{"id":39924,"date":"2018-10-18T11:45:05","date_gmt":"2018-10-18T04:45:05","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=39924"},"modified":"2018-10-18T11:46:54","modified_gmt":"2018-10-18T04:46:54","slug":"bundesliga-peningkatan-asia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/","title":{"rendered":"Bundesliga dan Pesatnya Peningkatan Pamor di Asia"},"content":{"rendered":"<p><em><strong>Diterjemahkan oleh: Aditya Jaya Iswara<\/strong><\/em><\/p>\n        <\/div>\n        <div id=\"tribe-slideshow-wrap-39925\" data-id=\"39925\"\n             class=\"slideshow slideshow_id_39925\">\n            <div class=\"tribe-slideshow\" id=\"slideshow39925\">\n                                <div class=\"swiper-wrapper\">\n                                                <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/10\/Bundesliga-Singapura-800x600.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3>Perkenalan<\/h3>\n<p>Bertempat di Duxton Hill, sebuah kawasan di pinggiran kota Singapura, terletak kantor Bundesliga Internasional cabang Asia. Di tempat itu, saya (Cesare Polenghi) sebagai pimpinan jaringan internasional <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Football Tribe<\/strong><\/a> berkesempatan berbincang langsung dengan Kevin Sim.<\/p>\n<p>Kevin Sim adalah orang yang bekerja untuk Bundesliga di kawasan Eropa dan Asia. Dikenal sebagai \u201cPria di Dua Dunia\u201d, Kevin berbicara tentang kesenangan dan tantangannya menjadi pimpinan kantor cabang Bundesliga Internasional di Asia.<\/p>\n<p>\u201c<a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/bundesliga\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Bundesliga<\/strong> <\/a>adalah liga top Eropa pertama yang mendirikan kantor cabang di luar Eropa. Singapura yang dipilih untuk kawasan Asia, pada 2012. Selanjutnya kantor cabang di Amerika Serikat akan dibuka pada Oktober, dan kantor cabang Cina sedang dalam proses pembangunan,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>\u201cPada awalnya, fokus dari kebijakan ini adalah memperluas komersialisasi hak siar, atau sederhananya menjual hak siar kami di luar Eropa. Sejak tahun lalu kami melakukan restrukturisasi, sehingga berubah nama jadi Bundesliga Internasional. Kami sekarang menekankan pada bagaimana mencengkeram pasar global.\u201d<\/p>\n<p>\u201cKami bekerja sama dengan beberapa pihak, untuk memperkenalkan liga dan klub-klubnya di kawasan Asia. Dengan ini, diharapkan Bundesliga bisa semakin dekat ke pemirsa di Asia,\u201d lanjutnya.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/10\/Bundesliga-Asia-800x600.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Membentuk komunitas fans di Asia<\/strong><\/h3>\n<p>Karena saya sangat tertarik dengan globalisasi sepak bola, saya bertanya pada Kevin tentang bagaimana detilnya menghubungkan Jerman dengan Asia, dalam hal menyalurkan konten-konten sepak bolanya.<\/p>\n<p>\u201cBagi saya, Asia-Pasifik adalah kawasan yang sangat antusias dengan sepak bola. Bahkan di negara-negara yang kurang populer pun, sepak bola jadi olahraga nomor satu di sana.\u201d<\/p>\n<p>\u201cOleh karena itu, kami membentuk moto \u201cSepak Bola Sebagaimana Mestinya\u201d, yang berarti sepak bola diperuntukkan untuk para suporter. Sebab, Bundesliga pada dasarnya adalah kompetisi untuk menjadi tontonan para suporter. Singkatnya, kami membuat sepak bola bisa dijangkau semua kalangan. Itulah sebabnya harga tiket murah, sehingga stadion penuh terisi orang-orang dari berbagai usia.\u201d<\/p>\n<p>\u201cJadi, salah satu tugas kami adalah membantu klub menambah <em>fans<\/em>. Dikarenakan liganya dimainkan di Jerman, jadi yang kami bawa ke Asia adalah pernak-perniknya, atau segala hal yang berhubungan dengan klub tersebut.\u201d<\/p>\n<p>\u201cSecara reguler kami telah mengundang legenda-legenda Bundesliga ke Asia. Kami juga pernah membawa <em>Schale<\/em>, trofi Bundesliga, ke Singapura. Ini hanya permulaan, dan kami akan terus melakukan inovasi dalam hal ini.