{"id":35689,"date":"2018-06-16T14:30:27","date_gmt":"2018-06-16T07:30:27","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=35689"},"modified":"2018-06-16T12:51:10","modified_gmt":"2018-06-16T05:51:10","slug":"klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/","title":{"rendered":"Klub-Klub Semenjana Eropa yang Pernah Menyumbang Pemain Juara Dunia"},"content":{"rendered":"<p>Perjalanan sebuah klub yang dikategorikan semenjana, medioker, dan sebangsanya hampir dipastikan tak lepas dari periode pasang surut. Pada suatu waktu, mereka bisa menjadi salah satu tim yang disegani lawan, namun di periode berikutnya mereka hanyalah pesakitan yang berjuang lepas dari degradasi, atau justru terbenam di divisi bawah selama bertahun-tahun.<\/p>\n<p>Meski begitu, klub-klub semenjana asal Eropa ini juga pernah mengirim perwakilan mereka ke <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/category\/piala-dunia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Piala Dunia<\/strong><\/a>, bahkan termasuk ke dalam timnas yang menjadi juara dunia. Di antara mereka ada yang sekedar menjadi penghangat bangku cadangan, namun tak sedikit yang menjadi pahlawan untuk negaranya. Ini dia daftar klub penyumbang juara dunia tersebut:<\/p>\n        <\/div>\n        <div id=\"tribe-slideshow-wrap-35690\" data-id=\"35690\"\n             class=\"slideshow slideshow_id_35690\">\n            <div class=\"tribe-slideshow\" id=\"slideshow35690\">\n                                <div class=\"swiper-wrapper\">\n                                                <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Alan-Ball.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Blackpool<\/strong><\/h3>\n<p>Klub ini hanya semusim merasakan ketatnya persaingan di era Premier League, tepatnya pada musim 2010\/2011. Namun di era 1960-an, Blackpool mengirim Alan Ball sebagai wakil mereka di timnas Inggris untuk Piala Dunia 1966. Ball sendiri ikut tampil di final, kala mengalahkan Jerman Barat 4-2 dan sampai sekarang masih menjadi pemain Blackpool terakhir yang berseragam <em>The Three Lions<\/em>.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Franco-Selvaggi.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Cagliari<\/strong><\/h3>\n<p>Selama dua dekade terakhir, klub asal Pulau Sardinia ini dikenal sebagai tim yoyo yang hobinya menghuni papan bawah Serie A atau terdegradasi. Kondisi yang sama berlaku di Serie A musim 1981\/1982. Meski begitu, Enzo Bearzot, pelatih timnas Italia kala itu, tetap membawa penyerang Cagliari, Franco Selvaggi, ke Piala Dunia 1982. Italia akhirnya juara, tapi Selvaggi tak pernah diturunkan.<\/p>\n<p>Foto: Wikipedia<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Bebeto.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Deportivo La Coruna<\/strong><\/h3>\n<p>Kalian pasti pernah melihat selebrasi gol dengan gaya menimang bayi, bukan? Adalah Bebeto, penyerang Brasil di Piala Dunia 1994 yang memopulerkannya setelah ia mencetak gol ke gawang Belanda di babak perempat-final untuk merayakan kelahiran bayinya. Kala itu Bebeto bermain untuk La Coruna yang sedang berada di periode emas, bukan terdegradasi ke Divisi Segunda seperti sekarang.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Ginter.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Freiburg<\/strong><\/h3>\n<p>Prestasi tertinggi Freiburg di sepak bola Jerman adalah pernah bermain di Piala UEFA\/Liga Europa sebanyak empat kali. Selain itu, mereka hanyalah tim kelas menengah pada umumnya. Namun karena sepak bola Jerman diisi banyak pemain muda berbakat, maka tak heran jika klub sekelas Freiburg pun juga memilikinya. Salah satunya adalah Matthias Ginter, yang diangkut Joachim L\u00f6w ke Piala Dunia 2014, meski tak bermain sama sekali selama turnamen berlangsung.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Pedro-Pasculli.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Lecce<\/strong><\/h3>\n<p>Sepanjang sejarah, Lecce lebih dikenal sebagai tempat para pemain terkenal mengembangkan karier di usia muda, seperti Antonio Conte, Juan Cuadrado, hingga Mirko Vucinic. Namun jangan salah sangka, mereka pernah memiliki seorang juara dunia. Pedro Pasculli, penyerang Argentina di Piala Dunia 1986, berstatus pemain Lecce saat membawa <em>Albiceleste<\/em> menjadi juara dunia. Ia juga menyumbangkan gol kemenangan kala menumbangkan Uruguay di babak 16 besar.<\/p>\n<p>Foto: Wikipedia<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Amelia.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Livorno<\/strong><\/h3>\n<p>Klub beraliran kiri ini pernah menjadi kuda hitam di Serie A pada pertengahan 2000-an, bahkan sempat mewakili Italia di ajang Piala UEFA. Penampilan apik Marco Amelia, kiper utama dibalik kesuksesan mereka saat itu, menjadi alasan Marcello Lippi membawanya ke Piala Dunia 2006. Namun sama seperti Selvaggi di tahun 1982, Amelia juga hanya menjadi penghangat bangku cadangan.