{"id":3217,"date":"2017-04-09T08:00:14","date_gmt":"2017-04-09T01:00:14","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=3217"},"modified":"2017-04-09T01:52:37","modified_gmt":"2017-04-08T18:52:37","slug":"skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/","title":{"rendered":"Skandal Pengaturan Skor yang Menggemparkan Sepak Bola Dunia"},"content":{"rendered":"<p>Beberapa hari ini, dunia sepak bola tengah dihebohkan dengan terungkapnya skandal pengaturan skor di Liga Spanyol, tepatnya di kasta ketiga La Liga. Kepolisian Spanyol baru saja menangkap pelatih klub Eldense, Filippo Vito, menyusul kekalahan telak klub tersebut 0-12 atas Barcelona B akhir pekan lalu.<\/p>\n<p>Kantor berita AP melaporkan pelatih kelahiran Italia tersebut ditangkap pada hari Senin (3\/4) di kota kecil <a href=\"http:\/\/www.espnfc.com\/spanish-primera-division\/story\/3095775\/police-detain-eldense-coach-in-match-fixing-probe-after-12-0-barcelona-b-loss\">Elda dan beberapa dokumen juga disita<\/a>. Selain itu, empat pemain Eldense diberitakan terlibat dalam skandal memalukan ini. Salah satu pemain Eldense, Cheik Saad, menjelaskan di sebuah stasiun radio bahwa beberapa rekan setimnya memang sengaja membuat timnya kalah. Yang lebih tidak masuk akal, selama 90 menit Eldense tidak mengalami pergantian pemain.<\/p>\n<p>Selain di Spanyol, skandal pengaturan skor juga tengah mengguncang sepak bola Malaysia. Komisi Anti Korupsi Malaysia (MACC) telah menangkap <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/asia\/2017\/04\/07\/three-malaysia-super-league-players-charged-corruption\/\" target=\"_blank\">tiga pemain yang terlibat dalam skandal pengaturan skor Liga Super Malaysia (MSL).<\/a> Salah satu pemain yang ditangkap adalah pemain Argentina yang pernah bermain di Persija Jakarta, Alan Aciar. Sisanya adalah pemain lokal Malaysia. Ketiganya harus berurusan dengan pihak berwajib karena telah menerima uang dari bandar judi untuk memengaruhi skor pertandingan.<\/p>\n<p>Masalah pengaturan skor memang menjadi momok, tidak hanya dalam olahraga sepak bola saja. Miris memang jika pertandingan yang harusnya berjalan secara apa adanya, malah dipengaruhi oleh pihak-pihak tertentu untuk beragam tujuan.<\/p>\n<p>Berikut ini adalah daftar skandal pengaturan skor yang sempat mengguncang dunia sepak bola:<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3218 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Totonero-1980.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"577\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Totonero-1980.jpg 700w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Totonero-1980-273x225.jpg 273w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Totonero-1980-461x380.jpg 461w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Totonero-1980-560x462.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Totonero (1980)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kasus ini terjadi dua tahun sebelum Italia menjadi juara Piala Dunia 1982 di Spanyol. Totonero sendiri adalah nama pasar taruhan gelap. Pengaturan skor ini atas inisiatif dua pengusaha bernama Massimo Cruciano dan Alvaro Trinca.<\/p>\n<p>Trinca ini mempunyai restorang yang kerap dikunjungi para pemain Lazio. Dan akhirnya semua terbuka oleh pemain Lazio, Maurizio Montesi, yang tidak mau ikut-ikutan upaya haram ini.<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong>Sebelumnya, kepolisian Italia sudah menahan 33 pemain, beserta dua orang aktor di belakang skandal ini dan bos AC Milan saat itu, Felice Colombo. AC Milan dan Lazio harus terdegradasi dan klub-klub lain seperti Avellino, Bologna, Perugia, Palermo dan Taranto\u00a0mengalami pengurangan lima poin<\/p>\n<p>Paolo Rossi yang dilarang bertanding dua tahun karena keterlibatan dalam skandal Totonero ini, meledak dalam Piala Dunia 1982. Secara luar biasa, tepat ketika sanksinya berakhir, dia dimasukkan ke dalam tim dan berhasil meraih gelar pencetak gol terbanyak turnamen (6) serta mengantarkan Italia menjuarai Piala Dunia.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3219 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/2006.gif\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"300\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Calciopoli (2006)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Lagi-lagi Italia. Negeri pasta ini juara Piala Dunia lagi setelah melalui skandal pengaturan skor yang memalukan lagi. Kejadian ini merebak beberapa saat sebelum Piala Dunia 2006 Jerman mulai.<\/p>\n<p>Kasus ini terungkap dalam penyelidikan FIGC (PSSI-nya Italia) dan kepolisian sepanjang musim 2005\/2006. Skandal ini melibatkan lima klub: Juventus, AC Milan, Fiorentina, Lazio, dan Regina. Terungkap bahwa klub-klub ini menggunakan pengaruhnya dalam memilih wasit yang bisa menguntungkan mereka.<\/p>\n<p>Sebagai hukumannya, Juventus harus rela turun kasta dan gelar Serie A 2004\/2005 dan 2005\/2006 dicabut. Sementara klub lain mengalami pengurangan poin.<\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong>Salah satu pemain terkenal yang namanya ikut terseret kasus ini adalah kiper veteran Juventus dan timnas Italia, Gianluigi Buffon. Namun, kiper 39 tahun ini akhirnya dibebaskan karena tidak terbukti bersalah.<br \/>\n<!