\u201d<\/p>\n<p>\u201cLebih lanjut, media digital dan jejaring sosial juga menjadi perhatian kami. Sekuat mungkin kami berusaha untuk menyajikan konten-konten menarik ke para penggemar, melalui ponsel pintar.\u201d<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/10\/Bundesliga-800x450.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Jerman rasa Asia<\/strong><\/h3>\n<p>Perbincangan kemudian beralih ke bagaimana Bundesliga menangani perbadaan budaya. Kevin pun menjelaskan upaya-upaya yang telah dan akan dilakukannya, untuk membuat Bundesliga semakin terkenal di Asia.<\/p>\n<p>\u201cTantangan pertama adalah membaurkan dua budaya. Bundesliga adalah liga dengan nuansa Jerman yang sangat kental, tapi kami tidak ragu untuk membuat konten internasional yang bisa dicerna banyak orang. Contohnya, ada beberapa unggahan humor di media sosial yang kami tandai dengan tagar <em>#pundesliga<\/em>.\u201d<\/p>\n<p>\u201cLangkah selanjutnya adalah meningkatkan konten dengan bahasa lokal. Kami sedang menggarap ini secara kontinyu, dan akan terus berlanjut sampai Bundesliga terasa seperti liga yang hadir dalam keseharian masyarakat Asia.\u201d<\/p>\n<p>\u201cAkan tetapi tantangan tentu ada dalam setiap langkah yang kami tempuh. Asia adalah benua dengan berbagai macam ras, suku, dan budaya. Seperti contoh di India dan Asia Tenggara, kawasan ini tidak hanya didominasi oleh satu kebudayaan saja, sehingga kami harus menyesuaikan kontennya dengan kekhasan daerah tersebut.\u201d<\/p>\n<p>\u201cOleh sebab itu kami mempekerjakan pegawai-pegawai lokal, seperti saya sendiri contohnya. Saya adalah orang non-Jerman pertama di kantor ini, dan kami terus menambah orang-orang lokal lainnya. Tujuannya adalah untuk memberi wawasan terhadap ciri khas di budaya masing-masing.\u201d<\/p>\n<p>\u201cIni sangat penting sebab sangat banyak pemain Asia yang meniti karier di Bundesliga. Ada pemain Jepang, pemain Korea, dan lain-lain yang masih atau pernah bermain di Jerman.\u201d<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/07\/Son-Heung-Min-1200x674px-800x449.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Tentang kesuksesan pemain Asia di Bundesliga<\/strong><\/h3>\n<p>Melanjutkan penjelasan terakhir dari Kevin, saya bertanya lebih lanjut mengenai kenapa ada banyak pemain Asia yang sukses meniti karier di Bundesliga. Kevin pun menerangkan,<\/p>\n<p>\u201cAda banyak kesamaan budaya Bundesliga dengan budaya Asia. Jika kita bertanya kenapa banyak pemain Asia bisa sukses di Jerman, itu karena sepak bola Jerman sangat menekankan kerja sama. Poin itu pula yang menjadi pondasi pemain Asia di Jerman, karena sejak lahir orang Asia dikenal dengan dedikasi dan kerja kerasnya.\u201d<\/p>\n<p>\u201cItu pula yang menyebabkan kenapa klub-klub Jerman lebih gemar mengorbitkan pemain muda. Membeli pemain dari luar memang lebih mudah, tapi tidak membuat klub itu memiliki ciri khas.\u201d<\/p>\n<p>\u201cBundesliga sudah menginvestasikan sekitar 1,4 miliar dolar untuk pembangunan infrastruktur sejak 2002. Program latihan, akademi, dan lain sebagainya menjadi poin utama yang dikembangkan. Situasi ini membantu para pemain Asia yang datang di Jerman pada usia muda, berkembang semakin baik dari tahun ke tahun. Son Heung-min contohnya, yang tiba di Jerman pada usia 16 tahun, dan sekarang sudah jadi pemain kelas dunia.\u201d<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/10\/Bundeslliga-Asia.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Menjadikan liga kelas dunia<\/strong><\/h3>\n<p>Membuat Bundesliga sebagai liga yang terkenal seantero dunia tentu tidak mudah, tapi Kevin yakin Bundesliga bisa melakukannya, dengan cara-cara yang akan mereka tempuh.<\/p>\n<p>\u201cKami punya jaringan legenda Bundesliga, yang sudah terbentuk sejak beberapa tahun lalu. Jaringan ini terdiri dari berbagai mantan pemain dari beragam negara, dan dari Asia ada legenda Cina, Jepang, Korea.