{"id":37444,"date":"2018-07-02T17:00:27","date_gmt":"2018-07-02T10:00:27","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=37444"},"modified":"2018-07-02T16:30:41","modified_gmt":"2018-07-02T09:30:41","slug":"adu-penalti-di-piala-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/","title":{"rendered":"Deretan Adu Penalti Paling Menegangkan dan Berkesan di Piala Dunia"},"content":{"rendered":"<p>Pertandingan babak 16 besar <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/category\/piala-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Piala Dunia 2018<\/strong><\/a> yang berlangsung malam dan pagi buta tadi sama-sama berakhir dengan adu penalti. Sang tuan rumah, Rusia, dikomandoi oleh Igor Akinfeev berhasil mengandaskan Spanyol dalam adu penalti yang berakhir dengan skor 4-3. Di pertandingan selanjutnya, Danijel Subasic dan Kasper Schmeichel sama-sama menghadirkan pertunjukkan kiper kelas dunia, meski pada akhirnya Subasic dan Kroasia berhasil mengalahkan Schmeichel dan Denmark di adu penalti dengan skor 3-2.<\/p>\n<p>Dua pertandingan yang baru saja berakhir ini menyajikan drama adu penalti yang menengangkan dan berkesan. Namun, masih banyak lagi pertandingan pendahulu yang menyajikan pertunjukan adu penalti yang tak kalah seru.<\/p>\n        <\/div>\n        <div id=\"tribe-slideshow-wrap-37446\" data-id=\"37446\"\n             class=\"slideshow slideshow_id_37446\">\n            <div class=\"tribe-slideshow\" id=\"slideshow37446\">\n                                <div class=\"swiper-wrapper\">\n                                                <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37444';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Jerman Barat vs Prancis (1982)<\/strong><\/h3>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Fussball WM 1982 - Deutschland vs Frankreich (Halbfinale)\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/8yR35Y1gLRY?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Pertandingan semifinal Piala Dunia 1982 antara Jerman Barat dan Prancis adalah pertandingan pertama di Piala Dunia yang berakhir dengan adu penalti. Jerman Barat keluar menjadi pemenang, namun drama yang melibatkan Harald Schumacher, kiper Jerman Barat, dan Patrick Battiston, pemain Prancis, pun tak kalah menarik. Schumacher kala itu menerjang kepala Battiston hingga sang pemain Prancis tak sadarkan diri.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37444';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Prancis vs Brasil (1986)<\/strong><\/h3>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Brazil vs France - World Cup 1986 - part 13\/13\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/_IlWihSrqYM?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Kegagalan adu penalti di empat tahun sebelumnya berhasil dilupakan Prancis. Michael Platini dkk berhasil mengalahkan Brasil di babak perempat-final Piala Dunia 1986. Namun, cerita bisa berbeda bagi Prancis apabila Zico tak gagal mengeksekusi penalti di babak perpanjangan waktu.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37444';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Argentina vs Yugoslavia (1990)<\/strong><\/h3>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Italy 1990 - Quarter Finals - Argentina 0 - 0 Yugoslavia (3 - 2 pens)\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/VxE7JJNi7AI?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Piala Dunia 1990 menjadi ajang yang amat berkesan bagi kiper Argentina, Sergio Goycochea. Goycochea kala itu terkenal setelah menjadi pahlawan negaranya lewat aksi menawan di babak adu penalti melawan Yugoslavia di laga perempat final. Ternyata, aksi hebatnya berasal dari ritus yang cukup unik, yaitu buang air seni di lapangan tepat sebelum adu penalti dimulai. Di laga semifinal melawan Italia, adu penati kembali terjadi, Goycochea melakukan ritualnya, dan Argentina kembali menang.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37444';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Jerman Barat vs Inggris (1990)<\/strong><\/h3>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Italy 1990 - Semi Finals - West Germany 1 - 1 England (4 - 3 pens)\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/wVn9YLd5HS4?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Pertandingan semifinal Piala Dunia 1990 menjadi awal dari ikatan buruk Inggris dengan adu penalti. Kala itu, <em>The Three Lions <\/em>kandas di tangan Jerman Barat setelah tendangan penalti Chris Waddle di babak penentuan adu penalti gagal masuk ke gawang. Setelah itu, Inggris tak pernah sekalipun menang di babak adu penalti di Piala Dunia.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37444';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Brasil vs Italia (1994)<\/strong><\/h3>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"FIFA World Cup Final 1994 :- Brazil-Italy (Penalty shootout)\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/nGfzTBe5bQs?