{"id":3924,"date":"2017-04-25T10:00:53","date_gmt":"2017-04-25T03:00:53","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=3924"},"modified":"2017-04-25T09:50:09","modified_gmt":"2017-04-25T02:50:09","slug":"bisa-apa-united-tanpa-zlatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/","title":{"rendered":"Bisa Apa Manchester United tanpa Zlatan Ibrahimovic?"},"content":{"rendered":"<p>Keberhasilan Manchester United melaju ke babak semifinal Liga Europa mesti dibayar mahal. Bukan saja mesti kehilangan bek sentral Marcos Rojo, United juga mesti kehilangan penyerang utama mereka, Zlatan Ibrahimovic. Keduanya sama-sama bermasalah dengan ligamen mereka. Bahkan ada indikasi karier seorang Zlatan Ibrahimovic bisa saja berhenti sampa di sini saja.<\/p>\n<p>Sang Dewa Manchester kemudian menyebutkan bahwa yang menentukan berakhir atau tidak karier miliknya hanyalah dirinya seorang. Seluruh penggawa United pun memberikan ucapan ikut prihatin terhadap cedera yang menimpanya.<\/p>\n<p>United tentu merasa kehilangan karena Zlatan merupakan juru gedor utama sekaligus pencetak gol terbanyak tim musim ini. Pertanyaan selanjutnya adalah: apakah mereka mampu menjalani sisa musim ini tanpa Zlatan?<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3906 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Anthony-Martial.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Anthony-Martial.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Anthony-Martial-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Anthony-Martial-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Anthony-Martial-560x373.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Mengembalikan Anthony Martial ke tim inti dan memaksimalkan Marcus Rashford<\/strong><\/h3>\n<p>Jawaban atas pertanyaan di atas bisa jadi adalah ya. Musim lalu para penggemar sudah melihat bagaimana tim Manchester United di masa mendatang. Anthony Martial dan Marcus Rashford akan saling bahu membahu menjadi tumpuan tim di lini serang. Kedatangan Zlatan awalnya dianggap \u2018hanya\u2019 untuk menjadi tutor agar Marcus Rashford bisa terus menjelma menjadi penyerang terbaik di masa mendatang.<\/p>\n<p>Namun, kenyataan yang terjadi justru berlainan. Zlatan kemudian menjadi tumpuan United dalam urusan mencetak gol. Penyerang gaek ini terus mencetak gol bahkan dalam saat-saat terpenting. Seperti yang ia lakukan di partai Community Shield dan final EFL Cup pada bulan Febuari lalu.<\/p>\n<p>Permasalahannya, ketika Zlatan ditempatkan sebagai penyerang tengah, ini membuat Marcus Rashford terpaksa dimainkan melebar. Dengan demikian, maka Anthony Martial mesti memulai pertandingan kebanyakan dari bangku cadangan. Bahkan dalam beberapa pertandingan, sang bocah ajaib asal Prancis ini tidak bermain sama sekali.<\/p>\n<p>Dengan absennya Zlatan, Rashford akan kembali dimainkan sebagai penyerang tengah. Dan Martial akan kembali ke susunan sebelas pemain utama yang akan bertanding. Ini tentu sangat baik bagi perkembangan karier kedua penyerang muda ini karena mereka mesti banyak bermain agar bisa mencapai potensi terbaik mereka.<\/p>\n<p>Skema bertahan terbaik ala Jose Mourinho pun membutuhkan penyerang yang memiliki kecepatan. Martial dan Rashford sangat sesuai dengan kategori tersebut. Keberadaan Zlatan akan sedikit menyulitkan skema ini karena ketika akan melakukan serangan balik, ia memiliki kecenderungan untuk menahan bola terlebih dahulu ketimbang langsung berlari menerobos lini pertahanan seperti yang sering dilakukan oleh Rashford dan Martial.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3><strong>Kembali bermain sebagai tim<\/strong><\/h3>\n<p><a href=\"https:\/\/www.instagram.com\/p\/BTKdbaQj-BQ\/\">https:\/\/www.instagram.com\/p\/BTKdbaQj-BQ\/<\/a><\/p>\n<p>Salah satu efek buruk dari keberadaan Zlatan adalah soal ketergantungan. Gambar di atas merupakan statistik bagaimana skuat asuhan Jose Mourinho bermain ketika ada dan tidak ada Zlatan di tim mereka. Angka-angka tersebut menyebutkan bagaimana persentase kemenangan dan rataan gol lebih banyak ketika Zlatan tidak ada dalam tim United.<\/p>\n<p>Fenomena tersebut bisa terjadi karena ketika Zlatan bermain, otomatis aliran bola akan lebih banyak tertuju kepada legenda Swedia ini. Upaya pemain lain dalam urusan penyelesaian peluang akan diberikan kepada Zlatan. Termasuk ketika ia mendapatkan cederanya ketika sedang menerima kiriman bola dari rekannya. Ada ketergantungan besar kepada sosok Zlatan.<\/p>\n<p>Padahal seperti yang diketahui, bahwa kesuksesan United meraih gelar Piala FA musim lalu adalah kolektivitas tim. Ya, selain karena kejeniusan seorang Louis van Gaal tentunya. United musim lalu bermain lebih kolektif karena tidak ada begitu banyak bintang besar dalam tim mereka. Setiap lini terus berusaha agar tim bermain lebih baik.<\/p>\n<p>Dengan absennya Zlatan, maka setidaknya akan memaksa United bermain seperti yang mereka lakukan musim lalu. Penuh determinasi dan pantang menyerah meskipun peluang sudah begitu sempit. Setidaknya, absennya Zlatan bisa membuat United akan kembali bermain sebagai tim.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3925 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/670844190.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/670844190.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/670844190-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/670844190-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/670844190-560x373.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Tetapi bisa jadi tidak semudah itu<\/strong><\/h3>\n<p>Tetapi kehilangan sosok Zlatan pun terancam meninggalkan lubang besar bagi United. Zlatan memberikan teror bagi lini pertahanan lawan. Pelatih tim lawan menjadi lebih waspada karena Zlatan adalah penyerang yang berbahaya sekaligus berpengalaman dan punya nama besar yang luar biasa.