{"id":37156,"date":"2018-06-29T16:30:13","date_gmt":"2018-06-29T09:30:13","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=37156"},"modified":"2018-06-29T15:28:42","modified_gmt":"2018-06-29T08:28:42","slug":"mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/","title":{"rendered":"Mengenal Fair Play Point yang Meloloskan Jepang dan Mengubur Mimpi Senegal"},"content":{"rendered":"<p>Satu kejadian bersejarah terjadi pada pertandingan terakhir Grup H <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/category\/piala-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Piala Dunia 2018<\/strong><\/a>. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, nasib dua tim ditentukan melalui <em>fair play point<\/em>, yaitu Jepang dan Senegal. Jepang berhasil lolos karena memiliki <em>fair play point <\/em>yang lebih tinggi ketimbang Senegal, meski kedua tim mengumpulkan poin yang sama, memiliki selisih gol yang identik, serta sama-sama mencetak empat gol sepanjang babak grup berlangsung. Lalu, apakah sebenarnya <em>fair play point <\/em>tersebut?<\/p>\n<h3><strong>Seputar <em>fair play point<\/em><\/strong><\/h3>\n<p>Sebelum masuk ke dalam pembahasan <em>fair play point<\/em>, ada baiknya kita lebih dulu membahas bagaimana urutan <em>tiebreaker <\/em>yang telah diatur oleh FIFA. Jika kedua tim memiliki poin yang sama, penentuan tim mana yang berada di posisi lebih tinggi diatur dalam urutan seperti ini:<\/p>\n<ol>\n<li>Selisih gol<\/li>\n<li>Jumlah gol<\/li>\n<li><em>Head to head<\/em><\/li>\n<li><em>Fair play point<\/em><\/li>\n<li>Undian<\/li>\n<\/ol>\n<p>Nah, <em>fair play point <\/em>itu sendiri adalah jumlah poin yang didapatkan oleh satu tim berdasarkan kartu kuning dan kartu merah yang mereka terima di pertandingan dalam babak grup. Peraturan yang baru diimplementasikan FIFA dari tahun 2016 ini (berarti baru di Piala Konfederasi 2017 dan Piala Dunia 2018) sebenarnya cukup simpel. Tiap tim memulai dengan jumlah 0 poin ketika turnamen dimulai, dan poin tersebut akan dikurangi ketika tiap tim mendapatkan kartu kuning atau merah. Berikut ini adalah valuasi dari masing-masing kartu:<\/p>\n<ul>\n<li>Minus(-) 1 poin untuk kartu kuning<\/li>\n<li>Minus(-) 3 poin untuk kartu kuning kedua yang berujung pada kartu merah<\/li>\n<li>Minus(-) 4 poin untuk kartu merah langsung<\/li>\n<\/ul>\n<p>Poin tersebut akan diakumulasikan dan menjadi dasar untuk <em>tiebreaker <\/em>ketika babak grup berakhir.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-34948 aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Jepang-Profile-WorldCup2018.jpg\" alt=\"Jepang datang ke Rusia\" width=\"1200\" height=\"674\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Jepang-Profile-WorldCup2018-768x431.jpg 768w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Jepang-Profile-WorldCup2018-800x449.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Jepang-Profile-WorldCup2018-350x197.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Jepang-Profile-WorldCup2018-677x380.jpg 677w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Jepang-Profile-WorldCup2018-560x315.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Mengapa Jepang lolos?<\/strong><\/h3>\n<p>Baik Jepang maupun Senegal sama-sama meraih empat poin ketika semua pertandingan di Grup H berakhir, dua poin di bawah sang juara grup, Kolombia. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kedua tim ini memiliki selisih gol dan jumlah gol yang identik. Jepang dan Senegal memiliki selisih gol 0, dan sama-sama mencetak empat gol sepanjang Grup H berlangsung. Rekor pertemuan (<em>head to head<\/em>) kedua tim pun imbang, (Senegal dan Jepang bertemu di ronde kedua dan pertandingan berakhir seri dengan skor 2-2).<\/p>\n<p>Untung bagi <em>The Blue Samurai<\/em>, mereka hanya mendapatkan total empat kartu kuning ketimbang Senegal yang meraih enam kartu kuning sepanjang tiga pertandingan di babak grup. Tak ada kartu merah yang didapatkan oleh kedua tim. Berdasarkan hal ini, <em>fair play point <\/em>yang didapatkan Jepang (-4) lebih tinggi ketimbang Senegal (-6), dan wakil Asia tersebut berhak untuk lolos ke babak selanjutnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-35085 aligncenter\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Senegal-Profile-WorldCup2018.jpg\" alt=\"kualitas Senegal\" width=\"1200\" height=\"674\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Senegal-Profile-WorldCup2018-768x431.jpg 768w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Senegal-Profile-WorldCup2018-800x449.jpg 800w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Senegal-Profile-WorldCup2018-350x197.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Senegal-Profile-WorldCup2018-677x380.jpg 677w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Senegal-Profile-WorldCup2018-560x315.jpg 560w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/p>\n<h3><strong>Pro dan kontra<\/strong><\/h3>\n<p>Pelatih kepala Senegal, Aliou Cisse, tampak <em>legowo <\/em>menerima hasil ini.<\/p>\n<p>\u201cIni adalah aturan yang ada dari permainan ini. Aturan ini telah dibuat dan diterapkan oleh FIFA, dan kami harus menghargai ini. Meskipun begitu, tentunya kami lebih suka untuk tersingkir dengan cara lain.\u201d<\/p>\n<p>Sikap Cisse tentunya patut dipuji, dan ia tampaknya sadar bahwa <em>fair play point <\/em>adalah sesuatu yang layak untuk dijadikan <em>tiebreaker<\/em>. Ada implementasi nyata dari nilai sebuah kartu, sebuah hukuman yang diberikan pada tim yang melakukan pelanggaran. Memang, pelanggaran adalah bagian dari permainan sepak bola, namun kerapkali dipandang sebelah mata. Kejadian yang menimpa Senegal dan Jepang menunjukkan bahwa pelanggaran dan kartu yang diberikan oleh wasit nilainya lebih dari sekadar larangan bermain.<\/p>\n<p>Meskipun begitu, suara kontra mengenai <em>fair play point <\/em>ini tampak lebih banyak ketimbang yang pro.