{"id":34822,"date":"2018-06-05T08:00:58","date_gmt":"2018-06-05T01:00:58","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=34822"},"modified":"2018-06-05T05:18:54","modified_gmt":"2018-06-04T22:18:54","slug":"tidak-ada-leroy-sane","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/","title":{"rendered":"Tidak Ada Leroy Sane di Piala Dunia 2018\u2026"},"content":{"rendered":"<p><em>\u201cPhoto finish\u201d<\/em>, itulah tepatnya kata yang digunakan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/joachim-low\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Joachim L\u00f6w<\/strong><\/a> untuk menjelaskan keputusannya saat tidak menyertakan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/leroy-sane\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Leroy Sane<\/strong><\/a> dalam skuat timnas Jerman yang akan berlaga di Piala Dunia 2018 nanti. Istilah <em>photo finish<\/em> ini kemudian digunakan L\u00f6w untuk menegaskan bahwa ia berada dalam situasi sulit untuk memilih antara Sane dan Julian Brandt.<\/p>\n<p><em>Photo finish<\/em> ini sebenarnya merupakan istilah di olahraga atletik, terutama balap lari. Yaitu terkait adu pacu yang hasil akhirnya tidak bisa dilihat dengan mata telanjang dan mesti menggunakan kamera serta hasil foto untuk mengetahui siapa pemenang dari sebuah adu lari.<\/p>\n<p>Penggunaan istilah <em>photo finish<\/em> oleh L\u00f6w bisa bermakna banyak hal, tetapi salah satu yang bisa ditangkap adalah bahwa L\u00f6w ingin menyatakan bahwa memilih pemain adalah hak prerogratifnya sebagai pelatih. Sebuah keputusan yang mirip dengan <em>photo finish<\/em>, yaitu keputusan yang mungkin akan sulit untuk dilihat dengan mata telanjang begitu saja. Keputusan L\u00f6w untuk tidak memberangkatkan Sane ini memang mesti dilihat melalui banyak sudut pandang.<\/p>\n<h3><strong>Di antara Julian Brandt, Marco Reus, dan Julian Draxler<\/strong><\/h3>\n<p>Yang kemudian menjadi pertanyaan adalah, mengapa L\u00f6w lebih memilih Julian Brandt ketimbang Sane, padahal pemain sayap ini tampil cemerlang bersama Manchester City musim lalu, sekaligus membawa klub tersebut meraih gelar juara Liga Primer Inggris? Apa yang kemudian membuat L\u00f6w tampak seperti menafikan penampilan dashyat Sane musim lalu dan lebih memilih Julian Brandt?<\/p>\n<blockquote class=\"twitter-tweet\" data-width=\"500\" data-dnt=\"true\">\n<p lang=\"in\" dir=\"ltr\">Tak ada Leroy Sane dalam skuat resmi Jerman untuk Piala Dunia 2018<\/p>\n<p>\ud83d\udcf7 <a href=\"https:\/\/twitter.com\/DFB_Team_EN?ref_src=twsrc%5Etfw\">@DFB_Team_EN<\/a> <a href=\"https:\/\/t.co\/L6g3vvXvXu\">pic.twitter.com\/L6g3vvXvXu<\/a><\/p>\n<p>&mdash; Football Tribe \ud83c\uddee\ud83c\udde9 (@FootballTribeID) <a href=\"https:\/\/twitter.com\/FootballTribeID\/status\/1003574370994827264?ref_src=twsrc%5Etfw\">June 4, 2018<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><script async src=\"https:\/\/platform.twitter.com\/widgets.js\" charset=\"utf-8\"><\/script><\/p>\n<p>Untuk mengetahui terkait hal ini, kita mesti menyadari bahwa Joachim L\u00f6w adalah sosok pelatih yang sangat memegang falsafah <em>winning team<\/em>. Ia tidak akan mengubah skuat terbaiknya seandainya tidak ada masalah yang benar-benar mendesak. Pun soal situasi terkait <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/marco-reus\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Marco Reus<\/strong><\/a> dan Julian Draxler.<\/p>\n<p>Posisi sayap kiri timnas Jerman sudah diisi oleh Lukas Podolski sejak Piala Dunia 2006 hingga Piala Dunia 2014. L\u00f6w kini mesti dengan cermat menentukan nama pemain yang akan mengisi sektor tersebut. Karena siapapun yang akan mengisinya, adalah nama yang boleh dibilang baru dalam skuat terbaik L\u00f6w.<\/p>\n<p>Sudah bukan menjadi rahasia bagaimana L\u00f6w memiliki kekaguman luar biasa kepada Reus. Apalagi yang bersangkutan sudah berkali-kali melewatkan kejuaraan olahraga besar sejak Piala Dunia 2014 lalu. Maka ketika ada kesempatan untuk memainkan dan membawa Reus, L\u00f6w tentunya tidak akan melewatkannya. Bahkan sepertinya sektor sayap kiri di timnas Jerman sudah pasti akan ditempati Reus.