{"id":41275,"date":"2019-02-05T12:00:27","date_gmt":"2019-02-05T05:00:27","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=41275"},"modified":"2019-02-05T07:37:15","modified_gmt":"2019-02-05T00:37:15","slug":"akar-dominasi-liga-eropa-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/","title":{"rendered":"Akar Dominasi Liga-Liga Eropa (Bagian 2)"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dominasi klub-klub tertentu tak hanya terjadi di empat liga terkuat Eropa, yaitu Spanyol, Italia, Jerman, dan Inggris. Di liga lain, pola dominasi pun ada. Selalu ada klub yang tampil mendominasi daftar juara liga dengan sesekali selingan dari klub lain dalam daftar juara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umumnya dengan pola dominasi diisi dua sampai tiga klub utama pada sebuah liga. Terkadang ada klub lain yang melesat menjadi juara sebuah musim. Akan tetapi hal itu umumnya hanya sesaat karena persaingan kembali tergeser pada musim-musim berikutnya oleh klub-klub yang secara tradisional langganan juara.<\/span><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-40714\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/12\/Ligue-1-800x449.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/12\/Ligue-1-800x449.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/12\/Ligue-1-250x140.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/12\/Ligue-1-400x225.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/12\/Ligue-1-140x79.jpg 140w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/12\/Ligue-1-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h3><b>Jatah tiga wakil di Liga Champions: Prancis dan Rusia<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">UEFA <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Country Coeficients<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> menempatkan Liga Prancis dan Liga Rusia sebagai liga terkuat berikutnya di Eropa. Jatah tiga wakil milik kedua liga tersebut menjadi penanda pengakuan UEFA atas kiprah klub-klub kedua liga di kancah antarklub Eropa. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Ligue 1, akhir-akhir ini menjadi \u201cBundesliga\u201d kedua dengan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/paris-saint-germain\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Paris Saint-Germain<\/strong><\/a> yang terlalu digdaya. Pada dekade sebelumnya ada Olympique Lyonnais yang tujuh kali juara beruntun, Namun Liga Prancis sama dinamis dengan Liga Inggris. Tercatat 34 klub pernah menjadi juara Ligue 1, baik era amatir dan era profesional. Khusus era profesional sejak musim 1932, 24 klub berhasil menjadi juara Liga Prancis. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">PSG dan Lyon mendominasi dua dekade terakhir, namun Saint-\u00c9tienne menjadi juara terbanyak. Dibawahnya ada Olympique Marseille, AS Monaco, Nantes, PSG, Lyon, Bordeaux, dan Stade de Reims yang mengoleksi antar 6-9 gelar juara. Koleksi Saint-\u00c9tienne yang \u201chanya\u201d 10 gelar dan sudah lama tidak juara, bisa saja rekor tersebut segera tersusul klub-klub lain.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian Liga Rusia mulai dihitung sejak Uni Sovyet bubar sekitar tahun 1991. Persaingan untuk perebutan juara Liga Rusia sejak itu didominasi CSKA Moskow, Lokomotiv Moskow, Zenit St. Petersburg, dan Spartak Moscow. CSKA dan Zenit bergantian meraih gelar juara kurun musim 2010 hingga musim 2015\/2016 dengan masing-masing meraih 3 gelar. Rubin Kazan sempat mencuri perhatian dengan dua gelar juara beruntun akhir dekade 2000-an. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara Spartak Moscow sebagai pemilik juara terbanyak Liga Rusia justru tertatih semenjak tahun ketiga awal milenium kedua. Spartak Moscow baru bisa meraih gelar pada musim 2016\/2017. Berikutnya pada musim 2017\/2018, berganti Lokomotiv Moskow baru pertama menjadi juara. Lalu di antara para juara itu, Spartak Vladikavkaz sempat sekali juara dekade pertama Liga Rusia.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga:\u00a0<\/strong><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/08\/04\/paris-saint-germain-dan-belanja-pemain\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Paris Saint-Germain: \u201cKau Goda Pemainku, Kubeli Pemainmu!\u201d<\/a><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-8968\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/eredivisie-Season-preview-1200x674px-800x449.jpg\" alt=\"Eredivisie\" width=\"800\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/eredivisie-Season-preview-1200x674px-800x449.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/eredivisie-Season-preview-1200x674px-768x431.jpg 768w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/eredivisie-Season-preview-1200x674px-350x197.