{"id":39446,"date":"2018-09-08T07:00:31","date_gmt":"2018-09-08T00:00:31","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=39446"},"modified":"2018-09-08T01:06:08","modified_gmt":"2018-09-07T18:06:08","slug":"logo-klub-asia-tenggara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/","title":{"rendered":"Inilah Klub dengan Logo Terbaik dan Terburuk di Asia Tenggara!"},"content":{"rendered":"<p>Selain menjadi identitas klub, logo juga bisa menjadi gengsi tersendiri bagi sebuah kesebelasan sepak bola. Semakin ciamik logonya mereka bisa sangat disegani, minimal banjir apresiasi. Sebaliknya, jika logonya buruk maka tak jarang mengundang cibiran.<\/p>\n<p>Menjelang dimulainya kembali liga-liga domestik Asia Tenggara, berikut ini jaringan internasional <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Football Tribe<\/strong><\/a> menghadirkan 4 klub dengan logo terbaik dan 4 klub dengan logo terburuk di Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Thailand.<\/p>\n<p><strong><div class=\"post_partner clearfix\"><p>Baca juga:\u00a0<\/strong><strong><span style=\"font-size: 12pt;\"><a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/05\/kiper-asia-tenggara\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">5 Kiper Asia Tenggara yang Memukau di Musim 2018<\/a><\/p>\n<\/div><\/span><\/strong><\/p>\n        <\/div>\n        <div id=\"tribe-slideshow-wrap-39447\" data-id=\"39447\"\n             class=\"slideshow slideshow_id_39447\">\n            <div class=\"tribe-slideshow\" id=\"slideshow39447\">\n                                <div class=\"swiper-wrapper\">\n                                                <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/09\/Chonburi-FC.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Terbaik di Thailand: Chonburi FC<\/strong><\/h3>\n<p>Dengan logo hiu yang dimodifikasi secara apik dan dibentuk dengan elegan serta simpel, logo Chonburi FC benar-benar merepresentasikan klub yang haus gelar juara dan sangat tangguh. Tak heran, julukan \u201c<em>The Sharks<\/em>\u201d sangat melekat di Chonburi FC, dan suvenir resmi mereka juga sangat kental dengan desain ikan hiu.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/09\/E-San-D-Beach-Pattaya-800x800.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Terburuk di Thailand: E-san D-beach Aura Pattaya<\/strong><\/h3>\n<p>Dari namanya saja sudah membuat orang mengernyitkan dahi. Apa artinya dan bagaimana dibacanya? E-san, anehnya lebih identik dengan \u201cIsaan\u201d, sebuah daerah di utara Thailand yang sama sekali bukan bagian Pattaya. Kemudian logo klub juga tidak jelas apa maksudnya, terutama bendera Thailand di pipi lumba-lumba.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/09\/Petaling-Jaya-800x800.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Terbaik di Malaysia: Petaling Jaya Rangers FC<\/strong><\/h3>\n<p>Simpel dan elegan, sangat terlihat dari tampilan logo Petaling Jaya Rangers FC. Klub yang dimiliki Tony Fernandes ini didirikan pada 2011, dan mengubah logo pada 2016. Meski berkompetisi di kasta ketiga Liga Malaysia, PJ Rangers tidak malu-malu untuk memakai logo mewah ala klub-klub papan atas.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/09\/MISC-MIFA-800x513.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Terburuk di Malaysia: MISC-MIFA<\/strong><\/h3>\n<p>Bernama lengkap Malaysian Indian Sports Council-Malaysia India Football Association, klub ini adalah perwakilan suku India di Malaysia. Namun di materi pemainnya justru minim pemain keturunan India. Keanehan yang kedua adalah logo klub yang minim kreativitas, dan terlihat sangat mendasar desainnya.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/PSM-Makassar-dan-Para-Pemainnya-yang-Bernama-Mirip-Nama-Jenderal-768x431.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Terbaik di Indonesia: PSM Makassar<\/strong><\/h3>\n<p>Identitas kota Makassar ditunjukkan dengan jelas di logo PSM Makassar. Mulai dari gambar perahu Pinisi, sampai warna merah yang merupakan warna kebesaran PSM. Sebagai klub tertua Indonesia, PSM layak diapresiasi karena sukses mengubah logo lawasnya menjadi lebih modern dan mewah.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Barito-Putera-Cover-800x449.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Terburuk di Indonesia: Barito Putera<\/strong><\/h3>\n<p>Bentuk logo yang sangat sederhana, dan minim sentuhan elite, membuat logo Barito Putra tampak biasa-biasa saja. Dengan gambar bola dan angka 88 yang menunjukkan tahun didirikannya Barito Putera, desain tersebut terlalu minimalis. Sangat disayangkan, mengingat grafik Barito meningkat dalam dua musim terakhir.