{"id":2984,"date":"2017-04-04T09:14:31","date_gmt":"2017-04-04T02:14:31","guid":{"rendered":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?p=2984"},"modified":"2017-04-04T13:10:26","modified_gmt":"2017-04-04T06:10:26","slug":"mitra-kukar-uji-kematangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/","title":{"rendered":"Mitra Kukar: Uji Kematangan Skuat Naga Mekes"},"content":{"rendered":"<p>Kalimantan Timur memiliki segalanya untuk menjadi resistensi terhadap dominasi Pulau Jawa di kancah sepak bola Indonesia. Mereka punya kekuatan finansial yang luar biasa, dan infrastruktur yang lumayan. Mungkin hanya animo penggemar saja yang sedikit kurang dibandingkan tim-tim asal pulau Jawa.<\/p>\n<p>Pusamania Borneo FC kini memang jadi yang terdepan menyoal bagaimana Kalimantan Timur mencoba mendobrak superioritas tim-tim asal Jawa yang sudah lama menjadi kekuatan tradisional sepak bola Indonesia. Sebelum PBFC, ada tim lain asal Kalimantan Timur yang sudah terlebih dahulu mencoba melakukan hal yang serupa. Yaitu kesebelasan asal Tenggarong, Mitra Kutai Kartanegara.<\/p>\n<p>Tim asal Kalimantan Timur lain, Persiba Balikpapan sempat melakukannya ketika penyerang legendaris Singapura, Khairul Amri pernah bermain di sana. Tetapi belakangan kota pesisir pantai ini lebih banyak berfokus kepada pembinaan pemain muda, terlebih ini didukung langkah mereka merekrut pelatih Timo Scheunemann.<\/p>\n<p>Melalui pembelian pemain <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/29\/10-galacticos-di-indonesia\/\" target=\"_blank\">ala Galacticos<\/a>, Mitra Kukar berusaha memindahkan poros sepak bola Indonesia dari Jawa ke Kalimantan. Sejak masih berlaga Divisi II, Mitra selalu diperkuat oleh para pemain-pemain berkelas. Bahkan, ketika mereka berhasil promosi ke Liga Super dari Divisi Utama pada 2011, kala itu mereka diperkuat para pemain seperti Bayu Sutha, Wijay, Kerry Yudhiono, Ilham Jayakesuma, dan dua pemain asing berpengalaman, Mbom Julien serta eks penyerang populer di Malang, Franco Hitta.<\/p>\n<p>Musim perdana mereka di level tertinggi kompetisi sepak bola Indonesia pun mereka diperkuat oleh banyak pemain bintang, meskipun berstatus sebagai tim promosi. Hendro Kartiko, Hamka Hamzah, Arif Suyono, Isnan Ali, Jajang Mulyana, Saktiawan Sinaga, dan Ardan Aras menjadi pemain nasional berlabel bintang yang memperkuat Mitra di musim perdana mereka di kompetsi <em>top flight<\/em>. Ditambah para pemain asing berkualitas seperti Pierre Njanka dan Nemanja Obric, plus mantan penyerang , Marcus Bent.<\/p>\n<figure id=\"attachment_3002\" aria-describedby=\"caption-attachment-3002\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-3002 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/WhatsApp-Image-2017-04-04-at-11.07.48-AM-1024x575.jpeg\" alt=\"Mitra Kukar\" width=\"1024\" height=\"575\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3002\" class=\"wp-caption-text\">Prediksi skuat Mitra Kukar di Liga 1 mendatang.<\/figcaption><\/figure>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<h3><strong>Tim muda yang sudah lebih matang<\/strong><\/h3>\n<p>Sudah lima tahun sejak mereka bermain di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/24\/situs-klub-liga-1\/\" target=\"_blank\">Mitra Kukar<\/a> tidak lagi mengacu pada proyek Galacticos dan justru lebih banyak memaksimalkan para pemain muda. Apalagi kini mereka ditangani oleh Jafri Sastra yang memang tersohor bisa memoles para pemain berusia muda. Dan kesuksesan tim muda yang diusung Jafri ketika menjuarai Piala Jenderal Sudirman pada tahun 2016 akan dicoba diulang kembali.<\/p>\n<p>Para pemain muda yang berkontribusi terhadap kesuksesan tim di Piala Jenderal Sudirman lalu sudah semakin matang. Yogi Rahadian, Hendra Bayauw, dan Septian David Maulana sudah sanggup bertarung di kompetisi papan atas sepak bola Indonesia.<\/p>\n<p>Terlebih banyak darah segar masuk seperti Wiganda Pradika, Syaiful Ramadhan, dan Aldino Herdianto dari PS TNI, lalu ada Andre Agustiar yang diangkut dari Persik Kediri. Ditambah beberapa pemain dari Mitra U-21 seperti Dhika Pratama dan Rizky Ramadhan.<\/p>\n<p>Kehilangan kapten tim, Bayu Pradana, di pekan-pekan awal karena masih dalam masa pemulihan cedera yang ia alami, tidak akan terlalu berpengaruh besar. M. Bachtiar dan gelandang muda Dhika Pratama bisa saja memainkan peran poros gelandang selama Bayu belum bisa bermain.<\/p>\n<p>Pun dengan hengkangnya Dinan Yahdian Javier ke Bhayangkara FC. Jafri masih memiliki banyak nama lain yang bisa bermain untuk menyisir pertahanan lawan. Mulai dari Zulham Zamrun, Anindito Wahyu, Yogi Rahadian, Hendra Bayauw, dan tentunya pemain muda yang tengah melejit, Andre Agustiar.<\/p>\n<p>Permasalahan yang mesti segera diatasi Mitra Kukar adalah mencari juru gedor utama tim menggantikan Marlon da Silva yang hijrah ke Persiba. Penyerang muda Aldino Herdianto memang menjanjikan, akan tetapi ia masih butuh banyak pengalaman lagi sampai mampu memerankan posisi <em>goal getter<\/em> untuk sebuah tim sekelas Mitra Kukar.