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Final Piala Dunia 1994 antara Brasil dan Italia adalah final pertama yang ditentukan dengan adu penalti. Bagi bintang <em>Gli Azzurri<\/em>, Roberto Baggio, memori di final ini barangkali masih menyakitkan. Pemain yang terkenal dengan rambut poninya ini berhasil tampil bak penyihir dan membawa negaranya ke partai final. Namun, sihirnya mentok di babak final dan eksekusi penaltinya yang gagal membawa kekalahan bagi Italia.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37444';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Korea Selatan vs Spanyol (2002)<\/strong><\/h3>\n<p>https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=rnDO49vI02o&t=490s<\/p>\n<p>Korea Selatan menjadi negara asal Asia satu-satunya yang menang di babak adu penalti, hingga saat ini. Melawan Fernando Hierro dan kolega, <em>The Taeguk Warriors <\/em>berhasil menunjukkan bahwa skuat mereka di 2002 adalah skuat Korea Selatan terkuat sepanjang masa.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37444';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Italia vs Prancis (2006)<\/strong><\/h3>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Fifa World Cup 2006 Final France Vs Italy Penalty Shootout\" width=\"500\" height=\"375\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/3B0TCrZo9I0?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Laga final lainnya yang berakhir dengan adu penalti. Namun, pertandingan antara Italia dan Prancis di Piala Dunia 2006 lebih diingat karena kelakuan Zinedine Zidane. Salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa ini membawa Prancis menembus babak final lewat kehebatannya. Namun, provokasi yang dilakukan Marco Materazzi membuatnya diusir. Hingga kini, orang masih berandai apabila Zidane tak terusir, Prancis mungkin dapat menang atas Italia.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37444';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Uruguay vs Ghana (2010)<\/strong><\/h3>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Uruguay vs Ghana 2010 World Cup\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/mKmcxZtFvQ4?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>\u201cTangan Tuhan? Lebih seperti tangan setan!\u201d ujar Milovan Rajevac, pelatih Ghana, setelah Luis Suarez menghentikan sundulan Asamoah Gyan dengan sengaja melalui tangannya. Namun, sang setan yang menang di pertandingan. Tendangan penalti Gyan di babak perpanjangan waktu membentur tiang, pertandingan berlanjut ke babak adu penalti, dan tangis Suarez berubah menjadi tawa setelah negaranya menang.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37444';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Belanda vs Kosta Rika (2014)<\/strong><\/h3>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Netherlands v Costa Rica | 2014 FIFA World Cup | Match Highlights\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/t_J-swtym3w?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Louis van Gaal melakukan salah satu trik psikologis terbaik sepanjang sejarah sepak bola kala Belanda mengalahkan Kosta Rika di perempat-final Piala Dunia 2014. Kala itu, van Gaal memasukkan Tim Krul\u2014yang rekor penyelamatan penaltinya bagus\u2014menggantikan Jasper Cilessen tepat sebelum adu penalti dimulai! Kelakuan van Gaal ini tampak mempengaruhi eksekutor Kosta Rika, dan Belanda akhirnya menang.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37444';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Rusia vs Spanyol (2018)<\/strong><\/h3>\n<p>https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=zOSIfr7sKIw<\/p>\n<p>Igor Akinfeev tampak kerasukan versi <em>Football Manager<\/em>-nya setelah menciptakan dua penyelamatan di babak adu penalti kala melawan Spanyol. Tak ada yang menduga Rusia mampu melaju jauh, namun lebih sedikit lagi orang yang mengira mereka mampu mengalahkan Spanyol.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"\"\/>\n                                    <script>\n        var currentSite = 'indonesia';\n        var isMalaysiaCampaign =\n            '';\n        var isIndonesiaCampaign =\n            '';\n        var postId = '37444';\n    <\/script>\n                                    <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Kroasia vs Denmark (2018)<\/strong><\/h3>\n<p><iframe loading=\"lazy\" title=\"Croatia v Denmark | 2018 FIFA World Cup | Match Highlights\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/5_iIW2DZ8nc?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe><\/p>\n<p>Danijel Subasic dan Kasper Schmeichel sama-sama menahan tiga tendangan penalti. Namun, Subasic yang melakukan semua penyelamatannnya di babak adu penalti berhasil memenangkan pertandingan bagi Kroasia. Meskipun begitu, kredit besar juga datang kepada Schmeichel, dan tentunya pertandingan antara dua kiper ini akan diingat sebagai laga Piala Dunia yang menyajikan pertarungan antara para kiper gemilang.