{"id":3750,"date":"2017-04-21T13:00:45","date_gmt":"2017-04-21T06:00:45","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=3750"},"modified":"2017-04-21T09:17:40","modified_gmt":"2017-04-21T02:17:40","slug":"awal-buruk-pss-dan-persebaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/","title":{"rendered":"Awal Buruk PSS Sleman dan Persebaya di Liga 2"},"content":{"rendered":"<p>Dalam sebuah kompetisi di cabang olahraga apapun, pasti akan selalu muncul yang namanya unggulan. Sebagai nama favorit, tentu saja ada beberapa kriteria yang ditetapkan mengapa seseorang atau suatu tim bisa dikategorikan unggulan.<\/p>\n<p>Kita ambil contoh Marc Marquez dan Valentino Rossi, dua pembalap papan atas yang mentas di ajang balap Moto GP. Apa yang melatarbelakangi dua nama di atas masuk dalam kategori unggulan?<\/p>\n<p>Pertama, tentu saja kemampuan balap mereka yang sangat fenomenal sehingga banyak prestasi yang berhasil direngkuh. Kedua, pastinya kuda besi yang mereka tunggangi adalah kendaraan terbaik.<\/p>\n<p>Sebab pada akhirnya, kombinasi dari kemampuan pembalap dan motornya adalah kunci utama meraih kesuksesan.<\/p>\n<p>Tak jauh berbeda, di kompetisi sepak bola Indofood Liga 2 pun menyeruak beberapa nama klub yang dijadikan unggulan oleh publik pencinta sepak bola untuk melaju jauh, bahkan juara, sehingga memperoleh tiket promosi ke Go-Jek Traveloka Liga 1 di akhir musim nanti.<\/p>\n<p>Dua dari sekian nama tim yang diapungkan sebagai kandidat kuat promosi ke Go-Jek Traveloka Liga 1 musim depan adalah PSS Sleman dan Persebaya Surabaya. Kebetulan, masing-masing kubu tergabung di grup yang berbeda yakni grup 4 dan grup 5 sehingga keduanya tak harus baku pukul di fase awal.<\/p>\n<p>Alasan mengapa PSS dan Persebaya menjadi unggulan tentu saja materi pemain dan pelatih mereka yang dirasa mumpuni serta didukung oleh fanatisme suporter yang begitu masif. Ditambah dengan nama besar yang mereka miliki, maka lengkap sudah syarat untuk menempatkan keduanya sebagai unggulan.<\/p>\n<p>Akan tetapi, menyandang status favorit nyatanya tak selalu bisa diejawantahkan dengan baik saat bertempur di lapangan. Entah karena beban yang kelewat berat atau malah terlalu percaya diri.<\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\">\n<p lang=\"und\" dir=\"ltr\">FT: <a href=\"https:\/\/twitter.com\/PSSleman?ref_src=twsrc%5Etfw\">@PSSleman<\/a> 0-1 <a href=\"https:\/\/twitter.com\/PSCS_Cilacap?ref_src=twsrc%5Etfw\">@PSCS_Cilacap<\/a>.<\/p>\n<p>&mdash; PSS (@PSSleman) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/PSSleman\/status\/854689923256819712?ref_src=twsrc%5Etfw\">April 19, 2017<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<h3><strong>PSS Sleman<\/strong><\/h3>\n<p>Bermain di Stadion Maguwoharjo, Sleman, dalam laga pembuka kompetisi Indofood Liga 2 hari Rabu (19\/4) kemarin, secara mengejutkan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/pss-sleman-misi-besar-promosi-ke-liga-1\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Super Elang Jawa<\/a> justru dibekuk oleh sang tamu, PSCS Cilacap, dengan skor tipis, 0-1. Padahal, suporter setia PSS sudah memadati stadion guna menyemangati kesebelasan pujaan mereka.<\/p>\n<p>Gol kemenangan Laskar Nusakambangan dibuat oleh Galih Akbar Febrian ketika laga memasuki menit ke-69. Meski tersengat untuk menyamakan kedudukan, faktanya Rossi Noprihanis dan kawan-kawan tetap gagal menjebol gawang PSCS sampai wasit meniup peluit panjang.<\/p>\n<p>Diakui atau tidak, tentu saja hasil ini kurang baik bagi PSS, khususnya dalam upaya memperoleh tiket promosi. Berbenah adalah satu-satunya cara bagi anak asuh Freddy Mulli agar bisa melewati batu sandungan yang sudah menunggu di partai-partai selanjutnya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\">\n<p lang=\"in\" dir=\"ltr\">FT<br \/>Persebaya Surabaya 1-1 Madiun Putra<\/p>\n<p>Purniawan 16&#39;<\/p>\n<p>M. Solikin 27&#39;<a href=\"https:\/\/twitter.com\/hashtag\/PersebayaDay?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw\">#PersebayaDay<\/a> <a href=\"https:\/\/twitter.com\/hashtag\/Liga2?