<\/p>\n<p>Soal Julian Draxler, ada setidaknya beberapa alasan mengapa ia dipilih ketimbang Sane. Padahal seperti yang diketahui, karena kedatangan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/tag\/neymar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Neymar<\/strong><\/a>, posisi Draxler di Paris Saint-Germain menjadi agak sulit. Musim lalu Draxler hanya tampil 19 kali sebagai sebelas pemain utama ketika tim asal Paris tersebut bertanding.<\/p>\n<p>Draxler merupakan pilihan L\u00f6w ketika Jerman tampil di Piala Eropa 2016 lalu serta memimpin skuat muda Jerman saat menjuarai Piala Konfederasi 2017, dan hasilnya juga tidak begitu buruk. Justru Draxler-lah yang kemudian bisa membawa tim untuk terus melaju di turnamen kala itu di Prancis, saat Mesut \u00d6zil dan Thomas M\u00fcller tidak terlalu tampil maksimal.<\/p>\n<p>Draxler pun merupakan pemain yang lebih multifungsi ketimbang Sane. Ia tidak saja bisa bermain di sektor sayap saja, tetapi juga di sektor tengah. Ini sangat membantu ketika Jerman yang biasa melakukan transisi formasi di tengah-tengah pertandingan, yang awalnya 4-2-3-1, kemudian berubah menjadi 3-4-3 atau 3-6-1 sewaktu-waktu.<\/p>\n<p>Pun sudah dijelaskan dalam profil timnas Jerman kami buat di Piala Dunia kali ini. Piala Dunia edisi kali ini merupakan masa transisi dari generasi juara dunia 2014 ke generasi baru. Draxler merupakan representasi dari generasi baru. Draxler adalah kapten tim ketika Jerman berhasil menjuarai Piala Konfederasi pada tahun 2017 lalu, jadi Draxler adalah semacam penyambung dari generasi lama ke generasi baru. Alasan-alasan tersebut yang membuat Draxler mesti diberangkatkan.<\/p>\n<p>Situasi Reus dan Draxler boleh jadi yang sebenarnya yang kemudian membuat L\u00f6w untuk tidak memberangkatkan Leroy Sane. Seandainya Sane diberangkatkan, ini berarti L\u00f6w mesti memilih dari tiga pemain sayap kiri dengan kualitas luar biasa. Memang ini terlihat sebagai situasi yang menguntungkan, komposisi tim yang berisi dengan para pemain dengan kualitas kelas satu. Tetapi ini bisa jadi menyulitkan karena akan membuat L\u00f6w mesti terus memainkan Sane agar tidak sia-sia. Sementara itu rasanya akan amat disayangkan untuk pemain seperti Sane hanya sekadar duduk di bangku cadangan di ajang besar seperti Piala Dunia<\/p>\n<p>Dengan segala hormat, Julian Brandt memang pemuda dengan bakat luar biasa, tetapi ia jelas tidak memiliki profil sebesar Sane. Tidak memberangkatkan Sane dan lebih memilih Brandt, pada dasarnya adalah dimaksudkan L\u00f6w untuk menjaga keseimbangan tim karena Brandt tidak membuat L\u00f6w memiliki keharusan untuk terus memainkannya dalam setiap pertandingan.<\/p>\n<p>Menariknya, Sane juga tidak dimasukan dalam skuat Jerman yang tampil di Piala Konfederasi tahun 2017 lalu karena cedera hidung kala itu. Dan nyatanya Jerman tetap tampil mengesankan sepanjang turnamen hingga berhasil meraih gelar juara.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cPhoto finish\u201d, itulah tepatnya kata yang digunakan Joachim L\u00f6w untuk menjelaskan keputusannya saat tidak menyertakan Leroy Sane dalam skuat timnas Jerman yang akan berlaga di Piala Dunia 2018 nanti. Istilah photo finish ini kemudian digunakan L\u00f6w untuk menegaskan bahwa ia berada dalam situasi sulit untuk memilih antara Sane dan Julian Brandt. Photo finish ini sebenarnya merupakan istilah di olahraga atletik, terutama balap lari. Yaitu terkait adu pacu yang hasil akhirnya tidak bisa dilihat dengan mata telanjang dan mesti menggunakan kamera serta hasil foto untuk mengetahui siapa pemenang dari sebuah adu lari. Penggunaan istilah photo finish oleh L\u00f6w bisa bermakna banyak hal, tetapi salah satu yang bisa ditangkap adalah bahwa L\u00f6w &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Tidak Ada Leroy Sane di Piala Dunia 2018\u2026&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":34824,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[84],"tags":[152,2155,122,263],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Tidak Ada Leroy Sane di Piala Dunia 2018\u2026 | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Photo finish\u201d, itulah tepatnya kata yang digunakan Joachim L\u00f6w untuk menjelaskan keputusannya saat tidak menyertakan Leroy Sane dalam skuat timnas Jerman.