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Gordon-Banks.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Leicester City<\/strong><\/h3>\n<p>Klub yang pernah menggemparkan dunia saat menjuarai Liga Inggris di tahun 2016 ini tak sering-sering menyumbangkan pemain untuk timnas Inggris. Namun ternyata, jauh sebelum era Jamie Vardy, ada nama Gordon Banks yang telah lebih dulu menjadi wakil Leicester untuk timnas Inggris yang menjuarai Piala Dunia 1966. Ia menjadi kiper inti sepanjang turnamen.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Pires.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Metz<\/strong><\/h3>\n<p>Di periode 1990-an, Metz pernah menjadi salah satu tim papan atas Prancis. Di musim 1997-98, mereka bahkan finis sebagai <em>runner-up<\/em> Liga Prancis. Penampilan menakjubkan itu tak lepas dari peran salah satu gelandangnya, yakni Robert Pires, yang akhirnya dipanggil masuk timnas Prancis untuk berlaga di Piala Dunia 1998. Meski bukan pemain utama, Pires dipercaya tampil sebanyak tiga kali.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/04\/Grosso.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Palermo<\/strong><\/h3>\n<p>Klub ini lebih dikenal karena ulah presidennya, Maurizio Zamparini, yang gemar memecat pelatih dan menjual puluhan pemain yang akhirnya bersinar di klub-klub besar Eropa. Namun di Piala Dunia 2006, klub ini berhasil menyumbangkan 4 pemain untuk timnas Italia. Salah satunya adalah Fabio Grosso, yang menjadi pahlawan kemenangan Italia dalam babak adu penalti melawan Prancis di final.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                                        <div class=\"swiper-slide\">\n                                <img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Taffarel.jpg\"\/>\n                                                                <div class=\"slideshow_text_content\">\n                                    <h3><strong>Reggiana<\/strong><\/h3>\n<p>Musim 1996\/1997 adalah musim terakhir mereka bermain di Serie A. Setelahnya, mereka mengembara di divisi bawah dan saat ini berlaga di Lega Pro, kasta ketiga sepak bola Italia. Namun saat menjadi juara Piala Dunia 1994, Claudio Taffarel yang merupakan kiper utama timnas Brasil kala itu, berstatus sebagai pemain Reggiana.<\/p>\n                                <\/div>\n                            <\/div>\n                                            <\/div>\n                <div class=\"row\">\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-prev\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-left\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-2 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-pagination\"><\/div>\n                    <\/div>\n                    <div class=\"col-lg-5 col-4\">\n                        <div class=\"swiper-button-next\">\n                        <span class=\"fas fa-chevron-right\"\n                              aria-hidden=\"true\"><\/span>\n                        <\/div>\n                    <\/div>\n                <\/div>\n            <\/div>\n        <\/div>\n        <div class=\"text-content\">\n        \n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perjalanan sebuah klub yang dikategorikan semenjana, medioker, dan sebangsanya hampir dipastikan tak lepas dari periode pasang surut. Pada suatu waktu, mereka bisa menjadi salah satu tim yang disegani lawan, namun di periode berikutnya mereka hanyalah pesakitan yang berjuang lepas dari degradasi, atau justru terbenam di divisi bawah selama bertahun-tahun. Meski begitu, klub-klub semenjana asal Eropa ini juga pernah mengirim perwakilan mereka ke Piala Dunia, bahkan termasuk ke dalam timnas yang menjadi juara dunia. Di antara mereka ada yang sekedar menjadi penghangat bangku cadangan, namun tak sedikit yang menjadi pahlawan untuk negaranya. Ini dia daftar klub penyumbang juara dunia tersebut:<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":35699,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[],"class_list":["post-35689","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-piala-dunia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Klub-Klub Semenjana Eropa yang Pernah Menyumbang Pemain Juara Dunia | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Meski begitu, klub-klub semenjana asal Eropa ini juga pernah mengirim perwakilan mereka ke Piala Dunia, bahkan termasuk ke dalam timnas yang menjadi juara dunia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Klub-Klub Semenjana Eropa yang Pernah Menyumbang Pemain Juara Dunia | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meski begitu, klub-klub semenjana asal Eropa ini juga pernah mengirim perwakilan mereka ke Piala Dunia, bahkan termasuk ke dalam timnas yang menjadi juara dunia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-06-16T07:30:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Grosso-Bebeto.