--nextpage--><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3220 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Marseille-1993.jpg\" alt=\"\" width=\"594\" height=\"396\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Marseille-1993.jpg 594w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Marseille-1993-338x225.jpg 338w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Marseille-1993-570x380.jpg 570w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Marseille-1993-560x373.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/p>\n<p><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Marseille (1993)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kasus ini cukup membuat heboh di tahun 1990-an. Kasus ini terungkap saat Marseille sukses meraih gelar Ligue 1 dan Piala Champions <a href=\"http:\/\/bleacherreport.com\/articles\/1146426-5-most-famous-examples-of-match-fixing\">sebelum gelar itu dicabut<\/a>. Bos Marseille, Bernard Tapie, harus menjalani hukuman dua tahun dan pemain mereka yang terbukti menawarkan suap Jean-Jacques Eydelie dilarang aktif dalam kegiatan sepak bola.<\/p>\n<p>Menjelang laga penentuan gelar Ligue 1, Eydelie diberitakan mendekati tiga pemain lawan dan menawarkan sejumlah uang agar mereka mau mengalah agar pemain-pemain Marseille tidak mengalami cedera di final Liga Champions.<br \/>\n<!--nextpage--><strong><br \/>\n<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3221 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/sea-games-singapore-20150530.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/sea-games-singapore-20150530.jpg 640w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/sea-games-singapore-20150530-350x197.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/sea-games-singapore-20150530-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>SEA G<\/strong><strong>ames<\/strong><strong> 2015 Singapura<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>SEA Games memang bukan turnamen FIFA dan kasus ini mungkin tidak seheboh apa yang terjadi di Italia atau negara-negara yang sepak bolanya lebih maju. Tapi, bukannya tidak pernah ada kejadian pengaturan skor. Masalah adanya indikasi pengaturan skor ini terungkap oleh beberapa LSM yang mempunyai bukti rekaman percakapan antara bandar dan pengatur skor pertandingan.<\/p>\n<p>Indonesia mengalami kekalahan telak 0-5 di semifinal atas Thailand. Di perebutan perunggu, Garuda Muda juga harus kalah atas Vietnam. Transkrip rekaman yang merencanakan kekalahan Indonesia ini bahkan beredar luas. Sayangnya belum ada kelanjutan atas tindakan hukum kasus ini.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<p><strong><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3222 size-full\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Jeonbuk.jpg\" alt=\"\" width=\"738\" height=\"415\" srcset=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Jeonbuk.jpg 738w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Jeonbuk-350x197.jpg 350w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Jeonbuk-676x380.jpg 676w, https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Jeonbuk-560x315.jpg 560w\" sizes=\"auto, (max-width: 738px) 100vw, 738px\" \/><\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>\n<h3><strong>Jeonbuk (2017)<\/strong><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p>Klub Korea Selatan, Jeonbuk Motors, dilarang bermain di Liga Champions Asia tahun ini karena terlibat skandal suap pada tahun 2013. Tahun lalu, Jeonbuk diharuskan membayar denda <a href=\"http:\/\/www.presstv.ir\/DetailFr\/2017\/01\/18\/506795\/Jeonbuk-banned-from-2017-AFC-Champions-League\">sebanyak 91.000 dollar AS<\/a> dan mengalami pengurangan 9 poin karena salah satu pemainnya terbukti menyuap wasit. Karena hukuman ini, gelar Liga Korea otomatis jatuh ke FC Seoul. Gelar Liga Champions Asia yang diraih Jeonbuk tahun lalu juga harus dicabut.<\/p>\n<p><strong>Author: <em>Yasmeen Rasidi<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Beberapa hari ini, dunia sepak bola tengah dihebohkan dengan terungkapnya skandal pengaturan skor di Liga Spanyol, tepatnya di kasta ketiga La Liga. Kepolisian Spanyol baru saja menangkap pelatih klub Eldense, Filippo Vito, menyusul kekalahan telak klub tersebut 0-12 atas Barcelona B akhir pekan lalu. Kantor berita AP melaporkan pelatih kelahiran Italia tersebut ditangkap pada hari Senin (3\/4) di kota kecil Elda dan beberapa dokumen juga disita. Selain itu, empat pemain Eldense diberitakan terlibat dalam skandal memalukan ini. Salah satu pemain Eldense, Cheik Saad, menjelaskan di sebuah stasiun radio bahwa beberapa rekan setimnya memang sengaja membuat timnya kalah. Yang lebih tidak masuk akal, selama 90 menit Eldense tidak mengalami pergantian pemain. &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Skandal Pengaturan Skor yang Menggemparkan Sepak Bola Dunia&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":3220,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[93,90],"tags":[129,224,835],"class_list":["post-3217","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-serba-serbi","category-turun-minum","tag-featured","tag-sepak-bola","tag-skandal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Skandal Pengaturan Skor yang Menggemparkan Sepak Bola Dunia | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Masalah pengaturan skor memang menjadi momok, tidak hanya dalam olahraga sepak bola saja. Berikut beberapa skandal yang ditemui dalam arena sepak bola.