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tidak Ada Leroy Sane di Piala Dunia 2018\u2026 | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Photo finish\u201d, itulah tepatnya kata yang digunakan Joachim L\u00f6w untuk menjelaskan keputusannya saat tidak menyertakan Leroy Sane dalam skuat timnas Jerman.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2018-06-05T01:00:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2018-06-04T22:18:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Leroy-Sane.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/\",\"name\":\"Tidak Ada Leroy Sane di Piala Dunia 2018\u2026 | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Leroy-Sane.jpg\",\"datePublished\":\"2018-06-05T01:00:58+00:00\",\"dateModified\":\"2018-06-04T22:18:54+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Photo finish\u201d, itulah tepatnya kata yang digunakan Joachim L\u00f6w untuk menjelaskan keputusannya saat tidak menyertakan Leroy Sane dalam skuat timnas Jerman.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Leroy-Sane.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Leroy-Sane.jpg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Leroy Sane dalam skuat timnas Jerman\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tidak Ada Leroy Sane di Piala Dunia 2018\u2026\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tidak Ada Leroy Sane di Piala Dunia 2018\u2026 | Football Tribe Indonesia","description":"Photo finish\u201d, itulah tepatnya kata yang digunakan Joachim L\u00f6w untuk menjelaskan keputusannya saat tidak menyertakan Leroy Sane dalam skuat timnas Jerman.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tidak Ada Leroy Sane di Piala Dunia 2018\u2026 | Football Tribe Indonesia","og_description":"Photo finish\u201d, itulah tepatnya kata yang digunakan Joachim L\u00f6w untuk menjelaskan keputusannya saat tidak menyertakan Leroy Sane dalam skuat timnas Jerman.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2018-06-05T01:00:58+00:00","article_modified_time":"2018-06-04T22:18:54+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Leroy-Sane.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/","name":"Tidak Ada Leroy Sane di Piala Dunia 2018\u2026 | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Leroy-Sane.jpg","datePublished":"2018-06-05T01:00:58+00:00","dateModified":"2018-06-04T22:18:54+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Photo finish\u201d, itulah tepatnya kata yang digunakan Joachim L\u00f6w untuk menjelaskan keputusannya saat tidak menyertakan Leroy Sane dalam skuat timnas Jerman.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Leroy-Sane.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2018\/06\/Leroy-Sane.jpg","width":1200,"height":674,"caption":"Leroy Sane dalam skuat timnas Jerman"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2018\/06\/05\/tidak-ada-leroy-sane\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tidak Ada Leroy Sane di Piala Dunia 2018\u2026"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34822"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34822"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34822\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34824"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34822"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34822"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34822"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}