{"id":41429,"date":"2019-02-18T14:00:10","date_gmt":"2019-02-18T07:00:10","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=41429"},"modified":"2019-02-18T11:15:29","modified_gmt":"2019-02-18T04:15:29","slug":"buanglah-sarriball-pada-tempatnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/","title":{"rendered":"Buanglah Sarri(ball) pada Tempatnya"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semua orang membenci kekalahan. Seperti saat Chelsea dibantai enam gol tanpa balas oleh Manchester City, semua yang mengaku bagian dari klub biru-biru ini adalah pembenci. Tak sampai di situ, semua pihak menanggung malu yang sama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dari Roman Abramovich yang belepotan uang minyak di Stamford Bridge sana, hingga saya yang meringkuk di pojokan, memainkan gawai yang penuh ejekan. Masuk goa, katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Medioker, pantas disematkan terhadap performa para pemain. Menjengkelkan, layak ditautkan pada Sarri, orang yang mengonsep, seperti apa Chelsea harus bermain. Konsep yang dirobek Guardiola, di atas lapangan milik orang kaya dari Timur Tengah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persis seperti di gurun, Chelsea dan Sarri terperangkap badai pasir. Mereka kehilangan arah dan kehabisan air minum. Badai di gurun Ettihad menelan <em>S<\/em><em>arriball<\/em>. Menguburnya di gundukan pasir. Entah kapan terlihat lagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Banyak yang memuji keagungan <em>Sarriball<\/em>. Di Italia, orang-orang segan pada Sarri. Di Napoli, ia terhormat. Tapi, apa yang dihasilkan Sarri? Semua berakhir sebatas keagungan, tentang sepak bola indah dari kaki ke kaki.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Napoli sebatas bayangan. Selalu di bawah <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/juventus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Juventus<\/strong><\/a>. Napoli terjebak di kata \u2018hampir\u2019. Hampir mendapat <em>scudetto,<\/em>\u00a0hampir juara. Hampir mengakhiri dominasi Juventus. Hampir sama saja dengan tidak. Dan kata tidak, tidak untuk sepak bola modern.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sarri datang ke Chelsea membawa sekantung keagungan dari Napoli. Menentengnya masuk Stamford Bridge, menjajakan pada mereka, para direksi, pemain, dan segenap <em>fans<\/em>. Keagungan ia tawarkan, bak penjual obat sakit gigi.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga:\u00a0<\/strong><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/13\/maurizio-sarri-di-chelsea\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Langit dan Bumi Maurizio Sarri di Chelsea<\/a><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sekali telan, sakitnya sembuh. Seperti pesulap saja. Memang, Sarri berlaku demikian. Kantung berisi keagungan, ia janjikan jadi trofi. Di ajang Community Shield, juga melawan City, isi kantung belum berubah. Sulap sedang beradaptasi, mungkin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><em>Sarriball<\/em> awalnya konsisten. Tiga belas pertandingan Liga Primer Inggris tak pernah kalah. Bahkan di Eropa, mereka jemawa. Sejak Desember kelihatan bobroknya. Pocchetino jadi yang pertama, selanjutnya giliran tim promosi Wolves. Januari, bobroknya naik turun. Piala kaleng, Sarri masuk final, masih ditunggu City. Piala FA, lolos dari babak adu penalti lawan Tottenham, melenggang ke 16 besar. Masuk Februari, lihat sendiri saja di berita, saya tak mau cerita.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kelihatan sekali, Sarri hanya punya satu strategi. Tak perlu analisis para pundit, orang yang sering nonton tarkam pun tahu. \u00a0Apa strateginya? \u201c<em>Copying Napoli<\/em>\u201d. Sarri hanya tahu bermain dengan \u201c<em>Napoli-nya<\/em>\u201d Makanya ia bawa-bawa Jorginho. Memang benar, untuk mengontrol permainan, Jorginho hebat. Tapi, apa tak mengorbankan pertahanan. Liga Inggris lebih cepat daripada Italia, dan dengan posisi Jorginho sekarang, ia bukan tandingan serangan cepat pemain-pemain Liga Inggris.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga:\u00a0<\/strong><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/08\/27\/jorginho-selalu-ada\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Di Manapun Berada, Jorginho Selalu Ada<\/a><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Italia, Sarri hampir juara. Di Inggris, bisa jadi ia cuma hampir masuk zona Eropa. <em>Sarriball<\/em> ternyata tidaklah cair. Permainannya malah kaku, mengandalkan cara itu-itu saja. