{"id":3636,"date":"2017-04-19T09:00:47","date_gmt":"2017-04-19T02:00:47","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=3636"},"modified":"2017-04-19T08:11:25","modified_gmt":"2017-04-19T01:11:25","slug":"persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/","title":{"rendered":"Persebaya Surabaya: Mewujudkan Ambisi Promosi"},"content":{"rendered":"<p>Geliat sepak bola di kota Surabaya sempat terhenti dalam kurun 2011-2016 akibat sanksi yang dijatuhkan asosiasi sepak bola Indonesia (PSSI) terhadap klub kebanggaan <em>arek-arek Suroboyo<\/em>, Persebaya. Walau kompetisi di level akar rumput tetap hidup, wajah Surabaya takkan pernah sama tanpa eksistensi Persebaya.<\/p>\n<p>Lewat perjuangan tak kenal lelah pendukung setianya, Bonek, di penghujung tahun 2016 kemarin, sanksi tersebut dicabut oleh PSSI. Kenyataan itu membuat tim Bajul Ijo dapat kembali berlaga di kancah sepak bola nasional, walau harus memulainya dari Indofood Liga 2 alias kasta kedua.<\/p>\n<p>Seiring kembalinya Persebaya, perubahan di dalam tubuh klub yang identik dengan seragam hijau ini pun terjadi. PT. Jawa Pos Sportainment di bawah pimpinan Azrul Ananda masuk sebagai pengelola yang baru. Perkara utang yang sempat ditunggak manajemen lawas Persebaya kepada mantan pemain ataupun ofisialnya lantas dilunasi.<\/p>\n<p>Bersamaan dengan itu, manajemen anyar juga langsung bergerak untuk membangun fondasi tim. Mulai dari penunjukan Iwan Setiawan sebagai nakhoda anyar, menggelar sejumlah seleksi pemain, mengontrak nama-nama yang dirasa layak mengenakan kostum Bajul Ijo dan menyelenggarakan agenda uji coba.<\/p>\n<p>Dalam tempo sesingkat-singkatnya, Persebaya sanggup membangun sebuah tim yang utuh. Kesungguhan yang diperlihatkan manajemen dalam proses tersebut benar-benar patut diapresiasi. Kondisi ini pula yang kemudian memantik ambisi Persebaya untuk promosi ke Go-Jek Traveloka Liga 1 secepat-cepatnya.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3638 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Persebaya-PerkiraanFormasi-Editorial-1024x575.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"575\" \/><\/p>\n<h3><strong>Perkiraan formasi<\/strong><\/h3>\n<p>Regulasi yang melarang klub-klub peserta Indofood Liga 2 untuk mengenakan jasa pemain asing membuat manajemen dan staf pelatih Bajul Ijo bekerja ekstra keras untuk menjaring pemain-pemain lokal dengan kualitas jempolan. Hal ini pula yang membuat Persebaya begitu intensif mengadakan proses seleksi serta mempromosikan bakat-bakat muda terbaik dari klub internal.<\/p>\n<p>Dari sejumlah partai uji coba yang dilakoni klub yang bermarkas di Stadion Gelora Bung Tomo ini, pola 4-2-3-1 nampaknya jadi skema favorit Iwan Setiawan. Akan tetapi, eks pembesut Pusamania Borneo FC itu juga menyediakan pola 4-3-3 sebagai alternatif.<\/p>\n<p>Untuk posisi penjaga gawang, nama Dimas Galih Pratama hampir dipastikan menjadi pilihan nomor satu. Kemampuan dan pengalaman yang dimiliki <em>arek<\/em> <em>Suroboyo<\/em> ini masih berada di atas dua kiper Bajul Ijo yang lain, Miswar Saputra dan Samuel Reimas.<\/p>\n<p>Di barisan belakang, meski aturan soal batas usia maksimal pemain yang boleh merumput di Liga (35 tahun) telah direvisi, tak membuat <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/31\/haruskah-mat-halil-pensiun\/\" target=\"_blank\">Mat Halil<\/a> kembali masuk ke dalam skuat. Alhasil, <em>coach<\/em> Iwan yang mengandalkan sosoknya untuk menyisir sektor kiri mesti mencari pengganti.<\/p>\n<p>Dari sekian nama, tampaknya sosok bek kiri berusia 20 tahun, Mochammad Irvan, yang bakal didapuk sebagai suksesor Abah Halil. Sementara Abdul Azis sudah mapan mengisi posisi bek kanan.<\/p>\n<p>Bergeser ke jantung pertahanan, nama Rachmat Latief dan Muhammad Syaifuddin merupakan tandem yang paling sering dimainkan oleh <em>coach<\/em> Iwan sejauh ini. Dengan kata lain, mereka yang berpeluang jadi pilihan utama. Sementara Andri Muliadi, Rachmat Juliandri dan si bocah ajaib, <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/22\/pempat-rahmat-di-skuat-persebaya\/\" target=\"_blank\">Rahmat Irianto<\/a>, bakal dijadikan pelapis sepadan.