{"id":37614,"date":"2018-07-04T16:30:11","date_gmt":"2018-07-04T09:30:11","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=37614"},"modified":"2018-07-04T15:11:30","modified_gmt":"2018-07-04T08:11:30","slug":"deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/","title":{"rendered":"Deretan Penderitaan Inggris pada Babak Adu Penalti di Piala Dunia dan Piala Eropa"},"content":{"rendered":"<p>Inggris terkenal sebagai negara yang payah dalam urusan adu penalti\u2026setidaknya hingga pertandingan babak 16 besar <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/category\/piala-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Piala Dunia 2018<\/strong><\/a> yang baru usai dini hari tadi. Melawan Kolombia, Harry Kane dan kolega akhirnya berhasil memutus penderitaan <em>The Three Lions <\/em>ketika harus menjalani adu tos-tosan. Tentunya, hal ini merupakan pertanda bagus bagi skuat asuhan Gareth Southgate yang mengusung misi untuk membawa pulang sepak bola ke rumah.<\/p>\n<p>Meskipun begitu, tahukah kalian bahwa rekor Inggris dalam adu penalti di turnamen besar (Piala Dunia dan Piala Eropa) memang begitu buruk? Kami telah mengumpulkan penderitaan Inggris yang menimpa mereka di babak adu penalti di dua turnamen besar tersebut:<\/p>\n        <\/div>\n        <div id=\"tribe-slideshow-wrap-37615\" data-id=\"37615\"\n             class=\"slideshow slideshow_id_37615\">\n            <div class=\"tribe-slideshow\" id=\"slideshow37615\">\n                                <div class=\"swiper-wrapper\">\n                                                <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37614';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Vs Jerman Barat (Piala Dunia 1990)<\/strong><\/h3>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Fussball WM 1982 - Deutschland vs Frankreich (Halbfinale)\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/8yR35Y1gLRY?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Pertandingan semifinal Piala Dunia 1990 melawan Jerman Barat adalah awal dari penderitaan dan hubungan buruk Inggris dengan adu penalti. Kala itu, Chris Waddle-lah yang menjadi pesakitan setelah tendangannya melebar, dan Inggris harus kalah dengan skor 4-3 di adu penalti.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37614';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Vs Jerman (Piala Eropa 1996)<\/strong><\/h3>\n<p>https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=rg3-0_Yz0_c<\/p>\n<p>Piala Eropa 1996 barangkali menjadi turnamen yang paling membekas bagi pelatih kepala Inggris saat ini, Gareth Southgate. Di babak semifinal melawan (siapa lagi?) Jerman, Southgate menjadi musuh negara setelah tendangan penalti nya di babak adu penalti berhasil ditahan kiper lawan. Andreas Moller yang menjadi eksekutor Jerman setelah kegagalan Southgate berhasil menunaikan tugasnya dengan baik. Namun, kegagalan ini nampaknya berhasil menjadi pelajaran baik bagi Southgate yang kini membawa negaranya menang untuk pertama kali di adu penalti.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37614';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Vs Argentina (Piala Dunia 1998)<\/strong><\/h3>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"1998 World Cup Argentina vs England\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/TMhY2eqpJ8M?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Pertandingan yang mana Michael Owen menjadi bintang ini berakhir menyedihkan bagi Inggris dan khususnya David Beckham. Dalam atmosfer laga yang panas, Beckham tersulut emosi dan menendang Diego Simeone hingga diusir wasit. Bermain dengan 10 orang, Inggris berhasil menahan Argentina hingga babak adu penalti. Sayang, Carlos Roa, kiper Argentina kala itu, berhasil menahan dua penalti lawannya, Inggris kalah, dan Beckham mendapat ancaman pembunuhan ketika tiba di rumah.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37614';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Vs Portugal (Piala Eropa 2004)<\/strong><\/h3>\n<p>https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=MFUOCYQcs-Y<\/p>\n<p>Salah satu adu penalti paling menegangkan sekaligus mengenaskan bagi Inggris. Ricardo, kiper Portugal kala itu, berhasil mengunci kemenangan negaranya ketika menjalankan tugasnya sebagai\u2026eksekutor! Tendangan Ricardo gagal dibendung David James, dan Inggris lagi-lagi harus kalah di adu penalti.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37614';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Vs Portugal (Piala Dunia 2006)<\/strong><\/h3>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"England  vs Portugal 0 0 1 3 Highlights FIFA World Cup Quarter Final 2006\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/EtivBFoVu1Q?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Ricardo tampaknya benar-benar menjadi mimpi buruk Inggris. Kali ini, kiper yang sempat bermain di Leicester City ini berhasil menahan TIGA penalti Inggris di babak adu penalti. Inggris pun kembali kandas di tangan musuh yang sama dalam dua turnamen besar berturut-turut.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37614';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Vs Italia (Piala Eropa 2012)<\/strong><\/h3>\n<p>https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=OpPHcBY1Z2I<\/p>\n<p>Di babak perempat-final Piala Eropa 2012, Inggris terbius oleh magi Andrea Pirlo. Gelandang flamboyan yang satu ini mendominasi pertandingan, dan di babak adu penalti, tendangan gaya panenkanya mampu membuat Joe Hart terdiam sekaligus meruntuhkan moral Inggris. Adu penalti resmi menjadi mimpi buruk terbesar timnas Inggris.