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/eredivisie-Season-preview-1200x674px-677x380.jpg 677w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/08\/eredivisie-Season-preview-1200x674px-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h3><b>Jatah dua wakil di Liga Champions<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dominasi pakem tiga klub seperti di Liga Italia terjadi juga di Liga Portugal, Liga Belanda, Liga Turki dan Liga Yunani. Di tiga negara tersebut, klub lain seakan penggembira belaka. Bila kebetulan ada yang klub di luar \u201ctrio\u201d yang menjadi juara, hal itu hanya pemicu \u201canggota trio\u201d segera meraih ulang takhta juara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Trio Benfica, FC Porto dan Sporting CP sangat mendominasi di Portugal. Hanya Boavista dan Belenenses mengganggu dominasi namun masing-masing hanya sekali juara. Di Eredivisie, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">De Grote Drie<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0yang terdiri <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/ajax-amsterdam\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Ajax Amsterdam<\/strong><\/a>, Feyenoord Rotterdam, dan PSV Eindhoven begitu digdaya. AZ Alkmaar dan FC Twente yang sempat beruntun juara pada akhir dekade 2000-an pun tak sanggup konsisten menghalangi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">De Grote Drie<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> ke tangga juara Liga Belanda. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Turki dan Yunani yang pernah berselisih mengenai Siprus pun serupa dalam dominasi. Tiga klub Turki yang semua bermarkas di Istanbul, Be\u015fikta\u015f, Fenerbah\u00e7e dan Galatasaray, terlalu berjaya di Liga Turki. Sementara untuk Liga Yunani, persaingan seakan milik trio P.O.K. dari Athena; Panathinaikos, Olympiakos., and AEK Athens. Klub-klub lain yang mengganggu bahkan \u00a0merebut gelar dari para trio Turki dan Yunani itu umumnya tak lama mampu bersaing lebih konsisten.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedikit berbeda pada peta persaingan untuk Liga Austria, Liga Ukraina dan Liga Belgia, Liga Swiss, serta Denmark. Liga-liga tersebut lebih condong terpusat pada perseteruan dua klub utama dengan tetap menampilkan keberadaan para \u201cpengganggu\u201d. Bahkan ada \u201cpengganggu\u201d mendominasi langganan juara pada dekade terakhir.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Liga Austria lebih sering dikuasai duo Rapid Wien dan Austria Wien, namun Red Bull Salzburg belakangan berjaya di Liga Austria pada dekade ini. Liga Ukraina menjadi ajang persaingan dua besar juara-peringkat dua antara <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/shakhtar-donetsk\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Shakhtar Donetsk<\/strong><\/a> dan Dynamo Kyiv, dengan Dnipro Dnipropetrovska dan Metalist Kharkiv sebagai pengganggu utama dekade ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di Liga Belgia, Anderlecht dan Club Brugge menjadi klub paling sering juara liga dengan Standard Li\u00e8ge dan KRC Genk sesekali mengganggu persaingan. Grasshopper dan Basel menjadi dua klub dengan jumlah juara terbanyak di Liga Swiss, tapi Basel lebih sering juara semenjak milenium berjalan beberapa tahun.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Servette, Z\u00fcrich dan Young Boys menjadi pengganggu langganan juara. FC K\u00f8benhavn dan Br\u00f8ndby menjadi kekuatan utama Liga Denmark dua dekade ini, tetapi Kj\u00f8benhavns Boldklub atau KB masih menjadi yang terbanyak dalam hal menjadi juara.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga:\u00a0<\/strong><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/02\/28\/selamat-datang-di-benfica-selamat-belanja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Selamat Datang di Benfica, Selamat Belanja!<\/a><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-large wp-image-39570\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/09\/Champions-League-800x449.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"449\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/09\/Champions-League-800x449.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/09\/Champions-League-250x140.jpg 250w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/09\/Champions-League-400x225.jpg 400w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/09\/Champions-League-140x79.jpg 140w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/09\/Champions-League-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<h3><b>Jatah satu wakil di Liga Champions:<\/b> <b>Skotlandia, Rumania, Serbia<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Skotlandia, Rumania, Serbia meski hanya memiliki satu wakil Liga Champion. Namun di masa lalu, ketiga negara pernah menghasilkan juara Liga Champions. Sekilas presetasi yang sulit diulang ketika sukses menerobos dominasi liga-liga lain yan lebih mapan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Skotlandia awalnya didominasi Glasgow Rangers dan Glasgow Celtic. Klub pengganggu dominasi terakhir adalah Aberdeen yang dilatih <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/sir-alex-ferguson\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Sir Alex