{"id":3259,"date":"2017-04-10T08:30:17","date_gmt":"2017-04-10T01:30:17","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=3259"},"modified":"2017-04-10T09:14:43","modified_gmt":"2017-04-10T02:14:43","slug":"perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/","title":{"rendered":"Perseru Serui: Raja Kandang dari Yapen"},"content":{"rendered":"<p>Walau tak finis di papan atas pada turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, ada satu rekor yang membuat Perseru Serui sejajar dengan penguasa Serie A, Juventus, yakni rekor kandang yang bersih dari kekalahan. Bila Juventus hingga pekan ke-31 ini sukses mencatat 16 kali kemenangan di kandang, tim berjuluk Kuda Lasut Orange juga mampu mencatat 11 kemenangan dari total 13 kemenangan mereka di ajang TSC 2016.<\/p>\n<p>Hanya tiga tim yang bisa mencuri satu poin dari markas misterius Perseru di Stadion Marora yakni Sriwijaya, Persela dan Madura United. Selain tiga tim tersebut, semua tim lain harus pulang dengan tangan hampa karena gagal meraih poin dari kandang Perseru yang terletak di Kabupaten Yapen ini.<\/p>\n<p>Keganasan Stadion Marora dan keampuhan Perseru kala bermain di kandang sekilas mengingatkan kita pada Estadio La Paz, kandang tim nasional Bolivia yang beberapa minggu lalu sukses membuat malu tamunya, Argentina dengan skor 2-0. Namun sialnya, PSSI dan operator Liga 1 mulai mempertimbangkan langkah untuk tidak mengizinkan Perseru memainkan laga kandang di Marora karena sulitnya akses menuju ke sana. Walaupun belum menjadi keputusan final, ancaman menjadi tim musafir bagi Perseru bisa memengaruhi performa mereka di Liga 1 musim ini.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_3261\" aria-describedby=\"caption-attachment-3261\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-3261 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C89gmKiUAAAvM4_.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"393\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C89gmKiUAAAvM4_.jpg 700w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C89gmKiUAAAvM4_-350x197.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C89gmKiUAAAvM4_-677x380.jpg 677w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C89gmKiUAAAvM4_-560x314.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3261\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Indonesiansc<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Skuat berisi putra daerah Papua<\/strong><\/h3>\n<p>Salah satu keajaiban tanah Papua, selain sumber daya alamnya yang luar biasa banyak, adalah bakat-bakat sepak bola yang tiada henti terus bermunculan dan seakan tidak pernah habis. Di skuat Perseru sendiri, mayoritas penggawanya adalah putra daerah Papua. Dari trio bek yang kerap dimainkan di TSC lalu, ada nama Yesaya Desnam, palang pintu senior yang menjadi kekuatan Perseru di lini belakang. Jangan lupakan juga bek tangguh asal Pantai Gading, Boman Aime, yang kontraknya diperpanjang oleh manajemen karena tampil konsisten di TSC lalu.<\/p>\n<p>Bergeser ke tengah, ada dua gelandang sayap dari Papua, sang kapten, Arthur Bonai dan Fred Mote. Gelandang tengah juga cukup kuat dengan nama-nama seperti Septinus Alua, Franklin Rumbiak hingga Ronaldo Meisido.<\/p>\n<p>Lini serang yang sedikit rentan karena dua penyerang asing, Osas Marvelous dan Gakou Amadou belum memberi konfirmasi dan lampu hijau ke manajemen apakah mereka akan balik memperkuat tim Cendrawasih Jingga ini.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3264 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Perseru-PerkiraanFormasi-Editorial-1024x575.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"575\" \/><\/p>\n<h3><strong>Formasi dan skema permainan<\/strong><\/h3>\n<p>Dengan skema lama yang sering dipakai di TSC, tim Papua ini fasih memainkan 3-5-2 karena memiliki banyak bek tengah dengan kualitas bagus seperti Yesaya Desnam, Boman Aime hingga Bilibig Dian Mahrus dan Alex Wayoi. Pergantian pelatih dari Hanafi yang hijrah ke Gresik dengan Yusak Sutanto juga tampaknya tidak akan banyak mengubah skema main Perseru, mengingat komposisi pemain mereka masih relatif sama dengan sewaktu bermain di TSC lalu, minus Boas Atururi yang hengkang ke Semen Padang.<\/p>\n<p>Kecepatan dan kapabilitas sang kapten Arthur Bonai tampaknya masih akan menjadi tumpuan, mengingat belum ada kepastian apakah Perseru akan mengontrak penyerang asing usai melepas Guy Junior yang dianggap tidak bermain lebih baik dari penyerang lokal. Lini tengah yang kemungkinan akan diisi oleh Septinus Alua, Ronaldo Meosido dan Franklin Rumbiak berpotensi besar menjadi kunci permainan anak-anak Serui.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_3260\" aria-describedby=\"caption-attachment-3260\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-3260 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C89g7eCUAAApVl-.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"393\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C89g7eCUAAApVl-.jpg 700w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C89g7eCUAAApVl--350x197.