<\/p>\n<p>Ia sudah merasakan banyak sekali pertandingan dan kejuaraan, membuat mental bertandingnya sudah sangat teruji di laga-laga sulit. Tentu teringat bagaimana Zlatan membawa tim unggul ketika menghadapi perlawanan sengit dari Southampton di final EFL Cup Februari lalu.<\/p>\n<p>Rashford memang merupakan penyerang muda dengan segala potensinya yang luar biasa. Tetapi ia belum pernah benar-benar teruji di partai sulit. Satu-satunya partai tersulit yang ia lakukan, di mana ia memegang beban yang sangat berat, adalah pertandingan debutnya di musim lalu. Di musim ini ia beruntung karena Zlatan sedikit meringankan bebannya.<\/p>\n<p>Rashford mesti siap menyongsong sisa musim ini di mana United berjuang meraih poin agar bisa tampil di Liga Champions musim mendatang. Kemudian bisa lolos ke final Liga Europa dan akan sangat baik apabila ia mampu membawa tim juara. Karena apabila tidak, sudah pasti ia akan rawan menjadi kambing hitam karena dianggap tidak mampu mengemban beban yang ditinggalkan oleh Zlatan.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aun Rahman (<span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\"><a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aunrrahman\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">aunrrahman<\/b><\/a>)<\/span><\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Keberhasilan Manchester United melaju ke babak semifinal Liga Europa mesti dibayar mahal. Bukan saja mesti kehilangan bek sentral Marcos Rojo, United juga mesti kehilangan penyerang utama mereka, Zlatan Ibrahimovic. Keduanya sama-sama bermasalah dengan ligamen mereka. Bahkan ada indikasi karier seorang Zlatan Ibrahimovic bisa saja berhenti sampa di sini saja. Sang Dewa Manchester kemudian menyebutkan bahwa yang menentukan berakhir atau tidak karier miliknya hanyalah dirinya seorang. Seluruh penggawa United pun memberikan ucapan ikut prihatin terhadap cedera yang menimpanya. United tentu merasa kehilangan karena Zlatan merupakan juru gedor utama sekaligus pencetak gol terbanyak tim musim ini. Pertanyaan selanjutnya adalah: apakah mereka mampu menjalani sisa musim ini tanpa Zlatan? Mengembalikan Anthony Martial ke &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Bisa Apa Manchester United tanpa Zlatan Ibrahimovic?&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":3926,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bisa Apa Manchester United tanpa Zlatan Ibrahimovic? | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Zlatan Ibrahimovic merupakan juru gedor utama Manchester United. Saat ia cedera, apakah United akan kesulitan menjalani sisa akhir musim ini?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bisa Apa Manchester United tanpa Zlatan Ibrahimovic? | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Zlatan Ibrahimovic merupakan juru gedor utama Manchester United. Saat ia cedera, apakah United akan kesulitan menjalani sisa akhir musim ini?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-04-25T03:00:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-04-25T02:50:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/671855760.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/\",\"name\":\"Bisa Apa Manchester United tanpa Zlatan Ibrahimovic? | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/671855760.jpg\",\"datePublished\":\"2017-04-25T03:00:53+00:00\",\"dateModified\":\"2017-04-25T02:50:09+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Zlatan Ibrahimovic merupakan juru gedor utama Manchester United. Saat ia cedera, apakah United akan kesulitan menjalani sisa akhir musim ini?\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/671855760.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/671855760.jpg\",\"width\":594,\"height\":396,\"caption\":\"Zlatan\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bisa Apa Manchester United tanpa Zlatan Ibrahimovic? | Football Tribe Indonesia","description":"Zlatan Ibrahimovic merupakan juru gedor utama Manchester United. Saat ia cedera, apakah United akan kesulitan menjalani sisa akhir musim ini?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bisa Apa Manchester United tanpa Zlatan Ibrahimovic? | Football Tribe Indonesia","og_description":"Zlatan Ibrahimovic merupakan juru gedor utama Manchester United. Saat ia cedera, apakah United akan kesulitan menjalani sisa akhir musim ini?","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-04-25T03:00:53+00:00","article_modified_time":"2017-04-25T02:50:09+00:00","og_image":[{"width":594,"height":396,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/671855760.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/","name":"Bisa Apa Manchester United tanpa Zlatan Ibrahimovic? | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/671855760.jpg","datePublished":"2017-04-25T03:00:53+00:00","dateModified":"2017-04-25T02:50:09+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Zlatan Ibrahimovic merupakan juru gedor utama Manchester United. Saat ia cedera, apakah United akan kesulitan menjalani sisa akhir musim ini?","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/25\/bisa-apa-united-tanpa-zlatan\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/671855760.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/671855760.jpg","width":594,"height":396,"caption":"Zlatan"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3924"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3924"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3924\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3926"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3924"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3924"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3924"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}