Ferguson<\/strong><\/a> sekitar era 1980-an. Kini Glasgow Celtic seperti menjadi kekuatan tunggal di Skotlandia karena Glasgow Rangers sempat limbung karena masalah finansial. Klub-klub lain tak ubahnya penggembira dalam Liga Skotlandia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rumania juga didominasi duo FCSB (dulu Steaua Bucure\u0219ti) dan Dinamo Bucure\u0219ti. Dekade ini sedikit memperihatkan perbedaan. Klub lain seperti CFR Cluj, Astra Giurgiu, O\u021belul Gala\u021bi sukses mematahkan dominasi FCSB \u00a0dan Dinamo di Liga Rumania. Cukup menarik meski kekuatan klub Rumania menurun di Eropa, namun persaingan domestik Liga Rumania justru bergeliat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Serbia boleh dikatakan mewarisi klub-klub terkuat Yugoslavia. Crvena Zvezda (Red Star Belgrade) dan Partizan mendominasi Liga Serbia sebelum, selama dan sesudah keberadaan Liga Yugoslavia. Keduanya tak henti bergantian mengisi daftar juara Liga Serbia. Empat klub Serbia lain yang juga pernah juara terlampau jauh dalam hal koleksi jumlah gelar yang dimiliki. Crvena Zvezda dan Partizan tetap mendominasi bahkan hingga sekaligus mengambil tempat kedua.<\/span><\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga:\u00a0<\/strong><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/05\/29\/cahaya-si-bintang-merah-di-langit-eropa\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Cahaya Si Bintang Merah di Langit Eropa<\/a><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n<h3><b>Kesimpulan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dominasi berbagai klub pada liga-liga utama Eropa diatas sangat umum terjadi. Nama juara di akhir musim hanya berputar di antara para langganan juara. Kejutan bukan berarti tidak ada tapi umumnya hanya sebentar. Cepat atau lambat kekuatan lama akan segera kembali bersaing untuk gelar juara. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kini kekuatan uang bisa menjadi faktor penting dan tercepat untuk mendobrak kekuatan lama sebuah liga. Hal yang seperti terjadi pada Chelsea dan Manchester City (yang lama tidak juara) di Inggris, Paris Saint-Germain (sebelum dominan) di Prancis, dan Red Bull Salzburg di Austria.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Uang tentu saja bukan yang utama. Ada banyak faktor lain untuk menggeser dominasi yang ada. Hal itu seperti yang terjadi pada Anzhi Makhachkala di Rusia, Everton di Inggris, dan RB Leipzig di Jerman. Uang yang mereka dapatkan tak terlihat dalam peta persaingan juara liga masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahkan duo <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/ac-milan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>AC Milan<\/strong><\/a> dan Internazionale yang termasuk klub besar Italia dengan pemilik baru saja belum berhasil menggeser dominasi Juventus pada dekade ini.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dominasi klub-klub tertentu tak hanya terjadi di empat liga terkuat Eropa, yaitu Spanyol, Italia, Jerman, dan Inggris. Di liga lain, pola dominasi pun ada. Selalu ada klub yang tampil mendominasi daftar juara liga dengan sesekali selingan dari klub lain dalam daftar juara. Umumnya dengan pola dominasi diisi dua sampai tiga klub utama pada sebuah liga. Terkadang ada klub lain yang melesat menjadi juara sebuah musim. Akan tetapi hal itu umumnya hanya sesaat karena persaingan kembali tergeser pada musim-musim berikutnya oleh klub-klub yang secara tradisional langganan juara. Jatah tiga wakil di Liga Champions: Prancis dan Rusia UEFA Country Coeficients menempatkan Liga Prancis dan Liga Rusia sebagai liga terkuat berikutnya di Eropa. &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Akar Dominasi Liga-Liga Eropa (Bagian 2)&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":29001,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[291],"tags":[643,1616,659,848,1632],"class_list":["post-41275","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-suara-pembaca","tag-eropa","tag-liga-champions","tag-liga-champions-eropa","tag-liga-europa","tag-piala-super-eropa"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Akar Dominasi Liga-Liga Eropa (Bagian 2) | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dominasi klub-klub tertentu tak hanya terjadi di empat liga terkuat Eropa, yaitu Spanyol, Italia, Jerman, dan Inggris. Di liga lain, pola dominasi pun ada. Selalu ada klub yang tampil mendominasi daftar juara liga dengan sesekali selingan dari klub lain dalam daftar juara.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Akar Dominasi Liga-Liga Eropa (Bagian 2) | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dominasi klub-klub tertentu tak hanya terjadi di empat liga terkuat Eropa, yaitu Spanyol, Italia, Jerman, dan Inggris. Di liga lain, pola dominasi pun ada. Selalu ada klub yang tampil mendominasi daftar juara liga dengan sesekali selingan dari klub lain dalam daftar juara.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-02-05T05:00:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Liga-Champions.