak ada yang meragukan reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Italia. Akan tetapi, ia juga punya kisah sial walau tak setragis Moacir Barbosa dan Andres Escobar.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Roberto-Baggio.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Roberto-Baggio.png\",\"width\":720,\"height\":404,\"caption\":\"catatan perjalanan Baggio\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Roberto Baggio dan Kisah Sedihnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Roberto Baggio dan Kisah Sedihnya | Football Tribe Indonesia","description":"Roberto Baggio merupakan kisah suka dan duka yang nyaris paripurna di Italia. Tak ada yang meragukan reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Italia. Akan tetapi, ia juga punya kisah sial walau tak setragis Moacir Barbosa dan Andres Escobar.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Roberto Baggio dan Kisah Sedihnya | Football Tribe Indonesia","og_description":"Roberto Baggio merupakan kisah suka dan duka yang nyaris paripurna di Italia. Tak ada yang meragukan reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Italia. Akan tetapi, ia juga punya kisah sial walau tak setragis Moacir Barbosa dan Andres Escobar.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-02-18T15:25:04+00:00","og_image":[{"width":720,"height":404,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Roberto-Baggio.png","type":"image\/png"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/","name":"Roberto Baggio dan Kisah Sedihnya | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Roberto-Baggio.png","datePublished":"2019-02-18T15:25:04+00:00","dateModified":"2019-02-18T15:25:04+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Roberto Baggio merupakan kisah suka dan duka yang nyaris paripurna di Italia. Tak ada yang meragukan reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Italia. Akan tetapi, ia juga punya kisah sial walau tak setragis Moacir Barbosa dan Andres Escobar.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Roberto-Baggio.png","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/02\/Roberto-Baggio.png","width":720,"height":404,"caption":"catatan perjalanan Baggio"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/baggio-dan-kisah-sedih\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Roberto Baggio dan Kisah Sedihnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41435"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41435"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41435\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23312"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41435"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41435"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41435"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}