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw\">#Liga2<\/a> <a href=\"https:\/\/twitter.com\/hashtag\/GreenForce?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw\">#GreenForce<\/a> <a href=\"https:\/\/twitter.com\/hashtag\/kamihausgolkamu?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw\">#kamihausgolkamu<\/a> <a href=\"https:\/\/t.co\/G5QNfinFue\">pic.twitter.com\/G5QNfinFue<\/a><\/p>\n<p>&mdash; Official Persebaya (@persebayaupdate) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/persebayaupdate\/status\/855050727286124544?ref_src=twsrc%5Etfw\">April 20, 2017<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<h3><strong>Persebaya Surabaya<\/strong><\/h3>\n<p>Usai sekian lama vakum dari kancah sepak bola tanah air, kemarin malam (20\/4), <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Persebaya<\/a> kembali berkiprah di kompetisi resmi federasi sepak bola Indonesia (PSSI). Menjamu Madiun Putra FC (MPFC) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), target memetik angka penuh pun dilayangkan.<\/p>\n<p>Terlebih, jelang pertandingan, pelatih Persebaya, Iwan Setiawan, kembali menampilkan ciri khasnya dengan mengirim <em>psywar<\/em>. Mulai dari menjuluki MPFC sebagai tim kampung sampai kesiapannya \u2018membunuh\u2019 sang tamu.<\/p>\n<p>Namun sial bagi Iwan, anak asuhnya gagal membungkam sang lawan lantaran hanya bermain imbang 1-1. Gol yang dibuat oleh Purniawan berhasil disamakan melalui kaki Misbakhus Solikin.<\/p>\n<p>Penampilan Persebaya di laga ini juga kurang maksimal, khususnya dalam segi ketahanan fisik. Tampak sekali para penggawa Bajul Ijo mulai kehabisan nafas ketika laga masih menyisakan 15 menit. Beruntung MPFC juga memiliki masalah serupa sehingga kans untuk membekap Persebaya di hadapan ratusan Bonek yang datang di Stadion GBT seringkali pupus.<\/p>\n<p>Pekerjaan rumah ekstra pun sudah menanti Iwan Setiawan agar penampilan Persebaya bisa lebih baik di laga-laga selanjutnya dan ambisi naik kasta terpenuhi.<strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<h3><strong>Ekspektasi<\/strong><\/h3>\n<p>Status unggulan yang melekat pada kedua kubu secara tidak langsung pasti akan menghadirkan ekspektasi luar biasa, terlebih dari para pendukung setia. Sehingga tuntutan untuk selalu tampil prima bakal terus meluncur dan mengiringi langkah tim. Dan ekspektasi ini adalah kumpulan dari rasa cinta para penggemar terhadap klub kesayangannya. Terlebih target masing-masing kubu amat jelas: promosi ke Go-Jek Traveloka Liga 1.<\/p>\n<p>Bila buruknya penampilan masing-masing kubu di laga perdana yang mereka lakoni harus dikritisi lantaran bikin kecewa, suporter merupakan pihak pertama yang paling berhak melakukannya. Namun jangan pernah lupa, jika untuk berkembang dan bertumbuh menjadi lebih baik, selalu ada proses yang harus dilalui terlebih dahulu, baik proses yang manis ataupun yang pahit.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Budi Windekind (<span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\"><a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/Windekind_Budi\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">Windekind_Budi<\/b><\/a>)<\/span><\/strong><br \/>\n<\/em><em>Interista gaek yang tak hanya menggemari sepak bola tapi juga american football, balap, basket hingga gulat profesional<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam sebuah kompetisi di cabang olahraga apapun, pasti akan selalu muncul yang namanya unggulan. Sebagai nama favorit, tentu saja ada beberapa kriteria yang ditetapkan mengapa seseorang atau suatu tim bisa dikategorikan unggulan. Kita ambil contoh Marc Marquez dan Valentino Rossi, dua pembalap papan atas yang mentas di ajang balap Moto GP. Apa yang melatarbelakangi dua nama di atas masuk dalam kategori unggulan? Pertama, tentu saja kemampuan balap mereka yang sangat fenomenal sehingga banyak prestasi yang berhasil direngkuh. Kedua, pastinya kuda besi yang mereka tunggangi adalah