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/09\/Hanoi-FC.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Terbaik di Vietnam: Hanoi FC<\/strong><\/h3>\n<p>Logo baru Hanoi FC, yang baru saja dirilis sebelum musim 2018 dimulai. Tiga bintang di atas menunjukkan gelar juara, sedangkan pagoda merupakan bangunan khas kota Hanoi. Hanoi FC merupakan klub besar di Vietnam, dan saat ini sedang menuju gelar berikutnya di V.League 1.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/03\/Bedah-kekuatan-Song-Lam-Nghe-An-800x449.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Terburuk di Vietnam: Song Lam Nghe An (SLNA)<\/strong><\/h3>\n<p>SLNA pernah bertemu Persija Jakarta di fase grup Piala AFC 2018. Sebagai salah satu klub tertua di Vietnam yang belum terdegradasi sejak dibentuk pada 1979, SLNA sayangnya tidak memiliki logo klub yang estetis. Bentuknya sangat sederhana, dan tidak mencerminkan ciri khas provinsi Nghe An.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                            <\/div>\n                <div class=\"row\">\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-prev\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-left\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-2 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-pagination\"><\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-next\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-right\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/div>\n        <div class=\"text-content\">\n        \n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selain menjadi identitas klub, logo juga bisa menjadi gengsi tersendiri bagi sebuah kesebelasan sepak bola. Semakin ciamik logonya mereka bisa sangat disegani, minimal banjir apresiasi. Sebaliknya, jika logonya buruk maka tak jarang mengundang cibiran. Menjelang dimulainya kembali liga-liga domestik Asia Tenggara, berikut ini jaringan internasional Football Tribe menghadirkan 4 klub dengan logo terbaik dan 4 klub dengan logo terburuk di Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Thailand.<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":38925,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2479],"tags":[185,2788,2268,3706,3707],"class_list":["post-39446","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-southeast-asia","tag-liga-1","tag-logo","tag-malaysia-super-league","tag-thai-league","tag-v-league-1"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Inilah Klub dengan Logo Terbaik dan Terburuk di Asia Tenggara! | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Selain menjadi identitas klub, logo juga bisa menjadi gengsi tersendiri bagi sebuah kesebelasan sepak bola. Semakin ciamik logonya mereka bisa sangat disegani, minimal banjir apresiasi. Sebaliknya, jika logonya buruk maka tak jarang mengundang cibiran.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Inilah Klub dengan Logo Terbaik dan Terburuk di Asia Tenggara! | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Selain menjadi identitas klub, logo juga bisa menjadi gengsi tersendiri bagi sebuah kesebelasan sepak bola. Semakin ciamik logonya mereka bisa sangat disegani, minimal banjir apresiasi. Sebaliknya, jika logonya buruk maka tak jarang mengundang cibiran.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-09-08T00:00:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/PSM-Makassar-dan-Para-Pemainnya-yang-Bernama-Mirip-Nama-Jenderal-768x431.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"768\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"431\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/09\\\/08\\\/logo-klub-asia-tenggara\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/09\\\/08\\\/logo-klub-asia-tenggara\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Inilah Klub dengan Logo Terbaik dan Terburuk di Asia Tenggara!\",\"datePublished\":\"2018-09-08T00:00:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/09\\\/08\\\/logo-klub-asia-tenggara\\\/\"},\"wordCount\":86,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/09\\\/08\\\/logo-klub-asia-tenggara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/07\\\/PSM-Makassar-dan-Para-Pemainnya-yang-Bernama-Mirip-Nama-Jenderal-768x431.jpg\",\"keywords\":[\"Liga 1\",\"Logo\",\"Malaysia Super League\",\"Thai League\",\"V.League 1\"],\"articleSection\":[\"Southeast Asia\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/09\\\/08\\\/logo-klub-asia-tenggara\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/09\\\/08\\\/logo-klub-asia-tenggara\\\/\",\"name\":\"Inilah Klub dengan Logo Terbaik dan Terburuk di Asia Tenggara! | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/09\\\/08\\\/logo-klub-asia-tenggara\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/09\\\/08\\\/logo-klub-asia-tenggara\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/07\\\/PSM-Makassar-dan-Para-Pemainnya-yang-Bernama-Mirip-Nama-Jenderal-768x431.jpg\",\"datePublished\":\"2018-09-08T00:00:31+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Selain menjadi identitas klub, logo juga bisa menjadi gengsi tersendiri bagi sebuah kesebelasan sepak bola. Semakin ciamik logonya mereka bisa sangat disegani, minimal banjir apresiasi. Sebaliknya, jika logonya buruk maka tak jarang mengundang cibiran.