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                            <\/div>\n                <div class=\"row\">\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-prev\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-left\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-2 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-pagination\"><\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-next\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-right\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/div>\n        <div class=\"text-content\">\n        \n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inggris terkenal sebagai negara yang payah dalam urusan adu penalti\u2026setidaknya hingga pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2018 yang baru usai dini hari tadi. Melawan Kolombia, Harry Kane dan kolega akhirnya berhasil memutus penderitaan The Three Lions ketika harus menjalani adu tos-tosan. Tentunya, hal ini merupakan pertanda bagus bagi skuat asuhan Gareth Southgate yang mengusung misi untuk membawa pulang sepak bola ke rumah. Meskipun begitu, tahukah kalian bahwa rekor Inggris dalam adu penalti di turnamen besar (Piala Dunia dan Piala Eropa) memang begitu buruk? Kami telah mengumpulkan penderitaan Inggris yang menimpa mereka di babak adu penalti di dua turnamen besar tersebut:<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":37623,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[211,731,122,212],"class_list":["post-37614","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-piala-dunia","tag-inggris","tag-piala-dunia-2018","tag-slider","tag-timnas-inggris"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Deretan Penderitaan Inggris pada Babak Adu Penalti di Piala Dunia dan Piala Eropa | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahukah kalian bahwa rekor Inggris dalam adu penalti di turnamen besar (Piala Dunia dan Piala Eropa) memang begitu buruk? Kami telah mengumpulkan penderitaan Inggris\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Deretan Penderitaan Inggris pada Babak Adu Penalti di Piala Dunia dan Piala Eropa | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahukah kalian bahwa rekor Inggris dalam adu penalti di turnamen besar (Piala Dunia dan Piala Eropa) memang begitu buruk? Kami telah mengumpulkan penderitaan Inggris\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-07-04T09:30:11+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Inggris-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/07\\\/04\\\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/07\\\/04\\\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Deretan Penderitaan Inggris pada Babak Adu Penalti di Piala Dunia dan Piala Eropa\",\"datePublished\":\"2018-07-04T09:30:11+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/07\\\/04\\\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\\\/\"},\"wordCount\":115,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/07\\\/04\\\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/07\\\/Inggris-1.jpg\",\"keywords\":[\"Inggris\",\"Piala Dunia 2018\",\"Slider\",\"Timnas Inggris\"],\"articleSection\":[\"Piala Dunia 2018\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/07\\\/04\\\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/07\\\/04\\\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\\\/\",\"name\":\"Deretan Penderitaan Inggris pada Babak Adu Penalti di Piala Dunia dan Piala Eropa | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/07\\\/04\\\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/07\\\/04\\\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/07\\\/Inggris-1.jpg\",\"datePublished\":\"2018-07-04T09:30:11+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Tahukah kalian bahwa rekor Inggris dalam adu penalti di turnamen besar (Piala Dunia dan Piala Eropa) memang begitu buruk? Kami telah mengumpulkan penderitaan Inggris\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/07\\\/04\\\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/07\\\/04\\\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/07\\\/04\\\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/07\\\/Inggris-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/07\\\/Inggris-1.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"rekor Inggris dalam adu penalti\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/07\\\/04\\\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Deretan Penderitaan Inggris pada Babak Adu Penalti di Piala Dunia dan Piala Eropa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Deretan Penderitaan Inggris pada Babak Adu Penalti di Piala Dunia dan Piala Eropa | Football Tribe Indonesia","description":"Tahukah kalian bahwa rekor Inggris dalam adu penalti di turnamen besar (Piala Dunia dan Piala Eropa) memang begitu buruk? Kami telah mengumpulkan penderitaan Inggris","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Deretan Penderitaan Inggris pada Babak Adu Penalti di Piala Dunia dan Piala Eropa | Football Tribe Indonesia","og_description":"Tahukah kalian bahwa rekor Inggris dalam adu penalti di turnamen besar (Piala Dunia dan Piala Eropa) memang begitu buruk? Kami telah mengumpulkan penderitaan Inggris","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-07-04T09:30:11+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Inggris-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Deretan Penderitaan Inggris pada Babak Adu Penalti di Piala Dunia dan Piala Eropa","datePublished":"2018-07-04T09:30:11+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/"},"wordCount":115,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Inggris-1.jpg","keywords":["Inggris","Piala Dunia 2018","Slider","Timnas Inggris"],"articleSection":["Piala Dunia 2018"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/","name":"Deretan Penderitaan Inggris pada Babak Adu Penalti di Piala Dunia dan Piala Eropa | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Inggris-1.jpg","datePublished":"2018-07-04T09:30:11+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Tahukah kalian bahwa rekor Inggris dalam adu penalti di turnamen besar (Piala Dunia dan Piala Eropa) memang begitu buruk? Kami telah mengumpulkan penderitaan Inggris","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Inggris-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Inggris-1.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"rekor Inggris dalam adu penalti"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/04\/deretan-penderitaan-inggris-pada-adu-penalti\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Deretan Penderitaan Inggris pada Babak Adu Penalti di Piala Dunia dan Piala Eropa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37614","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37614"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37614\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37623"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37614"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37614"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37614"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}