\u201d<\/p>\n<p>\u201cTiga negara tersebut punya andil besar dalam perkembangan Bundesliga, baik sebagai pemain maupun pelatih. Yasuhiko Okudera dan Cha Bum Kum datang di Bundesliga pada 1970-an, diikuti Yuning Zhang dan generasi pemain Jepang berikutnya. Makoto Hasebe adalah contoh terbaik, sebagai pemain Jepang yang berkembang jadi ikon Bundesliga, dan membuka pintu pemain Jepang lainnya untuk datang ke Jerman.\u201d<\/p>\n<p>\u201cSetiap liga punya ciri khas masing-masing, dan di Bundesliga yang kita angkat adalah sepak bola itu sendiri. Kami ingin menjadi contoh bagaimana sepak bola dijalankan sebagaimana seharusnya.\u201d<\/p>\n<p>\u201cStadion dipenuhi penonton, dan atmosfer pertandingan yang luar biasa meriah. Dampaknya, klub-klub sangat sehat dalam hal finansial. 34 dari 36 klub di divisi pertama dan kedua terus meraih untung tiap musimnya. Bukti bahwa liga bisa dijalankan tanpa klubnya perlu menggelontorkan dana besar atau mencari pinjaman.\u201d<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                            <\/div>\n                <div class=\"row\">\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-prev\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-left\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-2 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-pagination\"><\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-next\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-right\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/div>\n        <div class=\"text-content\">\n        \n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diterjemahkan oleh: Aditya Jaya Iswara<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":39929,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3003],"tags":[433,110,791,143,152],"class_list":["post-39924","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cerita","tag-2-bundesliga","tag-asia","tag-asia-tenggara","tag-bundesliga","tag-jerman"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bundesliga dan Pesatnya Peningkatan Pamor di Asia | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bertempat di Duxton Hill, sebuah kawasan di pinggiran kota Singapura, terletak kantor Bundesliga Internasional cabang Asia. Di tempat itu, saya (Cesare Polenghi) sebagai pimpinan jaringan internasional Football Tribe berkesempatan berbincang langsung dengan Kevin Sim.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bundesliga dan Pesatnya Peningkatan Pamor di Asia | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bertempat di Duxton Hill, sebuah kawasan di pinggiran kota Singapura, terletak kantor Bundesliga Internasional cabang Asia. Di tempat itu, saya (Cesare Polenghi) sebagai pimpinan jaringan internasional Football Tribe berkesempatan berbincang langsung dengan Kevin Sim.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-10-18T04:45:05+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-10-18T04:46:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/10\/Cepo.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/10\\\/18\\\/bundesliga-peningkatan-asia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/10\\\/18\\\/bundesliga-peningkatan-asia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Bundesliga dan Pesatnya Peningkatan Pamor di Asia\",\"datePublished\":\"2018-10-18T04:45:05+00:00\",\"dateModified\":\"2018-10-18T04:46:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/10\\\/18\\\/bundesliga-peningkatan-asia\\\/\"},\"wordCount\":14,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/10\\\/18\\\/bundesliga-peningkatan-asia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/10\\\/Cepo.jpg\",\"keywords\":[\"2. Bundesliga\",\"Asia\",\"Asia Tenggara\",\"Bundesliga\",\"Jerman\"],\"articleSection\":[\"Cerita\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/10\\\/18\\\/bundesliga-peningkatan-asia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/10\\\/18\\\/bundesliga-peningkatan-asia\\\/\",\"name\":\"Bundesliga dan Pesatnya Peningkatan Pamor di Asia | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/10\\\/18\\\/bundesliga-peningkatan-asia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/10\\\/18\\\/bundesliga-peningkatan-asia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/10\\\/Cepo.jpg\",\"datePublished\":\"2018-10-18T04:45:05+00:00\",\"dateModified\":\"2018-10-18T04:46:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Bertempat di Duxton Hill, sebuah kawasan di pinggiran kota Singapura, terletak kantor Bundesliga Internasional cabang Asia. Di tempat itu, saya (Cesare Polenghi) sebagai pimpinan jaringan internasional Football Tribe berkesempatan berbincang langsung dengan Kevin Sim.