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C89g7eCUAAApVl--677x380.jpg 677w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C89g7eCUAAApVl--560x314.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3260\" class=\"wp-caption-text\">Kredit: Indonesiansc<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Kepastian soal Marora<\/strong><\/h3>\n<p>Terlepas dari skuat yang belum final dan masih perlu penambalan di berbagai lini, satu hal penting yang perlu sesegera mungkin dipastikan adalah jalan tengah antara <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/14\/menanti-janji-pssi-tentang-liga-1\/\" target=\"_blank\">PSSI<\/a> dan Perseru tentang boleh atau tidaknya mereka memainkan laga kandang di Stadion Marora. Persoalan verifikasi ini harus disepakati kedua belah pihak dan menjadi keputusan terbaik demi keberlangsungan liga yang profesional dan tertib.<\/p>\n<p>Sebenarnya, menilik rekor ajaib Perseru selama bermain kandang di TSC, kita akan maklum kenapa mereka bersikeras memainkan laga di Marora. Butuh lebih dari dana saja untuk bertandang ke Serui, karena begitu jauhnya akses menuju ke Kabupaten Yapen, tim yang memainkan laga tandang ke Serui butuh kondisi fisik dan mental yang prima dan terjaga baik.<\/p>\n<p>Dari Jakarta saja, butuh enam sampai tujuh jam hanya untuk sampai ke Biak. Itu pun kabarnya harus transit satu kali di Makassar. Sesampainya di Biak, Anda harus membagi skuat Anda pada beberapa gelombang karena akses menuju ke Kabupaten Yapen (Serui) dari Biak harus menggunakan pesawat tipe Cessna yang tidak mampu mengangkut banyak penumpang. Dan ketika sudah sampai di Serui, Anda masih harus menempuh perjalanan darat selama satu setengah jam untuk mencapai Stadion Marora yang angker dan misterius bagi tim lawan tersebut.<\/p>\n<p>Apakah Anda lelah hanya dengan membaca rute menuju Serui seperti yang saya tuliskan di atas? Kalau iya, tentu Anda akan tahu betapa berat tantangan yang diterima tim yang harus tandang ke kandang saudara muda Persipura Jayapura ini. Tapi saya rasa inilah seninya dari sepak bola Indonesia yang merupakan negara kepulauan, alih-alih melarang Perseru memainkan laga kandang di Marora, bukankah akan lebih bijak pemerintah menyediakan transportasi yang lebih memadai untuk menuju ke sana?<\/p>\n<p>Karena andai kondisi alam Papua dijadikan alasan sulitnya akses bagi tim tamu, saya rasa, itu justru menunjukkan sikap PSSI yang selalu memosisikan <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/02\/01\/papua-sepak-bola-dan-rasialisme\/\" target=\"_blank\">tim-tim Papua<\/a> sebagai \u2018anak tiri\u2019. Percayalah, sulitnya akses ke Stadion Marora seharusnya menjadi tantangan bagi tim-tim lain agar mampu memecahkan keangkeran stadion ini. Bukankah akan hebat rasanya meraih tiga poin dari Perseru di Marora? Itupun, kalau mereka mampu.<\/p>\n<p><strong>Prediksi:<\/strong> Kalau Perseru lolos verifikasi dari PSSI \u00a0agar diperbolehkan menggelar laga kandang di Stadion Marora, saya optimis tim ini mampu mengamankan pos papan tengah klasemen akhir di posisi 8-12.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Isidorus Rio (<span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\"><a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/temannyagreg\" target=\"_blank\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">temannyagreg<\/b><\/a>)<\/span><\/strong><br \/>\n<\/em><em>Tukang masak dan bisa sedikit baca-tulis.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Walau tak finis di papan atas pada turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, ada satu rekor yang membuat Perseru Serui sejajar dengan penguasa Serie A, Juventus, yakni rekor kandang yang bersih dari kekalahan. Bila Juventus hingga pekan ke-31 ini sukses mencatat 16 kali kemenangan di kandang, tim berjuluk Kuda Lasut Orange juga mampu mencatat 11 kemenangan dari total 13 kemenangan mereka di ajang TSC 2016. Hanya tiga tim yang bisa mencuri satu poin dari markas misterius Perseru di Stadion Marora yakni Sriwijaya, Persela dan Madura United. Selain tiga tim tersebut, semua tim lain harus pulang dengan tangan hampa karena gagal meraih poin dari kandang Perseru yang terletak di Kabupaten Yapen &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Perseru Serui: Raja Kandang dari Yapen&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":3262,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,89,86],"tags":[129,105,185,842,794,122],"class_list":["post-3259","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bola","category-kolom","category-nasional","tag-featured","tag-indonesia","tag-liga-1","tag-perseru-serui","tag-semarak-liga","tag-slider"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Perseru Serui: Raja Kandang dari Yapen | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Walau tak finis di papan atas pada turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Perseru Serui punya rekor luar biasa saat tampil di kandang sendiri.