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siapa yang patut disalahkan? Apakah bidikan ini harus ke Sarri seorang? Bisa iya bisa tidak. Tapi, Sarri adalah sosok yang paling bertanggung jawab. Namanya <em>toh<\/em> pelatih. Kalau mau menuntut Roman Abramovich, percuma, salah alamat, bos! Orang Rusia itu memang pemilik klub, tapi jika ia sudah membelanjakan kamu pemain, maka selesaikan urusanmu di lapangan. Tampil baik, dapat trofi, atau dipecat. Suka-suka Abramovich <em>dong<\/em>.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mengarahkan telunjuk ke pemain, mungkin bisa dilakukan. Pemain juga turut andil, sebab mereka yang tampil di lapangan. Performanya menentukan kelangsungan pertandingan, apakah kalah atau menyerah? <em>Eh<\/em> lupa satu lagi, menang tentunya. Pemain Chelsea yang memainkan <em>Sarriball<\/em>, uring-uringan. Entah apa penyebabnya. Apa yang terjadi dengan Chelsea sekarang bisa jadi adalah perkara yang kompleks.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meski begitu, Sarri tetap harus punya itikad baik. Terhadap dirinya sendiri dan <em>sarriball<\/em> ciptaannya. Kalau terus-terusan seperti itu, Chelsea bakal terjerembab makin dalam. Bisa-bisa balik jadi tim papan tengah, seperti di periode saat Zola main.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga:\u00a0<\/strong><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/07\/05\/jatuh-cinta-kepada-gianfranco-zola\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jatuh Cinta kepada Gianfranco Zola<\/a><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Chelsea yang saya kenal, punya mental petarung yang baik. <em>Sarriball<\/em> boleh jadi tak punya isi materi soal mental. Mungkin sedikit materi perihal keagungan permainan perlu sedikit direvisi. Diisi dengan materi, \u201c<em>comeback is my style<\/em>\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sarri tak boleh keras kepala. Semua orang paham bagaimana bos Roman. Orang itu tak bisa bersabar. Banyak yang telah jadi korban. Pelatih-pelatih bergelimang trofi bisa dibuang, apalagi Sarri, yang sebatas bermodal keagungan sepak bola. Roman Abramovich hanya butuh trofi. Sepak bola indah belakangan. Sarri harus punya solusi yang tepat. Bila tidak, Roman Abramovich akan berkata,\u201dBuang sari(ball) pada tempatnya\u201d.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semua orang membenci kekalahan. Seperti saat Chelsea dibantai enam gol tanpa balas oleh Manchester City, semua yang mengaku bagian dari klub biru-biru ini adalah pembenci. Tak sampai di situ, semua pihak menanggung malu yang sama. Dari Roman Abramovich yang belepotan uang minyak di Stamford Bridge sana, hingga saya yang meringkuk di pojokan, memainkan gawai yang penuh ejekan. Masuk goa, katanya. Medioker, pantas disematkan terhadap performa para pemain. Menjengkelkan, layak ditautkan pada Sarri, orang yang mengonsep, seperti apa Chelsea harus bermain. Konsep yang dirobek Guardiola, di atas lapangan milik orang kaya dari Timur Tengah. Persis seperti di gurun, Chelsea dan Sarri terperangkap badai pasir. Mereka kehilangan arah dan kehabisan air minum. &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Buanglah Sarri(ball) pada Tempatnya&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":41430,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[2632,134,128,2068,130],"class_list":["post-41429","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-berita-chelsea","tag-chelsea","tag-liga-primer-inggris","tag-maurizio-sarri","tag-napoli"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Buanglah Sarri(ball) pada Tempatnya | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Semua orang membenci kekalahan. Seperti saat Chelsea dibantai enam gol tanpa balas oleh Manchester City, semua yang mengaku bagian dari klub biru-biru ini adalah pembenci. Tak sampai di situ, semua pihak menanggung malu yang sama.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Buanglah Sarri(ball) pada Tempatnya | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Semua orang membenci kekalahan. Seperti saat Chelsea dibantai enam gol tanpa balas oleh Manchester City, semua yang mengaku bagian dari klub biru-biru ini adalah pembenci. Tak sampai di situ, semua pihak menanggung malu yang sama.