<\/p>\n<p><!--nextpage--><\/p>\n<figure id=\"attachment_2985\" aria-describedby=\"caption-attachment-2985\" style=\"width: 1024px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-2985 size-large\" src=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/16707244_428654367473069_8416139726268882521_o-1024x614.jpg\" alt=\"\" width=\"1024\" height=\"614\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2985\" class=\"wp-caption-text\">Septian David Maulana. Kredit: Piala Presiden.<\/figcaption><\/figure>\n<h3><strong>Player to watch: Septian David Maulana<\/strong><\/h3>\n<p>Jika Anda berpikir bahwa gaya bermain <em>playmaker<\/em> yang bermain melebar seperti Mesut Ozil tidak mungkin ditemukan di Indonesia, wajar saja, karena tahapan bermain seorang Ozil memang luar biasa kompleks dan membutuhkan imajinasi dan tingkat kreativitas yang luar biasa.<\/p>\n<p>Rasanya tidak mungkin ditemukan di negara yang gaya bermain sepak bolanya saja sangat <em>direct<\/em> seperti Indonesia. Dan memang kebanyakan pelatih di Indonesia agak kesulitan memaksimalkan posisi tersebut. Karena itu posisi gelandang serang kreatif lebih sering diberikan kepada pemain asing.<\/p>\n<p>Namun perkiraan Anda bisa jadi salah. Mitra Kukar sejak lama memiliki pemain dengan kreativitas hebat, seorang perancang serangan yang jitu dengan nama Septian David Maulana. Ia sudah tampil mengesankan sejak bermain untuk tim Garuda Jaya. Ia langsung mencetak gol di debut pertandingan penuhnya untuk Mitra Kukar pada QNB League yang berusia dua pekan saja itu.<\/p>\n<p>Namanya semakin melambung ketika menjadi kunci kesuksesan Mitra menjuarai Piala Jenderal Sudirman 2016. Hengkangnya <em>playmaker <\/em>Rodrigo dos Santos di pekan-pekan awal Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, membukan jalan Septian David untuk bermain reguler bagi tim asal Tenggarong tersebut.<\/p>\n<p>Selama kompetisi pengganti liga reguler tersebut, Septian David bermain sebanyak 28 pertandingan dan berhasil menyarangkan lima gol serta empat asis. Sebuah catatan mengesankan bagi pemain yang baru berusia 20 tahun.<\/p>\n<p>Nilai spesial Septian David sebagai perancang serangan yang melebar adalah memungkinkannya aliran serangan Mitra Kukar menjadi lebih cair dan bisa bermain dalam tempo yang cepat. Pergerakan David yang melebar memungkinkan para para pemain sayap seperti Zulham dan Hendra Bayauw untuk bisa merangsek masuk ke pertahanan lawan. David pun bisa saja berkreasi di sektor sayap. Peran serupa yang di sepak bola Indonesia hanya pernah dilakukan oleh para legiun asing yaitu Ronald Fagundez, Esteban Vizcarra, dan Makan Konate.<\/p>\n<p>Patut dinantikan di <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/03\/17\/perihal-go-jek-sebagai-sponsor-utama-liga-1\/\" target=\"_blank\">Go-Jek<\/a> Traveloka Liga 1 nanti, ledakan apalagi yang akan dibuat oleh pemuda kelahiran Semarang ini.<\/p>\n<p><strong>Author: <\/strong><em><strong>Aun Rahman (<span class=\"username u-dir\" dir=\"ltr\"><a class=\"ProfileHeaderCard-screennameLink u-linkComplex js-nav\" href=\"https:\/\/twitter.com\/aunrrahman\" target=\"_blank\">@<b class=\"u-linkComplex-target\">aunrrahman<\/b><\/a>)<\/span><\/strong><br \/>\n<\/em><em>Penikmat sepak bola dalam negeri yang (masih) percaya Indonesia mampu tampil di Piala Dunia<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kalimantan Timur memiliki segalanya untuk menjadi resistensi terhadap dominasi Pulau Jawa di kancah sepak bola Indonesia. Mereka punya kekuatan finansial yang luar biasa, dan infrastruktur yang lumayan. Mungkin hanya animo penggemar saja yang sedikit kurang dibandingkan tim-tim asal pulau Jawa. Pusamania Borneo FC kini memang jadi yang terdepan menyoal bagaimana Kalimantan Timur mencoba mendobrak superioritas tim-tim asal Jawa yang sudah lama menjadi kekuatan tradisional sepak bola Indonesia. Sebelum PBFC, ada tim lain asal Kalimantan Timur yang sudah terlebih dahulu mencoba melakukan hal yang serupa. Yaitu kesebelasan asal Tenggarong, Mitra Kutai Kartanegara. Tim asal Kalimantan Timur lain, Persiba Balikpapan sempat melakukannya ketika penyerang legendaris Singapura, Khairul Amri pernah bermain di sana. &hellip; <a href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/\" class=\"tribe-more-link\">Continue reading &#8220;Mitra Kukar: Uji Kematangan Skuat Naga Mekes&#8221;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":3002,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[88,89,86],"tags":[129,105,617,185,723,794,122],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mitra Kukar: Uji Kematangan Skuat Naga Mekes | Football Tribe Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Melalui pembelian pemain ala Galacticos, Mitra Kukar berusaha memindahkan poros sepak bola Indonesia dari Jawa ke Kalimantan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/\" \/>\n<link rel=\"next\" href=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mitra Kukar: Uji Kematangan Skuat Naga Mekes | Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Melalui pembelian pemain ala Galacticos, Mitra Kukar berusaha memindahkan poros sepak bola Indonesia dari Jawa ke Kalimantan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Football Tribe Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-04-04T02:14:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2017-04-04T06:10:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/WhatsApp-Image-2017-04-04-at-11.07.48-AM.