{"id":41376,"date":"2019-02-13T09:00:53","date_gmt":"2019-02-13T02:00:53","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=41376"},"modified":"2019-02-15T14:13:16","modified_gmt":"2019-02-15T07:13:16","slug":"persikup-kulon-progo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/","title":{"rendered":"Persikup Kulon Progo: Impian di Tengah Keterasingan Rumah Sendiri"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Masyarakat kami mencintai dan mendukung kesebelasan-kesebelasan sepak bola dengan penuh cinta, namun sayangnya bukan kesebelasan kotanya tapi kesebelasan kota lain yang dipuja dengan sepenuh hati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Budaya mencintai sepenuh hati sebuah klub sepak bola agaknya bukanlah tradisi yang mendarah daging atau mengakar kuat bagi sebagian masyarakat Indonesia. Buktinya sebagian masyarakat cenderung menjadi <em>fans<\/em> karbitan yang mencintai dan mendukung sebuah klub hanya karena prestasi dan status terkenal dan ketika sedang <em>h<\/em><em>its-hitsnya<\/em> sebuah kesebelasan itu, bukan karena benar-benar mencintainya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bisa jadi, penyebab terjadinya fanatisme buta di negara kita tidak lain dan tak bukan karena hanya sekedar ikut-ikutan dalam mendukung klub sepak bola. Kalau dalam bahasa Jawa <\/span><i>\u201cngalor melu ngalor, ngidul melu ngidul\u201d<\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mungkin bisa kita sadari ketika klub yang diidolakan sedang terpuruk maka bisa dijamin mereka akan menghilang dan bahkan tak memuja-muja lagi. Lantas, apa bedanya <em>fans<\/em> seperti itu dan musim durian, saya rasa tidak ada bedanya. Y<\/span>a, benar. Sama-sama musiman<span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tapi tak apa, <em>toh<\/em> saya juga tidak menyalahkan orang-orang seperti itu <em>wong<\/em> kita juga hanya <em>fans<\/em> layar kaca klub lokal maupun <em>fans<\/em> layar kaca klub luar, dan yang saya tidak suka adalah fanatisme buta mereka yang tidak bisa membedakan mana cinta mana fanatisme buta.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga:\u00a0<\/strong><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/11\/03\/kalau-karbitan-kenapa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Kalau Karbitan Memangnya Kenapa?<\/a><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Inggris, budaya mencintai klub-klub lokal sangat kental dan mendarah daging, bahkan sampai kondisi klub yang dicintainya terpuruk pun mereka masih mencintai dan tetap mendukung. Bisa dilihat bagaimana antusiasnya suporter dari berbagai kesebelasan klub divisi-divisi di bawah <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/liga-primer-inggris\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Liga Primer Inggris<\/strong><\/a> yang ketika bertanding melawan tim besar selalu memenuhi tribun, walaupun mereka tahu bahwa mereka akan dihajar telak tetapi tetap mendukung dengan sorak-sorai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sepertinya jika semangat mencintai klub sepenuh hati seperti itu tertular ke Indonesia, saya rasa aura sepak bola kita akan menjadi sedikit lebih baik. Paling tidak dalam mencintai sebuah klub tanpa embel-embel fanatisme buta. Sayangnya hal tersebut sulit terjadi di Indonesia, seperti apa yang terjadi di kota kecil saya, kabupaten Kulon Progo yang terletak dalam wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persikup sendiri adalah sebuah kesebelasan kecil di Kulon Progo. Jangankan dikatakan sempurna, dilabeli klub yang baik dalam berbagai aspek klub pun saya sedih mengatakannya. Bahkan untuk menemukan arsip sejarahnya saja sangat sulit sehingga sampai sekarang Persikup tidak pernah diketahui kapan berdirinya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persikup bukanlah satu-satunya klub sepak bola yang ada di Kulon Progo. Dulu, pernah ada sebuah klub yang bernama PSST (Persatuan Sepak Bola Sekitar Tugu) yang berdiri sekitar tahun 1956, namun sayangnya sampai sekarang sudah tidak lagi terdengar namanya.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga:\u00a0<\/strong><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/12\/21\/wajah-yogyakarta-dalam-sepak-bola\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Wajah Yogyakarta dalam Sepak Bola<\/a><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p>Di Jogja khususnya Kulon Progo, sepak bola adalah sebuah kecintaan dan gaya hidup. Terbukti dari banyaknya SSB yang berdiri dan aktif, tapi sayangnya perkembangan klub kota dan memunculkan pemain hebat tidaklah signifikan bahkan terkesan mandek dan nihil. Jadi tak heran jika masyarakat Kulon Progo lebih mengenal dan mencintai klub DIY lainnya seperti PSS Sleman, PSIM Jogja, dan Persiba Bantul daripada klub daerahnya sendiri.