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-02-18T07:00:10+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/Maurizio-Sarri.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/18\\\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/18\\\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Buanglah Sarri(ball) pada Tempatnya\",\"datePublished\":\"2019-02-18T07:00:10+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/18\\\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\\\/\"},\"wordCount\":687,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/18\\\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/02\\\/Maurizio-Sarri.jpg\",\"keywords\":[\"Berita Chelsea\",\"Chelsea\",\"Liga Primer Inggris\",\"Maurizio Sarri\",\"Napoli\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/18\\\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/18\\\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\\\/\",\"name\":\"Buanglah Sarri(ball) pada Tempatnya | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/18\\\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/18\\\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/02\\\/Maurizio-Sarri.jpg\",\"datePublished\":\"2019-02-18T07:00:10+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Semua orang membenci kekalahan. Seperti saat Chelsea dibantai enam gol tanpa balas oleh Manchester City, semua yang mengaku bagian dari klub biru-biru ini adalah pembenci. Tak sampai di situ, semua pihak menanggung malu yang sama.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/18\\\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/18\\\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/18\\\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/02\\\/Maurizio-Sarri.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/02\\\/Maurizio-Sarri.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/18\\\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Buanglah Sarri(ball) pada Tempatnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Buanglah Sarri(ball) pada Tempatnya | Football Tribe Indonesia","description":"Semua orang membenci kekalahan. Seperti saat Chelsea dibantai enam gol tanpa balas oleh Manchester City, semua yang mengaku bagian dari klub biru-biru ini adalah pembenci. Tak sampai di situ, semua pihak menanggung malu yang sama.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Buanglah Sarri(ball) pada Tempatnya | Football Tribe Indonesia","og_description":"Semua orang membenci kekalahan. Seperti saat Chelsea dibantai enam gol tanpa balas oleh Manchester City, semua yang mengaku bagian dari klub biru-biru ini adalah pembenci. Tak sampai di situ, semua pihak menanggung malu yang sama.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-02-18T07:00:10+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/Maurizio-Sarri.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Buanglah Sarri(ball) pada Tempatnya","datePublished":"2019-02-18T07:00:10+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/"},"wordCount":687,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/Maurizio-Sarri.jpg","keywords":["Berita Chelsea","Chelsea","Liga Primer Inggris","Maurizio Sarri","Napoli"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/","name":"Buanglah Sarri(ball) pada Tempatnya | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/Maurizio-Sarri.jpg","datePublished":"2019-02-18T07:00:10+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Semua orang membenci kekalahan. Seperti saat Chelsea dibantai enam gol tanpa balas oleh Manchester City, semua yang mengaku bagian dari klub biru-biru ini adalah pembenci. Tak sampai di situ, semua pihak menanggung malu yang sama.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/Maurizio-Sarri.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/Maurizio-Sarri.jpg","width":1200,"height":674},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/18\/buanglah-sarriball-pada-tempatnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Buanglah Sarri(ball) pada Tempatnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41429","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41429"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41429\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41430"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41429"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41429"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41429"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}