kendaraan terbaik. Sebab pada akhirnya, kombinasi dari kemampuan pembalap dan motornya adalah kunci utama meraih kesuksesan. Tak jauh berbeda, di kompetisi sepak bola Indofood Liga &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Awal Buruk PSS Sleman dan Persebaya di Liga 2&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":3751,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,503,285,231,794,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Awal Buruk PSS Sleman dan Persebaya di Liga 2 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Menjadi tim yang difavoritkan pada ajang Liga 2, PSS Sleman dan Persebaya Surabaya justru tampil melempem di laga perdana mereka masing-masing.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Awal Buruk PSS Sleman dan Persebaya di Liga 2 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Menjadi tim yang difavoritkan pada ajang Liga 2, PSS Sleman dan Persebaya Surabaya justru tampil melempem di laga perdana mereka masing-masing.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-04-21T06:00:45+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-04-21T02:17:40+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C93iEW_VoAEBJgZ.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/\",\"name\":\"Awal Buruk PSS Sleman dan Persebaya di Liga 2 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C93iEW_VoAEBJgZ.jpg\",\"datePublished\":\"2017-04-21T06:00:45+00:00\",\"dateModified\":\"2017-04-21T02:17:40+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Menjadi tim yang difavoritkan pada ajang Liga 2, PSS Sleman dan Persebaya Surabaya justru tampil melempem di laga perdana mereka masing-masing.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C93iEW_VoAEBJgZ.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C93iEW_VoAEBJgZ.jpg\",\"width\":1200,\"height\":800,\"caption\":\"PSS Sleman harus takluk di kandang sendiri. Kredit: Sleman Football\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Awal Buruk PSS Sleman dan Persebaya di Liga 2 | Football Tribe Indonesia","description":"Menjadi tim yang difavoritkan pada ajang Liga 2, PSS Sleman dan Persebaya Surabaya justru tampil melempem di laga perdana mereka masing-masing.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Awal Buruk PSS Sleman dan Persebaya di Liga 2 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Menjadi tim yang difavoritkan pada ajang Liga 2, PSS Sleman dan Persebaya Surabaya justru tampil melempem di laga perdana mereka masing-masing.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-04-21T06:00:45+00:00","article_modified_time":"2017-04-21T02:17:40+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":800,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C93iEW_VoAEBJgZ.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/","name":"Awal Buruk PSS Sleman dan Persebaya di Liga 2 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C93iEW_VoAEBJgZ.jpg","datePublished":"2017-04-21T06:00:45+00:00","dateModified":"2017-04-21T02:17:40+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Menjadi tim yang difavoritkan pada ajang Liga 2, PSS Sleman dan Persebaya Surabaya justru tampil melempem di laga perdana mereka masing-masing.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/21\/awal-buruk-pss-dan-persebaya\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C93iEW_VoAEBJgZ.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C93iEW_VoAEBJgZ.jpg","width":1200,"height":800,"caption":"PSS Sleman harus takluk di kandang sendiri. Kredit: Sleman Football"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3750"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3750"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3750\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3751"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3750"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3750"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3750"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}