<\/p>\n<p>Jika melihat dari sejarah sepertinya Persikup dan PSS tahun berdirinya tidaklah terlampau jauh walaupun tidak ada arsip atau sejarah yang dapat ditelusuri. Namun sungguh sangat kentara perbedaan keduanya. <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/pss-sleman\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>PSS Sleman<\/strong><\/a> sudah meraih tangga juara menuju liga tertinggi, sedangkan Persikup masih jalan di tempat tidak ke mana-mana bahkan terkesan mengalami kemunduran.<\/p>\n<p>Sebenarnya ada rasa iri ketika melihat klub kesebelasan beberapa kabupaten di Jogja sudah maju dan berkompetisi di berbagai kasta liga Indonesia. Ingin rasanya Persikup juga bersanding dengan mereka mengarungi liga di kasta tertinggi Indonesia, sehingga kota kecil kami ini mempunyai identitas sepak bola yang membanggakan dan menjadi ikon.<\/p>\n<p>Saya rasa beberapa dari segelintir orang atau masyarakat Kulon Progo juga menginginkan dan memimpikannya. Saya bisa membayangkan jika itu terjadi, akhir pekan akan menjadi hajatan besar bagi kota kami, jalanan dipenuhi kendaraan yang ingin menyaksikan Persikup berlaga, teriakan kemenangan terdengar hingga ke sudut-sudut kota.<\/p>\n<p>Namun kembali lagi, bagi Persikup dan sebagian masyarakat Kulon Progo, mimpi masih akan menjadi sekedar mimpi yang tak pernah tahu kapan waktunya untuk menjadi kenyataan indah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masyarakat kami mencintai dan mendukung kesebelasan-kesebelasan sepak bola dengan penuh cinta, namun sayangnya bukan kesebelasan kotanya tapi kesebelasan kota lain yang dipuja dengan sepenuh hati. Budaya mencintai sepenuh hati sebuah klub sepak bola agaknya bukanlah tradisi yang mendarah daging atau mengakar kuat bagi sebagian masyarakat Indonesia. Buktinya sebagian masyarakat cenderung menjadi fans karbitan yang mencintai dan mendukung sebuah klub hanya karena prestasi dan status terkenal dan ketika sedang hits-hitsnya sebuah kesebelasan itu, bukan karena benar-benar mencintainya. Bisa jadi, penyebab terjadinya fanatisme buta di negara kita tidak lain dan tak bukan karena hanya sekedar ikut-ikutan dalam mendukung klub sepak bola. Kalau dalam bahasa Jawa \u201cngalor melu ngalor, ngidul melu ngidul\u201d. Mungkin &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Persikup Kulon Progo: Impian di Tengah Keterasingan Rumah Sendiri&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":41401,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[3137,3843,231,598,702],"class_list":["post-41376","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-persiba-bantul","tag-persikup-kulon-progo","tag-pss-sleman","tag-suara-pembaca","tag-yogyakarta"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Persikup Kulon Progo: Impian di Tengah Keterasingan Rumah Sendiri | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Masyarakat kami mencintai dan mendukung kesebelasan-kesebelasan sepak bola dengan penuh cinta, namun sayangnya bukan kesebelasan kotanya tapi kesebelasan kota lain yang dipuja dengan sepenuh hati.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Persikup Kulon Progo: Impian di Tengah Keterasingan Rumah Sendiri | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Masyarakat kami mencintai dan mendukung kesebelasan-kesebelasan sepak bola dengan penuh cinta, namun sayangnya bukan kesebelasan kotanya tapi kesebelasan kota lain yang dipuja dengan sepenuh hati.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-02-13T02:00:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2019-02-15T07:13:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/Rumput-Stadion.