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                            <\/div>\n                <div class=\"row\">\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-prev\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-left\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-2 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-pagination\"><\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-next\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-right\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/div>\n        <div class=\"text-content\">\n        \n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2018 yang berlangsung malam dan pagi buta tadi sama-sama berakhir dengan adu penalti. Sang tuan rumah, Rusia, dikomandoi oleh Igor Akinfeev berhasil mengandaskan Spanyol dalam adu penalti yang berakhir dengan skor 4-3. Di pertandingan selanjutnya, Danijel Subasic dan Kasper Schmeichel sama-sama menghadirkan pertunjukkan kiper kelas dunia, meski pada akhirnya Subasic dan Kroasia berhasil mengalahkan Schmeichel dan Denmark di adu penalti dengan skor 3-2. Dua pertandingan yang baru saja berakhir ini menyajikan drama adu penalti yang menengangkan dan berkesan. Namun, masih banyak lagi pertandingan pendahulu yang menyajikan pertunjukan adu penalti yang tak kalah seru. &nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":37458,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[970,213,731,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Deretan Adu Penalti Paling Menegangkan dan Berkesan di Piala Dunia | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dua pertandingan yang baru saja berakhir ini menyajikan drama adu penalti yang menengangkan dan berkesan. Namun, masih banyak lagi pertandingan pendahulu yang menyajikan pertunjukan adu penalti yang tak kalah seru.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Deretan Adu Penalti Paling Menegangkan dan Berkesan di Piala Dunia | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dua pertandingan yang baru saja berakhir ini menyajikan drama adu penalti yang menengangkan dan berkesan. Namun, masih banyak lagi pertandingan pendahulu yang menyajikan pertunjukan adu penalti yang tak kalah seru.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-07-02T10:00:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-07-02T09:30:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Penalti.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/\",\"name\":\"Deretan Adu Penalti Paling Menegangkan dan Berkesan di Piala Dunia | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Penalti.jpg\",\"datePublished\":\"2018-07-02T10:00:27+00:00\",\"dateModified\":\"2018-07-02T09:30:41+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Dua pertandingan yang baru saja berakhir ini menyajikan drama adu penalti yang menengangkan dan berkesan. Namun, masih banyak lagi pertandingan pendahulu yang menyajikan pertunjukan adu penalti yang tak kalah seru.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Penalti.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Penalti.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"drama adu penalti yang menengangkan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Deretan Adu Penalti Paling Menegangkan dan Berkesan di Piala Dunia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Deretan Adu Penalti Paling Menegangkan dan Berkesan di Piala Dunia | Football Tribe Indonesia","description":"Dua pertandingan yang baru saja berakhir ini menyajikan drama adu penalti yang menengangkan dan berkesan. Namun, masih banyak lagi pertandingan pendahulu yang menyajikan pertunjukan adu penalti yang tak kalah seru.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Deretan Adu Penalti Paling Menegangkan dan Berkesan di Piala Dunia | Football Tribe Indonesia","og_description":"Dua pertandingan yang baru saja berakhir ini menyajikan drama adu penalti yang menengangkan dan berkesan. Namun, masih banyak lagi pertandingan pendahulu yang menyajikan pertunjukan adu penalti yang tak kalah seru.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-07-02T10:00:27+00:00","article_modified_time":"2018-07-02T09:30:41+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Penalti.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/","name":"Deretan Adu Penalti Paling Menegangkan dan Berkesan di Piala Dunia | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Penalti.jpg","datePublished":"2018-07-02T10:00:27+00:00","dateModified":"2018-07-02T09:30:41+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Dua pertandingan yang baru saja berakhir ini menyajikan drama adu penalti yang menengangkan dan berkesan. Namun, masih banyak lagi pertandingan pendahulu yang menyajikan pertunjukan adu penalti yang tak kalah seru.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Penalti.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/07\/Penalti.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"drama adu penalti yang menengangkan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/07\/02\/adu-penalti-di-piala-dunia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Deretan Adu Penalti Paling Menegangkan dan Berkesan di Piala Dunia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37444"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37444"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37444\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37458"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37444"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37444"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37444"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}