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"1 minute\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/06\\\/16\\\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/06\\\/16\\\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Klub-Klub Semenjana Eropa yang Pernah Menyumbang Pemain Juara Dunia\",\"datePublished\":\"2018-06-16T07:30:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/06\\\/16\\\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\\\/\"},\"wordCount\":110,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/06\\\/16\\\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/06\\\/Grosso-Bebeto.jpg\",\"articleSection\":[\"Piala Dunia 2018\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/06\\\/16\\\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/06\\\/16\\\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\\\/\",\"name\":\"Klub-Klub Semenjana Eropa yang Pernah Menyumbang Pemain Juara Dunia | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/06\\\/16\\\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/06\\\/16\\\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/06\\\/Grosso-Bebeto.jpg\",\"datePublished\":\"2018-06-16T07:30:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Meski begitu, klub-klub semenjana asal Eropa ini juga pernah mengirim perwakilan mereka ke Piala Dunia, bahkan termasuk ke dalam timnas yang menjadi juara dunia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/06\\\/16\\\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/06\\\/16\\\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/06\\\/16\\\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/06\\\/Grosso-Bebeto.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2018\\\/06\\\/Grosso-Bebeto.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"klub-klub semenjana asal Eropa ini juga pernah mengirim perwakilan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2018\\\/06\\\/16\\\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Klub-Klub Semenjana Eropa yang Pernah Menyumbang Pemain Juara Dunia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Klub-Klub Semenjana Eropa yang Pernah Menyumbang Pemain Juara Dunia | Football Tribe Indonesia","description":"Meski begitu, klub-klub semenjana asal Eropa ini juga pernah mengirim perwakilan mereka ke Piala Dunia, bahkan termasuk ke dalam timnas yang menjadi juara dunia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Klub-Klub Semenjana Eropa yang Pernah Menyumbang Pemain Juara Dunia | Football Tribe Indonesia","og_description":"Meski begitu, klub-klub semenjana asal Eropa ini juga pernah mengirim perwakilan mereka ke Piala Dunia, bahkan termasuk ke dalam timnas yang menjadi juara dunia.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-06-16T07:30:27+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Grosso-Bebeto.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"1 minute"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Klub-Klub Semenjana Eropa yang Pernah Menyumbang Pemain Juara Dunia","datePublished":"2018-06-16T07:30:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/"},"wordCount":110,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Grosso-Bebeto.jpg","articleSection":["Piala Dunia 2018"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/","name":"Klub-Klub Semenjana Eropa yang Pernah Menyumbang Pemain Juara Dunia | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Grosso-Bebeto.jpg","datePublished":"2018-06-16T07:30:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Meski begitu, klub-klub semenjana asal Eropa ini juga pernah mengirim perwakilan mereka ke Piala Dunia, bahkan termasuk ke dalam timnas yang menjadi juara dunia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Grosso-Bebeto.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Grosso-Bebeto.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"klub-klub semenjana asal Eropa ini juga pernah mengirim perwakilan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/16\/klub-klub-semenjana-eropa-yang-pernah-menyumbang-pemain-juara-dunia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Klub-Klub Semenjana Eropa yang Pernah Menyumbang Pemain Juara Dunia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35689","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=35689"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/35689\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/35699"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=35689"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=35689"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=35689"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}