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"674\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@footballtribeid\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"tribeindonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/\",\"name\":\"Mitra Kukar: Uji Kematangan Skuat Naga Mekes | Football Tribe Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/WhatsApp-Image-2017-04-04-at-11.07.48-AM.jpeg\",\"datePublished\":\"2017-04-04T02:14:31+00:00\",\"dateModified\":\"2017-04-04T06:10:26+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\"},\"description\":\"Melalui pembelian pemain ala Galacticos, Mitra Kukar berusaha memindahkan poros sepak bola Indonesia dari Jawa ke Kalimantan.\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/WhatsApp-Image-2017-04-04-at-11.07.48-AM.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/WhatsApp-Image-2017-04-04-at-11.07.48-AM.jpeg\",\"width\":1200,\"height\":674,\"caption\":\"Prediksi skuat Mitra Kukar di Liga 1 mendatang.\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website\",\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/\",\"name\":\"Football Tribe Indonesia\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3\",\"name\":\"tribeindonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"tribeindonesia\"},\"url\":\"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mitra Kukar: Uji Kematangan Skuat Naga Mekes | Football Tribe Indonesia","description":"Melalui pembelian pemain ala Galacticos, Mitra Kukar berusaha memindahkan poros sepak bola Indonesia dari Jawa ke Kalimantan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/","next":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mitra Kukar: Uji Kematangan Skuat Naga Mekes | Football Tribe Indonesia","og_description":"Melalui pembelian pemain ala Galacticos, Mitra Kukar berusaha memindahkan poros sepak bola Indonesia dari Jawa ke Kalimantan.","og_url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/","og_site_name":"Football Tribe Indonesia","article_publisher":"http:\/\/facebook.com\/footballtribeindonesia","article_published_time":"2017-04-04T02:14:31+00:00","article_modified_time":"2017-04-04T06:10:26+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":674,"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/WhatsApp-Image-2017-04-04-at-11.07.48-AM.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"tribeindonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@footballtribeid","twitter_site":"@footballtribeid","twitter_misc":{"Written by":"tribeindonesia","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/","name":"Mitra Kukar: Uji Kematangan Skuat Naga Mekes | Football Tribe Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/WhatsApp-Image-2017-04-04-at-11.07.48-AM.jpeg","datePublished":"2017-04-04T02:14:31+00:00","dateModified":"2017-04-04T06:10:26+00:00","author":{"@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3"},"description":"Melalui pembelian pemain ala Galacticos, Mitra Kukar berusaha memindahkan poros sepak bola Indonesia dari Jawa ke Kalimantan.","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/2017\/04\/04\/mitra-kukar-uji-kematangan\/#primaryimage","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/WhatsApp-Image-2017-04-04-at-11.07.48-AM.jpeg","contentUrl":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-content\/uploads\/sites\/10\/2017\/04\/WhatsApp-Image-2017-04-04-at-11.07.48-AM.jpeg","width":1200,"height":674,"caption":"Prediksi skuat Mitra Kukar di Liga 1 mendatang."},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#website","url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/","name":"Football Tribe Indonesia","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/b231262f35f999de79cdfac5e14501f3","name":"tribeindonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/154726d4a2ab1006505c35ea7c41652f?s=96&d=mm&r=g","caption":"tribeindonesia"},"url":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/author\/tribeindonesia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2984"}],"collection":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2984"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2984\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3002"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2984"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2984"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/football-tribe.com\/indonesia\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2984"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}