<\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\">\n<p lang=\"en\" dir=\"ltr\">Incredibly harsh to go out of a World Cup on number of yellow cards received. You are essentially knocked out because of the opinion of referees. <a href=\"https:\/\/twitter.com\/hashtag\/sen?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw\">#sen<\/a> <a href=\"https:\/\/twitter.com\/hashtag\/jpn?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw\">#jpn<\/a><\/p>\n<p>&mdash; Mark Chapman (@markchapman) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/markchapman\/status\/1012363288116592640?ref_src=twsrc%5Etfw\">June 28, 2018<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\">\n<p lang=\"en\" dir=\"ltr\">Knocked out on yellow cards. Cruel on Senegal. Farcical end to Japan v Poland as Poland backed off and Japan completed about 600 sideways passes playing out time.<\/p>\n<p>&mdash; James Pearce (@JamesPearceLFC) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/JamesPearceLFC\/status\/1012363780146319361?ref_src=twsrc%5Etfw\">June 28, 2018<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<p>Apa yang disebutkan oleh kedua jurnalis di atas tentu tak bisa dipungkiri. Bagaimanapun, karakteristik tiap wasit tentu berbeda-beda. Ada wasit yang begitu ringan tangan untuk memberikan kartu, dan ada pula yang sebaliknya. Meskipun ada peraturan yang tertulis dalam buku aturan FIFA, ditambah Piala Dunia 2018 ini juga sudah menggunakan VAR, keputusan terakhir tetap saja berada di tangan wasit yang bertugas di atas lapangan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Satu kejadian bersejarah terjadi pada pertandingan terakhir Grup H Piala Dunia 2018. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, nasib dua tim ditentukan melalui fair play point, yaitu Jepang dan Senegal. Jepang berhasil lolos karena memiliki fair play point yang lebih tinggi ketimbang Senegal, meski kedua tim mengumpulkan poin yang sama, memiliki selisih gol yang identik, serta sama-sama mencetak empat gol sepanjang babak grup berlangsung. Lalu, apakah sebenarnya fair play point tersebut? Seputar fair play point Sebelum masuk ke dalam pembahasan fair play point, ada baiknya kita lebih dulu membahas bagaimana urutan tiebreaker yang telah diatur oleh FIFA. Jika kedua tim memiliki poin yang sama, penentuan tim mana yang berada &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Mengenal Fair Play Point yang Meloloskan Jepang dan Mengubur Mimpi Senegal&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":37159,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[388,731,122,3277],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Fair Play Point yang Meloloskan Jepang dan Mengubur Mimpi Senegal | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, nasib dua tim ditentukan melalui fair play point, yaitu Jepang dan Senegal.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Fair Play Point yang Meloloskan Jepang dan Mengubur Mimpi Senegal | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, nasib dua tim ditentukan melalui fair play point, yaitu Jepang dan Senegal.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-06-29T09:30:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-06-29T08:28:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Japan-Poland.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/\",\"name\":\"Mengenal Fair Play Point yang Meloloskan Jepang dan Mengubur Mimpi Senegal | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Japan-Poland.jpg\",\"datePublished\":\"2018-06-29T09:30:13+00:00\",\"dateModified\":\"2018-06-29T08:28:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, nasib dua tim ditentukan melalui fair play point, yaitu Jepang dan Senegal.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Japan-Poland.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Japan-Poland.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"fair play point\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Fair Play Point yang Meloloskan Jepang dan Mengubur Mimpi Senegal\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Fair Play Point yang Meloloskan Jepang dan Mengubur Mimpi Senegal | Football Tribe Indonesia","description":"Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, nasib dua tim ditentukan melalui fair play point, yaitu Jepang dan Senegal.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Fair Play Point yang Meloloskan Jepang dan Mengubur Mimpi Senegal | Football Tribe Indonesia","og_description":"Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, nasib dua tim ditentukan melalui fair play point, yaitu Jepang dan Senegal.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-06-29T09:30:13+00:00","article_modified_time":"2018-06-29T08:28:42+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Japan-Poland.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/","name":"Mengenal Fair Play Point yang Meloloskan Jepang dan Mengubur Mimpi Senegal | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Japan-Poland.jpg","datePublished":"2018-06-29T09:30:13+00:00","dateModified":"2018-06-29T08:28:42+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, nasib dua tim ditentukan melalui fair play point, yaitu Jepang dan Senegal.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Japan-Poland.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Japan-Poland.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"fair play point"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/29\/mengenal-fair-play-point-yang-meloloskan-jepang-dan-mengubur-mimpi-senegal\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Fair Play Point yang Meloloskan Jepang dan Mengubur Mimpi Senegal"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37156"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37156"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/37156\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/37159"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37156"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=37156"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=37156"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}