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/09\\\/08\\\/logo-klub-asia-tenggara\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/09\\\/08\\\/logo-klub-asia-tenggara\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/09\\\/08\\\/logo-klub-asia-tenggara\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/07\\\/PSM-Makassar-dan-Para-Pemainnya-yang-Bernama-Mirip-Nama-Jenderal-768x431.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/07\\\/PSM-Makassar-dan-Para-Pemainnya-yang-Bernama-Mirip-Nama-Jenderal-768x431.jpg\",\"width\":768,\"height\":431,\"caption\":\"PSM Makassar mengakhiri putaran pertama\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/09\\\/08\\\/logo-klub-asia-tenggara\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Inilah Klub dengan Logo Terbaik dan Terburuk di Asia Tenggara!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Inilah Klub dengan Logo Terbaik dan Terburuk di Asia Tenggara! | Football Tribe Indonesia","description":"Selain menjadi identitas klub, logo juga bisa menjadi gengsi tersendiri bagi sebuah kesebelasan sepak bola. Semakin ciamik logonya mereka bisa sangat disegani, minimal banjir apresiasi. Sebaliknya, jika logonya buruk maka tak jarang mengundang cibiran.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Inilah Klub dengan Logo Terbaik dan Terburuk di Asia Tenggara! | Football Tribe Indonesia","og_description":"Selain menjadi identitas klub, logo juga bisa menjadi gengsi tersendiri bagi sebuah kesebelasan sepak bola. Semakin ciamik logonya mereka bisa sangat disegani, minimal banjir apresiasi. Sebaliknya, jika logonya buruk maka tak jarang mengundang cibiran.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-09-08T00:00:31+00:00","og_image":[{"width":768,"height":431,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/PSM-Makassar-dan-Para-Pemainnya-yang-Bernama-Mirip-Nama-Jenderal-768x431.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Inilah Klub dengan Logo Terbaik dan Terburuk di Asia Tenggara!","datePublished":"2018-09-08T00:00:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/"},"wordCount":86,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/PSM-Makassar-dan-Para-Pemainnya-yang-Bernama-Mirip-Nama-Jenderal-768x431.jpg","keywords":["Liga 1","Logo","Malaysia Super League","Thai League","V.League 1"],"articleSection":["Southeast Asia"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/","name":"Inilah Klub dengan Logo Terbaik dan Terburuk di Asia Tenggara! | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/PSM-Makassar-dan-Para-Pemainnya-yang-Bernama-Mirip-Nama-Jenderal-768x431.jpg","datePublished":"2018-09-08T00:00:31+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Selain menjadi identitas klub, logo juga bisa menjadi gengsi tersendiri bagi sebuah kesebelasan sepak bola. Semakin ciamik logonya mereka bisa sangat disegani, minimal banjir apresiasi. Sebaliknya, jika logonya buruk maka tak jarang mengundang cibiran.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/PSM-Makassar-dan-Para-Pemainnya-yang-Bernama-Mirip-Nama-Jenderal-768x431.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/PSM-Makassar-dan-Para-Pemainnya-yang-Bernama-Mirip-Nama-Jenderal-768x431.jpg","width":768,"height":431,"caption":"PSM Makassar mengakhiri putaran pertama"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/09\/08\/logo-klub-asia-tenggara\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Inilah Klub dengan Logo Terbaik dan Terburuk di Asia Tenggara!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39446","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39446"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39446\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/38925"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39446"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39446"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39446"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}