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perseru Serui: Raja Kandang dari Yapen | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Walau tak finis di papan atas pada turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Perseru Serui punya rekor luar biasa saat tampil di kandang sendiri.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-04-10T01:30:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-04-10T02:14:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C8-BvVhU0AAFYeG.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"996\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"498\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/10\\\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/10\\\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Perseru Serui: Raja Kandang dari Yapen\",\"datePublished\":\"2017-04-10T01:30:17+00:00\",\"dateModified\":\"2017-04-10T02:14:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/10\\\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\\\/\"},\"wordCount\":857,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/10\\\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/04\\\/C8-BvVhU0AAFYeG.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Indonesia\",\"Liga 1\",\"Perseru Serui\",\"Semarak Liga\",\"Slider\"],\"articleSection\":[\"Bola\",\"Kolom\",\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/10\\\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/10\\\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\\\/\",\"name\":\"Perseru Serui: Raja Kandang dari Yapen | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/10\\\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/10\\\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/04\\\/C8-BvVhU0AAFYeG.jpg\",\"datePublished\":\"2017-04-10T01:30:17+00:00\",\"dateModified\":\"2017-04-10T02:14:43+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Walau tak finis di papan atas pada turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Perseru Serui punya rekor luar biasa saat tampil di kandang sendiri.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/10\\\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/10\\\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/04\\\/C8-BvVhU0AAFYeG.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/04\\\/C8-BvVhU0AAFYeG.jpg\",\"width\":996,\"height\":498,\"caption\":\"Perseru Serui\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perseru Serui: Raja Kandang dari Yapen | Football Tribe Indonesia","description":"Walau tak finis di papan atas pada turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Perseru Serui punya rekor luar biasa saat tampil di kandang sendiri.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perseru Serui: Raja Kandang dari Yapen | Football Tribe Indonesia","og_description":"Walau tak finis di papan atas pada turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Perseru Serui punya rekor luar biasa saat tampil di kandang sendiri.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-04-10T01:30:17+00:00","article_modified_time":"2017-04-10T02:14:43+00:00","og_image":[{"width":996,"height":498,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C8-BvVhU0AAFYeG.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Perseru Serui: Raja Kandang dari Yapen","datePublished":"2017-04-10T01:30:17+00:00","dateModified":"2017-04-10T02:14:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/"},"wordCount":857,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C8-BvVhU0AAFYeG.jpg","keywords":["Featured","Indonesia","Liga 1","Perseru Serui","Semarak Liga","Slider"],"articleSection":["Bola","Kolom","Nasional"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/","name":"Perseru Serui: Raja Kandang dari Yapen | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C8-BvVhU0AAFYeG.jpg","datePublished":"2017-04-10T01:30:17+00:00","dateModified":"2017-04-10T02:14:43+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Walau tak finis di papan atas pada turnamen Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Perseru Serui punya rekor luar biasa saat tampil di kandang sendiri.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/10\/perseru-serui-raja-kandang-dari-yapen\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C8-BvVhU0AAFYeG.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/C8-BvVhU0AAFYeG.jpg","width":996,"height":498,"caption":"Perseru Serui"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3259","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3259"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3259\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3262"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3259"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3259"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3259"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}