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Skandal Pengaturan Skor yang Menggemparkan Sepak Bola Dunia | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Masalah pengaturan skor memang menjadi momok, tidak hanya dalam olahraga sepak bola saja. Berikut beberapa skandal yang ditemui dalam arena sepak bola.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-04-09T01:00:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Marseille-1993.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"396\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/09\\\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/09\\\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"tribeindonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"headline\":\"Skandal Pengaturan Skor yang Menggemparkan Sepak Bola Dunia\",\"datePublished\":\"2017-04-09T01:00:14+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/09\\\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\\\/\"},\"wordCount\":726,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/09\\\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/04\\\/Marseille-1993.jpg\",\"keywords\":[\"Featured\",\"Sepak Bola\",\"Skandal\"],\"articleSection\":[\"Serba-Serbi\",\"Turun Minum\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/09\\\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/09\\\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\\\/\",\"name\":\"Skandal Pengaturan Skor yang Menggemparkan Sepak Bola Dunia | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/09\\\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/09\\\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/04\\\/Marseille-1993.jpg\",\"datePublished\":\"2017-04-09T01:00:14+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Masalah pengaturan skor memang menjadi momok, tidak hanya dalam olahraga sepak bola saja. Berikut beberapa skandal yang ditemui dalam arena sepak bola.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/09\\\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/2017\\\/04\\\/09\\\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/04\\\/Marseille-1993.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/wp-content\\\/uploads\\\/sites\\\/10\\\/2017\\\/04\\\/Marseille-1993.jpg\",\"width\":594,\"height\":396,\"caption\":\"Skandal\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/football-tribe.com\\\/indonesia\\\/author\\\/tribeindonesia\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Skandal Pengaturan Skor yang Menggemparkan Sepak Bola Dunia | Football Tribe Indonesia","description":"Masalah pengaturan skor memang menjadi momok, tidak hanya dalam olahraga sepak bola saja. Berikut beberapa skandal yang ditemui dalam arena sepak bola.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Skandal Pengaturan Skor yang Menggemparkan Sepak Bola Dunia | Football Tribe Indonesia","og_description":"Masalah pengaturan skor memang menjadi momok, tidak hanya dalam olahraga sepak bola saja. Berikut beberapa skandal yang ditemui dalam arena sepak bola.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-04-09T01:00:14+00:00","og_image":[{"width":594,"height":396,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Marseille-1993.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/"},"author":{"name":"tribeindonesia","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"headline":"Skandal Pengaturan Skor yang Menggemparkan Sepak Bola Dunia","datePublished":"2017-04-09T01:00:14+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/"},"wordCount":726,"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Marseille-1993.jpg","keywords":["Featured","Sepak Bola","Skandal"],"articleSection":["Serba-Serbi","Turun Minum"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/","name":"Skandal Pengaturan Skor yang Menggemparkan Sepak Bola Dunia | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Marseille-1993.jpg","datePublished":"2017-04-09T01:00:14+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Masalah pengaturan skor memang menjadi momok, tidak hanya dalam olahraga sepak bola saja. Berikut beberapa skandal yang ditemui dalam arena sepak bola.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/09\/skandal-pengaturan-skor-sepak-bola-dunia\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Marseille-1993.jpg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/Marseille-1993.jpg","width":594,"height":396,"caption":"Skandal"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e261cc9d8b5106a5a4a06406beeb1dc1cd161c3adc882f7b3be38f6d1c464097?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3217","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3217"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3217\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3220"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3217"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3217"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3217"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}