<\/p>\n<p>Berpindah ke tengah, duo Misbakhus Solikin dan Sidik Saimima tampaknya sudah amat menyatu menjadi <em>double pivot<\/em> andalan <em>coach<\/em> Iwan. Bila satu atau keduanya absen, di dalam skuat Persebaya masih terselip nama Muhammad Hidayat dan Ridwan Awaluddin yang siap menggantikan.<\/p>\n<p>Sedangkan tiga gelandang serang yang bakal menyuplai penyerang tunggal di lini depan sepertinya akan ditempati oleh Thaufan Hidayat, Rendi Irwan dan Oktavianus Fernando. Mobilitas mereka adalah modal penting untuk mengobrak-abrik lini pertahanan lawan. Ketiganya bakal dilapis oleh duo asli Makassar, Kurniawan Karman dan Siswanto.<\/p>\n<p>Dibanding sektor lain, lini depan bisa menjadi titik paling lemah tim Bajul Ijo. Praktis, Persebaya cuma memiliki satu penyerang murni yakni penyerang gaek yang pernah membela <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/persija-gengsi-ibu-kota\/\" target=\"_blank\">Persija Jakarta<\/a> dan PSMS Medan, Rachmat Affandi. Nahasnya, penyerang berumur 33 tahun itu harus menepi untuk sementara akibat cedera yang dialaminya.<\/p>\n<p>Situasi ini pula yang membuat <em>coach <\/em>Iwan kerap menurunkan bekas top sko Torabika Soccer Championship (TSC) U-21, Irfan Jaya, sebagai pengganti penyerang tunggal. Padahal menurut sang pelatih, karakter Irfan lebih cocok untuk dimainkan sebagai <em>second striker<\/em>.<\/p>\n<p>Krisis di sektor depan ini pula yang membuat <em>coach<\/em> Iwan terus mencari tambahan amunisi mengingat Indofood Liga 2 bakal berlangsung sebentar lagi. Kabar terakhir menyebutkan bahwa mantan penyerang Sriwijaya FC U-21, Yogi Novrian, telah diikat secara resmi.<\/p>\n<h3><strong>Jangan meremehkan tim lain<\/strong><\/h3>\n<p>Tergabung di grup 5 bersama Madiun Putra FC, Martapura FC, Persatu Tuban, Persepam Madura Utama, Persinga Ngawi, PSBI Blitar dan PSIM Yogyakarta membuat Bajul Ijo dijadikan salah satu unggulan teratas. Tak sekadar juara grup 5 tapi juga naik kasta ke <a href=\"https:\/\/t.co\/BOxGTUk4Xo\" target=\"_blank\">Go-Jek Traveloka Liga 1<\/a>.<\/p>\n<p>Terlebih, persiapan Persebaya dalam menyongsong gelaran <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/07\/daftar-dan-profil-klub-liga-2\/\" target=\"_blank\">Indofood Liga 2<\/a> juga begitu intensif. Akan tetapi, memandang sebelah mata para rival di grup 5 justru bisa menjadi bumerang bagi Dimas Galih dan kawan-kawan. Karena bagaimanapun juga, seluruh kontestan di grup ini memiliki potensinya masing-masing. Bila tidak waspada, langkah Persebaya bisa tersendat.<\/p>\n<p>Dan mengingat <em>away<\/em> ke Martapura jadi satu-satunya partai dengan jarak tempuh paling jauh, sudah bisa dipastikan jika dukungan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/18\/surat-untuk-bonek\/\" target=\"_blank\">Bonek<\/a> akan selalu masif buat Persebaya, baik di laga kandang maupun tandang. Dukungan suporter setia tentu bisa membakar semangat juang Persebaya untuk senantiasa tampil prima.<\/p>\n<p><strong>Prediksi<\/strong>: Jika problem di lini depan bisa diminimalisir dan mampu tampil konsisten, kans Persebaya untuk promosi ke Go-Jek Traveloka Liga 1 dengan status kampiun Indofood Liga 2 pun terbuka lebar.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Budi Windekind (<span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\"><a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/Windekind_Budi\" target=\"_blank\">@Windekind_Budi<\/a>)<\/span><\/strong><br \/>\n<\/em><em>Interista gaek yang tak hanya menggemari sepak bola tapi juga american football, balap, basket hingga gulat profesional<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Geliat sepak bola di kota Surabaya sempat terhenti dalam kurun 2011-2016 akibat sanksi yang dijatuhkan asosiasi sepak bola Indonesia (PSSI) terhadap klub kebanggaan arek-arek Suroboyo, Persebaya. Walau kompetisi di level akar rumput tetap hidup, wajah Surabaya takkan pernah sama tanpa eksistensi Persebaya. Lewat perjuangan tak kenal lelah pendukung setianya, Bonek, di penghujung