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/13\\\/persikup-kulon-progo\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/13\\\/persikup-kulon-progo\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Persikup Kulon Progo: Impian di Tengah Keterasingan Rumah Sendiri\",\"datePublished\":\"2019-02-13T02:00:53+00:00\",\"dateModified\":\"2019-02-15T07:13:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/13\\\/persikup-kulon-progo\\\/\"},\"wordCount\":648,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/13\\\/persikup-kulon-progo\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/02\\\/Rumput-Stadion.jpg\",\"keywords\":[\"Persiba Bantul\",\"Persikup Kulon Progo\",\"PSS Sleman\",\"Suara Pembaca\",\"Yogyakarta\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/13\\\/persikup-kulon-progo\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/13\\\/persikup-kulon-progo\\\/\",\"name\":\"Persikup Kulon Progo: Impian di Tengah Keterasingan Rumah Sendiri | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/13\\\/persikup-kulon-progo\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/13\\\/persikup-kulon-progo\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/02\\\/Rumput-Stadion.jpg\",\"datePublished\":\"2019-02-13T02:00:53+00:00\",\"dateModified\":\"2019-02-15T07:13:16+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Masyarakat kami mencintai dan mendukung kesebelasan-kesebelasan sepak bola dengan penuh cinta, namun sayangnya bukan kesebelasan kotanya tapi kesebelasan kota lain yang dipuja dengan sepenuh hati.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/13\\\/persikup-kulon-progo\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/13\\\/persikup-kulon-progo\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/13\\\/persikup-kulon-progo\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/02\\\/Rumput-Stadion.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2019\\\/02\\\/Rumput-Stadion.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/13\\\/persikup-kulon-progo\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Persikup Kulon Progo: Impian di Tengah Keterasingan Rumah Sendiri\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Persikup Kulon Progo: Impian di Tengah Keterasingan Rumah Sendiri | Football Tribe Indonesia","description":"Masyarakat kami mencintai dan mendukung kesebelasan-kesebelasan sepak bola dengan penuh cinta, namun sayangnya bukan kesebelasan kotanya tapi kesebelasan kota lain yang dipuja dengan sepenuh hati.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Persikup Kulon Progo: Impian di Tengah Keterasingan Rumah Sendiri | Football Tribe Indonesia","og_description":"Masyarakat kami mencintai dan mendukung kesebelasan-kesebelasan sepak bola dengan penuh cinta, namun sayangnya bukan kesebelasan kotanya tapi kesebelasan kota lain yang dipuja dengan sepenuh hati.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-02-13T02:00:53+00:00","article_modified_time":"2019-02-15T07:13:16+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/Rumput-Stadion.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Persikup Kulon Progo: Impian di Tengah Keterasingan Rumah Sendiri","datePublished":"2019-02-13T02:00:53+00:00","dateModified":"2019-02-15T07:13:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/"},"wordCount":648,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/Rumput-Stadion.jpg","keywords":["Persiba Bantul","Persikup Kulon Progo","PSS Sleman","Suara Pembaca","Yogyakarta"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/","name":"Persikup Kulon Progo: Impian di Tengah Keterasingan Rumah Sendiri | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/Rumput-Stadion.jpg","datePublished":"2019-02-13T02:00:53+00:00","dateModified":"2019-02-15T07:13:16+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Masyarakat kami mencintai dan mendukung kesebelasan-kesebelasan sepak bola dengan penuh cinta, namun sayangnya bukan kesebelasan kotanya tapi kesebelasan kota lain yang dipuja dengan sepenuh hati.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/Rumput-Stadion.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2019\/02\/Rumput-Stadion.jpg","width":1200,"height":674},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/13\/persikup-kulon-progo\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Persikup Kulon Progo: Impian di Tengah Keterasingan Rumah Sendiri"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41376","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41376"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41376\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/41401"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41376"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41376"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41376"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}