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/05\\\/akar-dominasi-liga-eropa-2\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/05\\\/akar-dominasi-liga-eropa-2\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Akar Dominasi Liga-Liga Eropa (Bagian 2)\",\"datePublished\":\"2019-02-05T05:00:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/05\\\/akar-dominasi-liga-eropa-2\\\/\"},\"wordCount\":1110,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/05\\\/akar-dominasi-liga-eropa-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/04\\\/Liga-Champions.jpg\",\"keywords\":[\"Eropa\",\"Liga Champions\",\"Liga Champions Eropa\",\"Liga Europa\",\"Piala Super Eropa\"],\"articleSection\":[\"Suara Pembaca\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/05\\\/akar-dominasi-liga-eropa-2\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/05\\\/akar-dominasi-liga-eropa-2\\\/\",\"name\":\"Akar Dominasi Liga-Liga Eropa (Bagian 2) | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/05\\\/akar-dominasi-liga-eropa-2\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/05\\\/akar-dominasi-liga-eropa-2\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/04\\\/Liga-Champions.jpg\",\"datePublished\":\"2019-02-05T05:00:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Dominasi klub-klub tertentu tak hanya terjadi di empat liga terkuat Eropa, yaitu Spanyol, Italia, Jerman, dan Inggris. Di liga lain, pola dominasi pun ada. Selalu ada klub yang tampil mendominasi daftar juara liga dengan sesekali selingan dari klub lain dalam daftar juara.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/05\\\/akar-dominasi-liga-eropa-2\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/05\\\/akar-dominasi-liga-eropa-2\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/05\\\/akar-dominasi-liga-eropa-2\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/04\\\/Liga-Champions.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/04\\\/Liga-Champions.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"babak semifinal Liga Champions\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2019\\\/02\\\/05\\\/akar-dominasi-liga-eropa-2\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Akar Dominasi Liga-Liga Eropa (Bagian 2)\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Akar Dominasi Liga-Liga Eropa (Bagian 2) | Football Tribe Indonesia","description":"Dominasi klub-klub tertentu tak hanya terjadi di empat liga terkuat Eropa, yaitu Spanyol, Italia, Jerman, dan Inggris. Di liga lain, pola dominasi pun ada. Selalu ada klub yang tampil mendominasi daftar juara liga dengan sesekali selingan dari klub lain dalam daftar juara.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Akar Dominasi Liga-Liga Eropa (Bagian 2) | Football Tribe Indonesia","og_description":"Dominasi klub-klub tertentu tak hanya terjadi di empat liga terkuat Eropa, yaitu Spanyol, Italia, Jerman, dan Inggris. Di liga lain, pola dominasi pun ada. Selalu ada klub yang tampil mendominasi daftar juara liga dengan sesekali selingan dari klub lain dalam daftar juara.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2019-02-05T05:00:27+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Liga-Champions.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Akar Dominasi Liga-Liga Eropa (Bagian 2)","datePublished":"2019-02-05T05:00:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/"},"wordCount":1110,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Liga-Champions.jpg","keywords":["Eropa","Liga Champions","Liga Champions Eropa","Liga Europa","Piala Super Eropa"],"articleSection":["Suara Pembaca"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/","name":"Akar Dominasi Liga-Liga Eropa (Bagian 2) | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Liga-Champions.jpg","datePublished":"2019-02-05T05:00:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Dominasi klub-klub tertentu tak hanya terjadi di empat liga terkuat Eropa, yaitu Spanyol, Italia, Jerman, dan Inggris. Di liga lain, pola dominasi pun ada. Selalu ada klub yang tampil mendominasi daftar juara liga dengan sesekali selingan dari klub lain dalam daftar juara.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Liga-Champions.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Liga-Champions.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"babak semifinal Liga Champions"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2019\/02\/05\/akar-dominasi-liga-eropa-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Akar Dominasi Liga-Liga Eropa (Bagian 2)"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41275","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=41275"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/41275\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/29001"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=41275"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=41275"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=41275"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}