tahun 2016 kemarin, sanksi tersebut dicabut oleh PSSI. Kenyataan itu membuat tim Bajul Ijo dapat kembali berlaga di kancah sepak bola nasional, walau harus memulainya dari Indofood Liga 2 alias kasta kedua. Seiring kembalinya Persebaya, perubahan di dalam tubuh klub yang identik dengan seragam hijau ini pun terjadi. PT. Jawa Pos Sportainment di bawah pimpinan Azrul Ananda masuk &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Persebaya Surabaya: Mewujudkan Ambisi Promosi&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":3639,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,86],"tags":[129,503,285,794,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Persebaya Surabaya: Mewujudkan Ambisi Promosi | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Seiring kembalinya klub Persebaya Surabaya, perubahan di dalam tubuh manajemen yang identik dengan seragam hijau ini pun terjadi.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Persebaya Surabaya: Mewujudkan Ambisi Promosi | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Seiring kembalinya klub Persebaya Surabaya, perubahan di dalam tubuh manajemen yang identik dengan seragam hijau ini pun terjadi.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-04-19T02:00:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-04-19T01:11:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C9EAn1RVwAI1Ze5.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/\",\"name\":\"Persebaya Surabaya: Mewujudkan Ambisi Promosi | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C9EAn1RVwAI1Ze5.jpg\",\"datePublished\":\"2017-04-19T02:00:47+00:00\",\"dateModified\":\"2017-04-19T01:11:25+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Seiring kembalinya klub Persebaya Surabaya, perubahan di dalam tubuh manajemen yang identik dengan seragam hijau ini pun terjadi.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C9EAn1RVwAI1Ze5.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C9EAn1RVwAI1Ze5.jpg\",\"width\":1200,\"height\":1200,\"caption\":\"Kredit: Persebaya Surabaya.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Persebaya Surabaya: Mewujudkan Ambisi Promosi | Football Tribe Indonesia","description":"Seiring kembalinya klub Persebaya Surabaya, perubahan di dalam tubuh manajemen yang identik dengan seragam hijau ini pun terjadi.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Persebaya Surabaya: Mewujudkan Ambisi Promosi | Football Tribe Indonesia","og_description":"Seiring kembalinya klub Persebaya Surabaya, perubahan di dalam tubuh manajemen yang identik dengan seragam hijau ini pun terjadi.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-04-19T02:00:47+00:00","article_modified_time":"2017-04-19T01:11:25+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":1200,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C9EAn1RVwAI1Ze5.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/","name":"Persebaya Surabaya: Mewujudkan Ambisi Promosi | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C9EAn1RVwAI1Ze5.jpg","datePublished":"2017-04-19T02:00:47+00:00","dateModified":"2017-04-19T01:11:25+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Seiring kembalinya klub Persebaya Surabaya, perubahan di dalam tubuh manajemen yang identik dengan seragam hijau ini pun terjadi.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/19\/persebaya-mewujudkan-ambisi-promosi\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C9EAn1RVwAI1Ze5.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C9EAn1RVwAI1Ze5.jpg","width":1200,"height":1200,"caption":"Kredit: Persebaya Surabaya."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3636"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3636"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3636\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3639"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3636"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3636"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3636"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}