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/10\\\/18\\\/bundesliga-peningkatan-asia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/10\\\/18\\\/bundesliga-peningkatan-asia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/10\\\/18\\\/bundesliga-peningkatan-asia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/10\\\/Cepo.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/10\\\/Cepo.jpg\",\"width\":800,\"height\":600},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/10\\\/18\\\/bundesliga-peningkatan-asia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bundesliga dan Pesatnya Peningkatan Pamor di Asia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bundesliga dan Pesatnya Peningkatan Pamor di Asia | Football Tribe Indonesia","description":"Bertempat di Duxton Hill, sebuah kawasan di pinggiran kota Singapura, terletak kantor Bundesliga Internasional cabang Asia. Di tempat itu, saya (Cesare Polenghi) sebagai pimpinan jaringan internasional Football Tribe berkesempatan berbincang langsung dengan Kevin Sim.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bundesliga dan Pesatnya Peningkatan Pamor di Asia | Football Tribe Indonesia","og_description":"Bertempat di Duxton Hill, sebuah kawasan di pinggiran kota Singapura, terletak kantor Bundesliga Internasional cabang Asia. Di tempat itu, saya (Cesare Polenghi) sebagai pimpinan jaringan internasional Football Tribe berkesempatan berbincang langsung dengan Kevin Sim.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-10-18T04:45:05+00:00","article_modified_time":"2018-10-18T04:46:54+00:00","og_image":[{"width":800,"height":600,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/10\/Cepo.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Bundesliga dan Pesatnya Peningkatan Pamor di Asia","datePublished":"2018-10-18T04:45:05+00:00","dateModified":"2018-10-18T04:46:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/"},"wordCount":14,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/10\/Cepo.jpg","keywords":["2. Bundesliga","Asia","Asia Tenggara","Bundesliga","Jerman"],"articleSection":["Cerita"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/","name":"Bundesliga dan Pesatnya Peningkatan Pamor di Asia | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/10\/Cepo.jpg","datePublished":"2018-10-18T04:45:05+00:00","dateModified":"2018-10-18T04:46:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Bertempat di Duxton Hill, sebuah kawasan di pinggiran kota Singapura, terletak kantor Bundesliga Internasional cabang Asia. Di tempat itu, saya (Cesare Polenghi) sebagai pimpinan jaringan internasional Football Tribe berkesempatan berbincang langsung dengan Kevin Sim.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/10\/Cepo.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/10\/Cepo.jpg","width":800,"height":600},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/10\/18\/bundesliga-peningkatan-asia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bundesliga dan Pesatnya Peningkatan Pamor di Asia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39924","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39924"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39924\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39929"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39924"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39924"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39924"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}